
Kejadian tak terduga yang terjadi pada Hao chen dan Ling feng ketika menjaga Zhou yuan yang sedang menyerap kekuatan Gagak emas,dimana Ling feng bertemu tunangannya.
"sial...! sebaiknya mereka segera pergi,jika tidak kak chen akan membantai mereka semua"kata Ling feng dalam hatinya.
"kenapa kau sangat marah padaku Ling feng?"tanya Qian ziwei sambil mengoda Ling feng.
"apa...!?, sebaiknya kau segera pergi dari sini!"jawab Ling feng dengan marah.
"eh...? kenapa kau menyuruhku pergi apakah kau tidak merindukan tunanganmu ini"kata Qian ziwei sambil mendekati Ling feng.
"apa...apa...apa yang ingin kau lakukan!?"kata Ling feng dengan panik.
"huah...dia sepertinya masih sedikit mengingat trauma waktu itu rupanya"kata Hao chen dalam benaknya.
Lalu Qian ziwei sedikit membuka bajunya dan langsung menerkam Ling feng dalam pelukannya dengan sedikit mendorong dadanya.
"kau...kau...kau....!"kata Ling feng yang mulai layu.
"kenapa apakah ini seperti baru pertama kalinya kau dipeluk olehku?"kata Qian ziwei sambil terus mempererat pelukannya,seperti melepaskan kerinduan mendalam dari hatinya.
"lepaskan aku..."dengan panik Ling feng berusaha melepaskan pelukan Qian ziwei.
Sementara itu Hao chen segera memasang ekspresi aneh ketika melihat Ling feng dan Qian ziwei saling berpelukan, lalu dia segera menghela nafas dan bergumam dalam hatinya"hah...begitu rupanya sepertinya ini rumit, cinta yang rumit!"
"kenapa kau memberontak?, sebaiknya kau nikmatinya dan juga kenapa kau mau hidup sulit jika kau bisa memilih hidup yang lebih baik"kata Qian ziwei sambil meliriknya dengan ekspresi lembut namun seperti ada kekhawatiran mendalam darinya.
"kau tak berhak untuk tau"kata Ling feng yang masih tidak berdaya.
"benarkah...?, kau mau saja mengikuti wanita ****** yang telah diusir oleh ayahmu sendiri"kata Qian ziwei.
Lalu "PAK!" sebuah tamparan keras segera melayang diwajah Qian ziwei.
"jangan pernah meyebut pria gobl*k itu sebagai ayahku, selama aku hidup bahkan ketika aku lahir hanya ibuku lah yang merawatku!"kata Ling feng dengan amarah yang meledak disertai oleh kepingan es bertebaran.
Sementara itu Qian ziwei hanya menatap Ling feng yang sedang marah dengan linglung disertai dengan kesedihan mendalam.
__ADS_1
"beraninya kau melukai kakak aku,serang dia"suara perempuan yang agak kecil segera terdengar.
"jangan Yun'er!"teriak Qian ziwei.
Kemudian salah satu pengawal dari Qian ziwei segera maju dan menyerang Ling feng, tapi sebelum pengawal itu mendekat sebuah lingkaran ungu perak kecil segera muncul dan sebuah pedang segera keluar dari lingkaran itu.
"SWOSS..."tanpa adanya persiap pengawal itu langsung tertusuk oleh puluhan pedang ungu, tidak sampai disitu pedang-pedang yang menacap ditubuh pengawal itu segera mengeluarkan listrik ungu yang kemudian meledak dan menghancurkan tubuh pengawal itu.
Sontak hal tersebut membuat orang-orang yang ada disekitar dan yang sedang bersembunyi menjadi sunyi.
"hey...hey...hey, bukan kah kalian sedikit berlebihan dan juga beraninya kalian bersikap arogan seperti itu"kata Hao chen yang segera membuka tudung yang menutupi kepalanya dan segera memperlihatkan mata ungu dengan niat menakutkan.
"aku awalnya ingin diam saja namun sepertinya kalian berlebihan sampai ingin membunuhnya"kata Hao chen sambil berjalan lalu lingkaran ungu perak segera bertambah banyak yang kemudian segera pedang ungu disertai petir ungu mengerikan segera muncul dan siap menembak kapan saja.
