The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 287. Mengerikan!!!


__ADS_3

Orang-orang dari sekte iblis segera menyerang Hao Chen dengan penuh percaya diri, disisi lain Hao Chen masih santai dan tidak banyak melakukan pergerakan. Tapi tatapan dari mereka membuat Hao Chen sedikit menyeriyit, karena dia seperti Benar-benar dipandang rendah oleh mereka.


"Karena kalian yang memintanya sendiri, aku tidak akan segan-segan lagi." Ucap Hao Chen yang segera menatap orang-orang dari sekte iblis tersebut.


Lalu sebuah secara tiba-tiba sebuah serangan telapak tangan muncul diatas mereka. Karena hal tersebut mereka segera berhenti, dan menggunakan seluruh kemampuan bertahan mereka.


Tapi serangan telapak tangan tersebut bukanlah serangan biasa, dikarenakan terdapat api hitam yang merupakan api kesedihan yang menyertainya, dan...


"AAAAAAAA!!!"


"API MACAM APA INI?!!"


Segera tubuh mereka terbakar oleh api hitam tersebut, bahkan ketika menggunakan berbagai macam cara untuk memadamkannya, api itu justru membakar mereka semua sampai tak bersisa.


Sontak pemandangan tersebut membuat banyak orang tertegu dan takut, serangan yang terlihat sederhana justru dapat membuat kematian Instan.


Sementara itu Su Yao cukup terkejut melihat api hitam tersebut, "Api hitam apa itu? kenapa aku baru melihatnya ya?" batinnya dengan perasaan bingung.


"Sial! sial! dari mana dua orang ini?!" tanya Mo Shian dengan takut, sementara itu dia melihat para tetua sekte iblisnya gemetaran.


"Bahkan seorang dewa kelas satu saja ketakutan, seberapa kuat dia sebenarnya?" Batin Mo Shian dengan tatapan tak berdaya.


Lalu secara tiba-tiba mereka melihat benang emas yang melintasi mereka. Tidak ada yang menanggapinya, tapi ketika benang emas tersebut melilit mereka.


"Slaas!!"


Orang-orang yang terlilit oleh benang emas tersebut segera terpotong-potong. Tidak berhenti sampai disitu, benang emas tersebut mulai mengejar setiap orang dari sekte iblis dengan cepat.


"Gawat! hindari benang emas itu!" salah satu dewa kelas satu memperingati.


Walaupun mereka menyadarinya. Tidak semua orang yang sempat menghindarinya dengan baik, sehingga mereka yang tidak menghiraukan benang emas tersebut, mati dengan kondisi terpenggal lehernya.


"Apa-apa itu?!!" Mo Shian yang diselamatkan oleh seorang tetua hanya bisa memasang ekspresi pucat, melihat ratusan orang sekte iblisnya tewas seketika.


Sementara para tetua yang merupakan seorang dewa kelas satu segera mengepung Hao Chen, dan melepaskan seluruh kekuatan mereka.


"Kau....aku akan membunuhmu!!" ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


Sementara itu Hao Chen yang masih santai, segera membuka matanya perlahan, dan memperlihatkan pupil mata yang kini berubah menjadi merah darah.


"Kalian sendiri yang mencari masalah denganku, terlebih lagi kalian malah ikut campur dalam masalah ini." Ucap Hao Chen dengan suara dingin.


Sebuah pedang berwarna merah darah segera muncul disamping Hao Chen. Pedang tersebut memancarkan aura membunuh yang sangat menakutan, bahkan mereka tidak tau apakah itu Artefak ataupun teknik.


Tapi yang pasti serangan tersebut akan sangat berbahaya bagi mereka, dan karena itu mereka segera mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk menyerang Hao Chen terlebih dahulu.


"Kalian terlalu percaya diri dengan kemampuan kalian.." ucap Hao Chen dengan acuh.


"Swoss! slaas!!"


Segera pedang tersebut segera melesat kearah mereka semua, gerakan yang sangat cepat membuat mereka kesulitan untuk menghindari pedang merah Hao Chen. Sehingga satu persatu mereka mati, dengan kondisi kepala terpenggal.


"Dia monster!"


"Lari! semuanya lari!"


Segera para tetua yang selamat dari kematian, berusaha untuk melarikan diri dari Hao Chen. Tapi mereka dikejutkan melihat Mo Shian yang telah menggunakan sebuah Artefak untuk menyelamatkan dirinya sendiri.


"Mo Shian! apa yang kau lakukan?!" tanya salah satu tetua dengan kesal.


Dalam sekejap Mo Shian menghilang dari hadapan mereka semua, dan meninggalkan orang-orang dari sekte iblis lainnya yang masih didalam Aray tingkat Saint tersebut.


Tapi tanpa disadari sebuah telapak tangan dengan api hitam muncul diatas mereka. Namun mereka tidak segera pasrah, justru mereka memanfaatkan orang yang lebih lemah sebagai perisai hidup mereka.


