
Disebuah danau yang sejernih kristal putih dan diikuti oleh aura hijau tebal, terdapat Hao Chen yang sedang bermeditasi didanau itu.
Dimana tempat itu tidak lain adalah danau kehidupan, walaupun mahal tempat ini bisa dikatakan sangat bermanfaat untuk kultivasi.
Tapi kondisi Hao Chen bisa terbilang unik, karena energi kehidupan seakan sangat bersahabat dengannya, bukan hanya itu jumlah energi kehidupan yang diserap juga sangat banyak dan bisa dicerna dengan baik.
Hal ini dapat terjadi karena Hao Chen sendiri sudah memiliki kontrol delapan elemen yaitu Api, Es, Angin, Bumi, Cahaya, Kegelapan, Petir dan Kayu. Ditambah dengan elemen kayu, Hao Chen dapat beresonansi dengan berbagai jenis energi, juga dengan pengetahuan dikehidupan sebelumnya semua hal dapat dilakukan dengan mudah.
Bahkan Hao Chen bisa menyerap energi kehidupan dengan jumlah besar tanpa ketahuan sebagai mana Hao Chen lakukan, dimana dia menyerap energi kehidupan dengan jumlah besar tapi tidak dapat diketahui.
"Ini merupakan keunggulan dari memiliki elemen kayu!" gumam Hao Chen dengan senang.
"Sebaiknya aku berhenti, karena sebentar lagi aku harus masuk kelas!" ucap Hao Chen yang segera membuka matanya.
Setelah itu tanpa banyak bicara dia segera pergi dan pamitan pada tetua Yu.
"Hem....jumlah poinku sangat banyak sekarang, jadi aku tidak mempermasalahkan tentang poin!" dengan senyum tipis diwajahnya, Hao Chen segera pergi kekelas.
Walaupun Hao Chen mengatakan dia harus masuk kelas, tapi seperti biasa dia selalu datang paling awal dari murid lain.
Tapi anehnya lagi Su Yao sekarang selalu datang cepat, bahkan dia bisa mendahului Hao Chen ketika kekelas.
"Sepertinya kau senang datang pagi?" tanya Hao Chen pada Su Yao yang terlihat lelah.
"Aku sebenarnya tidak terlalu ingin datang cepat, tapi karena latihan guruku...aku menjadi seperti ini, dia benar-benar sangat keras melatihku!" jawab Su Yao dengan wajah lesu dan lelah.
"Hem...aneh sekali, aku biasanya tidak akan berlatih ketika akhir pekan dan biasanya aku memilih untuk tidur." Ucap Hao Chen dengan santai.
"Jadi itu alasannya kenapa kau selalu tidur ketika akhir pekan?" tanya Su Yao yang segera penasaran.
"Benar! ibuku juga sering menyarankan seperti itu, karena kita juga manusia walaupun dengan meditasi kita tidak perlu tidur, kita juga perlu yang namanya istirahat dan tidur merupakan pilihan terbaik." Jawab Hao Chen.
"Hem...sepertinya aku harus mengikuti caramu saja, ngomong-ngomong kemana kau dengan Zhou Yuan kemarin?" tanya Su Yao dengan penasaran.
__ADS_1
"Kami kearena pertarungan untuk mengumpulkan poin, setelah itu aku pergi untuk berlatih didanau kehidupan begitu!" jawab Hao Chen.
"Sepertinya kau memiliki banyak poin, oh ya apakah kau tau jika ujian kenaikan kelas akan dilaksanakan dengan sistem pertarungan tim?" tanya Su Yao.
"Hem...aku sudah tau, bahkan Zhou Yuan telah menceritakannya padaku dengan rinci." Jawab Hao Chen.
Kemudian mereka berdua segera mengobrol lama sampai datang murid-murid lainnya, tidak ada yang berbeda dengan kegiatan pagi ini tapi masalah baru akan segera muncul.
.....
