
Kemudian saat Hao chen berangkat ketempat kelompok Rubah ekor enam,dia serta Zhou yuan dan ling feng tidak merencanakan apapun.
Sementara ditempat Kelompok Rubah ekor enam,aroma wangi-wangian yang memikat disertai para wanita dengan postur dan pakaian yang panas.
"nona Zheng huan,ada apa?"tanya salah satu wanita penghibur.
"ahh...tidak ada,hanya saja aku merasa tidak enak seperti ada sesuatu yang menjagal saja"kata Zheng huan dengan suara mengoda namun agak khawatir.
Benar saja wanita itu adalah Zheng huan yang dikenal sebagai ratu janda beracun,dia terkenal sebagai penguasa tempat hiburan malam dikerajaan Saint light,memiliki ribuan pria yang terpikat denganya yang bersedia berkorban demi dia,bahkan Raja kerajaan Saint light berani dia goda dan hampir terhasut.
"jarang sekali anda bisa merasa tidak enak"kata salah satu wanita penghibur.
"aku sebagai pemilik martial soul rubah putih ekor enam selalu memiliki insting yang kuat"kata Zheng huan dengan posisi berbaring.
"oh...ya nyonya salah satu kelompok kami berhasil mendapatkan cincin penyimpan dari seorang anak laki-laki yang mengejar para penjaga kita"kata wanita itu,sambil memberikan cincin milik Ling feng.
"cincin penyimpan?kerja bagus,tapi apa yang membuat anak perjaka itu sampai mengejar penjaga kita?"kata Zheng huan sambil memainkan cincin milik Ling feng.
"sepertinya salah satu penjaga kita merampok seorang nenek tua,kemudian anak itu menolong nenek itu"kata wanita yang itu.
"hah...sepertinya kita membuat kesalahan,kalau bisa cepat kembalikan uang nenek itu dan pecat saja penjaga itu "kata Zheng huan.
"baiklah nyonya besar"kata wanita itu.
Namun suasana tenang ditepat Zheng huan segera hancur.
"BOOM"ledakan besar terjadi didepan pintu tempat Zheng huan dan wanita penghibur lainnya yang sedang bersantai.
Lalu muncul tiga sosok pria yang tidak lain adalah Hao chen,Zhou yuan dan Ling feng dengan aura menakutkan.
"cepat,kembalikan uang nenek itu dan kembalikan cincin penyimpan aku!!!"teriak Ling feng dengan marah.
"tidak,kami tidak perlu cincinnya yang penting adalah uang nenek itu,karena itu uang hasil kerja keras nenek itu!!"kata Zhou yuan yang sedang memotong perkataan Ling feng.
"eh...!!!,tapi...ahkkk...baiklah benar katanya kembalikan uang nenek itu"kata Ling yang agak sakit hati.
Sementara Hao chen yang sudah mundur sedikit dan bergumam dalam hatinya dengan takjub"wah...sisi keadilan dan kebenaran mereka kuat sekali,tapi apakah mereka bisa mengatasi wanita yang telah berpengalaman"
__ADS_1
"wah..wah..wah berani sekali kalian sekelompok anak perjaka menyerang tempat Rubah ekor enam,tapi kalian bertiga sangat tampan diusia bocah"kata Zheng huan sambil menjilati bibirnya,menujukan bahwa dia tertarik.
Saat melihat gerakan Zheng huan yang mengoda,Zhou yuan dan Ling feng segera mengeluarkan air liur dan tergoda.
"jangan banyak bicara cepat kembalikan saja uang nenek itu!!!"kata Zhou yuan yang telah sadar.
"ya...ya cepat kembalikan"kata Ling feng yang masih setengah sadar.
"benar-benar agresif aku suka sekali"kata Zheng huan yang mulai berdiri dan menujukan tubuh hot serta pakaian agak tembus pandang.
"teman-teman mari kita tunjukan,seperti apa kemampuan kelompok rubah ekor enam" dengan lambaian tangan Zheng huan tempat yang awalnya hancur kemudian kembali pulih.
Kemudian Hao chen dan yang lainya segera terkurung dan tanpa sadar aroma wangi romantis dan mengoda segera muncul ditubuh setiap wanita kelompok rubah ekor enam.
Lalu Zhou yuan dan Ling feng tidak sadar dan mulai tergoda,sementara itu.
"astaga kuat iman bro"kata Hao chen dengan suara kecil yang hanya bisa dengar mereka saja.
"ahhh...!!!"teriak mereka berdua karena sadar.
"hemmm...bisa sadar ya,bagamana kita sedikit mengubah rencana,kita ambil saja kesucian mereka,mumpung mereka adalah pria tampan"kata Zheng huan dengan tergiur melihat penampilan Hao chen dan teman-temannya.
"tidak...tidak"kata Ling feng yang mulai mundur.
sementara Hao chen hanya diam dan dia sedang melakukan teknik khusus untuk memperkuat imannya,seperti dia menekan keinginan iblis jahat dihatinya dengan energi yang sangat besar.
