The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 184. Anak yang gila


__ADS_3

Domain yang diciptakan oleh iblis tersebut segera hancur ketika dua kekuatan besar saling bertubrukan dengan hebat, terlebih lagi Kekuatan yang dahsyat menimbulkan kerusakan kekuatan hukum langit dan bumi.


Sementara itu Hao Chen segera dipenuhi oleh luka disekujur tubuhnya dengan darah terus mengalir dilukanya, dengan nafas berat Hao Chen terus berusaha agar dapat tetap diudara walaupun dia sendiri sudah sempoyongan.


"Ini pertama kalinya aku menggunakan kemampuan gabungan, ditambah lagi serang itu pasti akan menimbulkan keributan jika aku tidak berada dalam domain yang diciptakan oleh iblis tersebut." Ucap Hao Chen yang secara perlahan mulai turun ketanah.


Tapi sebuah tawa keras segera terdengar ditelinga Hao Chen, "Hahahahahahahah...! aku benar-benar hampir saja kehilangan kesadaran berengs*k!"


Mata Hao Chen segera melebar karena mendengar hal tersebut, dan dengan keringat dingin mengucur diwajahnya Hao Chen segera berpaling melihat kearah sumber suara.


Dimana Hao Chen segera melihat iblis dengan tubuh yang sudah hancur setengahnya, tapi kesadarannya masih ada dan lagi tubuh iblis tersebut masih dapat beregenerasi walaupun agak lambat.


"Kau anak yang gila! sampai-sampai bisa menggunakan kekuatan sebesar itu, andaikan saja kau sudah mencapai ranah dewa seharusnya kau dapat langsung menghancurkan tubuh ini." Ucap iblis tersebut dengan kondisi yang mulai membaik.


"Ck!" segera Hao Chen menarik energi kehidupan dalam jumlah besar untuk menyembuhkan seluruh lukanya, dengan teknik tubuh tanpa batas ia dapat dengan mudah meregenerasi tubuhnya dari berbagai macam luka.


"Ctarrr...!"


Gemuruh petir segera terdengar diatas awan hitam yang secara tiba-tiba muncul, ditambah lagi tekanan aneh muncul ketika awan tersebut muncul.


"Tidak mungkin! seharusnya lukanya sangat parah dan dia seharusnya tidak memiliki banyak kekuatan lagi untuk memberikan satu serangan pun." Ucap iblis itu yang segera melihat petir ungu muncul disekitar Hao Chen.


Lalu cahaya petir ungu segera berkumpul dan membentuk seekor naga besar diatas langit, energi kehancuran yang sangat kuat membuat kondisi alam yang ada disekitar menjadi layu.


Karena merasakan jika hal tersebut akan membahayakan iblis tersebut segera berkata, "Apa kau sudah gila...!?"


Tapi Hao Chen tidak sama sekali menghiraukan perkataan dari iblis tersebut, hanya ada keinginan untuk membunuh yang kuat Dimata Hao Chen seperti memiliki dendam mendalam ketika menatap iblis tersebut.


"Mati kau...!" teriak Hao Chen dengan keras sambil mengayunkan tangannya kebawah.


"ROARRRR...!"

__ADS_1


Auman naga mengerikan segera terdengar diatas langit dan gemuruh petir mengerikan segera menyertainya, naga tersebut segera melesat kearah iblis tersebut dengan cepat.


"CTARRR! BOOOM....!"


Iblis tersebut segera mendapatkan serangan mutlak dari naga petir ungu tersebut, tanah disekitar menjadi hancur dan angin yang berhembus ketika serangan tersebut segera membuat beberapa gelombang elektromagnetik yang kuat.


"Hahh...haah...hah...hah, kuharap ini segera berakhir, karena untuk pertama kalinya setelah kelahiran ku kembali kehidupan yang baru, ini merupakan pertama kalinya aku sudah mencapai batasnya." Ucap Hao Chen dengan wajah pucat karena kehabisan tenaga.


Tapi harapannya segera pupus setelah melihat cahaya merah disekitar debu yang masih bertebaran disekitar, aura yang dikenali olehnya dan tekanan yang sangat familiar muncul.


"Ternyata kau sudah mencapai batasnya, tapi aku lebih dari kata puas bertarung denganmu." kata iblis tersebut dengan penampilan yang berbeda.


Dimana rambut merah gelap dengan wajah yang seperti manusia namun memiliki aura iblis yang mengerikan, jika dilihat dari sisi manusiawi sosok iblis tersebut bisa dikatakan sangat tampan, namun jika menghitung jika ia adalah iblis pasti banyak yang akan menepis pendapat tersebut.


