The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 183. Pertempuran yang menakutkan


__ADS_3

"Tringg...Swoss...BOOOM!"


Dua cahaya merah gelap dan marah ungu saling bertubrukan, dimana hal tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan di mana-mana.


Suara bising dari tubrukan pedang dan cakar tajam membuat sebuah angin tajam, setiap serangan mengandung energi yang sangat kuat.


"Hahahaha....!" iblis itu hanya tertawa keras saat bertarung dengan Hao Chen.


Setiap serang dari Hao Chen maupun iblis tersebut dapat diartikan sebagai tubrukan antara energi ilahi dan energi iblis yang saling bertentangan, setiap kali waktu berlalu kekuatan hukum yang ada disekitar menjadi longgar dan mulai hancur.


"Sial! Sial! Sial! kapan matinya ini mahluk!" batin Hao Chen dengan kesal.


"Ting...Ting...Ting...Ting!"


Tidak ada jeda ketika mereka bertarung dan tidak ada satu pun dari mereka yang diizinkan untuk beristirahat, terutama Hao Chen yang saat ini sudah menggunakan kekuatan penuhnya.


Namun tanpa disadari olehnya berkata pertarungan ini, banyak sekali perkembangan yang muncul padanya.


Kemampuan dan kekuatan serasa sedang diasah ketika bertarung melawan musuh yang kuat, perasan yang luar biasa dan adrenalin yang hebat membuat Hao Chen terus bertambah kuat diikuti oleh meningkatnya pemahaman akan kekuatan, kemampuan, dan dirinya sendiri.


Lalu secara tiba-tiba Hao Chen segera berteriak, "Brengs*k kapan matinya iblis ini...!"


Serangannya semakin lama semakin agresif dan tidak mengenal kata ampun, setiap tebasan mengandung niat membunuh tajam Hao Chen, kebencian yang mendalam membuatnya terus berkembang.


"Sial! kenapa dia terus berkembang?" batin iblis itu yang penuh dengan pertanyaan.


"Seni Suci kaisar iblis merah, Pukul Kaisar iblis!"


Sebuah energi iblis yang berasal dari pukulan iblis tersebut membuat Hao Chen terpental jauh sampai menabrak tanah dengan keras, bukan hanya itu Hao Chen juga segera memuntahkan seteguk darah segar.


"Kuat sekali!" dengan sedikit sempoyongan Hao Chen segera bangkit.


"Walaupun aku berada ditubuh orang lain, tapi aku bisa merasakan sakitnya setiap serangan yang dilancarkan oleh anak itu, tidak memiliki bakat yang sepadan tapi kekuatan sudah sedahsyat ini." Batin iblis itu yang juga segera terengah-engah.


Tapi matanya segera melebar ketika melihat sosok Hao Chen yang tidak langsung menyerangnya, dimana pedang yang ada ditangannya secara tiba-tiba bersinar dan berubah menjadi sebuah busur yang sangat kuat.


Lalu Hao Chen segera menarik tali busurnya, dimana sebuah panah petir kehancuran segera terbentuk, walaupun ukurannya terlihat seperti panah biasa, namun kekuatan yang ada di anak panah tersebutlah yang berbahaya.

__ADS_1


"Swoss...!" dengan kecepatan menakutkan anak panah tersebut segera melesat kearah iblis itu.


"Gawat! tidak sempat menghindar!" ucap iblis tersebut dengan kaget.


"Ctarrr...! BOOOM...!"


Ledakan petir ungu segera menghiasi langit merah didomain yang diciptakan oleh iblis tersebut, sampai-sampai membuat sebuah retakan diudara.


Tidak sempat untuk merespon sebuah hujan anak panah yang mengandung petir kehancuran secara tiba-tiba turun dari langit, dimana setiap anak panah memiliki kekuatan petir kehancuran jauh lebih kuat dari pada yang tadi.


Melihat hal tersebut iblis itu segera gemetaran seperti sedang ketakutan, walaupun wajahnya menunjukkan ekspresi sangat senang.


"Ini pertama kalinya aku merasakannya kembali, benar perasaan takut akan sebuah serangan dan ketegangan yang didapat melalui pertarungan." Batin iblis tersebut dengan senyum kegirangan.


Lalu iblis tersebut segera berseru, "Mode Kaisar Dewa iblis, BUKA...!"


Energi iblis dan kekuatan ilahi yang sangat kuat mendadak muncul dari iblis tersebut, dimana secara perlahan bentuk tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi sosok yang berbeda.