Kemudian para wanita itu segera mendekati mereka bertiga sebagian dari mereka segera meraih Zhou yuan sementara sebagian lainnya mengurus Ling feng.
"apa yang ingin kalian lakukan,tolong kami saudara chen!!!"kata mereka dengan panik.
"sudahlah tampan ayo kita olahraga sebentar"kata para wanita itu yang mulai pegang-pengan tubuh mereka berdua.
"wah...wah...wah apakah adik kecil ini tidak kebagian,sepertinya aku harus bertindak"kata Zheng huan yang melihat Hao chen yang masih berdiri.
"heheheh...nona besar bertindak ya,sepertinya nona besar tidak bisa menahan godaan pria tampan"kata para wanita yang telah menjatuhkan Zhou yuan dan Ling feng kekasur besar.
"kau sepertinya berbeda dari mereka berdua,tapi aku merasa semakin tertarik"kata Zheng huan mendatangi Hao chen dengan tubuh mengoda serta pakaian agak transparan,serta berjalan dengan lengak lengok memamerkan tubuhnya yang mengoda.
__ADS_1
"kau bisa tetap tenang disaat begini,hem...sepertinya kita perlu ruang pribadi,karena ini akan sangat basah"kata Zheng huan yang sudah sangat dekat,dengan buah kembar yang bergoyang seperti bola dribel yang agak terlihat akibat pakaian erotisnya.
"adududuhhhh...jangan terlalu galak nyonya besar,dia masih terlalu dini"kata para wanita itu.
Saat ini entah mengapa Hao chen hanya diam saja,sedangkan Zhou yuan dan Ling feng sudah dalam keadaan pakaian atas mulai lepas dan mereka berdua sedang dalam keadaan lepas kendali dan berusaha untuk melawan.
"hemm...kau semakin menarik saja,semoga ranjang yang telah disiapkan akan sangup menahan guncangan hebat nantinya"kata Zheng huan yang akan menyentuh Hao chen dan akan segera menariknya ketempat pribadi yang lebih tenang.
Namun "SWOOSSSS!!!" aura membunuh yang sangat tajam segera keluar dari tubuh Hao chen beserta bara hitam menakutkan.
"TIDAK PERLU!!!!"kata Hao chen yang telah membuka matanya dan memperlihatkan mata merah menakutkan.
"bamm"Zheng huan segera terlempar mundur.
"NONA BESAR!!!"teriak para wanita itu.
Namun mereka segera ketakutan karena aura membunuh Hao chen semakin menjadi-jadi dan bara hitam pekat mulai membakar sekitar.
"AURA PEMBANTAIAN!!!"teriak Hao chen dengan nyaring.
Kemudian bara hitam yang berasal dari niat membunuh Hao chen mulai menyebar,lalu Hao chen mendekati Zheng huan,sementara itu Zheng huan telah merilis martial soul miliknya yaitu Rubah putih ekor enam.
Namun karena Zheng huan telah merilis martial soulnya,dia merasakan bahaya besar dari Hao chen dan dia meyakini bahwa Hao chen tidak akan pernah ragu untuk membunuhnya.
Kemudian ketika dia ingin kabur,dia dikejutkan bahwa kakinya tidak bisa bertindak sesuai keinginannya sama sekali,dia pun semakin takut bahkan segera terjatuh karena lemas ketakutan.
"aku kesini baik-baik,jadi kuberi kesempatan kembalikan uang nenek itu dan cincin teman aku,atau semua kelompok rubah ekor enam akan aku bantai!!!"kata Hao chen dengan mata merah menakutkan memandang dingin Zheng huan.
"ba..ba..baiklah"kata Zhang huan dengan menyerahkan semua uang milik nenek itu dan memberikan cincin penyimpanan pada Hao chen.
"kau pintar,baiklah aku akan pergi"kata Hao yang melangkah keluar lalu dengan king domination dia segera mengangkat Zhou yuan dan Ling feng yang pingsan.
Namun Hao segera berhenti dipintu keluar lalu berkata"jika kalian dendam pada aku maka datangi lah aku dan bertarung"dengan niat membunuh menakutkan disertai bara hitam legam,Hao chen nampak seperti Dewa pembantaian.
Kemudian dia segera pergi dengan bantuan elemen angin,sementara itu tempat Zheng huan menjadi sepi dan aura membunuh Hao chen masih ada walapun mulai memudar.
Kemudian disisi lain Hao chen yang membawa Zhou yuan dan Ling feng kehutan dekat kediaman Zheng huan.
__ADS_1
"astaga,mengerikan sungguh mengerikan,entah berapa banyak energi yang aku gunakan untuk menekan emosi dan keingin jahatku tadi"kata Hao chen sambil berlutu dan memegangi dadanya yang dimana telah berdetak dengan kencang.