Setelah pelajar selesai, seperti biasa Yiyi akan segera pergi tanpa banyak bicara "Baiklah untuk hari ini sudah selesai, silahkan lanjutkan aktifitas kalian dan persiapan diri untuk ujian kenaikan kelas kalian yang akan diadakan dalam beberapa bulan lagi!"
"Baik guru!" jawab mereka semua dengan keras.
Kemudian Zhou Yuan dan Ling Feng segera mendatangi Hao Chen yang juga bingung dengan apa yang akan dilakukan.
"Kak Chen apa rencanamu kalian ini?" tanya Ling dengan penasaran.
"Aku tidak akan melakukan apa pun, lagi pula sekarang akhir pekan dan aku ingin istirahat." Jawab Hao Chen yang duduk santai.
"Hem...boleh-boleh saja, aku ikut lagi pula sepertinya akan menarik!" jawab Hao Chen dengan senyum tipis diwajahnya.
"Oke kalau begitu, bagaimana denganmu Zhou Yuan dan Xie Yu?" tanya Ling Feng.
"Aku ikut!" jawab Zhou Yuan.
"Hem...baiklah aku ikut juga, lagi pula jarang-jarang bisa santai." Sambung Xie Yu.
"Apa kalian tidak ingin mendengar jawaban dari para gadis?" tanya Qi Zijing dengan kesal.
"Hohohoh...kupikir kau akan memiliki rencana sendiri atau kau memilih untuk kencan dengan Xie Yu." Jawab Hao Chen sambil mengedipkan matanya.
"A-Apa?! kami berdua selalu berlatih, kau pikir kami memiliki waktu untuk kencan?" ucap Qi Zijing dengan wajah memerah.
__ADS_1
"Baiklah-Baiklah, jika ingin ikut maka ikutilah!" sambung Hao Chen yang segera pergi duluan.
Ketika Hao Chen dan yang pergi, Qi Zijing serta gadis lainnya segera ikut menyusul.
"Kau ini apakah tidak bisa membiarkan wanita pergi dulu?" tanya Qi Zijing dengan marah.
"Kalian juga tidak menjawab, lebih baik kami pergi dulu dan juga kami ingin bersenang-senang!" jawab Ling Feng.
"Ehem...kau masih memiliki masalah rumah tangga, sang pujangga cinta?" tanya Hao Chen dengan senyum mengejeknya.
"Tidakkk...! jangan mengatakannya!" ucap Ling Feng.
"Hahahaha...aku sampai lupa dengan julukan itu, terimakasih telah mengingatkan kak Chen!" segera Zhou Yuan tertawa keras setelah perkataan Hao Chen.
"Baiklah mari kita bersenang-senang!" ucap Hao Chen yang mulai berkunjung keberbagai tempat diseluruh kota puncak langit.
Suasana yang menyenangkan dan rasa bersemangat muncul ketika mereka mulai menikmati waktu istirahat, bahkan Hao Chen dan Su Yao yang selalu fokus latihan.
Tanpa disadari sangat menikmati aktivitas mereka dan juga mereka ikut bergembira, mulai dari mengunjungi restoran, tempat berbelanja dan lainnya.
Setelah mereka selesai, dengan perasaan gembira dan rileks mereka segera kembali keasrama masing-masing.
"Jika begini...bagaimana jika kita lakukan setiap akhir pekan, bagaimana?" tanya Zhou Yuan.
"Tentu saja bisa, asalkan tidak ada masalah!" ucap Hao Chen.
"Oke!" jawab mereka semua termasuk Su Yao dan Qian Ziwei.
Namun ketika mereka sampai digerbang asrama, ada sesosok wanita cantik yang terlihat seusia Hao Yu dengan rambut dan warna mata yang sama-sama emas.
"Sudah lama sekali tidak bertemu Zhou Yuan!" ucap wanita itu.
"Dia mengenalimu Zhou Yuan?" tanya Ling Feng.
__ADS_1
"D-Dia adalah kakakku Zhou Weqing!" jawab Zhou Yuan dengan gagap.
"Kakakmu?!" ucap mereka semua dengan keras.