
Disisi lain Hao Chen tidak menyadari bahwa dia telah menyebabkan keributan yang sangat besar, dia hanya merasa jika ia hanya bermeditasi saja.
Tapi ketika ia membuka matanya, Hao Chen segera dikejutkan oleh menghilangkannya naga Absolute tadi, walaupun begitu ia hanya bisa menghela nafas pasrah.
"Sepertinya ia telah mati? mungkin aku memberikan sebuah penghormatan padanya." Ucap Hao Chen yang ingin menundukkan kepalanya.
Tapi secara tiba-tiba sebuah suara terdengar jelas dipikirkannya, "Aku masih belum mati, kau juga tidak perlu memberikan penghormatan seperti itu."
Merasa jika suara itu sangat familiar Hao Chen segera berbalik dan menengok sekitar, tapi ia tidak menemukan siapa pun.
"Kau tidak akan pernah bisa menemukan keberadaan ku, kau baru akan melihatku ketika kau masuk kedalam kesadaranmu." Ucapnya dengan santai.
Hao Chen dengan segera menutup matanya dan masuk kedalam kesadaran miliknya, lalu dia segera kaget melihat sosok naga yang dia lihat sebelumnya sedang berbaring santai dilautan kesadarannya.
"Tunggu dulu apa yang kau lakukan disini?!" tanya Hao Chen dengan tatapan aneh.
"Hem...aku telah mengakui mu, jadi aku memasang kontrak darah abadi padamu." Jawab naga itu dengan santai.
"Kontrak darah abadi?!" Mata Hao Chen segera melebar dan diikuti oleh mulut yang terbuka lebar.
"Kontrak darah abadi adalah sesuatu yang dilakukan oleh Manusia dan hewan jiwa atau juga semacamnya, tapi jika ia yang melakukan proses itu bukannya dia yang akan dirugikan?" batin Hao Chen dengan ekspresi tak pernah.
Bagaimana tidak kontrak darah abadi merupakan sebuah teknik yang digunakan oleh manusia dan hewan jiwa untuk saling terikat, tapi jika yang melakukannya adalah hewan jiwa itu maka dia akan dirugikan.
Karena jika manusia mati maka hewan jiwa itu juga akan ikut mati, tapi beda halnya jika hewan jiwa itu yang mati, dimana manusia akan baik-baik saja.
Tapi hal tersebut jarang terjadi, karena hewan yang memiliki kekuatan jarang ada yang mau melakukan kontrak ini secara langsung.
"Tunggu apa kau benar-benar telah melakukan proses kontrak itu?!" tanya Hao Chen dengan keras.
__ADS_1
"Sudah aku bilang, kalau aku sendiri yang melakukannya." Jawab naga itu dengan santai.
"Hahhhhh...?!"
Hao Chen hanya bisa terdiam mendengar jawaban dari naga itu, karena ia sendiri tidak yakin seberapa kuat mahluk ini.
"Hahahaha! aku hanya tidak ingin mati saja, tapi aku juga tidak ini terlalu terlibat masalah dan juga harus melindungi orang-orang yang tidak penting." Ucap Naga itu sambil tertawa keras.
"Yah...sepertinya aku setuju dengan itu, tapi apa kau benar-benar yakin akan hal ini?" tanya Hao Chen lagi, karena dia tidak menyangka jika naga itu mau melakukan kontrak darah abadi.
"Kau tidak perlu khawatir, aku sudah mengakui mu sebagai tuan sekarang, lagi pula jika aku sampai melakukan hal buruk padamu aku pasti akan langsung menderita bahkan mati." Jawab naga itu dengan santai.
"Lagi pula aku ingin melihat sampai sejauh mana kau akan melangkah nantinya.." Sambungnya dengan senyum mengejek.
"Hah...kalau begitu aku tidak masalah, tapi apa kau memiliki nama?" tanya Hao Chen, karena ia merasa tidak nyaman memanggilnya dengan kata-kata aneh.
Lalu ia segera menjawab, "Kau bisa memanggilku Tianlong."
Tianlong sempat tertegu melihat Hao Chen mengulurkan tangannya, tapi dia hanya segera tersenyum dan mengulurkan tangannya juga.
Ia segera berkata, "Baiklah kita adalah rekan, tapi ingat aku lebih tua darimu."
"Ya! Ya! Ya! aku tau kakek tua!" ucap Hao Chen dengan senyum mengejek.
"Sial! ucapannya benar-benar sangat pedas." Batin Tianlong.
Lalu setelah itu Hao Chen segera kembali, dimana ia masih bingung dengan apa yang akan dilakukan sekarang.
"Kalau kau tidak tau kemana lagi, lebih baik kau kepusat pengetahuan yang ada didalam istana ini." Ucap Tianlong melalui kesadarannya.
__ADS_1
"Pusat pengetahuan? apakah itu mirip dengan sebuah tempat yang menyimpan berbagai informasi?" tanya Hao Chen.
"Kurang lebih begitu, tapi yang ini lebih lengkap karena dulunya ini merupakan alam ilahi." Jawab Tianlong.
Kemudian Hao Chen segera pergi dari penjara itu, walaupun dia sendiri telah mengambil banyak harta berharga yang masih ditinggalkan.
Hao Chen awalnya mengira jika kaisar Shen musnah, istana ini akan menunjukkan wujud aslinya, tapi kondisinya masih sama saja dan seperti sebuah bangunan baru.
Namun Tianlong mengatakan jika bangunan ini terbuat dari emas putih dan beberapa permata berharga lainnya, selain memberikan keindahan dan kenyamanan, ada manfaat yang luar bisa dari setiap permata yang digunakan pada bangunan ini.
Dimana hal ini menunjukkan bahwa tempat ini benar-benar telah banyak menguras sumber daya, mau bagaimana lagi mungkin mereka telah menggunakan cara licik untuk mendapatkan semua ini.
Lalu Hao Chen dengan bantuan dari Tianlong segera mencapai pusat pengetahuan yang dimaksud olehnya, awalnya Hao Chen mengira jika yang ia temui adalah perpustakaan.
Tapi dia terkejut melihat sebuah Rune pada sebuah permata sembilan warna yang indah, lalu dia tidak melihat hal lain dan hanya ada permata itu saja.
"Hem...sebaiknya aku memeriksanya, sepertinya aku merasa jika ada banyak manfaat yang luar biasa dari hal misterius itu." Gumam Hao Chen yang segera mendekati permata itu.
Lalu suara Tianlong segera terdengar, "Coba kau teteskan darahmu pada Rune itu, karena Rune itu tidak memiliki pemilik sekarang, sebab kau baru saja menghancurkan jiwanya."
Hao Chen segera mengangguk setuju dan meneteskan darahnya pada Rune itu, setelah itu sebuah struktur cahaya emas muncul dihadapannya.
"Apa itu?" tanya Hao Chen dengan bingung.
"Itu adalah catatan Ilahi dan benang yang berwarna emas itu disebut sebagai tulisan Ilahi." Jawab Tianlong.
"Wah...sepertinya banyak informasi yang akan diperoleh." Gumam Hao Chen dengan senang.
"Tentunya bahkan di catatan ini ada informasi yang masih belum aku ketahui, apalagi si kaisar anjing itu, dia sendiri tidak bisa membaca lima persen dari catatan ilahi itu." Ucap Tianlong sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
*Note:
BTW saya baru bikin karya baru, kalau tertarik silahkan baca.