The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 165. Mengerikan


__ADS_3

Gemuruh petir ungu menakutkan segera terdengar dari atas langit tempat Hao Chen dan Bai Long bertarung, bahkan area disekitar menyebabkan terjadinya kekacauan ruang.


Dimana serang yang akan dilepas oleh Hao Chen benar-benar akan sangat kuat dan berbahaya, bahkan Bai Long sendiri mulai ketakutan oleh kekuatan dari Hao Chen.


"Ctarrr...!"


Amukan petir menakutkan segera terdengar ketika Hao Chen mulai mengarahkan serangnya pada Bai Long yang terlihat sedang menutup matanya.


"Tinggggg....!"


Sinar putih terang segera muncul dari tubuh Bai Long, dimana cahaya tersebut seperti terus membesar sampai membentuk sosok Naga dengan sisik putih pucat dengan ukuran sebesar 300 meter.


Lalu Naga putih tersebut segera menyemburkan api putih untuk menepis serangan dari Hao Chen.


"BOOOM...!"


Ledakan menakutkan segera terjadi ketika Petir dan api saling bertubrukan, dimana hal tersebut membuat pondasi yang ada ditempat ini terguncang.


Jika Hao Chen dan Bai Long bertarung didunia nyata, dapat dipastikan setidaknya sebuah pulau atau benua hancur total akibat daya hancur dari serang mereka berdua.


"Kau benar-benar layak untuk dipuji karena bisa membuatku menggunakan kemampuan 'True Body', maka dari itu aku akan memberikan sebuah kematian yang tak sia-sia padamu bocah!" Ucap Bai Long dengan suara yang berbeda.


"Huh! kau sekarang tidak ada bedanya dengan monster!" Kata Hao Chen tanpa rasa takut.


"Berani-beraninya kau...!" Bai Long pun segera menerkam kearah Hao Chen dengan marah.


"Seni Suci Naga Biru, Hujan korosif!"


Kemudian sebuah rintikan hujan berwarna biru gelap segera muncul dari atas langit, disaat tetesan air hujan tersebut mengenai Bai Long yang dalam wujud naga, Sebuah teriakan histeris terdengar.


"AAAAAAAA....!"


Bai Long pun segera terbang tak tentu arah ketika tetesan air hujan tersebut terus mengenai, bahkan sisik naganya seperti mulai hancur dan terlihat seperti meleleh ketika terkena serangan Hao Chen.


"Apa-apa ini!"


Walaupun terkena serang yang menyakitkan Bai Long masih mencoba untuk menyerang Hao Chen yang saat ini dikelilingi oleh cahaya biru, tapi cahaya biru tersebut segera membentuk wujud menjadi seekor naga biru yang jauh lebih besar dari pada wujud naga Bai Long.

__ADS_1


"Tidak mungkin Naga biru!" sontak melihat sosok naga biru Bai Long menjadi gemetaran.


"Seni Suci Naga Biru gerakan kedua, Badai angin tajam!"


"Swoss....!" ratusan topan biru segera terbentuk dan mulai mengepung Bai Long yang masih terkena serang air korosif.


"Roarrrr...!" Auman naga segera terdengar dari Bai Long yang sudah tersudut.


Kemudian gelombang ruang segera terjadi ketika dia mengaum keras, walaupun begitu serangan darinya tidak efektif untuk menghentikan dua serangan Hao Chen.


"Memang menggunakan kemampuan 'True Body' akan meningkatkan kekuatan seseorang secara drastis, tapi kemampuan itu juga memiliki kelemahan yaitu kau tidak akan bisa menggunakan kemampuan lainnya terkecuali kemampuan dari wujud dari 'True Body' maka dari banyak kultivator lebih memilih untuk menggunakan wujud manusia." Ucap Hao Chen yang menatap Bai Long yang mulai kewalahan.


"Brengs*k..!" Aura menakutkan secara tiba-tiba muncul dari Bai Long yang saat ini sedang terdesak.


"Wosss...!" Gelombang cincin api putih segera muncul dari Bai Long yang segera menghancurkan dua gerakan teknik suci Hao Chen.


"Sepertinya pertarungan ini akan mempertajam kemampuan yang baru saja mengalami peningkatan." Segera senyum penuh semangat segera muncul dari wajah Hao Chen.


"Maju kau bocah...!" teriak Bai Long yang segera memanggil ribuan naga putih yang berukuran sekitar 50 meteran untuk menyerang Hao Chen.