"Sial! masih hidup rupanya!" gerutu Hao Chen dengan wajah pucat dan wajah penuh keringat dingin.


"Entah berapa lama aku tidak bertarung sampai seperti ini, walaupun ini bukan merupakan tubuh fisik asliku, tapi aku benar-benar puas bertarung denganmu." Ucap iblis tersebut dengan kekuatan yang membuat Hao Chen kesulitan bernafas.


"Andaikan saja kau memiliki tingkat kultivasi sama sepertiku, aku akan langsung bertarung denganmu walaupun harus melawan kaisar dewa iblis lainnya." Sambung iblis tersebut dengan penuh ketertarikan pada Hao Chen.


"Ini masih belum BERAKHIR....!" ucap Hao Chen yang segera terbang keatas dengan energi yang begitu menakutkan.


Merasakan bahaya yang sangat besar dari serangan yang akan Hao Chen gunakan, segera membuat iblis tersebut segera tersenyum girang.


"Anak ini ternyata sudah gila dan tak waras, dia masih saja memaksakan diri, walaupun dia tau jika musuhnya sangat kuat." Batin iblis tersebut dengan senyum lebar.


"Ini pertama kalinya lagi aku menggunakan kemampuan ini, tapi aku harus tetap membunuhnya!" ucap Hao Chen dengan tatapan tajam.


"Seni Suci gabung! semua kekuatan!"


Gelombang energi yang begitu mengerikan membuat Tanah bergetar dan udara mendesik tajam, tekanan hewan suci segera muncul.

__ADS_1


Namun kondisinya jelas berbeda, karena kali ini bukan cuma empat hewan suci, tapi ada enam hewan suci yang sangat kuat.


"Tadi empat hewan suci penjaga empat arah mata angin, sekarang bertambah lagi dengan Qilin surgawi yang memiliki kontrol delapan elemen dan ditambah lagi dengan naga dimensi. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak itu?!" tanya iblis tersebut dengan ekspresi tak percaya.


"Hey! bocah sebaiknya kau segera menghentikan tindakanmu itu, jika kau memaksa diri sampai seperti itu kemungkinan akan mati." Ucap iblis tersebut yang terlihat seperti enggan melihat kematian Hao Chen.


"Bahkan jika mati sekalipun aku akan tetap bertarung, karena kau harus tau jika lebih mati dalam kondisi bertarung dari pada mati karena usia tua!" balas Hao Chen dengan senyum bersemangat.


Mendengar jawaban Hao Chen iblis itu segera tersenyum puas, ia juga merasakan semangat yang meluap-luap dihatinya.


"Hahahaha! kau sepemikiran denganku bocah gila!" ucap iblis itu dengan penuh semangat.


"Seni Suci kaisar dewa iblis merah, Naga iblis merah...!"


Siluet naga iblis segera muncul dan energi iblis yang sangat mengerikan muncul, bahkan kekuatan yang dikeluarkan olehnya setara dengan kekuatan yang berasal dari Seni Suci Hao Chen.


Hao Chen segera berteriak, "Aaaaaaaa...! mati kau!"


"Swoss...!"


Naga iblis merah dan enam hewan suci segera saling berhadapan dengan tekanan yang dashyat.


"BOOOM...!" ledakan yang begitu kuat segera terjadi, bahkan energi yang dihasilkan dari kedua serang tersebut segera membentuk sebuah pilar cahaya yang sangat tinggi.


Namun syukurnya iblis tersebut telah menutupi seluruh area tempat mereka bertarung agar tidak memancing keributan, energi segera bertebaran dimana-mana setelah efek serang tersebut berhenti.


Dimana sosok Hao Chen segera jatuh ketanah dengan kondisi tubuh yang benar-benar sudah terluka parah, bahkan jauh lebih parah dari sebelumnya.


Tapi kondisi iblis tersebut hanya mengalami sedikit luka saja pada tubuhnya, dia pun segera turun secara perlahan ketanah melihat kondisi Hao Chen yang terluka parah.


"Dia masih sadar setelah serangan dan luka yang ada ditubuhnya?" tanya iblis tersebut dengan perasaan kagum.

__ADS_1


Bahkan iblis tersebut segera memberikan pujian pada Hao Chen yang masih dapat berdiri dengan tubuh yang mengalami luka yang sangat parah, diikuti oleh darah yang terus mengalir seperti air terjun, pengelihatannya segera buram dan semua bagian tubuh dan kesadarannya rusak parah.


Dimana ini merupakan pertama kalinya Hao Chen mengalami kekalahan telak....


__ADS_2