The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 194. Ternyata benar-benar berfungsi


__ADS_3

Kemudian Hao Chen segera menuju kedunia kecil miliknya untuk melakukan terobosan, dengan bermodalkan teknik menipu langit yang diajarkan oleh Su Yao, Hao Chen merasa yakin jika dia tidak perlu khawatir tentang bencana petir untuk kenaikan dewanya.


"Oke semuanya sudah siap, kondisiku dalam keadaan baik, baiklah ayo kita mulai." Ucap Hao Chen yang sudah dalam posisi duduk bersila di pusat dunia kecilnya.


Lalu sekumpulan energi yang berjumlah sangat besar segera tertarik kearah Hao Chen, energi tersebut terus masuk kedalam tubuh Hao Chen layaknya seperti sungai yang mengalir deras.


"Seperti dugaan ku! energi yang aku butuhkan dalam terobosan ketingkat 70 Soul Sage benar-benar sangat banyak, bahkan aku sendiri tidak yakin apakah orang yang menerobos ketingkat Dewa membutuhkan energi sebesar ini." Batin Hao Chen yang dipenuhi oleh keringat, akibat energi yang sangat besar terus masuk kedalam tubuhnya.


Kemudian lautan energi, kesadaran spiritual, serta energi mentalnya mulai mengalami perubahan besar, dimana tiga jenis kekuatan yang berbeda jenis itu secara perlahan mulai berubah menjadi satu bentuk.


Dimana bentuk tersebut tidak lain adalah energi ilahi dan kesadaran ilahi yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang mencapai ranah Dewa, layaknya sebuah kabut yang secara perlahan berubah menjadi tetesan air, proses tersebut bisa dikatakan sangat luar bisa bagi Hao Chen.


Karena perbedaan energi fana dan energi ilahi yang dimiliki oleh dewa, proses tersebut bisa dikatakan sangat lama sebab Hao Chen memiliki energi ilahi yang tak terbatas.


Dimana asal energi ilahi tersebut berasal dari inti energi ilahi yang Hao Chen simpan dalam lautan energi miliknya, inti energi ilahi tersebut Hao Chen dapat ketika dia masih menjalani ujian masuk akademi, dimana lokasi tempat Hao Chen mendapatkannya adalah diruang rahasia yang ada di kuil penempaan tubuh.


"Sepertinya energi fana yang aku kumpulkan sedang dalam proses diubah menjadi energi ilahi, tapi untuk Kekuatan mental dan spiritual proses perubahannya tergolong singkat dan sederhana." Gumam Hao Chen yang merasa sangat senang dengan perubahan ini.


Karena perbedaan waktu di dunia kecilnya Hao Chen tidak perlu khawatir tentang seberapa lama dia mengalami proses ini, bahkan Hao Chen sendiri tidak sempat menghitung berapa lama dia mengalami hal ini, dikarenakan prosesnya yang sangat nyaman.


Sampai ketika Hao Chen membuka matanya, aura yang kuat segera menyebar dan memberikan tekanan yang sangat kuat disekitar.

__ADS_1


Jika dilihat dari dekat warna mata yang awalnya biru cerah sekarang lebih kearah emas terang, bahkan rambutnya kini sudah berubah warna menjadi perak, belum lagi wajahnya yang semakin tampan dan lebih dewasa.


Namun rasa senang segera berubah ketika awan hitam yang membawa tekanan kekuatan hukum surgawi datang, dimana gemuruh petir menakutkan segera terdengar dari awan hitam tersebut.


Bahkan Hao Chen segera berkeringat dingin menatap awan hitam tersebut, namun Hao Chen segera menepis pikiran tersebut dan menggunakan teknik yang diajarkan oleh Su Yao.


"Semoga berhasil!" ucap Hao Chen yang segera menggunakannya.


Lalu secara perlahan awan hitam tersebut mulai menghilang seakan-akan telah kehilangan targetnya, diikuti oleh hilangnya tekanan kuat dari awan hitam tersebut.


"Ternyata benar-benar berfungsi!" ucap Hao Chen dengan penuh semangat.


Dia segera melompat-lompat kegirangan bahkan sampai dia terjatuh kedalam danau yang dipenuhi oleh energi yang murni.


Kemudian Hao Chen segera mencari tempat duduk untuk menaikkan tehnik pondasi miliknya ketahap berikutnya yaitu darah emas, dimana jika Hao Chen bisa mencapai tingkat ini maka dia akan memiliki kekuatan ruang dan waktu.


"Sepertinya tahap ini tidak akan begitu menyakitkan, mulai saja lah." Batin Hao Chen yang segera memulai proses meditasi.


Lalu darah yang ada didalam tubuh Hao Chen mulai mengalir dengan cepat, dimana segera muncul cahaya sepuluh warna yang indah muncul mengikuti proses mengalirnya darah Hao Chen dengan cepat.


Seperti yang dikatakan oleh Hao Chen sebelumnya proses ini tergolong tidak terlalu menyakitkan bahkan Hao Chen tidak merasakan apapun selama proses tersebut, tapi dapat dilihat dengan jelas jika kekuatan elemen yang kuat muncul disekitar Hao Chen.

__ADS_1


Elemen-elemen tersebut seperti menunjuk sikap bersahabat pada Hao Chen, seperti ia adalah bagian dari elemen tersebut.


Bukan hanya itu kedekatan Hao Chen dengan energi alam semakin kuat, bahkan Hao Chen bisa menggunakan energi alam sesuka hatinya.


Tapi disaat proses tersebut telah selesai secara tiba-tiba inti Emas misterius yang ada pada tubuhnya segera bersinar terang, dimana cermin dimensional segera muncul dihadapannya.


Sementara itu Hao Chen segera terkejut ketika ia baru saja membuka matanya, "Apa yang sebenarnya terjadi disini? kenapa dengan cermin dimensional?"


Cermin tersebut segera bersinar terang dan secara tiba-tiba cermin dimensional langsung pecah menjadi kepingan kecil.


Wajah Hao Chen segera pucat karena hal tersebut, tapi anehnya pecahan dari cermin dimensional segera menjadi kumpulan cahaya aneh, diikuti oleh keluarnya inti Emas yang ada didalam tubuhnya.


Lalu inti emas misterius tersebut segera menyerap cahaya yang berasal dari pecahan cermin dimensional, sehingga menyebabkan ada tekanan yang begitu menakutkan muncul.


Tapi inti emas tersebut segera menabrak keningnya Hao Chen dengan keras, diikuti oleh energi yang masih asing bagi Hao Chen.


"Apa yang..." ketika Hao Chen ingin melanjutkan perkataannya, rasa sakit yang mengerikan tiba-tiba muncul ketika inti Emas misterius tersebut menabrak keningnya.


"Arghhhhh.....!" Hao Chen sontak berteriak keras akibat rasa sakit yang mengerikan.


Dimana Hao Chen hampir tak sadarkan diri ketika rasa sakit yang tidak bisa dia tanggung terus menggerogotinya, walaupun begitu Kekuatan hati Hao Chen membuat dia biasa terus menahan rasa sakit tersebut.

__ADS_1


Disaat rasa sakit mulai berkurang dan Hao Chen segera pingsan, ada lambang aneh ditengah dahinya.


Dimana lambang tersebut berbentuk seperti naga dengan sayap dua belas warna cantik, diikuti oleh sebilah pedang berwarna emas ditengah-tengah naga tersebut.


__ADS_2