The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 182. Hanya sebuah refleksi?


__ADS_3

Dengan wajah penuh keringat dingin Hao Chen segera berbalik melihat kearah sumber suara tadi, dimana ada seseorang yang harusnya mati oleh Hao Chen tadi secara tiba-tiba bangkit.


Namun orang tersebut terlihat sangat berbeda ketika Hao Chen membunuhnya, sebab kekuatan yang keluar dari orang itu sangat kuat bahkan menimbulkan teror yang mengerikan.


"Hem? hanya seorang Quasi God saja? kata orang tersebut dengan ekspresi tak percaya.


Kekuatan yang luar biasa jelas keluar dari tubuhnya dan energi yang sangat besar membuat Hao Chen tertekan olehnya, belum lagi energi berwarna merah misterius dari dirinya.


Lalu orang tersebut segera berkata dengan tidak percaya, "Satu orang saja, dan semua orang yang memiliki kekuatan sekitaran Quasi God juga mati?"


Namun Hao Chen tidak gentar atau pun takut terhadapnya, malah keinginan untuk bertarung segera muncul dihatinya.


"Sepertinya ini akan menarik, baiklah aku akan mencoba berkelahi denganmu, walaupun aku hanya menggunakan kesadaran jiwaku untuk merasuki tubuh ini, tapi tidak terlalu menjadi masalah untukku." ucap orang tersebut yang segera melirik ke arah Hao Chen.


"Hoho...niat membunuhmu mengerikan sekali, ditambah lagi kebencian yang sangat dalam, seperti ini akan menarik." Sambungnya dengan senyum kegirangan.


"Swoss...!"


Tanpa banyak pikir mereka berdua segera maju dan mulai saling menyerang dengan kekuatan penuh mereka, dimana markas besar para iblis dan setengah iblis segera hancur.


Dengan senang orang itu segera berkata, "Hahahaha...! walaupun aku menggunakan proyeksi tubuhku kedalam tubuh orang lain, tidak aku sangka jika dapat merasakan adrenalin bertarung seperti ini."


"Kuat sekali! siapa sebenarnya orang yang memasuki tubuh iblis ini?" batin Hao Chen.


"Ting...Ting...Ting...Ting...!" tebasan pedang merah Hao Chen segera bertubrukan dengan cakar iblis milik orang itu, membuat seluruh ruang orang seperti dirobek-robek oleh mereka berdua.


"BOOOM!"


Pertarungan yang begitu mengerikan membuat area sekitar menjadi rusak parah dan energi yang menakutkan membuat tekanan dahsyat bagi siapa pun yang mendekati mereka yang saling bertarung.


"Ctarrr...!"


Petir ungu kemerahan segera muncul ketika Hao Chen melepaskan satu tebasan pada sosok iblis tersebut, dimana kekuatan petir kehancuran dan aura pembantai menjadi satu.

__ADS_1


"Hahahaha! petir kehancuran dan aura pembantai menarik sekali!" ucap iblis itu yang sangat senang.


Lalu iblis tersebut segera mengeluarkan energi berwarna merah pekat dicakar kanannya, dimana ada aliran listrik merah muncul ditangannya dan dengan ekspresi senang ia langsung membalas serang Hao Chen.


"BOOOM...!" cahaya ungu dan merah segera bersinar terang, diikuti oleh gemuruh Guntur dari serang mereka.


"Menyenangkan sekali, tidak aku sangka jika akan terjadi hal seperti ini." Batin iblis itu dengan senyum senang diwajahnya.


Namun berbeda dengan respon Hao Chen yang segera memasang wajah serius, dimana energi yang keluar dari tubuhnya mulai meledak-ledak diikuti oleh niat membunuh yang menakutkan.


"Manusia ini memang benar-benar berbeda dengan mahluk yang telah aku lawan, hahahah aku akan bersenang-senang denganmu....!" ucap iblis itu segera mengeluarkan energi yang sangat kuat.


"SWOSS...BOOOM...!" saking kuatnya energi yang keluar dari mereka berdua membuat tempat tersebut menjadi hancur dalam sekejap, dimana banyak orang-orang kuat tingkat dewa yang tersebar di seluruh planet Tanah Surgawi merasakannya.


