
Kehadiran salah satu dari sembilan Makam Primordial membuat seluruh alam semesta terkejut dengan kemunculannya, bentuk dan arsitektur yang sangat kuno dengan membawa perasaan kuat dan tak tertandingi, setiap inci bangunan nampak seperti dibuat oleh surga sendiri.
Bahkan, energi misterius yang mengelilingi Makam Primordial dapat memberikan tekanan yang sangat kuat, jika bukan karena aturan dunia tanah surgawi mungkin para Dewa super kuat bahkan para Saint akan langsung berdatangan kemari.
Tapi masih banyak orang-orang yang kurang tau tentang kondisi Makam Primordial ini, bahkan Hao Chen sendiri juga mendapatkan sedikit informasi tentang makan ini, bahkan setelah Hao Chen melenyapkan orang-orang dunia luar dan memurnikan jiwa mereka.
Tianlong juga kurang mengetahui tentang Malam Primordial ini, memang Tianlong pernah mengatakan jika makam Primordial pernah muncul sekali diDomain Saint Race, sayangnya dia mati dan jiwanya terombang-ambing dialam semesta ini.
Namun, Tianlong juga mengatakan banyak hal yang luar biasa dan tidak pernah ada dialam semesta ini, dan jika Hao Chen mendapatkan satu saja barang yang ada disana maka. perkembangannya akan naik secara drastis.
"Berdasarkan ingatan dari salah satu orang dunia luar, setelah kemunculan makam primordial butuh waktu lima jam sebelum bisa akses, tapi yang cukup menganggu adalah jebakan atau pun ujian yang harus dilakukan untuk memasuki makam ini." Hao Chen menatap Makam Primordial yang megah dan agung dengan bingung.
Sementara itu Tianlong yang mengamatinya dari lautan kesadaran Hao Chen juga mengangguk, "Setiap Makam Primordial memiliki aturan sendiri dan juga waktu pembukaan makam juga tidak menentu, dan aku sendiri merasakan perasaan tidak enak saat menatap Makam itu."
Hao Chen juga tidak bisa menyembunyikan perasaan tidak enaknya, entah mengapa akan ada banyak pengalaman buruk yang akan menimpanya.
"Ngomong-ngomong soal perasaan tidak enak, bagaimana dengan kondisi teman-temanmu yang melihat kejadian tersebut?" tanya Tianlong yang juga menyaksikan bentuk kekejaman Hao Chen.
Hao Chen terdiam sejenak, tapi dia segera menjawab dengan senyum mengejek diwajahnya, "Itu hanyalah hal kecil bagiku, jika mereka tidak bisa menghadapi kematian semacam itu, bagaimana mereka akan bertambah kuat nantinya? alam semesta ini luar dan tidak terbatas, jika kau tidak egois bagaimana kau bisa melindungi orang-orang yang menyayangimu dan kita sayangi?"
Hao Chen telah mengalami kematian dan juga memiliki ingatan dua dunia, walaupun dia bukanlah seorang yang bijaksana ataupun terkenal dikehidupan sebelumnya, caranya memandang dan menilai kehidupan sangatlah tinggi. Dia bisa menilai seseorang hanya dengan sekali pandang, dan bisa merencanakan sesuatu yang tidak pernah disangka-sangka.
"Jika kau ingin benar-benar bahagia, kau sendiri harus menjadi serakah." Hao Chen berbalik melihat kondisi orang-orang disekitarnya yang memandangnya sebagai penjahat yang menakutkan.
"Menjadi figur penjahat untuk membuat seorang pahlawan berkembang? apakah dia sudah menyadari takdir Zhou Yuan?" Tianlong tanpa sadar tersenyum bangga.
Setelah beberapa jam kemudian, kondisi naik turunnya energi misterius disekitar Makam Primordial terjadi, para kultivator Dewa yang berbeda dibawah ranah Dewa Sejati akan tertekan oleh energi misterius ini.
"Ada apa ini?" Su Yao bertanya dengan terkejut.
Hao Chen segera menghalangi Su Yao untuk mendekat lebih jauh, sebab dia merasakan firasat buruk tentang hal ini.
"GAWAT!!! semuanya! cepat menjauh dari tempat ini!!!" Hao Chen memperingatkan dengan segera.
Melihat sosok Hao Chen menjadi panik mereka tidak lagi memandangnya sebagai penjahat, sebab jika orang sepertinya khawatir maka bahaya yang akan muncul bukan main-main.
"Terlambat!" Hao Chen segera memasang pelindung padanya dan menarik Su Yao kepelukannya.
Tapi Hao Chen sempat memasang susunan roh pelindung tingkat Kuno tertinggi, walaupun dia tidak tau apakah bisa menahannya atau tidak.
__ADS_1
"LEDAKAN!!!"
Energi yang luar biasa kuat meledak dengan kecepatan yang menakutkan, dan energi ini seperti tsunami yang tak terhentikan saat menyapu bersih segala-galanya.
"Sialan! ini terlalu kuat!" Hao Chen sedikit menyeriyit saat gelombang energi dari Makam Primordial terus berdatangan.
Setelah itu pelindung dan susunan roh yang dia buat untuk melindungi dirinya dan orang-orang disekitarnya menunjukkan tanda-tanda akan segera hancur, dan ini dapat membuktikan betapa mengerikannya orang-orang dari era penciptaan.
