The Heaven Land

The Heaven Land
Poin ?


__ADS_3

Setelah membantu pria tua tersebut, Hao chen langsung pergi kekelas yang telah ditentukan.


Kemudian dua orang yang dia kenal yaitu Zhou yuan dan Ling feng segera memanggilnya "Hao chen...! tunggu kami!"


"Hem...? Zhou yuan...Ling feng?" Hao chen juga kaget melihat kedua orang tersebut yang juga mengenakan pakaian akademi.


"Hah...Haah...lelahnya!" Ling feng segera mendatangi nafas ternengah-engah.


"Untung saja, tidak sampai yang terakhir!" sambung Zhou yuan dengan kondisi yang sama dengan Ling feng.


"Ada apa dengan kalian berdua?" tanya Hao cheb dengan bingung.


"Kami benar-benar hampir terlambat, oleh kesiangan!" jawab mereka berdua secara serentak.


"Oh...nasib kalian!, aku akan masuk dulu!" ucap Hao chen yang segera berjalan.


"Tunggu...Kak chen kau ada dikelas yang mana?" tanya Ling feng.


"Aku sepertinya dikelas A!" jawab Hao chen yang segera pergi.


"Tunggu kita dikelas yang sama!" ucap mereka berdua yang segera menyusul Hao chen.


Kemudian tanpa banyak bicara mereka segera pergi menuju kelas mereka, segera mereka bertiga dikejutkan oleh banyak murid-murid yang sedang menunggu kelas dibuka.


"Yah...sepertinya akan ada rebutan nanti!" ucap Hao chen dengan tidak berdaya.


Lalu ketika kelas dibuka, benar saja mereka berbondong-bondong masuk untuk rebutan tempat duduk.


Ketika Hao chen masuk kedalam kelas, dia segera dikejutkan oleh ruangan kelas yang terlihat luas dan berkelas.

__ADS_1


Lalu tanpa banyak bicara, Hao chen segera mencari tempat duduk. Dengan mengabaikan ajakan Zhou yuan dan Ling feng yang memintanya duduk didepan, Hao chen lebih memilih duduk paling belakang disebelah jendela.


"Yah...tempat kesukaan dulu ketika sekolah dikehidupan sebelumnya." Gumam Hao chen dalam hatinya.


Ditengah perebutan tempat duduk, Hao chen hanya memperhatikan keadaan dari luar jendela dengan posisi tangan menopang wajahnya.


Kemudian seseorang yang dikenal Hao chen segera duduk didepannya.


"Eh...? Hao chen...kau duduk dibelakangku rupanya?" tanya Xie yu yang merupakan orang yang duduk didepannya.


"Oh...kita jadi rekan sebangku rupannya!" ucap Hao chen dengan ringan.


"Hehehe...kupikir, kau akan duduk berdekatan dengan Zhou yuan dan Ling feng." Ucap Xie yu yang segera berbalik dan berbicara santai dengan Hao chen.


"Hah...kau lihat saja mereka berdua!" Hao chen dengan segera menunjuk kearah Zhou yuan dan Ling feng.


Kemudian Xie yu melirik kearah mereka berdua yang selalu diperhatikan dan dikagumi oleh para gadis, karena ketampanan mereka berdua hal ini juga diperkuat ketika mereka telah mengolah tubuh mereka.


"Ya...kita harusnya bersyukur dengan penampilan biasa-biasa saja, jadi aku juga bisa berkonstrasi pada pelatihan." Ucap Hao chen yang kembali menolehkan kepalanya.


Xie yu hanya bisa mengelangkan kepala dan berkata "Memang ciri khasmu saudara chen."


"Oh...ya, dimana istrimu itu? apakah kalian berbeda kelas?" tanya Hao chen.


"D-Dia telah bertemu dengan gadis yang telah menolongnya waktu dijalan surgawi!" jawab Xie yu dengan wajah sedikit memerah.


