
Hao Chen segera berkeringat dingin mendengar kisah tersebut dari Lao Zu, karena dia sendiri tidak bisa membayangkan betapa menderitanya mahluk hidup yang ada diplanet tanah surga.
"Kemudian alam ilahi mulai berkuasa, namun mereka tidak dapat mengatur atau mengatasi pelindung yang dibuat oleh sang Ashura dengan menggunakan nyawanya." Ucap Lao Zu yang segera menghentikan ceritanya.
Sementara itu Hao Chen hanya terdiam dan tidak tau harus meresponnya bagaimana lagi, dikarenakan ditindak menyangka jika hal tersebut pernah terjadi.
Kemudian Hao Chen segera bertanya, "Kalau begitu apa hubungannya sejarah ini, dengan latihan yang harus aku lakukan?"
"Baiklah kau tau ketika ketiga dewa pembantaian ini kehilangan nyawanya, mereka segera meninggalkan sebuah tempat yang disebut sebagai wilayah pencerahan." Jawab Lao Zu.
"Wilayah pencerahan? mereka adalah dewa Pembantaian, kenapa peninggalan mereka disebut sebagai wilayah pencerahan?" tanya Hao Chen yang segera terkejut.
"Memang terdengar tidak sesuai jika disebut demikian, tapi ketika kau berhasil lulus dari cobaan wilayah pencerahan, pikiranmu akan segera lebih cerah dan kau akan memiliki mental yang sangat kuat, ditambah lagi ada hadiah misterius jika kau sanggup mengambilnya." Jawab Lao Zu sambil mengelus janggutnya.
"Jadi seperti apa cobaan dari wilayah pencerahan tersebut?" tanya Hao Chen yang segera penasaran dengan topik pembicaraan ini.
"Setiap cobaan berbeda-beda dan sering diacak, tapi sebelum itu kau akan diminta untuk memilih satu dari tiga jalur yang ada diwilayah pencerahan tersebut." Jawab Lao Zu.
"Tiga jalur ya..." Hao Chen sudah dapat menebak apa nama dari ketiga jalur tersebut.
Lalu Lao Zu segera berkata, "Seperti nama ketiga sosok dewa pembantaian, ketiga jalur tersebut dibagi menjadi: jalan Ashura, jalan Yaksha, dan jalan Rakshasa..."
__ADS_1
Lao Zu segera menjelaskan baik-baik tentang ketiga jalur ini, dimana-mana masing-masing jalur memiliki cara dan syarat tersendiri agar dapat lolos dari jalun tersebut.
Jalan Raksasa disebut juga sebagai jalan pembantaian gelap, dikarena banyak orang yang akan gila dan menjadi haus akan kekuatan. Mereka yang berhasil melewati jalan ini akan memiliki pemikiran yang sangat menakutkan, dimana mereka tidak akan peduli siapapun yang dibunuh.
Untuk jalan Yaksha berlawanan dari jalan Rakshasa, dikarenakan dijalan ini seseorang dituntut agar mereka membantai segala bentuk kejahatan, dosa, serta iblis. Maka dari itu jalan Yaksha sering disebut sebagai jalan pembantaian terang.
Sementara itu jalan Ashura bisa disebut tidak terang ataupun gelap, karena dulunya dewa Ashura disebut juga sebagai orang yang netral. Dia tidak akan membunuh siapapun yang tidak menyinggung perasaannya, tapi berdasarkan hasil penelitian orang-orang yang berhasil menjalani jalan Ashura, mereka selalu menjadi sosok yang sangat hebat tapi tidak terlalu banyak terlibat dalam kejadian diseluruh Jagat raya.
Sayangnya jalan Ashura disebut juga sebagai jalan tersulit untuk dilalui dan bisa dikatakan jika hanya 1 berbanding 1 juta orang saja yang berhasil lolos, Mungkin karena ujiannya benar-benar sangat sulit dan tak wajar dibandingkan dengan dua jalan lainnya.
Setelah mendengar penjelasan tersebut Hao Chen segera termenung sejenak, setelah beberapa saat ia segera bertanya, "Kenapa anda menyarankan hal ini sebagai jalur latihan ku?"