"Hati-hati Hao Chen! energi ini sangat kuat, dengan kekuatan fisikmu yang sekarang dalam beberapa jam kau menahan tubuhmu pasti akan rusak!" Tianlong sendiri juga menyadari betapa bahaya energi ini.
Hao Chen mengangguk paham, dia segera memfokuskan seluruh tenaga dan pikirannya untuk memperkuat pertahanan.
"Kau tidak sendiri! aku akan membantu!" Su Yao juga mengulurkan tangannya untuk memberikan bantuan.
"Terimakasih! ayo kita dorong gelombang energi ini!"
"Baik!"
Setelah itu cahaya perak dan emas saling membentuk perisai yang kuat.
-
-
Tapi...
Semua orang yang terlambat merespon peringatan Hao Chen mati seketika, dan hampir setengah populasi diseluruh Jalan Surgawi lenyap rata menjadi tanah.
Namun dapat disyukuri jika para peserta ujian Jalan Surgawi berhasil diselamatkan tepat waktu oleh para tetua dan pengawas, tapi jumlah orang yang menjadi korban sangatlah mengerikan.
"J-Jadi inikah kekuatan sesungguhnya dari mahluk hidup diera penciptaan?" Su Yao terdiam dengan perasaan syok.
Sementara itu Hao Chen hanya bisa menyipitkan matanya dengan serius, jika tadi hanyalah sisa-sisa dari era penciptaan yang sesungguhnya, maka sekuat apa mereka saat itu?
"Masih banyak lagi rahasia dialam semesta ini." Hao Chen hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Tapi disaat yang sama sebuah suara yang terdengar keras dengan membawa perasaan sombong dan keagungan muncul dari makam primordial.
"Sebuah makam bagi era penciptaan, hanya seorang Dewa yang sangat kuatlah yang diizinkan masuk!"
__ADS_1
Suara tersebut membuat semua orang terdiam, bahkan dari setiap dunia dan domain yang sangat luas diseluruh alam semesta mendengarnya, jika bukan karena hukum misterius diplanet tanah surgawi maka kehadiran Makam Primordial akan langsung terdeteksi.
Setelah itu gerbang raksasa pada Malam Primordial terbuka lebar, dan dari balik gerbang terdapat aura luar biasa dan perasaan misterius.
"Su Yao, ingat ini baik-baik. Manfaatkan kesempatan ini dengan sempurna tanpa ada kesalahan, karena kesempatan ini tidak akan datang dua kali." Hao Chen yang awalnya terlihat linglung sekarang menunjukkan sikap yang aneh.
"Eh? jangan bilang kau ingin mengambil semuanya?" tanya Su Yao dengan ekspresi tak berdaya.
"Hehehe! aku tidak akan pernah membiarkan kesempatan ini!!" Hao Chen segera melupakan lukanya dan memiliki masuk duluan.
"Tunggu! Hao Chen! berhati-hatilah!" Su Yao memperingatkan.
"Astaga, pantaslah dia memiliki banyak harta yang luar biasa setiap kali dia perlu, sifat penjarahnya benar-benar sulit diatasi." Su Yao hanya bisa menggelengkan kepalanya.
***
Disisi lain, Hao Chen yang telah masuk duluan segera dikejutkan saat memasuki ruangan putih bersih, tidak ada apapun hanya sebuah ruangan seluas beberapa meter.
"Eh? dimana ini? apakah ada kesalahan saat proses masuk kedalam Makam?" Hao Chen terdiam sejenak.
Waktu pun berlalu selama beberapa hari diruang putih misterius tersebut, Hao Chen hanya diam saja dan bermeditasi sepanjang waktu.
"Sudah cukup lama waktu berlalu, dan aku hanya bisa meditasi untuk menenangkan pikiran, untungnya ada semacam aura misterius yang dapat membuat pikiran tenang." Hao Chen entah mengapa tidak terpengaruh oleh suasana sepi ini, dia justru membuat suasana sepi ini sebagai waktunya untuk menenangkan pikiran dan hatinya.
Tapi secara tiba-tiba sebuah suara aneh muncul diruang tersebut.
"Berhasil lolos! tidak terdeteksi sedikitpun Kemalasan, anda telah membuktikan kelayak untuk masuk kedalam Makam Primordial."
"Tunggu? Apa-apaan ini? apakah selama ini aku sedang diuji?" Hao Chen terkejut dengan ekspresi syok berat.
"Satu dari Tujuh ujian utama untuk memasuki Makam Primordial telah selesai, anda akan melanjutkan ujian kedua."
Hao Chen terdiam dalam pikirannya, sebab dia sangat familiar dengan ujian yang dimaksud oleh Makam Primordial ini, dulu dia pernah melalui ujian ini saat mewarisi kekuatan Dewa Ashura dibawah bimbingannya langsung, dan itu adalah tujuh ujian dosa pokok.
"Ternyata benar-benar ujian Tujuh dosa pokok! tidak! tidak! tidak! jika enam dosa lainnya bisa aku atasi dengan mudah, tapi jika ini benar-benar ujian Tujuh dosa maka...ini akan berakhir buruk." Hao Chen menjadi tidak berdaya dengan apa yang terjadi padanya.
"Diantara tujuh dosa lainnya, ketamakan adalah hal yang paling sulit untuk aku atasi...ini Benar-benar Gawat!"
Walaupun Hao Chen berteriak keras dengan rasa penolakan, dia pun secara terpaksa harus tetap menjalani ujian masuk Makam Primordial, dan sekaligus menghadapi musuh terbesarnya.
__ADS_1
"TIDAK!!!"