
Hao Chen segera menatap langit yang kini mulai diselimuti oleh awan hitam pekat, tekanan yang luar biasa segera datang mengikuti munculnya awan tersebut.
Gemuruh petir yang sangat menakutan segera terdengar. Disaat yang sama cahaya keemasan segera muncul diawan hitam tersebut, melihat hal itu Hao Chen segera menyipitkan matanya
"Ini adalah saat paling penting untukku, ditengah Pembabtisan surgawi. Aku harus membentuk inti dewa, lingkaran dewa, jiwa, tubuh, dan bunga dewa disaat yang sama." Batin Hao Chen yang segera duduk bersilang.
"CTARRR!!!"
Secara langsung hujan petir keemasan segera menyambar Hao Chen dengan ganas. Kekuatan hukum alam semesta yang mengerikan juga ikut menyerangnya.
Tidak seperti Pembabtisan surgawi bisa, kini Hao Chen juga harus mempertaruhkan nyawanya untuk naik keranah dewa sejati. Sebab kini alam semesta juga ikut turun tangan untuk melenyapkannya, dikarenakan dia memiliki sesuatu yang tidak bisa diatasi oleh alam semesta.
Disaat itu juga cahaya dua belas warna segera menyelimutinya, dua kekuatan besar yang sangat kuat muncul.
"Langkah pertama, aku harus mengelola Inti dewa, lalu membentuk lingkaran dewa, setelah itu membentuk jiwa yang sangat kuat, dan tahap berikutnya aku harus membuat tubuhku mencapai tingkat tertinggi. Lalu yang terakhir adalah bunga energi yang sangat sulit."
Segera lautan energi Hao Chen mulai terkuras, kekuatan mental serta spiritualnya segera menurun drastis. Meridian dan Dantiannya segera terguncang, aliran energi yang berbeda mulai berubah.
Kemudian sebuah inti mulai terbentuk dilautan energi, dan kesadarannya. Prosesnya sangat lambat, bukan hanya itu petir Pembabtisan surgawi juga ikut menganggu proses pembentukan inti Hao Chen.
"Apakah ini benar-benar Pembabtisan surgawi? apakah alam semesta Benar-benar turun tangan? bukankah ini lebih seperti sedang membunuh?" dewa Ashura hanya bisa terdiam dengan wajah dipenuhi keringat dingin diwajahnya.
"Ini bukalah Pembabtisan surgawi, lebih tepatnya ini seperti Pembabtisan alam semesta." Ucap Tianlong sambil menyipitkan matanya.
"Apa?! bukannya itu hanya akan muncul ketika seseorang mencoba menerobos ketingkat True Lord of God?" dewa Ashura segera bertanya dengan rasa tidak percaya.
Tianlong segera menjawab, "Kau seharusnya sudah tau apa yang ada dimiliki oleh Hao Chen bukan? jika kau sudah mengerti kondisinya, hal ini merupakan hal yang wajar."
"Jadi...menurutmu apakah dia akan selamat?" tanya dewa Ashura dengan tatapan aneh.
"Aku tidak yakin apakah dia berhasil selama atau tidak, tapi...." segera Tianlong menunjuk kearah Hao Chen, dengan ekspresi suram.
Melihat ekspresi aneh Tianlong, dia juga berbalik melihat kearah Hao Chen, disaat itu mereka sadar bahwa Hao Chen sedang tersenyum.
"Dia benar-benar tidak merasakan apapun?!" mata dewa Ashura segera melebar melihat tindakan Hao Chen.
"Seharusnya aku tau akan seperti ini, sebab seni tubuh yang dimilikinya sangat aneh, tapi juga sangat kuat, dan aku sendiri tidak bisa mengukur seberapa kuatnya tubuhnya itu." Ucap Tianlong sambil menyilang kan tangannya.
Kemudian dua puluh inti kristal roh Hao Chen segera muncul, dimana masing-masing dari inti kristal roh Hao Chen segera memunculkan sosok aslinya.
__ADS_1
"CTARRR!!!"
Karena munculnya inti kristal roh Hao Chen, sambaran petir segera menjadi lebih intens, dan tekanan hukum alam semesta segera bertambah kuat. Kali ini hukum alam semesta benar-benar menunjukkan niat membunuh terhadap Hao Chen.
"Wossss!!!"
Tidak hanya petir surgawi saja, api berwarna emas terang juga turun dan membakar tubuh Hao Chen, bilahan angin tajam juga mulai menyapu tubuhnya.
"ROARRRR!!!"
Raungan naga pemberani segera terdengar keras, suaranya seperti mengatakan jika dia tidak takut dengan hal ini, bahkan melalui raungan tersebut Hao Chen masih menantang untuk memberikan lebih.
"BOOOMM!!!!"
Pembabtisan surgawi segera berubah menjadi sebuah serangan yang sangat kejam, berbagai jenis Kekuatan hukum dan bencana terus berdatangan.
Lalu sebuah dengung yang sangat keras muncul, setiap inti Kristal roh Hao Chen segera bersinar, dan siluet asli dari masing-masing inti Kristal roh Hao Chen muncul.
Tapi jika dilihat lebih dekat, itu bukanlah sebuah siluet biasa. Bahkan Tianlong dan dewa Ashura mengira jika siluet itu adalah asli.
"Anak ini! bagaimana dia mendapatkan inti kristal itu sebenarnya?!" wajah dewa Ashura segera memucat melihat hal tersebut, bahkan Tianlong membisu dan tidak berdaya.