Aura yang menekan segera muncul dan wujud yang begitu mengerikan membuat bulu kuduk orang yang melihat berdiri, sayap kelelawar berwarna merah segera menghiasi dibelakang tubuhnya.


Lalu iblis tersebut segera berseru, "Sial! andaikan saja aku dapat bertarung dengan tubuh asli, tapi aku hanya mendapatkan kekuatan setara dengan Dewa awal bukan Dewa sejati. Tapi seharusnya ini cukup untuk bertarung dengan manusia itu...!"


"Krawwwwr...!" jeritan mengerikan segera muncul dan gelombang energi iblis segera menyapu hujan anak panah tersebut.


"CTARRR! BOOM! BOOM! BOOM!"


Cahaya mengerikan segera terjadi dan diikuti oleh dentuman yang sangat menakutkan, namun domain tersebut tidak hancur tapi seperti ada kerusakan pada kekuatan hukum yang ada didalam domain yang ditempati oleh Hao Chen.


"Dia bertambah kuat?! Sial...!" gerutu Hao Chen dengan kesal.


"Hahahaha...! ayo kita lanjutkan!" kata iblis tersebut yang segera maju menyerang Hao Chen.


Lalu busur yang dipegang oleh Hao Chen segera berubah menjadi dua pasang pisau yang memiliki warna yang sama dengan bentuk sesungguhnya yaitu pedang Amethyst.


"Trrrrttt...!" percikan api segera muncul ketika kedua pisau Kiyan bergesekan dengan cakar iblis tersebut yang terlihat seperti sangat berbeda.


"Martial Soul manusia memang sangat menarik, ditambah lagi milikmu yang bisa berubah menjadi berbagai jenis senjata." Ucap iblis tersebut dengan ekspresi senang.

__ADS_1


"Tring...Tring...Tring...Tring...Tring...!"


Hao Chen segera menyerang iblis tersebut dengan kedua pisau yang dia pegang dikedua tangannya, kecepatan Hao Chen mengayunkan pisaunya membuat iblis tersebut sedikit kerepotan.


"Menyenangkan sekali!" batin iblis tersebut dengan senang walaupun dia sedikit terpojok.


Lalu Hao Chen segera mundur kebelakang yang segera membuat iblis tersebut kaget, bahkan mata iblis tersebut sedikit menyipit melihat tindakan mendadak Hao Chen.


Kemudian Hao Chen segera membuat sebuah segel tangan, dimana secara tiba-tiba aura yang sangat kuat dan menekan tiba-tiba muncul.


"Apa yang akan digunakan oleh manusia itu?" tanya iblis tersebut yang merasakan tekanan luar biasa.


Kemudian empat cahaya yang berbeda warna segera muncul disekitar Hao Chen, dimana secara perlahan empat cahaya yang berbeda warna tersebut segera membentuk sosok hewan.


Sementara itu wajah iblis itu segera dipenuhi oleh keringat dingin, dengan teriakan keras iblis itu segera berseru, "Naga Biru, Phoenix Merah, Kura-Kura hitam, dan Harimau Putih, empat hewan suci?!"


Seperti yang dikatakan oleh iblis itu, empat cahaya tersebut segera membentuk empat hewan suci.


"Seni Suci gabung, Serang Empat Hewan penjaga mata angin...!"


Kemudian empat hewan suci tersebut segera melesat kearah iblis itu yang masih tertegun melihat hal tersebut, dapat dilihat dari ekspresi wajahnya jika dia seperti sedang ketakutan menghadapi situasi yang ada didepannya.


Namun hal tersebut hanya berlangsung sangat sebentar, sampai ekspresi kesenangan muncul diwajahnya.


Iblis itu segera berseru, "Hahahaha...! gila! gila! gila! gila! baiklah maka aku akan menggunakan semua kekuatan yang bisa aku keluar dari tubuh palsuku ini."


"Seni Suci hebat Kaisar Dewa iblis merah, Serang tombak darah...!"


Siluet tombak merah raksasa dengan aura mengerikan segera terbentuk, dimana dengan keras iblis itu segera mengayunkan tangannya.


Lalu tombak tersebut segera mengarah kearah serang empat hewan suci yang dilontarkan oleh Hao Chen tadi, masing-masing serangan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa dan aura yang menakutkan.


"BOOOMMMMMMMM.......!"


Ledakan yang sangat dahsyat dan menakutkan segera terjadi ketika dua serang yang sangat menakutkan saling bertubrukan.


Domain tempat Hao Chen dan iblis tersebut segera hancur lebur dalam sekejap, bukan hanya itu kekuatan hukum didomain tersebut segera hancur, bahkan menciptakan tribultation ruang dan waktu akibat hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2