The Heaven Land

The Heaven Land
Bertengkar karena hal bodoh


__ADS_3

Suasana kelas yang awalnya sepi, secara perlahan mulai ramai dengan datangnya para murid.


Tapi entah mengapa Hao chen senyum-senyum sendiri melihat sifat arogan dan sombong dari mereka.


Sementara itu Ling feng segera bingung melihat senyuman Hao chen, lalu dia segera bertanya "Kenapa kau tersenyum sendirian?"


"Hem...tidak ada, nanti kau akan tau juga." Jawab Hao chen dengan senyum aneh.


Ditengah kebingungan Ling feng dengan jawaban Hao chen, tiba-tiba Xie yu dan Zhou yuan datang dengan kondisi Zhou yuan yang tak berdaya.


"Wah...efeknya sangat mantul!" segera Ling feng melontarkan ejekan pada Zhou yuan.


Ketika Zhou yuan mendengarkan itu, dia segera datang dan menerika Ling feng dengan kesal. "Sialan apa kau tidak mengetahui kesulitanku Hah...!"


"Hohoho...Kak chen lihat, pengeran kita sedang marah." Ucap Ling feng yang biasa-biasa saja dengan suara Zhou yuan.


"Kau...! mau cari ribut Ya...?!" tanya Zhou yuan dengan marah.


Karena tak mau kalah Ling feng juga membalas. "Heh...karena kau memiliki Martial soul ganda, kau pikir aku takut?"


Seketika Aura Naga dan Phoenix segera keluar dari mereka berdua, yang membuat seisi ruangan menjadi tegang.


"Hey...Hey...Hey! kalian berdua jangan berkelahi." Dengan upaya keras Xie yu segera meredakan amarah mereka berdua.


Tapi aura keduanya terus mengguat bahkan menyebab tekanan didalam kelas yang membuat sebagian murid menjadi tertekan.


Tapi secara tiba-tiba goresan kecil diwajah Zhou yuan dan Ling feng muncul yang menyebabkan darah muncul.


Entah kenapa mereka berdua dengan keringat dingin segera berbalik dan melihat kearah Hao chen.


Benar saja goresan tadi telah disebabkan oleh Hao chen, disaat yang sama Zhou yuan dan Ling feng segera merinding ketakutan melihat Hao chen yang saat ini menatap mereka dengan tatapan menakutkan.


"Kalian berdua sebaiknya diam!" ucap Hao chen dengan niat membunuh yang menakutkan.

__ADS_1


Lalu dengan rasa takut dan tekanan yang dikeluarkan oleh Hao chen, mereka berdua segera diam tak berkutik dengan aura menekan mereka hancur oleh Hao chen.


"Kalian berdua benar-benar tambah bodoh!" dengan aura membunuh yang semakin kuat, Zhou yuan dan Ling feng hanya bisa diam mendegarkan perkataan Hao chen.


"Hanya masalah sederhana kalian berdua malah bertengkar! Ling feng walaupun ejekanmu tidak terlalu parah, kau harus juga tau kondisi orang tersebut!"


"Juga Zhou yuan kau setelah keluar dari akademi sifat arogan dan sombong mulai muncul, juga jika kau marah jangan melibatkan orang lain!"


"Sudah cukup kalian segera kembali kekursi kalian berdua masing-masing...!" ucap Hao chen dengan nada keras.


Tanpa banyak berdebat mereka berdua segera pergi kekursi mereka masing-masing dengan parasan berat.


Sementara itu mereka yang ada dikelas menjadi merinding ketakutan ketika aura membunuh Hao chen keluar dan menghancurkan aura Zhou yuan dan Ling feng.


Ditengah rasa takut murid lain Xie yu segera duduk dikursinya dan segera berbalik.


"Kau sepertinya sedang kesal saudara chen?" tanya Xie yu yang sudah terbiasa dengan aura membunuh Hao chen.


"Hah...aku tidak kesal sama sekali, tapi kelakuan mereka berdua tambah keterlaluan setelah keluar dari Jalan surgawi!" Jawab Hao chen dengan kesal.


"Sebaiknya mereka sadar dengan cepat, bahwa mereka masih dibawah." Ucap Hao chen sambil menghela nafas berat.


"Entah mengapa aku tiba-tiba merasa kesal dan marah ketika mereka berdua bertengkar, yah ternyata sifat seorang kakak masih ada dalam diriku!" gumam Hao chen dalam hatinya.


Ditengah lamunan Hao chen, tiba-tiba Xie yu bertanya "Oh...ya! saudara chen, aku ingin bertanya untuk keahlian keduamu kamu pilih yang mana?"


"Keahlian kedua...aku pilih master alat roh saja!" jawab Hao chen dengan santai.


"Hem...sepertinya memang cocok untukmu karena kekuatan spirtual dan mentalmu kuat, kalau aku lebih memilih pembangun aray!" ucap Xie yu dengan semangat.


"Oh...kemampuan araykah...menarik, kalau kau butuh bantuan tentang aray kau bisa datang kepadaku, karena aku ahli dalam hal ini." Ujar Hao chen dengan datar.


"Oke! tidak masalah!" balas Xie yu dengan senang, bagaimana tidak dengan kemampuan Hao chen membuat aray tingkat tinggi akan sangat mudah baginya.

__ADS_1


Lalu ketika Hao chen dan Xie yu berbicara, Qi zijing pun dengan lembut menepuk pudak Xie yu.


"Apa yang kalian bicarakan sampai kau sesenang itu?" tanya Qi zijing dengan lembut.


"Oh...kami sedang membicarakan soal keahlian kedua." Jawab Xie yu dengan senyum yang membuat Qi zijing cenat-cenut.


"Ehem...apakah kalian mengangapku sebagai nyamuk?" tanya Hao chen dengan wajah aneh.


Ketika mereka mendengar suara Hao chen, dengan segera wajah Xie yu dan Qi zijing memerah.


Ketika itu Su yao segera masuk kelas dan seperti biasa dia selalu saja menarik perhatian dikelas.


"Bis sis! ayo kemari...!" Qi zijing segera memanggil Su yao ketempat mereka.


Dengan nafas berat Su yao segera menuju kearah Qi zijing berada, namun dia segera kaget melihat Hao chen sedang duduk disebelah Xie yu.


"Ada apa Bis sis?" tanya Qi zijing dengan bingung.


"Tidak apa." Jawab Su yao yang segera duduk dibelakang Qi zijing.


"Wow...kak chen lihat gadis yang ada disampingku, apakah tidak berfikir untuk berpacaran dengannya?" tanya Xie yu dengan niat aneh.


Sontak hal tersebut membuat Hao chen kaget dari lamunannya dan segera warna merah merona samar muncul ditelinganya.


"Memangnya kenapa harus? aku masih berusia 13 tahun dan sedang semangat untuk berlatih, jadi aku tidak terlalu memikirkannya!" Jawab Hao chen dengan nada biasa.


Sontak jawab Hao chen membuat Su yao segera meliriknya dengan rasa kagum.


"Yah...ternyata kekuatanmu itu ada pasti karena fokusmu." Puji Qi zijing.


"Bukan saudara chen namanya, jika dia tidak fokus!" sambung Xie yu.


Tapi apakah hal tersebut benar? tentu saja tidak. Setelah kejadian waktu itu Hao chen terus saja kepikiran hal yang aneh dan melenceng dari tujuannya.

__ADS_1


"Apakah dia sangat kuat sampai Qi zijing dan kekasihnya memujinya begitu?" tanya Su yao dalam hatinya.


__ADS_2