Tanpa bertanya lagi Hao chen kembali melamun dan mengacuhkan apa yang terjadi didalam kelasnya bahkan keributan yang terjadi, sampai seorang guru tiba dan kelas kembali tertib.


Kemudian guru yang dikenal oleh Hao chen yaitu Yiyi segera berkata "Baiklah aku akan menjadi walikelas kalian selama kalian masih berada diperantara luar! seperti yang kalian tau akademi dibagi menjadi dua lokasi akademi luar dan pusat, kalian saat ini masih digolongkan sebagai murid perantara luar."

__ADS_1


"Jadi aku tekankan, agar kalian bersikap baik dan memiliki moral yang baik selama berada didalam akademi. Lalu seperti yang kalian tau aku akan memberikan pelajaran hanya pada pagi hari, setelah itu kalian bebas ingin melakukan apa pun asalkan tidak melanggar peraturan akademi!"


Hao chen dengan cermat memperhatikan setiap kata yang dilontarkan oleh Yiyi, lalu..."


"Maafkan aku guru Yiyi, aku terlambat masuk!" ucap seorang gadis yang memakai pakaian akademi.


"Oh...kami rupanya! murid langsung dari tetua Li, tidak masalah kau bisa masuk." Ucap Yiyi yang segera mempersilahkan gadis tersebut masuk.


Ketika gadis itu masuk, dia segera mencuri perhatian karena penampilannya. Dengan wajah cantik serta rambut hitam kebiruan yang cerah dan mata merah muda indah yang sangat sesuai dengan kulit putih sehatnya, serta tubuh yang mulai berkembang bahkan jauh lebih cepat dari gadis seumuran dengannya.


Lalu gadis itu segera mencari kursi kosong dan para murid pria banyak yang segera menawarkan tempat duduk mereka, bahkan mengusir teman mereka dari sampinya. Tapi gadis itu hanya menatap mereka dengan dingin, sampai Qi zijing segera menawarkan kursi dibelakangnya yang bersebelahan dengan Hao chen.


Gadis itu hanya menghela nafas berat dan segera pergi ketempat yang ditawarkan oleh Qi zijing.


Sontak banyak tatapan iri menuju kearah Hao chen, karena gadis itu duduk bersebelahan dengan Hao chen.


Tapi Hao chen hanya acuh dan fokus pada duniannya sendiri sembari menunggu Yiyi, melanjutkan argumennya.


"Ehem...baiklah biar aku jelaskan peraturan sederhana yaitu kalian disini tidak dinilai berdasarkan kemampuan kelompok, tapi yang dinilai hanya kemapuan kalian sendiri!" Ucap Yiyi dengan tegas.


"Baiklah sebelum itu kalian akan menerima ini!" Yiyi segera menjentikan jarinya kemudian cahaya perak kecil bersinar, lalu sebuah gelang yang mirip dengan jam tangan muncul.


"sebelum aku menjelaskan apa itu, aku menyarankan kalian agar mengenakannya!" ucap Yiyi.


Kemudian mereka semua segera mengenakan gelang aneh tersebut, lalu sebuah layar hologram kecil segera muncul dan memperlihatkan data setiap siswa.


Lalu Yiyi segera berkata "Baiklah biar aku jelaskan dulu yang kalian kenakan itu adalah alat komunikasi roh atau perangkat khusus yang telah dibuat oleh akademi! yang telah diberikan oleh akademi pada kalian sebagai hadiah!"


Sontak hal tersebut membuat seisi kelas menjadi senang, kecuali Hao chen dan gadis disebelahnya yang biasa-biasa saja.

__ADS_1


"Baiklah akan ada informasi yang lebih mendalam lagi didalam alat tersebut nanti, jadi kalian sabar dulu!"


"Aku akan menjelaskan dilayar tersebut terdapat sebuah poin yang dimana berjumlah masing 100.000. Point tersebut dapat digunakan sebagai alat tukar khusus untuk siswa akademi, dimana nilai satu point tersebut setara 5 dolar satuan federasi!" ucap Yiyi dengan keras.


__ADS_2