
Dilangit terdapat dua kubu yang saling berhadapan seperti memiliki permusuhan yang sangat kuat, masing-masing dari mereka memiliki aura serta tekanan yang kuat.
"Hey! serahkan kedua mutiara naga putih dan naga hitam itu!" ucap salah satu pemimpin kelompok akademi istana suci.
"Hump! kau pikir harta yang hampir membuat para generasi muda kami mati akan diserahkan begitu saja?" Kata pemimpin akademi langit cerah.
"Lou Han...kau telah menjadi semakin sombong setelah mencapai ranah God Expert." Ucap orang tadi dengan perasaan marah yang ditekan.
Lalu Lou Han segera berkata, "Heh! akademi kalian hanya memiliki beberapa orang kuat dan hebat, tapi semu itu tak berlaku pada anggota lainnya! termasuk kau Wang Yihan!"
"Brengs*k!" amarah dari Wang Yihan segera meledak setelah ejekan dari Lou Han.
"Hump!" Lou Han segera mendengus dingin.
"Swoss....!"
Tanpa banyak basa-basi kedua tetua itu segera berkelahi dengan menggunakan kekuatan penuh, bahkan tanpa banyak keraguan menggunakan kekuatan penuh mereka yang mencapai tingkat dewa.
"Kalian semua segera bawa pergi kedua mutiara itu!" ucap Lou Han dengan keras.
"Jangan biarkan mereka semua lolos, kita harus mendapatkan kedua mutiara itu bagaimana pun caranya!" kata Wang Yihan.
Tapi bukannya lari atau melakukan tindakan untuk menyelamatkan nyawa mereka, tapi mereka semua malah bertarung.
Lalu disisi lain Zhou Yuan dan Xie Yu yang memiliki kedua mutiara naga putih dan naga hitam segera dikepung oleh beberapa orang yang berasal dari akademi istana suci.
"Hahahaha! tidak aku sangka jika Zhou Yuan sipangeran terbuang telah masuk kedalam akademi langit cerah." Ucap salah satu pria dengan rambut emas panjang dan wajah yang tampan.
"Kau...Zhou Yan!" setelah melihat sosok itu mata Zhou Yuan segera dipenuhi oleh kebencian yang mendalam.
"Siapa dia?" tanya Ling Feng yang berada disebelahnya.
"Dia adalah salah satu orang bangs*t yang membuat aku menderita ketika masih menjadi pangeran." Jawab Zhou Yuan dengan perasaan penuh kebencian.
"Hahahaha! apakah ibumu itu telah menikah pria lain atau dia menjual diri agar membuatmu masuk salah satu akademi besar?" ejekan pedas segera dilontarkan oleh Zhou Yan.
__ADS_1
"Kau ini memang benar-benar kurang ajar!" secara tiba-tiba Zhou Yuan muncul didepan Zhou Yan yang.
"BAM..!"
Pukulan keras segera dilayangkan oleh Zhou Yuan tepat diwajahnya yang arogan, bahkan ada beberapa rambut yang terbakar karena adanya efek api dari tinju Zhou Yuan.
"Rambut dan wajahku yang tampan tidak! sial kau akan benar-benar aku bunuh!" dengan amarah yang kuat Zhou Yan segera menyerang balik.
"Hump! orang lemah sepertimu tak layak!" tanpa banyak menggunakan kekuatan Zhou Yuan dapat dengan mudah menghindarinya.
"Tubuh nyata Malaikat Suci!"
Segera langit disinari oleh cahaya emas suci yang luar biasa dan diikuti oleh lambang malaikat muncul diatas langit, aura dari Zhou Yan segera berubah dan menjadi semakin kuat.
"Akan aku tunjukkan padamu seperti apa kekuatan malaikat sejati!" ucap Zhou Yan dengan arogan.
Sementara itu Zhou Yuan merasa jika elemen cahaya suci miliknya seperti sedang ditarik dan ditekan ketika Zhou Yan menggunakan kemampuan 'True Body'.
"Hahahaha! kau pikir bisa menggunakan kemampuan cahaya suci, jika kau berada dihadapan malaikat sesungguhnya? naif!" kata Zhou Yan yang segera memberikan sebuah serangan.
"Apa?!"
"Jika aku tidak bisa menggunakan cahaya suci, bukan berarti aku tidak bisa menggunakan api Phoenix!" ucap Zhou Yuan dengan tatapan dingin.
