The Heaven Land

The Heaven Land
Kuil penempaan tubuh


__ADS_3

Setelah Hao chen mendengar tentang kuil penempaan tubuh dia jadi tertarik dengan tempat itu, karena berdasarkan pesan spiritual dari cahaya misterius yang menjaga Inti Rantai surgawi.


Lokasi Rantainya ada didalam kuil penempaan tubuh, jadi ini akan menguntungkan ditambah disana akan ada Inti energi ilahi yang terkuat dan dua benda itu menjadi target utama Hao chen.


"Hem...Rantai surgawi dan Inti energi ilahi berada disekitar Kuil penempaan tubuh, tapi dimana lokasi atau tempat yang menuju kearah dua benda itu?" tanya Hao chen dengan suara pelan.


"Tapi berdasarkan gejolak dari inti Rantai surgawi dan penjelasan penjaganya, sudah dapat dipastikan bahwa Rantai surgawi ada disana." gumam Hao chen dalam hatinya.


"Aku akan kesana walaupun harus membalik lokasi tempat penempaan tubuh tersebut! juga aku akan merampas alat penempaan tubuh ditempat itu nantinya dan aku akan mengambil yang terbaik diantara yang terbaik!" ucap Hao chen dalam hatinya dengan aura seorang tirani.


"Kak chen...ada apa dengan mu?" tanya Ling feng dengan bingung.


"Ahhh...aku hanya sedang memikirkan sesuatu!" jawab Hao chen dengan spontan.


"Oh...begitukah, jadi kak chen apakah kau akan ikut kami keKuil penempaan tubuh?" tanya Zhou yuan.


"Em...aku akan ikut karena didalam tempat itu ada beberapa benda yang akan berguna untuk penanaman aku ketika masuk kedalam akademi nanti." jawab Hao chen dengan datar.


"Oh ya! aku hampir lupa...berapa lama kita berada didalam Jalan surgawi?" tanya Hao chen.


"Oh...kita berada didalam Jalan surgawi sudah lebih dari 9 bulan!" jawab Ling feng.


"Oh begitukah, jadi aku berada didalam makam kuno selama enam bulan!" Hao chen segera menganguk paham, karena dia tahu bahwa saat dia berada didalam makam kuno benar-benar memakan waktu yang sangat lama.


"Tapi kak chen kalau boleh tau apa yang kau dapatkan dari makam kuno sampai selama itu?" tanya Zhou yuan dengan rasa penasaran.


"Oh...kalian berdua telah melihat pedang merah miliki aku tadi bukan?" tanya Hao chen.


"Hem...apakah itu artefak?!" Ling feng segera berteriak keras.


"Yup...benar sekali untuk mendapatkan aku harus membunuh jutaan jiwa dengan Artefak tersebut sampai diakui!" jawab Hao chen dengan wajah datar.

__ADS_1


"Apa! apakah kau benar-benar membunuh sebanyak itu?" tanya Zhou yuan dengan ekspresi ketakutan.


"Tentu saja tidak! semua itu hanya ilusi tapi dibuat seperti sangat nyata, oleh sebab itu aku biasa saja!" jawab Hao chen dengan wajah datar, bagaimana tidak Hao chen benar-benar terbiasa dengan namanya membunuh.


"Wow...jadi itu artefak yang sangat kuat!?" tanya Zhou yuan.


"Benar dan nama pedang ini adalah Pedang darah shura dan juga aku mendapatkan beberapa kemampuan seperti aura sang Dewa pembantai, tebasan shura, dan beberapa serangan dari Dewa shura yang dikenal kuga sebagai Dewa paling kuat diantara Dewa lainnya dizaman kuno!" jawab Hao chen dengan ekpresi menakutkan.


"Gulp* dari namanya saja sangat menakutkan!" ucap Ling feng.


"Bukan hanya itu!" Hao chen segera mengeliarkan Vortex spear miliknya.


Aura dari Dewa naga bumi segera keluar dari tombak itu, niat tombak kuat dan tak terkalahkan segera menyebar.


"Itu artefak!? kau mendapatkan dua artefak!" ucap Zhou yuan dan Ling feng secara bersamaan.


