
Sudah sekitar satu Minggu penuh Hao Chen tidak sadarkan diri, semenjak rasa takut akan kehilangan orang-orang yang disayanginya serta menyayanginya, Hao Chen kembali merasakan rasa takut yang belum pernah muncul semenjak dia membersihkan sisi gelapnya.
Dibenaknya yang terdalam, Hao Chen berfikir apakah dia benar-benar bisa menjaga mereka yang dicintai dan menyayanginya?
Sementara itu Su Yao terus berada disampingnya sepanjang waktu dan merawatnya, bahkan dia tanpa sadar sering melamun saat memikirkan hal macam apa yang membuatnya seperti ini.
Zhou Yuan, Ling Feng, dan yang lainnya sudah pergi menuju area terakhir yaitu area keenam sekitar sehari hari yang lalu, mereka awalnya ragu untuk pergi karena juga khawatir, tapi Su Yao mengatakan jika tidak apa meninggalkannya sendirian disini sambil merawat Hao Chen, terlebih lagi Su Yao mengatakan jika Hao Chen kemungkinan besar akan bangun.
Memang sedikit sulit membujuk mereka, tapi jika mereka tau kondisi Hao Chen sudah pulih total dan hanya perlu menunggu dia sadar, mereka setuju untuk pergi dulu dengan perasaan enggan.
Tianlong yang mengawasi kondisi lautan Ilahi saja tercengang melihat Hao Chen yang bisa pulih dengan sangat cepat, selain itu dia benar-benar tidak percaya jika teman-temannya sampai menggunakan banyak sumberdaya mahal dan langka untuk membantu Hao Chen, sampai membuatnya iri dengan ikatan bersaudara antara Hao Chen dan teman-temannya.
Secara alami Tianlong memprediksi jika Hao Chen perlu waktu setengah bulan untuk pulih total, tapi melihat dari kondisinya yang sekarang, dia yakin bahwa Hao Chen akan segera sadar sebentar lagi.
Tapi Tianlong sedikit canggung ketika Su Yao terus mencoba berkomunikasi dengannya dan menanyakan kondisi Hao Chen, bahkan dia bisa bertanya hampir setiap jam dan tidak pernah tertidur sama sekali, sampai-sampai dia berharap agar Hao Chen segera pulih dan sadar kembali.
"Ugh..." erangan pelan terdengar ketika Hao Chen mulai bergerak-gerak.
Matanya secara perlahan mulai terbuka, dia melirik kesana kemari untuk memeriksa kondisi sekitar.
Saat ini dia berada disebuah kamar tidur yang sangat mewah dan berkelas, selain itu Hao Chen dapat mencium aroma wewangian dan obat herbal disekitarnya, ketika ia berpaling tatapannya segera terfokus pada Su Yao yang sedang tertidur lelap disampingnya.
Karena kemampuan tubuh serta metode pelatihannya, Hao Chen dapat langsung bangkit dan meregenerasi tubuh serta energinya.
"Sakit sekali, tidak aku sangka rasa takut yang pernah aku alami sebelumnya kembali muncul, walaupun berbeda tapi kali ini benar-benar sangat mengerikan." Hao Chen segera meregangkan tubuhnya dan memeriksa kondisi tubuhnya.
__ADS_1
Tapi suara Tianlong segera terdengar, "Kau tidak perlu mengkhawatirkan apapun, kondisimu saat ini sudah sangat baik, bahkan lebih baik dari pada biasanya."
Hao Chen segera tersentak dan kaget karena suara Tianlong terdengar seperti orang kelelahan, seperti seseorang yang habis melakukan lembur kerja secara berlebihan.
"Tianlong! ada apa denganmu?" tanya Hao Chen dengan bingung.
"Ada apa denganku?! kau tidak tau jika aku kesulitan tidur karena harus mengawasi kondisi lautan Ilahimu! dan lagi kekasihmu itu terus mengangguku dengan terus bertanya tentang kondisimu!" Tianlong mengomel dengan mata yang merah karena kelelahan.
"M-memangnya sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri?" Hao Chen bertanya dengan suara gagap.
"Jika menghitung dari waktu kau tersadar, kau tidak sadarkan diri selama seminggu penuh!" jawab Tianlong yang terlihat sangat ingin tidur.
"Sekarang kau ceritakan padaku tentang apa yang terjadi selama aku tidak sadarkan diri." Hao Chen segera bertanya lagi dengan penasaran.
