The Heaven Land

The Heaven Land
Ruangan misterius


__ADS_3

Setelah banyaknya waktu terbuang akibat dari memilih kristal roh, pada akhirnya semua telah terselesaikan dengan sempurna.


"Baiklah...sepertinya waktu aku telah habis."kata Yansin yang secara perlahan mulai menghilang.


"Sudah saatnya...hah baiklah, terima kasih atas bantuanmu."kata Hao chen sambil menghela nafas lega.


"Hahahah...sama-sama, setidaknya aku sudah lega dengan pertarungan kita tadi."kata Yansin dimana tubuhnya mulai transparan dan memudar.


"Hem...tadi benar-benar pertarungan yang menakjubkan, oh...ya syonara!"kata Hao chen.


Ketika mendengarkan kata 'sayonara' entah mengapa walaupun Yansin tidak mengerti, dia tau apa artinya yaitu, selamat tinggal.


"Hem...sayonara, senang rasanya kekuatanku menjadi milikimu...Rajaku."kata Yansin dengan suara yang dapat didengar olehnya.


Lalu tubuh Yansin segera menghilang, setelah menghilang Hao chen segera menuju tubuh asli milik Yansin yaitu Qilin raksasa dengan ukuran 500.000 meter lalu mengambilnya, karena dia akan dijadikan sebagai kristal roh kelima Martial soul naga kosong Hao chen.


Lalu setelah bersiap Hao chen segera melajutkan keruangan terakhirnya, diruangan terakhir Hao chen harus waspada karena Yansin mengatakan bahwa ada keanehan didalam ruangan tersebut, bahkan Dewa naga besar tidak berhasil masuk kedalam ruangan itu.


Kemudian ketika Hao chen memasuki ruangan tersebut entah mengapa ada pelindung aneh yang menghalangi.


"Pelindung apa ini sebenarnya? apakah ini bisa ditembus."tanya Hao chen dengan bingung.


Kemudian ketika Hao chen mendekati pelindung tersebut, ketika dia mendekati pelindung itu tiba-tiba inti emas yang ada didalam tubuhnya berdetak.


"Hem...apa yang terjadi?"tanya Hao chen dengan bingung, lalu tiba-tiba dia dikejutkan oleh tangannya yang berhasil memasuki pelindung tersebut.

__ADS_1


"Apakah aku bisa memasukinya?, sudahlah yang penting aku masuk dulu karena tempat ini adalah ruangan terakhir sekaligus jalan keluar dari makam kuno!"kata Hao chen yang langsung menerobos pelindung itu.


Namun anehnya Hao chen malah bisa masuk kedalam ruangan itu dengan mudah, dia sempat bingung karena berdasarkan penjelasan Yansin tempat ini tidak dapat ditembus bahkan oleh Dewa naga besar bahkan Kaisar naga sembilan kepala.


Dengan keadaan bingung Hao chen meneruskan perjalanannya dengan menelusuri lorong putih polos, setelah lama berjalan dia pada akhirnya telah melihat sebuah cahaya yang menghubungkan kesebuah ruangan.


Lalu ketika Hao chen memasuki ruangan itu! betapa terkejutnya dia bahwa telah memasuki sebuah ruangan luas dan megah, dengan lantai emas serta berlian, dinding yang dihiasi oleh permata dan beberapa interior yang sangat mewah.


"Astaga...ini sepertinya sangat berlebihan."kata Hao chen dengan ling lung, walaupun Hao chen tidak terlalu memperhatikan harta dan hanya memfokuskan diri kekultivasinya, tapi apa yang dia lihat benar-benar membuat dia takjub.


Kemudian Hao chen segera melanjutkan perjalannya menulusuri tempat mewah tersebut, namun seperti biasa Hao chen sama sekali tidak tertarik dengan harta-harta ini karena tidak memiliki manfaat untuk kultivasinya.


Lalu ketika dia telah mencapai kesebuah aula besar nan megah, betapa terkejutnya dia bahwa ada banyak sekali artefak dan barang-barang lainnya yang terpampang rapi.