"Cih! sepertinya jika terus bertarung dengan kekuatan seperti ini, planet borok ini pasti akan lenyap, kalau begitu pakai ini saja!" batin iblis itu yang merasakan sebuah gangguan.


Lalu secara tiba-tiba dinding merah gelap segera menutupi wilayah tempat Hao Chen dan iblis tersebut bertarung, dimana Hao Chen segera dikejutkan oleh hal tersebut.


"Ini hanyalah domain untuk bertarung, tidak ada yang diuntungkan atau dirugikan didalam domain ini, maka dari itu kita dapat bertarung sepuasnya." Ucap iblis tersebut dengan aura yang mengerikan.


Hao Chen hanya merespon ucapan iblis tersebut dengan acuh, seakan-akan tidak peduli dengan hal tersebut.


"Seni Suci Gagak Emas, Hujan bulu gagak!"


Jutaan bulu burung gagak emas muncul dibelakang Hao Chen dengan suhu panas yang mengerikan, dimana bulu-bulu tersebut segera bergerak cepat mengarah ke iblis tersebut.


"Seni Suci yang sangat kuat! menarik sekali, benar-benar sangat menyenangkan!" ucap iblis itu dengan senang.


"Seni Suci kaisar iblis merah, Raungan dewa iblis!"


"ROARRRRRRR.....!"


Gelombang suara berwarna merah segera bertabrakan dengan jutaan bulu gagak emas yang melesat dengan cepat.

__ADS_1


"BOOOM...BOOOM...BOOOM...BOOOM...!"


Ledakan yang sangat kuat dan panas dari api gagak emas menghiasi langit domain tersebut, udara segera menghempas tanah yang melayangkan tersebut.


"Masih belum berakhir! Seni Suci burung Petir ungu, Tebasan petir penghancur!" kata Hao Chen yang diselimuti oleh petir ungu menakutkan.


"CTARRR...!" Petir mengerikan segera melesat kearah iblis tersebut.


"Seni Suci kaisar iblis merah, Cakar dewa iblis merah!"


Sebuah cakar merah besar segera mengarah ketebasan petir ungu Hao Chen, dimana cakar merah tersebut mengandung energi iblis yang sangat mengerikan.


"KABOOOMMMM....!"


Dentuman yang sangat mengerikan segera membuat kerusakan pada ruang disekitar dan menyapu sebagai dataran melayang disekitaran domain tersebut, saking dahsyatnya Hao Chen dan iblis tersebut segera terlempar jauh.


"Walaupun aku menggunakan tubuh orang lain untuk bertarung, aku benar-benar merasakan adrenalin yang sangat hebat, menyenangkan!" ucap iblis tersebut yang segera maju dengan cepat kearah Hao Chen.


"Mengerikan! dia adalah lawan yang paling kuat." Batin Hao Chen dengan tatapan serius.


Kemudian Hao Chen segera melihat cahaya merah mengarah kearahnya dengan cepat, dimana energi iblis yang mengerikan ikut menyertainya.


"AAAAAAAA....! mati kau!"


Dengan kekuatan yang dikerahkan ke batas maksimal Hao Chen mulai menyerang iblis tersebut, bahkan senyum senang diwajah iblis tersebut segera menghilang.


"BOOOM!"


Serang yang kuat dan keinginan untuk menghancurkan lawan, segera menghiasi setiap serang mereka berdua.


Ditambah lagi dengan kekacauan yang terjadi didalam domain tersebut membuat banyak sekali kerusakan kekuatan hukum ruang dan dimensi, hanya karena pertarungan mereka.


"Anak ini hanya berusia sekitar enam belas tahun dan sudah memiliki kekuatan setara dengan Quasi God padahal baru saja diranah Soul Emperor, ditambah lagi anak ini tidak memiliki bakat yang istimewa tapi memiliki kekuatan sedahsyat ini, menarik...!" batin iblis tersebut dengan perasaan senang.

__ADS_1


__ADS_2