The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 189. Mengontrol kekuatan sendiri


__ADS_3

Ditengah rasa bersemangatnya untuk segera memulai latihannya, secara tiba-tiba Lao Zu segera berbicara, "Apakah kau berfikir hal tersebut akan lebih dari cukup untuk menambah perkembanganmu?"


Sontak rasa bersemangat Hao Chen segera runtuh setelah mendengar pertanyaan Lao Zu, dengan rasa bingung ia segera bertanya, "Memangnya apa yang akan menambah proses perkembangan ku kakek kebun?"


"Sepertinya aku harus memberikan sebuah contoh padamu..." ucap Lao Zu yang segera dalam posisi siap bertarung.


Lalu aliran petir berwarna violet muncul disekitar Lao Zu dengan aura yang mengerikan, ditambah lagi dengan ekspresi serius dari Lao Zu membuat Hao Chen kaget.


"Ini...apa yang ingin anda lakukan?" tanya Hao Chen yang penuh dengan keringat dingin.


"Kau jangan menghindarinya, namun kau harus berusaha untuk menahannya!" jawab Lao Zu yang masih dalam mode serius.


"Eh?"


Belum sempat merespon Lao Zu segera maju dengan diikuti oleh tekanan yang mengerikan, bahkan Hao Chen sendiri tidak dapat bergerak akibat tekanan yang dilepaskan oleh Lao Zu.


Lalu Lao Zu segera memberikan sebuah pukulan yang terlihat sangat kuat, walaupun kesulitan untuk bertindak, insting Hao Chen segera bertindak untuk melindungi dirinya.


Tapi ketika Hao Chen menerima pukulan Lao Zu yang terlihat sangat kuat, Hao Chen sama sekali tidak merasakan apapun melainkan hanya merasa tersetrum listrik kecil.


"Apa kau sudah menyadarinya bocah?" tanya Lao Zu yang segera menyingkir tangannya.


Sementara itu Hao Chen masih tertegun akibat kejadian tadi, bahkan otaknya belum sempat merespon semuanya.

__ADS_1


"Ini....apakah anda sengaja mengurangi kekuatanmu kakek kebun? tapi kenapa aura serta tekanan anda masih sangat kuat?" tanya Hao Chen dengan bingung.


"Tentu saja ini karena aku mengontrol segalanya." Jawab Lao Zu dengan suara yang misterius.


"Mengontrol segalanya..." Hao Chen pun segera jatuh kedalam pemikiran tak berujung, demi mencari tahu makna dari perkataan Lao Zu.


Tapi sekeras apapun Hao Chen memikirkannya, dia masih belum bisa menebak atau pun memahami makna dari perkataan Lao Zu.


"Sepertinya kau sudah menyerah, baiklah biarkan aku menjelaskan semuanya secara singkat, dimana aku tadi hanya menggunakan kekuatan ku sampai ditingkat dimana seseorang baru saja membangkitkan Marital Soulnya." Ucap Lao Zu yang masih saja menyimpan makna misterius.


Lalu Hao Chen segera berkata, "Itukan tidak mungkin untuk bisa mengontrol kekuatan sendiri sambil bisa melepaskan aura serta tekanan seperti itu, sebab jika kakek kebun mengeluarkan kekuatan seperti itu seharusnya kekuatannya akan seimbang dengan tekanan yang dikeluarkan. Tunggu mengontrol...?"


Setelah banyak bicara secara tiba-tiba Hao Chen terdiam, seperti dia telah menangkap maksud dari perkataan Lao Zu.


"Hahahaha...sepertinya kau sudah menyadarinya bukan?" tanya Lao ZuĀ  dengan senyum puas.


Lalu Lao Zu segera menjawab, "Itu bukanlah hal yang sangat susah untuk dilakukan, sebab akulah yang berhak atas kekuatanku sendiri dan akulah yang bisa mengaturnya. Hao Chen selain terus berkultivasi untuk meningkatkan kekuatanmu, kau juga harus dapat mengendalikannya."


"Itu seharusnya benar, tapi mengontrol kekuatan itu sangat sulit untuk orang yang sudah memiliki kebiasaan yang selalu menggunakan kekuatan penuh, lagi pula aku masih belum mengetahui apa fungsi dari mengontrol kekuatan." Ucap Hao Chen dengan bingung.


Lao Zu segera menjelaskan, "Tidak justru dengan mengendalikan kekuatanmu, akan ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh. Seperti rencana yang ingin kau lakukan untuk mengembangkan kemampuan bertarung jarak dekat dan menggunakan senjata, dimana kau diharuskan untuk mengontrol kekuatan yang harus kau gunakan dalam melakukan tindakan, seperti seberapa besar kekuatan yang harus kau gunakan."


Lalu Hao Chen segera termenung sejenak dan hanya segera mengangguk paham akan hal tersebut, sebab tidak semua hak dapat dilakukan dengan sembrono.

__ADS_1


Seperti jika menggunakan pedang biasa dan kita mengalirkan kekuatan secara berlebihan, maka pedang tersebut akan hancur dalam sekejap. Lalu jika menggunakan busur dan menariknya dengan kekuatan berlebihan maka busur tersebut juga akan segera patah.


Jadi Hao Chen dapat memahami jika mengontrol kekuatan merupakan pilihan terbaik, tapi kemungkinan besar hal ini akan sulit baginya yang selalu menggunakan kekuatan penuh ketika bertarung.


Tapi bukan hal buruk baginya untuk menjalani latihan seperti ini, bahkan jika ia ingin mengasah kemampuan bela diri dan menggabungkan dengan kekuatan yang berasal dari dunia ini, Hao Chen harus bisa mengontrol Kekuatannya.


"Sepertinya aku telah mengerti sepenuhnya, tapi bagaimana cara untuk melatihnya?" tanya Hao Chen dengan rasa penasaran.


"Caranya bisa dikatakan sangat sederhana, nanti akan aku berikan metodenya dan aku akan mengajarimu beberapa hal ketika ingin menerobos ketingkat Dewa. Jawab Lao Zu dengan tawa keras.


"Bagus sekali! kalau begitu kakek kebun. Ah! apakah aku harus memanggil anda sebagai guru sekarang?" tanya Hao Chen yang baru saja menyadarinya.


"Itu sih terserah mu, tapi aku lebih suka jika kau masih memanggilku dengan sebutan 'kakek kebun' sebab itu terdengar jauh lebih akrab, dari pada harus memanggilku guru." Jawab Lao Zu sambil tersenyum.


Lalu Hao Chen segera mengangguk dengan penuh semangat dan berkata, "Baiklah aku akan tetap memanggilmu sebagai kakek kebun!"


"Hahahaha...sebaiknya, kau segera istirahat sebab mulai besok latihan yang akan aku berikan akan dimulai lebih awal, bahkan bisa lebih keras." Ucap Lao Zu yang segera pergi.


Hao Chen pun segera berteriak, "Baiklah kita akan bertemu lagi besok!"


Kemudian mereka berdua segera meninggalkan tempat tersebut dengan penuh semangat.


"Bagus dengan begini aku akan terus bertambah kuat!" ucap Hao Chen dengan penuh semangat yang terbakar.

__ADS_1


"Jika aku bisa mengontrol kekuatan ku sendiri, aku pasti bisa memperhalus dan mengasah lebih banyak kemampuan yang aku miliki." Batin Hao Chen dengan senyum tipis diwajahnya.


*Note: Yang sabar bagi pembaca yang nunggu Chapter petualangan, karena untuk sementara si MC bakal proses peningkatan.


__ADS_2