"Seni Suci Naga Biru, Sang pengontrol badai dan kayu!"


Bai Long tidak tinggal diam melihat hal tersebut, dengan menggunakan amarahnya dia setidaknya dapat menahan serangan ganas tersebut.


Lalu secara tiba-tiba suhu dingin yang ekstrim segera membeku setiap tetes air yang ada disekitar, pedang Amethyst segera berubah menjadi pedang berwarna biru keputihan.


"Seni Suci Phoenix Es gerakan pertama, Dingin tanpa salju!"


Kemudian Hao Chen segera melesat kearah Bai Long yang masih terpengaruh oleh suhu dingin dari kekuatan Hao Chen.


"Kau memang benar-benar berani mendekati aku yang dalam wujud naga!" ucap Bai Long dengan senang.


Namun Bai Long segera bingung ketika Hao Chen hanya menyentuhnya saja dan segera mundur, namun bekas sentuhan Hao Chen membuat salah satu bagian tubuhnya membeku.


"Tangannya menjadi es?" Bai Long segera mengacuhkan serang yang tadi Hao Chen lakukan.


"ROARRRR...!" kekuatan Roh dan spiritual segera berkumpul pada Bai Long, tapi ada yang aneh dengan dirinya.

__ADS_1


"Seni Suci Phoenix Es gerakan kedua, Ledakan Es!"


"Swoss...BOOOM....!"


Ledakan es yang menakutkan segera membuat area sekitar menjadi membeku, bahkan Su Yao yang sedang bertarung dengan Long Heisen menjadi terdiam.


"Sepertinya siputih itu sedang kesulitan, tapi aku juga sedang tertekan disini." Ucap Long Heisen yang juga sedang kesusahan melawan Su Yao.


"Bagaimana mungkin serang menakutkan seperti itu tidak aku sadari!" Bai Long pun segera terluka parah akibat serang tersebut.


"Kau tak berhak untuk tau!" ucap Hao Chen dengan dingin.


"Wossss...!" Api sembilan warna, Api hitam, Api Dewa ungu, Api Phoenix, dan Api Qilin segera muncul disekitar Hao Chen.


"Tidak mungkin lima jenis api sekaligus?" Bai Long pun segera gemetaran melihat hal tersebut.


Kemudian kelima jenis api tersebut segera menyatu pada satu titik dan membentuk seekor naga panjang yang sangat besar, dimana suhu panas yang menakjubkan segera menyebar.


Hao Chen pun segera berkata, "Alasanku menanamkan Es dari Phoenix Es padamu adalah untuk hal ini."


"Roarrrr...!" naga hasil dari gabungan lima api tersebut segera mengarah pada Bai Long yang saat ini tidak bisa berbuat apa-apa.


"Aku Petapa naga putih yang terkenal akan kalah? tidak-tidak mungkin, jika saja aku tidak menjadi jiwa maka aku dapat mengalahkannya, ya jika saja aku memiliki tubuh maka aku dapat mengalahkannya." Gumam Bai Long yang terlihat seperti menyesal telah bertarung dengan Hao Chen.


"Lenyaplah kau...monster yang mengendalikan orang lain!" ucap Hao Chen dengan marah.


"BOOOM.....!" Ledakan mengerti segera terdengar ketika naga gabung lima jenis api menyerang Bai Long.


Bahkan ledakan tersebut sekarang benar-benar telah menghancurkan ruang yang ada ditempat ini, walaupun begitu bukannya runtuh tapi malah muncul sebuah tempat yang bisa dikatakan alam tersembunyi ketika Hao Chen merusak ruang yang ada disekitar.


...----------------...


*Note: Maaf saya cuma bisa Up 1 Chapter saja.


Karena saya kena penyakit yang paling menjengkelkan yaitu pilek dan itu sumpah parah banget.


Pas saya mau bikin Chapter baru pakai laptop eh ngiler dari hidung, dan kalau pakai hp buat bikin chapter baru dengan cara rebahan malah kesumbat.

__ADS_1


Sumpah semenjak saya kena pilek, saya benar-benar menderita apalagi kalau udah sudah tidur wah bayangkan aja kalian dari 7 malam sampai jam 3 subuh baru bisa tidur gegera hidung tersumbat.


Jadi sekali lagi saya minta maaf cuma bisa Up 1 chapter saja dan itu jujur-jujur saja benar-benar perjuangan mengetikan 1000 kata lebih buat satu chapter.


__ADS_2