"Aku tidak bisa menyempurnakannya Inti dewaku, jika aku belum menyatukan dua puluh Kekuatan ini menjadi satu. Kalau begitu aku akan memanfaatkan hal ini, dan membentuk kekuatan baru!" Hao Chen segera membuka matanya, yang kini bersinar oleh cahaya kebiruan terang.
Segera ia berubah menjadi wujud naga yang berukuran dua puluh ribu meter, dia berdiri diatas dua puluh inti Kristal rohnya.
"Satukan!!!" Hao Chen segera berseru.
Kemudian masing-masing inti kristal roh Hao Chen segera menjadi seberkas cahaya warna-warni, dan segera menuju kearah Hao Chen yang berada dalam wujud naga.
"Khuk!!!" Hao Chen merasakan rasa sakit yang luar biasa, dan pikirannya segera kacau balau setelah dia menyatukan masing-masing Kekuatan dari inti kristal rohnya menjadi satu dengan tubuhnya.
Berbagai perlawanan, permusuhan, dan dendam muncul dikepalanya. Energi ditubuhnya naik turun, dan sisik naga Hao Chen segera retak dan darah emas murni segera menyembur.
"Masing-masing dari inti Kristal rohku adalah mahluk teratas, dan memiliki kemurnian darah yang tertinggi diantara spesies dan leluhur aslinya. Tapi ada salah satu dari mereka yang memiliki permusuhan yang sangat mendalam." Batin Hao Chen dengan pikiran kacau.
Inti dewa dibagi menjadi dua jenis, yaitu inti energi dan inti darah. Jadi untuk Hao Chen, selain membentuk inti dewanya, ia juga harus membentuk inti Naganya.
"Apakah anak ini gila?! bukannya terlalu beresiko menyatu dua puluh jenis darah yang berbeda jenis menjadi satu? terlebih lagi mereka semua adalah mahluk tertinggi." Tianlong segera berteriak keras, dan mengutuki tindakan Hao Chen.
__ADS_1
Dewa Ashura segera berkata, "Tidak! jika dia berhasil, dia akan memiliki garis keturunan naga yang baru. Lagi pula dia memiliki Martial Soul Naga Kosong, jadi potensi dia berhasil cukup tinggi. Tapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah dia mampu menahan perlawanan jiwa dari makhluk-makhluk tersebut?"
Bencana yang dikirim oleh alam semesta mulai bertambah kuat, petir, api, angin, ruang, waktu dan berbagai jenis Kekuatan hukum menyerang Hao Chen dengan ganas.
Sementara itu Hao Chen yang masih dalam wujud naga mulai kerepotan ketika banyak macam perlawanan muncul dipikirkannya, darahnya juga ikut mendidih, karena ada beberapa esensi darah yang sulit menyatu.
"Kalian hanyalah mahluk yang sudah lama mati!! kalian tidak memiliki hak untuk protes dihadapan ku!!!" Hao Chen segera berseru keras.
"ROARRRR!!!" Raungan naga segera terdengar, perlawanan dua puluh inti Kristal rohnya segera menghilang, jiwa-jiwa dan Kehendak mereka segera lenyap ketika mendengar raungan tersebut.
"BOOM!!!"
Segera sebuah inti dua belas warna seperti sebuah permata muncul dilautan energi Hao Chen, dan terdapat juga ukiran naga dengan pedang pada inti dewa Hao Chen.
"Inti dewa sudah selesai! berikutnya adalah inti nagaku!" Hao Chen berteriak dalam batinnya.
"BOOM...BOOM...BOOM!!"
Inti naga Hao Chen segera meledak-ledak tak terkendali, esensi naga Kosong kini akan berganti menjadi esensi baru yang merupakan penyatuan dari dua puluh jenis mahluk yang sangat kuat.
"AAAAAAAA!!!" Ia segera berteriak dengan nada kesakitan.
Hao Chen tidak menyangka jika proses pergantian inti naga akan sangat menyakitkan, dia merasa seluruh darahnya seperti dibakar dan urat-urat seperti disayat-sayat.
"Krak!" Segera retakan muncul di inti naga Hao Chen, darahnya segera mengalir dengan cepat, darah emasnya juga mulai diterangi oleh cahaya dua belas warna.
"BOOM!!" Inti naga Hao Chen segera meledak, dan energi yang sangat kuat segera bertebaran kemana-mana.
Tapi Hao Chen tidak tinggal diam, dia segera memfokuskan pikirannya, dan kembali membentuk inti Naganya.
"Aku tidak boleh gagal!!!" Hao Chen segera berseru.
"Berdengung!!"
Lalu energi berwarna biru cerah secara tiba-tiba muncul, dan energi itu segera memasuki tubuh Hao Chen tanpa aba-abanya. Dimana ketika energi biru cerah itu masuk ketubuhnya, Hao Chen segera merasakan keanehan.
Sebab tubuh dan pikirannya terasa sangat nyaman, inti dewa yang baru saja terbentuk seperti sedang menguat, dan lagi inti Naganya mulai terbentuk.
Tidak hanya itu Energi biru cerah tersebut mulai membantu dirinya secara penuh, sangat stabil dan mudah dikendalikan, tapi sangatlah kuat dan mengandung tekanan yang luar biasa.
__ADS_1
"Ini...apa yang sebenarnya terjadi?" batin Hao Chen dengan penuh tanya.
Sementara itu Tianlong dan dewa Ashura segera berteriak melihat hal itu, "TIDAK MUNGKIN! ITU ADALAH ENERGI DEWA!!"