Sementara itu orang-orang yang bersembunyi segera keluar dan mengangkat tangan mereka dan berkata"maafkan kami,kami hanya melihat saja tidak berniat ikut campur"
Hao chen pun segera melirik orang-orang tersebut segera lingkaran ungu perak segera muncul dibelakang mereka,lalu Hao chen berkata"lalu kenapa aku merasakan niat membunuh yang tajam saat kau menatap kami terutama orang yang ada dibelakang yang sedang menyerap kekuatan Gagak emas"
"tidak yang mulia dengarkan kami dulu"kata mereka dengan panik setelah merasakan niat membunuh dari Hao chen.
Lalu Hao chen segera melirik kelompok Qian ziwei dan berkata"giliran kalian lagi"
Kemudian pedang-pedang yang ada dilingkaran itu mulai keluar dan siap menembak mereka, namun.
"aku mohon ampuni mereka!"teriak Qian ziwei.
"apa hakmu berbicara seperti itu didepan aku hah...?"tanya Hao chen dengan tatapan menakutkan.
"tidak aku mohon lepaskan mereka semua, aku akan melakukan apapun bahkan menjadi budak sekali pun!!"kata Qian ziwei sambil menangis, karena berdasarkan presepsinya Hao chen pasti tidak akan ragu untuk membunuh mereka.
"kakak jangan!!!"teriak salah satu wanita yang tidak lain adalah Qian yun'er yang merupakan adik Qian ziwei.
"siapa kau yang berani berteriak seperti itu didepanku hah!?"Kata Hao chen yang kemudian segera menjentikan jarinya.
Lalu pedang-pedang yang mengarah kemereka segera melepaskan aura yang menakutkan serta tekanan yang mengerikan.
__ADS_1
"mati saja kalian dasar anj*ng kampung"dengan lambaian tangan dia segera melepaskan serangnya.
Namun saat mereka sudah siap mati entah mengapa seperti tidak terjadi apa pun,lalu ketika mereka membuka mata, mereka dikejutkan bahwa serangan Hao chen mendadak berhenti.
"aku mohon kali ini biarkan saja"kata Ling feng.
Kemudian Hao chen hanya menghela nafas dan dengan jentikan jarinya semua serangan dan lingkaran ungu perak segera menghilang, lalu dia berkata"terserah kamu saja, tapi suruh mereka cepat pergi"
"kalian mendengar itu cepat segera pergi dari sini dan masalah ini aku sendirinya yang akan mengatasinya, jadi ingat ini baik-baik!"kata Ling feng yang langsung membalikan badan dan pergi kesebelah Hao chen.
"ayo kita pergi juga..."kata Qian ziwei dengan perasaan sedih yang sangat mendalam.
"tapi kak...baiklah"kata Qian yun'er.
Lalu mereka segera pergi dan Ling feng yang telah mendekati Hao chen dan ingin mengatakan sesuatu namun segera dipotong oleh Hao chen.
"tidak perlu dikatakan aku mengerti segalanya, tidak perlu khawatir kau tunggu saja waktu mainnya lagi pula dia masih serius tentang perasaannya padamu"kata Hao chen dengan tersenyum.
"hem...terima kasih kak chen"kata Ling feng.
Setelah lama menunggu Akhirnya Zhou yuan pun telah selesai.
"akhirnya selesai..."kata Zhou yuan dengan semangat namun segera memudar setelah melihat keadaan sekitar yang telah hancur,lalu dia melihat sekitar dan melihat bahwa Hao chen dan Ling feng baik-baik saja.
"kau selesai?"tanya Hao chen.
"jangan tanya kau pasti sudah mengerti"jawab Ling feng karena lirikan Zhou yuan.
"ya...bagaimana kalau kita pergi kekapal sambil mendengarkan cerita dan penjelasannya"kata Zhou yuan.
"baiklah ayo pergi!"kata Hao chen.
Lalu sepanjang jalan mereka bercerita panjang apa yang telah terjadi sampai membuat sedih dan tawa, terutama Zhou yuan dan Ling feng yang mulai sekarang akan mewajarkan semua kekuatan Hao chen, tanpa disadari bahwa mereka telah mencapai kekapal mereka dan segera masuk kedalam kamar masing-masing.
"jodoh...ya,apakah aku akan memilikinya?, kepikiran hal-hal yang aneh deh..., wajar saja sih"tanya Hao chen yang saat ini baru berendam dan melihat pemandangan langit berbintang.
__ADS_1
"sebaiknya aku memikirkan itu nanti saja, kapal ini akan berangkat lagi dalam tiga hari dan akan berhenti selama dua minggu dipulau terakhir sebelum sampai kekota puncak langit"kata Hao chen.