"AAAAAAAA!!"


Jeritan dari mereka segera terdengar dengan nada penuh penderita, dan rasa kesal dikarena mereka dimanfaatkan sebagai perisai hidup.


Tapi Hao Chen mengetahui hal tersebut, dan segera benang emas yang memenggal kepala orang-orang Sekte iblis muncul kembali, dimana benang tersebut segera memenggal mereka.


Tidak berhenti, Hao Chen bertindak lebih cepat untuk melenyapkan mereka semua. Tapi ketika benang emas tersebut akan memenggal seorang wanita yang baru dilawan oleh Hao Yu, suara Su Yao terdengar.


"Tunggu! kau tidak perlu membunuhnya, dia sepertinya telah dikendalikan. Karena kau membunuh orang yang mengendalikannya, dia secara alami tidak bisa berbuat apapun." Ucap Su Yao.


Hao Chen tidak meresponnya, dan segera melewatkan gadis misterius tersebut.

__ADS_1


Dalam sekejap Hao Chen segera melenyapkan seluruh orang-orang dari sekte iblis dengan cara yang kejam, bahkan mereka benar-benar tidak bisa berbuat banyak melihat Hao Chen hanya duduk diam.


Darah mengalir layaknya sungai, mayat-mayat orang dari sekte iblis bergeletakan dengan kondisi mengenaskan, bahkan Hao Chen sendiri tidak segan-segan menghancurkan jiwa mereka.


"Ternyata dia rupanya..." gumam Wei Gong dengan ekspresi tak berdaya, bahkan Huo Yulong hanya bisa membisu.


"Kemampuannya semakin menakutkan saja, bahkan setelah dia memasuki jalan Ashura caranya semakin kejam, dan tak kenal ampun sama sekali." Ucap Hao Yu dengan ekspresi tanpa daya.


Sementara itu Su Yao hanya bisa mengangguk melihat hal tersebut, "Seperti yang dikatakan oleh nona Yaksha, jalan Ashura akan membuat seseorang menjadi sangat kuat. Tidak hanya itu cara mereka bertarung sangat kejam dan tak kenal ampun. Terlebih lagi mereka tipikal orang yang diam dan tenang, tapi ketika mereka disinggung maka itulah akhir dari segala." Gumamnya sambil tersenyum.


Lalu Su Yao meminta bantuan Hao Chen untuk mendatanginya untuk meminta bantuannya.


Lalu cahaya perak berkedip, dan Hao Chen segera muncul disisi Su Yao yang terlihat bingung menatap wanita yang tidak ingin wajahnya terlihat.


"Kenapa? apakah ada hal yang menganggumu?" tanya Hao Chen dengan penasaran.


"Hem...aku sendiri tidak tau harus bertindak seperti apa, tapi gadis ini tidak mau membuka penutup wajahnya, bahkan setelah kau membunuh orang yang mengendalikannya." Jawab Su Yao sambil menggelengkan kepalanya.


Melihat hal tersebut Hao Chen segera menggunakan tindak tegas untuk mengungkap wajah aslinya. Memang terjadi perlawanan, tapi Hao Chen dapat dengan mudah mengatasinya.


"Hong Ya?"


Segera Hao Chen berbalik melihat jika suara tersebut berasal dari Hao Yu. Entah bagaimana dia bisa mengenali gadis tersebut, bahkan jejak rasa kaget muncul diwajahnya.


"Begitu rupanya...kalau begitu." Cahaya hijau segera bersinar ditangan kanan Hao Chen.


"Tunggu dulu Hao Chen! kau jangan membunuhnya!" ucap Hao Yu dengan panik.


Tapi cahaya hijau tersebut segera bersentuhan dengan kepala gadis bernama Hong Ya tersebut, energi yang sangat lembut dan halus mengaliri tubuhnya.


Energi iblis ditubuh Hong Ya menghilang dengan cepat, kondisi mereka kembali normal walaupun dia segera tak sadarkan diri.


Tapi dia sempat mengatakan sesuatu sebelum pingsan, "Sialan kau Zhou Yuan! kau telah menyakiti perasaan banyak gadis termasuk aku, kau bahkan tidak...." ucapnya sambil menangis pelan.


Mendengar hal itu Hao Chen dan Su Yao menjadi suram. Tapi niat membunuh yang menakutkan segera terpancar dari mereka berdua.


"Zhou Yuan ini! apa yang selama ini dia lakukan ketika dia tidak aku awasi?!" tanya Hao Chen yang ingin segera menghajarnya dengan keras.

__ADS_1


"Sudah kuduga dia benar-benar bodoh! menebarkan benih-benih cinta kemanapun dia berada, tanpa menyadari tindakannya itu!" tidak kalah kesalnya, Su Yao juga menjadi sangat marah.


__ADS_2