
Seketika suasana mencekam segera terjadi ketika Hao Chen mengatakan salah satu kebenaran Tetang Meng Zhu yang selama ini dia rahasiakan dari lainnya, bahkan Su Yao sendiri sangat terkejut setelah mengetahui hal tersebut.
"Meng Zhu apakah itu benar?" tanya Su Yao dengan lembut.
"Big sis, aku sebenarnya..." Meng Zhu segera menjadi pucat dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.
"Kau bisa menjelaskannya nanti saja! kita harus mengurus hal ini." Ucap Hao Chen dengan keras.
"Nak kalau boleh tau apa rencanamu untuk mengatasinya?" tanya Lou Han yang membantu sebisanya.
"Aku telah mempelajari segel Hati Es dari Lao Zu sikakek kebun, walaupun hal ini tidak begitu efektif mengatasi Phoenix api terutama Phoenix api merah gelap, tapi setidaknya aku memiliki cara paksa untuk menggantikannya." Ucap Hao Chen yang terus menahan segelnya.
"Apa rencana tersebut?" tanya Lou Han yang merasa tidak berguna.
"Cara tersebut adalah kita dengan paksa membeku Zhou Yuan menggunakan es abadi milikku, namun karena esku bukan berasal dari darah Phoenix murni maka Zhou Yuan akan menerima efek samping yang kuat, bahkan berkemungkinan besar dia akan cacat!" jawab Hao Chen yang juga terlihat bimbang.
"Sial! andaikan saja aku telah mencapai ranah dewa, semua ini pasti dapat aku selesaikan dengan mudah!" batin Hao Chen dengan perasaan marah.
"Jadi alasanmu meminta Meng Zhu kemari karena dia memiliki darah Phoenix es, dan dia satu-satunya yang bisa menenangkan dirinya begitu?" tanya Lou Han yang mulai menemukan celah untuk membantu.
"Itu benar tetua!" jawab Hao Chen.
Lalu Hao Chen segera berkata dengan marah, "Meng Zhu sebaiknya kau tau jika dirimu telah memanfaatkan Zhou Yuan sejak pertama kali masuk akademi, kau dengan sengaja membuat kau dan Zhou Yuan satu asrama. Dimana kau telah mengetahui jika darah Phoenix api miliknya benar-benar sangat murni, maka dari itu kau memanfaatkan garis darahnya untuk membantu garis darah Phoenix es milikmu."
"Big sis, bagaimana ini?" tanya Meng Zhu dengan wajah pucat.
__ADS_1
Sambil menghela nafas berat Su Yao segera berkata, "Jika hal ini aku tidak dapat terlalu banyak bertindak, namun aku menyarankan agar kau membantunya karena kau telah banyak merahasiakan sesuatu darinya dan secara tidak langsung kau telah membohongi dirinya."
"Satu hal lagi Meng Zhu, selama ini Zhou Yuan telah tau jika kau telah memanfaatkan dirinya, namun karena dia tau jika kau memiliki masalah yang besar maka dari itu dia tidak mempermasalahkannya." Ucap Hao Chen yang sepertinya akan menggunakan cara kasar untuk menenangkan Zhou Yuan.
"Itu benar Meng Zhu, dia secara tidak langsung tulus membantu dirimu." Sambung Su Yao yang mulai bertindak.
Sementara itu Meng Zhu hanya membeku terpaku melihat sosok Hao Chen yang menurutnya sangat kuat sedang kerepotan, hatinya kebingungan dan rasa bersalah muncul dihatinya.
Banyak kenangan yang menyenangkan muncul dipikirkannya dan ketulusan hati Zhou Yuan pada dirinya, Meng Zhu memiliki satu kenangan yang buruk sehingga membuat hatinya menjadi dingin.
Namun karena kehadiran Zhou Yuan sendiri dia pada akhirnya mulai mengenal kehangatan, bahkan dengan Su Yao sebagai saudari bersumpahnya membuat dia merasa ketulusan yang nyata.
"Baiklah aku akan melakukannya!" ucap Meng Zhu secara tiba-tiba.
Senyum tipis segera muncul diwajah Hao Chen dan dengan penuh semangat dia berkata, "Bagus kau dekati Zhou Yuan dan gunakan kekuatan dari Phoenix Esmu untuk menekankan nya, sebab es milikmu dapat mengontrol api Phoenix Zhou Yuan bahkan sebaliknya!"
Hawa es yang sangat dingin muncul disekitar Meng Zhu, segera sayap Phoenix Es berwarna biru cerah muncul dibelakang Meng Zhu dan aura Phoenix es muncul dan mulai mendorong api Phoenix Zhou Yuan.
"Maafkan aku karena telah memanfaatkanmu, aku selama ini tidak pernah menyadari ketulusan hatimu, maka dari itu aku akan melakukannya." Ucap Meng Zhu yang dengan penuh keberanian memeluk Zhou Yuan.
Lalu Hao Chen segera berkata, "Tetua Lou Han buat sebuah pelindung untuk menutupi tempat ini!"
Lou Han segera membentuk sebuah pelindung yang tidak dapat dilihat oleh orang luar, walaupun sebenarnya dia tidak tau maksud Hao Chen sebenarnya.
Kemudian cahaya biru terang segera muncul dari tubuh Meng Zhu diikuti oleh suara Phoenix es yang terdengar sedih, cahaya biru tersebut secara perlahan mulai mendinginkan hawa panas dari api Phoenix.
__ADS_1
Cahaya biru dan merah saling bertemu dan saling menunjukkan dominasinya, walaupun berbeda elemen bahkan bertentangan kedua cahaya yang berasal dari Meng Zhu dan Zhou Yuan terlihat seperti sebuah harmoni.
Gambar Phoenix api dan Phoenix Es muncul dibelakang mereka berdua, kedua Phoenix tersebut saling berhadapan dan terlihat seperti menari.
Hawa panas dan dingin muncul disekitar, bahkan Lou Han terpesona melihat pemandangan tersebut.
Sementara itu Hao Chen hanya diam mengawasi hal tersebut, namun dia merasa akan ada sesuatu yang tidak baik akan terjadi.
Menyadari hal tersebut Su Yao segera berkata, "Apa yang sedang kau pikirkan?"
"Tidak aku hanya merasa jika ada sesuatu yang tidak baik akan terjadi." Jawab Hao Chen yang memasang ekspresi aneh.
Lalu Hao Chen segera sempoyongan karena kelelahan dan segera terjatuh, walaupun dia hanya terduduk saja.
"Kau tidak apa-apa?!" segera Su Yao dan tetua Lou Han mendekati Hao Chen.
"Tidak apa-apa aku hanya kelelahan saja, sepertinya aku harus mempelajari hal ini lebih dalam." Kata Hao Chen dengan nafas berat.
Lalu Su Yao segera menariknya agar Hao Chen dapat bersandar padanya.
"Apa yang..." Hao Chen hanya bisa linglung melihat tindakan mendadak Su Yao.
"Kau sedang kelelahan jangan banyak bergerak!" ucap Su Yao dengan wajah memerah.
Karena tidak dapat berkutik Hao Chen hanya bisa diam dan menatap Meng Zhu yang berusaha untuk mendinginkan api Phoenix Zhou Yuan, walaupun dia juga merasakan hal yang nyaman.
__ADS_1
Ketika kepalanya mereka sesuatu yang lembut dan kenyal yang membuat wajahnya memerah.