
Setelah memeriksa kondisi sekitarnya, Hao Chen sendiri tidak tahu seberapa banyak jumlah orang dunia luar yang masuk kedalam Jalan Surgawi, tapi menilai dari sikap dan perilaku mereka yang merupakan kesombongan surgawi sudah membuat Hao Chen kesal.
Sepertinya mereka adalah orang-orang terpilih untuk memasuki celah disusunan roh pelindung, walaupun Hao Chen berhasil memurnikan jiwa orang-orang dunia luar tadi, informasi yang diperoleh dari mereka sangatlah sedikit.
Tapi satu-satunya hal yang penting dari mereka adalah keberadaan salah satu dari Sembilan Makam Primordial akan muncul ditempat ini, walaupun Hao Chen masih belum bisa mendapatkan kepastian lebih dari orang-orang tadi.
Namun Makam Primordial tersebut berasal dari era penciptaan dulu, dimana era tersebut merupakan sebuah zaman transisi antara kekosongan menuju kehidupan baru, disaat itu para leluhur pertama dari berbagai ras mulai bermunculan, bintang-bintang serta planet mulai terbentuk, dan sistem hukum dan berbagai macam domain serta Surga terbentuk.
Ditambah lagi mahluk hidup diera tersebut sangatlah kuat dan tak tertandingi, bahkan manusia yang tidak bisa berkultivasi saja memiliki kekuatan tubuh setara dengan Raja Dewa, dan legendanya mengatakan banyak sekali kultivator yang telah berkultivasi sampai keranah diatas Saint.
Menurut legenda, mahluk-mahluk dari era penciptaan saat itu lenyap tak bersisa saat menghadapi badai kehampaan yang menyapu bersih segala-galanya, dan sisa-sisa dari era mereka disimpan dalam sebuah makam yang disebut sebagai Makam Primordial dengan jumlah masing-masing sembilan.
"Pasti disana ada semacam harta Primordial yang menentang surga! dan aku bisa menyempurnakan teknik mataku!" Hao Chen berseri-seri dengan senyum penuh semangat.
Sepertinya keberuntungan sedang berpihak padanya, dia sekarang memerlukan lebih banyak persiapan untuk menghadapi terobosannya menunju ranah Dewa Bumi, dan beberapa perlengkapan untuk menjelajah alam semesta nan luas ini.
Setelah itu Hao Chen tidak langsung kembali, dia lebih memilih untuk memeriksa tempat-tempat yang mungkin menjadi lokasi bersembunyi orang-orang dunia luar ini.
Memang sesuai dugaannya, Hao Chen sedikit kesulitan menemukan keberadaan mereka setelah Hao Chen membunuh beberapa dari mereka, sepertinya mereka cukup bijaksana dalam mengambil keputusan sehingga mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Walaupun Hao Chen membakar habis jasad mereka dan menyerap jiwanya dengan menggunakan penggilingan primordial, tapi mereka memiliki semacam tanda yang akan memberi tahu rekannya saat salah satu dari mereka mati.
"Cih! merepotkan sekali, sebaiknya aku kembali." Karena tidak menemukan hasil apa pun, Hao Chen lebih memilih untuk kembali sebentar.
"Dentuman!!!"
Saat Hao Chen akan sampai ditempat para pengawas, dentuman keras disertai energi murni yang meledak-ledak muncul.
"Hao Chen! kau juga merasakannya?" disaat yang sama Hao Chen bertemu dengan Su Yao yang baru saja menyelesaikan beberapa tugasnya.
"Kau tidak disana? apa yang kau lakukan selama beberapa hari ini?" tanya Hao Chen dengan terkejut.
Su Yao segera menjawab, "Aku sedang berpatroli, setelah aku menghadapai lusinan ras dunia luar dan melenyapkannya, aku segera memeriksa beberapa tempat yang berpotensi menjadi tempat bersembunyi."
__ADS_1
"Begitu rupanya...tapi sebaiknya kita harus cepat! orang-orang dari dunia luar tersebut sangat kuat dan berjumlah besar, Zhou Yuan dan lainnya pasti akan kesulitan!" Hao Chen segera mempercepat langkahnya menuju kesumber suara.
"Baiklah!" Su Yao juga mengerti dengan jelas, dan juga segera mengikuti langkah Hao Chen.
***
Disisi lain, Zhou Yuan sedang menghadapi seorang manusia yang merupakan kesombongan surgawi dari salah satu Galaksi.
Sementara itu lawannya yang memiliki darah Naga Suci kewalahan dengan kondisi terluka, karena memiliki kekuatan Suci penampilan pria itu sangat tampan dan bisa sebanding dengan Zhou Yuan.
"Ku pikir akan sangat mudah menghadapai orang-orang planet ini, tapi tidak aku sangka aku malah ditekan oleh seseorang.
Pria tampan itu segera bertanya dengan kondisi bersemangat, "Namaku Long Tian Shen, murid terkemuka dari Sekte Naga Kosmos yang merupakan salah satu sekte besar aliansi Galaxy Star Emperor."
"Aku bernama Zhou Yuan!" Zhou Yuan menjawab perkenalan tersebut, walaupun agak sedikit aneh dengan kondisi yang sekarang, tapi tidak ada salahnya membalas sebuah perkenalan.