"Yup...tapi belum sempurna karena kekuatan buminya sudah menurun, jadi ada elemen bumi yang kaya dan melimpah diKuil penempaan tubuh yang kalian maksud. Makanya aku ingin ikut!" jawab Hao chen dengan datar.


"Mereka akan pingsan jika tau aku memiliki seribu lebih artefak tingkat tinggi, dimana yang terlemah sanggup menghancurkan sebuah planet dengan mudah." gumam Hao chen dalam hatinya.


Karena semua yang dia katakan tadi adalah kebohongan, dimana setiap artefak yang Hao chen jarah bisa dia gunakan dengan mudah ditambah harta-harta kualitas tinggi lainnya. Karena semua itu dilakukan untuk mengelabui kedua saudara bersumpahnya, dengan melakukan kebohongan putih.


"Ehem...baiklah aku ingin tau teknik tubuh apa yang kalian dapatkan sampai diburu seperti itu?" tanya Hao chen.


"Punyaku teknik tubuh Roh cahaya!" jawab Zhou yuan dengan senang.


"Kalau punyaku adalah tubuh Es jade!" sambung Ling feng.


"Oh...kalau siXie yu apa teknik tubuhnya?" tanya Hao chen.


"Um...kalau tidak salah namanya adalah tubuh guntur surgawi!" jawab Zhou yuan.

__ADS_1


"Begitukah, sekarang jelaskan apa yang kalian ketahui tentang kedua sejoli itu!" ucap Hao chen.


"Baiklah dimulai dari asal, ehem...Xie yu berasal dari klan Petir biru dan memiliki martial soul Naga petir biru yang legendaris. Xie yu sebenarnya sedang dikhianati oleh keluarganya dan juga dibuang oleh mereka, jadi dia berlatih keras sampai sekarang untuk balas dendam."


"Lalu Qi zijing adalah teman masa kecilnya, tapi untuk penjelasan tentang dia sangat sedikit karena dia sangat malu untuk menceritakan masa lalunya, namun Xie yu mengatakan bahwa keluarganya berasal dari keluarga ahli pedang dikerajaan petir. Oh ya Martial soul Qi zijing adalah pedang petir ungu." Zhou yuan segera menjelaskan semua yang dia ceritanya semua yang dia ketahui.


"Oh...menarik sekali!" ucap Hao chen.


"Tapi Martial soul pedang petir ungu seharusnya tidak ada, yang benar harusnya Martial soul pedang petir saja yang ada...apakah Martial soul gadis itu mengalami mutasi atau terjadi sesuatu padanya?" tanya Hao chen dalam benaknya, karena mendengar tentang pedang petir ungu,.


"Lalu apa teknik tubuh yang didapatkan Qi zijing?" tanya Hao chen.


"Emm...dia berbagi teknik yang sama dengan Xie yu karena sama-sama memiliki elemen petir dan juga mereka berhasil mendapatkan teknik tubuh itu bersama-sama seperti pasangan!" jawab Ling feng dengan sanyum yang aneh.


"Hem...baiklah ayo masuk!" ucap Hao chen.


"Eh? apakah kita tidak mengangu mereka berdua?" tanya Ling feng dengan senyum aneh.


"Jangan pikirkan hal yang aneh-aneh kita masih terlalu muda!" Hao chen langsung memukul kepala Ling feng.


Saat ini Xie yu dan Qi zijing masih saja berpelukan, entah berapa lama mereka berpelukan seperti saat mereka telah berpisah berabad-abad.


"Ehem! apakah kalian tidak terlalu berlebihan?! "tanya Hao chen.


"Ah...! maafkan kami!" Xie yu dan Qi zijing segera kaget dengan suara Hao chen.


Mereka berdua segera sunyi dengan wajah merah padam, tapi mereka masih berpegangan tangan.


"Kalian berdua ini! ingat waktu dan usia dong!, umur kita masih tiga belas tahun masih semangat untuk berkultivasi, jangan malah melakukan yang tidak-tidak dong!" Hao chen segera menceramahi mereka berdua.


Ketika Xie yu dan Qi zijing mendengarkan pernyataan Hao chen, membuat mereka berdua menjadi semakin memerah bahkan ada asap yang mengepul dari kepala mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2