
Untuk saat ini Hao Chen merasa sangat senang dengan pencapaian yang diperoleh, karena setelah lebih dari berbulan-bulan tersiksa oleh proses pergantian tubuh, pada akhirnya dia berhasil dengan sempurna.
Dengan penuh semangat Hao Chen segera membersihkan diri dan memakai pakaian baru, sebab pakaiannya waktu itu telah hancur lebur.
"Seperti dugaan ku! hasilnya jauh lebih baik dari pada prediksiku, hah... andaikan saja petir surgawi tadi masih terus menyambar ku, pasti aku akan lebih bertambah kuat." Ucap Hao Chen dengan perasaan sedikit kecewa.
"Yup...semoga saja aku bisa mendapatkan musuh yang kuat, agar aku mendapatkan pemahaman yang kuat akan kekuatan ku." Dengan perasaan lega Hao Chen segera mencoba beberapa kekuatannya.
"Hem...sepertinya perkembangan yang aku dapatkan sangat hebat, seharusnya ketika aku berada diperingkat 70 Soul Sage, aku sudah mencapai kekuatan Dewa...yah seperti ini bagus untukku..." Hao Chen pun segera puas dengan pencapaian yang telah ia peroleh, setelah usaha kerasnya.
Kemudian Hao Chen segera memeriksa beberapa perkembangannya dan banyak sekali kejutan yang diperoleh Hao Chen ketika mencoba semua kekuatannya.
Lalu Hao Chen segera berkata, "Hem...bagus juga, baik ayo kita keluar dari sini dulu!"
Cahaya perak pun segera berkedip dan membawa Hao Chen pergi dari alam miliknya, lalu Hao Chen segera disambut oleh sebuah pohon yang sudah mati dihadapannya.
"Sepertinya pohon ini hanya bisa memunculkan satu buah saja, tapi setidaknya aku harus berterimakasih padanya..." segera ungkap tulus diberikan oleh Hao Chen, kepada pohon yang ada dihadapannya.
Segera setelah itu pohon tersebut segera lenyap dan menjadi seberkas sinar hitam yang kemudian juga ikut menghilang, seperti mendapatkan sebuah kebebasan.
"Hem...apakah aku harus mengecek kondisi teman-teman!" segera Hao Chen melepaskan kesadaran spiritualnya untuk mendeteksi tanda yang ada pada mereka bertujuh.
Dengan perasaan lega Hao Chen segera berkata, "Wow...sepertinya mereka sudah berhasil masuk, tapi jika menurut perhitungan ku seharusnya baru 4 hari didunia nyata karena perbedaan ruang waktu dialam ku dan dunia nyata terpaut jauh, jadi hal seperti ini wajar."
Kemudian Hao Chen segera melepaskan kesadaran mentalnya kesegala penjuru untuk mendeteksi keadaan sekitar, dimana kesadaran mental Hao Chen bisa dikatakan sangat menakjubkan sebab jangkauan yang diperoleh dari kesadaran mentalnya hampir mencapai setengah alam naga putih dan naga hitam.
__ADS_1
Walaupun jangkauannya sangat luas, tapi dengan kondisi Hao Chen yang masih berada pada peringkat Soul Emperor walaupun kekuatan yang dimilik setara dengan Quasi God, masih banyak hal buram yang dilihatnya melalui kesadaran mentalnya.
"Sepertinya aku menemukan sebuah tempat...apakah itu kuil? sial terlalu jauh sampai-sampai aku tidak bisa melihatnya dengan jelas, sebaiknya aku kesana!" segera cahaya perak berkedip dari tubuh Hao Chen dan membawanya pergi kekuil tersebut.
Tapi setelah bertelepotasi Hao Chen segera pusing akibat berpindah tempat terlalu jauh, sambil merasakan pusing yang hebat dia segera berkata, "Ugh pusing sekali! walaupun kekuatan spiritualku mencapai tingkat dewa kelas satu, tapi aku ini masih dianggap mahluk fana atau setengah dewa. Ah! aku benar-benar ingin cepat tingkat tersebut."
Kemudian entah mengapa Hao Chen merasa ada sebuah serangan yang muncul dari atas, dimana ada cahaya emas menuju kearahnya.
Namun Hao Chen hanya menghindari serangan tersebut dengan mudah, dengan tatapan dingin dia segera melirik kearah serangan.
"Siapa kau?!" tanya Hao Chen yang segera bersiap untuk menyerang.
"Eh? apakah itu kau?" suara seorang gadis yang terdengar lembut dan merdu segera terdengar ditelinga Hao Chen.
Bahkan Hao Chen sendiri sempat terkagum dengan suaranya, tapi anehnya Hao Chen merasa jika dia mengenal suara ini.
Lalu Hao Chen segera bertanya setelah menyadarinya "Su Yao Apa yang kau lakukan disini?"
Benar saja gadis cantik tersebut tidak lain adalah Su Yao namun ada perubahan aneh padanya, mulai dari segi penampilan dan auranya atau bisa dibilang bertambah cantik.
"Hao Chen? apa yang terjadi padamu, Kenapa banyak perubahan padamu?" rentetan pertanyaan segera dilontarkan oleh Su Yao yang sedikit ragu.
"Penjelasan panjang..." wajah Hao Chen segera memerah ketika dia melihat Su Yao dari atas.
Melihat tingkah aneh Hao Chen, Su Yao segera bingung tapi tak lama setelah itu dengan wajah memerah dia segera berkata, "Melihat kearah mana kau!"
__ADS_1
"Tidak...aku tidak melihat apapun, lagi pula kenapa kau tiba-tiba sampai memakai pakaian kultivator zaman kuno?" tanya Hao Chen yang masih mengingat sesuatu yang telah dia lihat
Batin Hao Chen "Indah sekali warna ungu dengan motif bunga."
"Hey! jangan berpikir yang tidak-tidak!" ucap Su Yao yang menyadari isi pikiran Hao Chen.
"Kya!" karena terlalu banyak bergerak Su Yao segera jatuh dari atas.
Kemudian Su Yao hanya menutup matanya, karena dia juga pernah jatuh dari atas langit dan tidak mati bahkan biasa-biasa saja, namun tetap saja dia keget maka dari itu ia menutup matanya.
Tapi Su Yao segera bingung karena ditindak merasakan apa pun, lebih tepatnya dia seperti sedang dipegang oleh seseorang.
Dengan pelan dia segera membuka matanya dimana Su Yao segera melihat sosok tampan dengan rambut putih lembut serta mata biru cerah, ditambah lagi dengan aura maskulin yang kuat, dimana hal itu membuat Su Yao menjadi sedikit mabuk olehnya.
"Ka-kau tidak apa-apa?" tanya Hao Chen yang sedang mengendong Su Yao.
"Ya! terimakasih...." jawab Su Yao dengan suara lembut.
Tapi setelah itu dia segera sadar dan berkata dengan wajah memerah, "Lah! A-A-A-A-A-APA yang kau lakukan?"
"Hanya refleks saja, aku tidak berniat buruk." Ucap Hao Chen yang segera bingung.
"Sudahlah turunkan aku! walaupun tidak kau sambut tadi, aku akan tetap aman-aman saja!" segera Su Yao meronta-ronta ingin lepas dari Hao Chen.
"Iya...Iya aku lepaskan!" ucap Hao Chen yang segera menurunkan Su Yao.
__ADS_1
"Fuih! sekarang kalau boleh kenapa ada banyak perubahan padamu?" tanya Su Yao yang mulai kembali tenang, walaupun momen tadi begitu membekas dihatinya.