"Ngomong-ngomong, apa itu Aliansi Galaxy Star Emperor?" tanya Zhou Yuan dengan penasaran.
"Sepertinya informasi darinya sangat akrab, tapi dia berani menyerang teman-temanku!" batin Zhou Yuan dengan ekspresi kesal.
"Ayolah saudara Zhou, aku tau kau marah karena kami menyerang orang-orang duniamu, tapi bukankah akan buruk jika terus melanjutkannya?" Long Tian Shen mengangkat tangannya dan segera bernegosiasi.
Zhou Yuan melirik kondisi teman-teman dan orang-orang yang berasal dari tanah surgawi, memang selain lima temannya semua orang tidak akan sanggup berhadapan dengan orang-orang dunia luar, jadi sebagai seorang pemimpin dia harus menghindari keegoisannya.
"Baiklah kalau begitu, tapi tidak ada namanya negosiasi yang adil tanpa adanya kesepakatan bukan?" Zhou Yuan sedikit menyadari maksud dari orang luar tersebut.
"Ternyata saudara Zhou cukup pintar, kami memang memiliki tujuan untuk melakukan negosiasi ini, dan itu hanya sebuah permintaan sederhana, kami juga akan menawarkan informasi tentang energi misterius ditempat ini pada kalian, bagaimana dengan itu?" Dengan rasa kagum, Long Tian Shen dengan senyum ramah segera mengatakan kesepakatannya.
Zhou Yuan dia sebentar, kesadaran Ilahinya menyentuh teman-teman serta beberapa seniornya untuk berdiskusi.
Setelah beberapa saat kemudian, Zhou Yuan memilih untuk setuju dengan kesepakatan ini dari pada bertarung.
"Baiklah aku menyetujuinya, tapi dengan syarat kami harus mengetahui informasi dari kalian dulu." Zhou Yuan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk tahu, jadi dia memilih untuk bertanya lebih lanjut.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu, jadi dengarkan kata-kataku dengan baik sebab aku hanya akan mengatakannya sekali saja." Long Tian Shen memperingatkan.
Mereka semua segera mengangguk setuju dan segera memutuskan untuk diam.
"Energi misterius ditempat ini merupakan sebuah pertanda bahwa ada sebuah makam yang merupakan satu dan sembilan Makam Primordial dari era penciptaan, dan makam tersebut akan muncul ditempat ini dalam beberapa saat lagi."
"Selain itu, ada banyak kesempatan tak terbatas dan lagi ada banyak warisan dari kultivator super kuat dari era pertama kehidupan muncul, bahkan Saint dari sekte kami saja tidak bisa mengetahui lebih lanjut."
Mereka yang mendengar informasi itu sangat terkejut, era penciptaan merupakan awal dari lahir kehidupan dan mulai terciptanya berbagai macam benda hidup dan mati dikekosongan, jika warisan ini berhubungan dengan era penciptaan bukankah kesempatan yang akan muncul sangatlah besar? bahkan Zhou Yuan tidak bisa menghilangkan rasa penasarannya.
"Hahahaha! menarik bukan? nah karena kalian telah sudah mengetahui, sekarang giliran kami yang mengungkapkan keinginan kami." Long Tian Shen tersenyum.
"Baiklah kalau begitu, apa yang ingin kau lakukan?" tanya Zhou Yuan dengan rasa penasaran yang belum hilang.
"Sederhana, kalian cepat serahkan dua orangmu yang telah membunuh teman-teman kami, dan beritahu siapa yang berhubungan dekat dengan mereka." Ucap Long Tian Shen dengan niat membunuh menakutkan.
Semua orang dari planet tanah surgawi terdiam dengan perasaan takut, tapi mereka juga terkejut saat tau jika orang-orang mereka telah berhasil membunuh orang dunia luar tersebut.
Sementara itu Zhou Yuan terdiam dengan tubuh gemetaran, tapi tidak ada jejak rasa takut dari tubuhnya, justru dia menutup mulutnya untuk menyembunyikan senyumnya.
"Ada apa? bukannya ini permintaan sederhana?" tanya Long Tian Shen dengan suara dingin.
"Hahahaha! aku pikir kau ini sangat pintar sampai bisa memanipulasi kami dengan kata-katamu, tapi sayangnya kau telah berurusan dengan pihak yang salah Long Tian Shen." Zhou Yuan yang tau siapa pembunuhnya hanya bisa tertawa keras.
"Apa maksudmu itu hah?!" Long Tian Shen berserta orang-orang dunia luar lainnya segera marah.
"Berdengung!!"
Disaat yang sama sebuah ledakan cahaya merah darah muncul dan mencuat ke atas langit, niat membunuh yang sangat menakutkan menyebar dengan luas yang mengerikan, dan nafas mereka yang merasakan niat membunuh tersebut menjadi sesak.
"Jika itu orang lain mungkin aku akan khawatir bahkan langsung menyerahkannya, tapi lawan yang kalian inginkan adalah orang yang sangat menakutkan..." Zhou Yuan segera tersenyum pahit dan memilih untuk pergi menjauh.
"Apa maksudnya dengan akan membunuh orang-orang terdekatku?" suara Hao Chen terdengar ditengah badai aura dewa Ashura dengan niat membunuh yang menakutkan.
__ADS_1