"Astaga dragon, bahkan satu artefak disini tidak sebanding dengan artefak-artefak yang aku temui. Dari yang kulihat artefak yang terlemah disini sudah setara dengan Vortex spear!"kata Hao chen dengan kagum.


"Sepertinya akan sulit untuk mengambil semua barang-barang yang ada disini."kata Hao chen dengan kagum melihat enam artefak tersebut dan melirik harta-harta lainnya.


Hao chen pun segera melanjutkan kegiatan berkelilinginya dan lagi-lagi dia menjadi takjub karena setiap harta yang dia jumpai sangatlah berharga dan kuat.


"Tidak peduli apapun itu aku harus mengambil semua harta yang ada disini!"kata Hao chen dengan penuh niat seorang penjarah.


Kemudian dia segera kembali keruangan tempat enam artefak tersebut berada, lalu dia menemukan ada sebuah pintu aneh yang sedikit tertutup oleh pilar-pilar yang terbuat dari emas.


"Hem...ruangankah? baiklah sebaiknya aku selidiki dulu keadaannya."kata Hao chen dengan penasaran.

__ADS_1


Namun anehnya ketika dia memasuki keruangan tersebut entah mengapa dia malah berada dirungan gelap, tiba-tiba apa yang membuat Hao chen panik terjadi.


"Tunggu dulu ini...aku berada diluar angkasa!!!!"kata Hao chen sambil melihat bintang-bintang bertebaran serta melihat planet yang ditempati dikehidupan sebelumnya yaitu bumi.


"Apa itu benar-benar bumi!?"teriak Hao chen dengan panik.


"Tunggu sebentar pintu keluarnya!?"kata Hao chen dengan khawatir lalu dengan keringat dingin diwajahnya dia terkejutnya bukan main karena dia sama sekali tidak melihat pintu keluar sama sekali dan hanya melihat seluruh ruang angkasa nan luas saja.


"Bangs*t dimana pintu keluarnya!!!, tidak mungkin aku akan terjebak didalam tempat aneh ini?"kata Hao chen dengan amarah yang mulai meluap.


"Tidak aku sangka bahwa akan ada seseorang yang berhasil masuk kedalam sini."suara misterius segera muncul.


"Siapa disana!"kata Hao chen dengan aura membunuh yang kuat.


"Hey bukankah agak kasar bersikap seperti itu kepada aku ini?"kata sosok misterius itu dengan suara lembut.


"Siapa dia sebenarnya, dari pola suaranya pasti dia seorang perempuan!"kata Hao chen dalam benaknya.


Karena melihat ekspresi Hao chen yang masih saja serius, sosok misterius yang masih tidak terlihat itu pun hanya bisa menghela nafas lembut dan berkata dengan kesal"Dasar pria brutal, jika kau seperti ini kau tidak akan dapat seorang gadis!"


Kemudian sosok misterius itu pun segera menunjukan dirinya pada Hao chen, ketika kemunculan ada hal aneh yang terjadi pada Inti emas yang ada didalam tubuh Hao chen dan inti emas tersebut seakan mulai menutupi dirinya agar tidak dapat dideteksi.


"Kenapa inti emas ini menutupi hawa keberadaannya?"tanya Hao chen dalam benaknya.


Lalu sosok cantik dan ramping segera muncul dengan mengenakan pakaian transparan bahkan cangcut dengan motif bunga yang dipakai oleh wanita itu benar-benar terlihat, tubuh putih mulus, lekukan yang sempurna, dua gunung kembar yang berukuran sempurna mengikuti tubuhnya yang hot serta wajah cantik dan anehnya dia memandang Hao chen dengan tatapan nafsu berat.

__ADS_1


Hal tersebut sontak membuat Hao chen tertegu karena berdasarkan pengalamannya sampai dia berumur 13 tahun tidak ada wanita secantik dia, dengan penuh pertanyaan Hao chen hanya bisa diam dan menunguk sosok wanita yang menatap Hao chen dengan nafsu berat ini berbicara.


__ADS_2