
Ekspresi Bai Jun segera merinding melihat sosok menakutkan didepannya, dengan gugup dia segera berkata, "Ada seseorang yang sang kuat tiba-tiba muncul, karena dia sangat kuat kami memilih untuk mundur."
Ekspresi wajah dari orang tersebut menjadi jelek dan tatapan matanya menunjukkan bahwa dia sedang tidak senang, terlebih lagi aura Harimau Putih segera muncul dan memberikan sebuah tekanan.
Lalu orang itu segera berkata dengan suara dingin, "Sekarang aku ingin bertanya, kenapa Chu Qing dan orang-orang masih hidup, ditambah lagi dia telah menyerahkan peta tersebut pada Lou Hua?"
"Apa?! tidak mungkin, aku dapat dengan jelas jika senior itu terlihat benar-benar ingin membunuh mereka." Ucap Bai Jun dengan keget.
"Sudah cukup!!!" orang itu segera berteriak marah atas perkataan Bai Jun.
"Aku telah mendapatkan kabarnya dari mata-mata kita, jika Chu Qing dan lainnya telah menyerahkan peta tersebut dan mereka masih selamat." Ucapnya dengan suara yang penuh dengan tekanan.
"Senior Bai...apakah kita memerlukan bantuan dari klan Harimau Putih?" tanya orang yang ada disampingnya.
"Tidak, jika kita meminta bantuan mereka, habis sudah harta berharga yang berada dialam ilahi kuno." Jawab orang yang disebut sebagai senior Bai.
"Jika peta tersebut tidak berada ditangannya Lou Hua, aku seharusnya dapat membuatnya memberikan peta tersebut secara paksa, cih! jika saja aku tidak terlibat dalam empat klan hewan Ilahi, aku sudah dapat merebutnya." Gerutunya dengan kesal.
"Andaikan Tuan muda Mu Bai ini tidak memiliki temperamen yang meledak-ledak, dia seharusnya dapat mewarisi darah Harimau Putih. Tapi dia tetap saja bersikeras untuk membuat kekuatannya terus berkembang, yaitu dengan cara mencari darah Harimau Putih dialam ilahi kuno, sayangnya dia merahasiakan ini dari Klan nya." Batin orang yang ada disebelah Mu Bai sambil menggelengkan kepalanya.
Mu Bai merupakan salah satu orang yang memiliki bakat yang luar biasa, dimana ia memiliki akar roh Harimau Putih salah satu dari empat hewan penjaga mata angin. Bahkan ia sendiri memiliki potensi untuk memiliki kekuatan yang dapat melampaui Harimau Putih sendiri, tapi sayangnya temperamen yang meledak-ledak membuat beberapa tetua klan memutuskan untuk tidak menyerahkan kekuasaan Harimau Putih pada Mu Bai.
Bahkan dia sendiri tidak pernah memikirkan hal lain, selain mencari kekuatan dan terus bertambah kuat. Tapi akhir-akhir ini dia mulai tertarik dengan Lou Hua yang memiliki akar roh Phoenix api, karena julukannya sebagai Harimau pemarah membuat Mu Bai mendapatkan persepsi buruk dari orang-orang yang ada disekitarnya.
__ADS_1
Tapi jika dalam hal kekuatan dia merupakan salah satu pemuda yang memiliki bakat terbaik di kekaisaran Qing, dia juga digadang-gadang dijadikan salah satu calon kaisar berikutnya.
Maka dari itu ambisinya dalam mencari kekuatan sangatlah berlebihan, bahkan dia sendiri tidak akan segan-segan untuk membunuh orang terdekatnya.
Lalu Mu Bai segera mengerutkan keningnya dan berfikir keras, "Ck! kalau begitu kita hanya bisa bergerak ketika klan-klan besar lainnya datang besok, semoga saja ada cara untuk mengambil dari tangan gadis itu!"
***
Disaat yang disebuah lembah yang dekat dengan posisi Hao Chen saat ini, segera terjadi gejolak ruang dan waktu yang sangat kuat.
Tidak hanya itu Hao Chen segera merasakan jika ada kekuatan ilahi yang sangat besar ikut muncul, jika tebakannya benar sudah seharusnya akan ada sesuatu yang menghubungkan tempat ini dengan alam Ilahi kuno.
"Hem...sepertinya besok akan terjadi sesuatu yang menarik, lagi pula aku saat ini sedang mempelajari Manifestasi tubuh spiritual untuk inti kristal roh, semoga saja ada catatan penting tentang manifestasi tubuh spiritual." Gumam Hao Chen yang duduk dengan santai.
Hao Chen segera kaget mendengar hal itu, karena dia sendiri tidak mengerti arah jalan pikiran gadis itu.
"Hah...bilang saja padanya jika aku akan datang nanti, sebab masih ada beberapa hal yang ingin aku lihat." Ucap Hao Chen sambil melambaikan tangannya.
Chu Qing segera bingung dengan jawaban Hao Chen, karena tidak ingin terlalu banyak menganggu konsentrasinya, Chu Qing segera pergi dari tempat itu.
"Di Alam Dewa sebenarnya memiliki sebuah kesamaan dengan Kekaisaran manusia, dimana ada sebuah sebutan dengan akar roh yang dimiliki oleh kultivator di alam dewa..."
"...Sebenarnya tidak memiliki perbedaan dengan Martial Soul, tapi karena orang-orang dari alam dewa tetap bersikeras untuk menyatakan bahwa akar roh dan Martial Soul berbeda, konflik tak berujung tetap dilanjutkan." Gumam Hao Chen sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Tapi Hao Chen segera dikagetkan oleh munculnya Lou Hua, dimana dia segera memasang wajah kesal ketika menatap Hao Chen.
"Apakah kau harus membuat seorang wanita sepertiku ini mendatangi seorang pria yang aneh seperti dirimu?" tanya Lou Hua dengan kesal.
Sementara itu Hao Chen segera acuh dan tidak memperdulikan ucap Lou Hua, dia hanya terus menatap kearah gejolak ruang dan waktu yang ada didepannya.
"Aku mohon kali ini dengarkan perkataan ku dulu." Ucap Lou Hua dengan ekspresi tak berdaya.
Tapi tetap saja tidak mempan pada Hao Chen, bahkan ia sendiri tidak meliriknya sekilas pun dan hanya tertawa kecil.
"Kau! aku telah bersikap lembut dan kau malah mengacuhkan diriku?!" ekspresi Lou Hua menjadi jelek dan disertai oleh amarah yang kuat.
"Jika kau tidak langsung membicarakan, sebaiknya kau langsung pergi saja dan jangan mengganggu orang lain!" ucap Hao Chen dengan tatapan dingin.
Lou Hua segera kaget melihat tatapan dingin Hao Chen, dengan gemetar ia segera menarik nafas dalam-dalam.
"Baiklah ayo kita buat sebuah kesepakatan!" Ucap Lou Hua dengan yakin.
"Kesepakatan?" ekspresi Hao Chen segera menjadi penuh tanya mendengar hal itu dari mulut Lou Hua.
Karena dia tidak menyangka jika Lou Hua akan meminta untuk membuat sebuah kesepakatan dengan, awalnya Hao Chen merasa jika Lou Hua telah tidak senangnya dengan kehadirannya.
Tapi yang mengejutkannya lagi Lou Hua yang paling awal menyatakan hal ini, ditambah lagi ia mengatakannya dengan penuh keyakinan.
__ADS_1
"Baiklah...aku akan mendengarkan kali ini." Ucap Hao Chen sambil menghela nafas berat.