Swosss.....!
Api merah menyala segera muncul dari tubuh Zhou Yuan dan diikuti oleh suara Phoenix yang indah, dimana aura cahaya suci segera dipukul mundur oleh Aura Phoenix api.
"Tidak mungkin Martial Soul keduamu adalah Phoenix?" Kata Zhou Yan dengan takut.
"Mati kau!"
Disaat Zhou Yan tertegu melihat sosok Zhou Yuan yang telah berubah menjadi sosok yang berbeda, Zhou Yuan segera menyerangnya dengan menggunakan api Phoenix.
"Sial! pedang malaikat!"
__ADS_1
"Bara api Phoenix!"
"BOOOM....!" ledakan mengerti segera terdengar ketika sosok Zhou Yuan dan Zhou Yan bertarung diatas langit, cahaya merah dan cahaya emas saling bertubrukan.
"Sial! Sial! Sial! Siallll...!" amarah dari Zhou Yan semakin membludak ketika dia ditekan oleh Zhou Yuan.
Kemudian kuda putih dengan tanduk emas dan sayap putih cantik segera muncul dari atas langit, kedatangannya membuat area sekitar menjadi tenang dan sunyi.
"Itukah Unicorn?"
"Apakah Zhou Yan telah menguasai kemampuan menggunakan Martial Soul Unicorn sama seperti para raja kerajaan Saint Light?"
Rasa kagum yang luar biasa dan perasaan iri muncul dari hari orang-orang yang melihat pertarungan tersebut, terutama pada Zhou Yan.
"Inilah kekuatan sesungguhnya dari pangeran kerajaan Saint Light." Ucap Zhou Yan dengan arogan.
Sementara itu Zhou Yuan yang masih dalam mode Phoenix hanya bisa diam dan menatap kearah Zhou Yan dengan tatapan kesal dan iri, karena kedua Martial soul miliknya berbeda dari anggota kerajaan Saint Light yang sewajarnya.
"Kau dan teman-temanmu akan mati ditempat ini, karena itulah kehendakku!" ucap Zhou Yan dengan arogan.
Setelah mendengar kata 'teman-teman' entah mengapa segera muncul senyum aneh diwajahnya Zhou Yuan, seperti dia telah mendengarkan sebuah jenakan yang bodoh.
Lalu Zhou Yuan segera berkata, "Aku dan teman-temanku akan mati? hahahaha kau sungguh bodoh jika berani mengatakan hal tersebut."
"Kau lihat baik-baik teman-temanku yang saat ini sedang bertarung." Ucap Zhou Yuan yang memamerkan kemampuan dari Ling Feng dan Xie Yu.
Zhou Yan awalnya acuh-acuh saja dengan perkataan Zhou Yuan, tapi setelah melihat pertarungan mereka berdua Zhou Yan segera pucat.
Es yang sangat dingin dan petir yang mengelegar membuat suasana pertempuran ditempat lain membuat banyak sekali nyawa melayang dan semua itu hanya disebabkan oleh dua orang saja.
Lalu Zhou Yuan segera berkata, "Kau lihat itu Ling Feng dengan kekuatan Naga bulan esnya dan Xie Yu dengan Naga halilintar miliknya, kau pikir bisa mengalahkan kami yang telah melewati banyak mata bahaya?"
"Takut? kau belum lagi melihat sosok kakak kami yang memiliki kekuatan yang bisa membuatmu mati hanya dengan jentikan jarinya, kami berbeda dari kalian para orang-orang bangsawan yang dimanja, kami adalah orang-orang yang telah melewati banyak sekali bahaya dan mengalami banyak hal yang menyakiti. Kau pikir bisa mengalahkan kami?" tanya Zhou Yuan dengan senyum penuh semangat dan aura Phoenix dan Malaikat.
Sementara itu Hao Chen dan Su Yao yang melihat dari jarak jauh hanya berdiri dan melihat pertarungan tersebut, disaat Zhou Yuan mengatakan kata-katanya Hao Chen hanya segera tersenyum.
__ADS_1
"Kita berbeda, karena kita telah melewati banyak sekali hal pahit bersama, walaupun kita bukan saudara kandung tapi kita memiliki janji sebagai saudara bersumpah." Ucap Hao Chen dengan senyum puas.