"Kau seharusnya tau Kekuatan yang kau miliki sangat besar untuk orang yang seusiamu, tapi pemikiran yang kau miliki terlalu dangkal dan rendah, bisa dikatakan kau adalah orang yang baru saja lahir." Jawab Lao Zu dengan spontan.
"Bukan hanya kau tapi Su Yao juga." Ucap Lao Zu secara tiba-tiba.
"Eh? kenapa dia juga diminta untuk melalui jalan ini?" tanya Hao Chen yang segera terkejut.
"Kekuatan dari garis keturunan naga emasnya benar-benar sangat murni, bahkan bakat yang luar biasa darinya benar-benar akan membuat dia merasa selalu diatas, maka dari itu aku meminta agar Xu Li gurunya membuat Su Yao menjalani jalan tersebut." Jawab Lao Zu yang seakan tau jika Hao Chen akan bertanya hal ini.
"Aku mungkin tidak bisa menyembunyikan sesuatu darimu, apakah ayahku Hao Tian mengikuti jalan ini?" tanya Hao Chen.
__ADS_1
"Pernah tapi dia gagal, karena dia terlalu percaya diri dengan bakat yang dimiliki untuk lulus dari cobaan jalan Ashura." Jawab Lao Zu yang segera memijat keinginan.
"Kenapa nama ayah begitu terkenal? memangnya bakat apa yang dia miliki, terlebih lagi aku merasa aneh karena aku tidak mewarisi bakat apapun kedua orangtuaku?" tanya Hao Chen dengan penasaran.
"Hem...aku juga tidak terlalu mengerti, namun jika kau cukup kuat kau dapat mencari tau sendiri." Jawab Lao Zu yang tampak bingung juga.
Karena dihatinya Hao Chen dan Hao Tian benar-benar bagaikan langit dan bumi, Hao Tian memiliki bakat yang luar biasa dan langka, tapi tidak untuk Hao Chen yang tidak mewarisi apapun dari kedua orangtuanya.
Tapi Lao Zu berani jamin Kekuatan yang ditujukan olah Hao Chen telah melampaui kekuatan Hao Tian ketika seumuran dengannya, ditambah lagi Hao Chen membangun kekuatan itu dengan kerja keras.
Lalu Lao Zu segera mengeluarkan tiga token batu yang masing-masing memiliki warna yang berbeda, tapi ada ukiran yang mengerikan.
"Yang ada di hadapanmu saat ini adalah token khusus untuk mengakses tempat cobaan dari wilayah pencerahan, tapi kau hanya bisa memilih satu saja, sekali kau menjalaninya kau tidak akan bisa menggantinya dan ketika kau memutuskan untuk mundur kau tidak akan pernah bisa mengulanginya lagi, bahkan jika kau ingin mengganti jalur itu pun mustahil." Ucap Lao Zu yang memandangi Hao Chen.
"Misalnya aku telah memilih kapan aku bisa berangkat?" tanya Hao Chen sebelum memilih.
"Itu terserah mu, karena kau bisa pergi kapan saja. Tapi kau tidak perlu khawatir karena hal ini aku telah membuatmu lulus secara langsung dari akademi langit cerah untuk perantara luar, ditambah lagi kau memiliki hak khusus jika ingin kembali ke akademi ini, jika kau memilih ingin menjadi murid perantara dalam, kau bisa saja masuk sampai kau berumur 18 tahun." Jawab Lao Zu dengan senyum tipis.
"Baiklah aku telah memutuskannya, aku akan memilih jalan Ashura!" Ucap Hao Chen yang segera meraih token berwarna merah cerah tersebut.
"Hoho...apakah kau yakin? aku sendiri juga tidak berhasil melalui jalan tersebut." Kata Lao Zu dengan senyum mengejek.
__ADS_1
"Aku yakin untuk hal ini, karena jalan Ashura mirip denganku, aku tidak ingin menjadi pahlawan yang menghentikan kejahatan, aku hanya ingin melindungi mereka yang penting bagiku, bahkan jika aku sendiri harus menghancurkan dunia. Jadi keputusan ku telah bulat, aku akan menjalani jalan Ashura!" ucap Hao Chen dengan mata penuh tekad.