"Ugh...baiklah, dengarkan aku dengan baik." Tianlong segera membuka mulutnya untuk mulai berbicara.
-
-
Teman-temannya dengan sukarela memberikan banyak harta berharga yang sangat mahal serta langka hanya untuk membuat Hao Chen pulih, dan rela membuang waktu mereka hanya untuk menunggunya pulih pada kondisi terbaiknya, bahkan karena mereka perkembangan pada seluruh kultivasinya meningkatkan secara drastis.
Tapi yang membuatnya terkejut adalah Su Yao yang tidak tidur ataupun beristirahat saat merawatnya, dia menggunakan seluruh tenaganya hanya untuk membuatnya pulih dan segera sadar tanpa pamrih, bahkan Su Yao melakukan beberapa tindakan yang cukup membuat seorang gadis malu seperti membersihkan tubuh seorang laki-laki, bahkan memberikan sebuah obat herbal melalui mulutnya tanpa rasa malu.
"Kau benar-benar orang yang sangat beruntung, rasa persaudaraan dari teman-teman mu sangatlah erat, apalagi kesetiaan dan kasih sayang dari kekasihmu itu." Tianlong memujinya dengan rasa kantuk yang sulit ditahan.
__ADS_1
"Yah...itulah hidupku yang sekarang, kasih sayang tanpa pamrih dari mereka yang aku sayangi dan menyayangiku, walaupun jumlahnya sedikit, tapi itu lebih dari cukup untuk mengatakan jika kasih sayang mereka lebih berharganya dari emas." Ucap Hao Chen yang segera tersenyum tulus.
"Cih! kalau begitu aku akan pergi untuk tidur, dan jangan memanggilku karena aku akan beristirahat dalam waktu yang cukup lama." Tianlong mendengus kesal dan tidak bersuara lagi.
"Sial...aku sudah berusia sangat tua sekarang, tapi aku bisa merasa iri pada seorang manusia yang memiliki orang yang benar-benar bisa dipercaya, dan bisa dengan tulus menolongnya." Tianlong bergumam pelan dan segera menutup matanya.
Sementara itu Hao Chen memperhatikan wajah Su Yao yang dimana matanya perlahan mulai terbuka.
Tapi setelah dia sepenuhnya tersadar, Su Yao segera tersentak dan melihat kesana kemari, "Gawat! aku benar-benar ketiduran saat sedang menjaga Hao Chen, dimana dia sekarang?!"
Su Yao melirik keberbagai arah untuk mencari sosok Hao Chen, bahkan dapat dengan jelas kepanikan terpancar dari matanya.
"Gadis konyol, aku telah baik sekarang." Ucap Hao Chen yang segera memecahkan kepanikan Su Yao.
"K-Kau sudah sadar?" Su Yao bertanya dengan tubuh gemetaran dan mata yang berkaca-kaca.
Hao Chen tersenyum dan segera memeluknya dengan lembut, "Sudah aku katakan jika aku sudah pulih."
Su Yao segera menangis keras dan memeluknya erat-erat, bahkan Hao Chen sedikit kesulitan untuk bernafas ketika Su Yao memeluknya dengan erat, tapi dia tidak menolaknya karena ini merupakan sesuatu yang cocok sebagai hukuman, karena membuat Su Yao dan teman-temannya khawatir.
"Kau benar-benar idiot! apa yang kau pikirkan sampai-sampai membuatmu dirimu menderita seperti ini?!!" Su Yao bertanya dengan marah.
"Maafkan aku...saat itu aku hanya sedang banyak pikiran, dan tidak sengaja terpikir sesuatu yang buruk." Ucap Hao Chen dengan lembut.
"Hump! kau memiliki teman dan orang-orang yang menyayangimu dengan tulus! jika kau sedang dalam kondisi buruk, seharusnya kau mencariku atau teman-temanmu untuk menenangkan hatimu!" Su Yao berkata dengan cemberut.
__ADS_1
"Iya! Iya! aku salah, kali ini maafkan aku." Hao Chen sekali lagi meminta maaf.
"Aku tidak akan pernah membuat mereka yang aku sayangi dan menyayangiku menderita, bahkan jika aku harus menjadikan banyak orang sebagai musuhku!" Batin Hao Chen dengan tatapan penuh tekad yang sangat kuat.