
Keributan segera terjadi setelah Hao chen mengatakan hal tersebut.
"beraninya,serang dia!!!"teriak pria itu.
Kemudia ratusan prajurit segera mendekati Hao chen,namun mereka seperti dipaksa dengan keras.
"HUH!"dengan dengusan dingin Hao chen segera memegang kalungnya,lalu cahaya sembilan warna segera muncul dan meluas keseliruh kuil.
Lalu entah mengapa orang-orang yang ada dikuil mendadak terdiam begitu juga para prajurit yang ingin menyerang Hao chen.
"sekarang aku beri pilihan keluar dari kuil ini atau mati ditanganku!?"kata Hao chen dengan keras disertai dengan niat membunuh yang kuat.
"apa yang kau lakukan...?beraninya kau menghilangkan tanda pemberian dewa!!"kata pria itu.
"tanda Dewa katamu!?,lalu kenapa tanda dewa itu bisa hilang olehku hah!?"tanya Hao chen.
"jika kalian ingin pergi maka pergilah dari pada aku membunuh kalian disini...Heh kalian tidak perlu khawatir karena segel paksaan telah hilang"kata Hao chen dengan niat membunuh yang menakutkan.
Lalu mereka semua berhaburan keluar bukan karena takut tapi bahagia,kemudian didalam kuil itu hanya tersisa Hao chen dan pria itu saja.
"lihat bahkan mereka bukannya takut karena aku tapi mereka bahagia karena bebas,majulah bahkan jika dewa yang kau banggakan itu muncul aku bisa menghancurkannya!"kata Hao chen yang dimana Bara hitam dengan niat membunuh menakutkan segera muncul.
"hahahaha...berani menantang aku yang merupakan seorang dewa berani sekali kau akan kutunjukan pada mahluk fana sepertimu,seperti apa kekuatan dewa sebenarnya"kata pria itu yang kemudian segera ditutupi oleh cahaya emas berkilau.
Lalu kumpulan cahaya itu segera membentuk sebuah gumpalan yang menyerupai telur yang kemudian segera pecah dan segera muncul sosok seorang pria dengan rambut emas panjang dengan mata biru cerah disertai tubuh kekar dan muncul enam pasang sayap putih yang indah,dibandingkan dengan waktu itu dia jauh lebih tampan.
"lihat ini baik-baik bocah kekuatan seorang dewa!!!"kata pria itu.
"heh...rupanya manusia yang hanya ada pada tingkat quasigod rupanya dan masih cacat"kata Hao chen.
"apa,bagaimana kau bisa tau!?"raung pria itu dengan marah.
"bacot...!"kata Hao chen dengan keras.
Kemudian lingkaran ungu perak segera muncul dibelakang Hao chen dan segera diikuti pedang ungu yang muncul dan siap menembak.
"kau beraninya menyerang aku seorang dewa,kau akan membayar dosamu!!!"teriak pria itu yang mengeluarkan pedang emas miliknya.
__ADS_1
"dasar anj*ng kampung!"kata Hao chen dengan dingin.
Lalu pedang-pedang Hao chen langsung menembak kearah pria itu dengan cepat.
"heh...tidak perlu menggunakan tenaga"kata pria itu dengan sombong.
Namun"BOOM!!"ledakan besar terjadi yang membuat pria itu terluka.
"s-sial bagaimana itu bisa melukai aku yang merupakan dewa"raung pria itu dengan marah.
"kau berani sekali mengaku sebagai dewa padahal kau hanya manusia,kau tidak berani keluar karena ditanah surgawi ini banyak orang tingkat dewa hidup dan bahkan telah menembus atmosfer dan mencari planet baru,tidak seperti kau yang mengaku-ngaku saja"kata Hao chen.
"kau beraninya!!!"kata pria itu.
"tol*l mati saja!"kata Hao chen yang kemudian melambaikan tangannya.
Lalu ratusan pedang segera mengarah kepria itu,karena tidak bisa menghindar atau melawan dia pun tertusuk.
"beraninya kau!!!"teriak pria itu dengan marah dan kesakitan.
"BOOM!!!"tubuh pria itu hancur berkeping-keping.
"pak...pak...pak"suara tepukan tangan segera terdengar.
"siapa!?"teriak Hao chen.
"bagus...bagus sekali kau cocok untuk menjadi wadah untuk aku"suara pria misterius yang muncul dari pilar itu.
"wadah untukmu jangan harap!!"kata Hao chen.
"huh...sebaiknya kau diam"kata pria itu.
Lalu Hao chen segera tertekan dan tidak bisa bergerak.
"apa yang kau lakukan!?"kata Hao chen.
"bagus sangat bagus ditubuhmu memiliki banyak sekali kekuatan rahasia yang sangat besar memang cocok untuk aku yang merupakan penentu takdir"kata pria itu dengan sombong.
__ADS_1
"jangan pernah berharap lebih baik aku mati dari pada diatur oleh orang lain"kata Hao chen.
"hahahaha...kau ditakdirkan sebagai wadah untuk aku yang hebat ini dan akulah sang penentu takdir diseluruh jagat raya,kalian para mahluk fana dan orang-orang yang mengaku sebagai dewa akan tunduk oleh takdir dari aku sang penguasa"kata pria misterius itu.
"takdir...kau pikir kau siapa!?"kata Hao chen.
"beraninya kau berbicara seperti itu padaku yang menentukan takdir,kau harusnya bersyukur tubuhmu itu digunakan oleh sang penentu takdir,semua yang ada seluruh jagat raya akan memiliki takdir yang tidak akan bisa dirubah karena aku sang penentu takdir yang telah memutuskannya"kata pria itu dengan sombong dan arogan.
Namun dia langsung menjadi pucat ketika melihat Hao chen yang disinar oleh cahaya sembilan warna,lalu Hao chen berkata dengan suara nyaring"takdir...?,kau yang menentukannya dan takdir itu tidak bisa diubah? Kau keparat!!!"
Segera gelombang energi mengerikan segera keluar dan tekanan yang dilepaskan oleh orang itu segera hancur.
"bagaimana mungkin!!!?"kata pria itu dengan panik.
"salah...salah...salah!!! semua yang kau katakan adalah salah,kau adalah seorang anj*ng yang mengatas namakan takdir"kata Hao chen dengan cahaya sembilan warna disertai aura hitam menakutkan yang mengandung niat membunuh yang tajam.
"bahkan tuhan sendiri tidak menentukan takdir seseorang,namun tuhan memberikan sebuah takdir agar kita dapat menentukan takdir masing-masing apakah kita harus berbuat baik atau jahat,mengikuti jalannya atau malah melenceng"
"jika takdir tidak bisa diubah lalu kenapa tuhan mengizinkan orang jahat bertobat,seorang pecandu bisa berhenti dan orang miskin menjadi kaya serta orang kaya jadi miskin"
"tuhan tidak menentukan takdir seseorang,tuhan memberikan takdir agar kita dapat mempertahankanya atau mengubahnya,tuhan mengajarkan kita tentang kehidupan dan kehancuran,baik dan jahat itulah tujuan takdir ada!!!"
"takdir kitalah yang menentukannya dan kita sendiri yang akan mempertanggung jawabkannya sendiri,itulah arti sebenarnya takdir"kata Hao chen yang mulai mendekat.
"kau...kau...mundur!!!"teriak pria itu dengan takut.
"AKULAH YANG BERHAK MENENTUKAN TAKDIRKU SENDIRI!!!!!"kata Hao chen yang langsung menarik pria itu.
Kemudian dia segera memasukannya kedalam lingkaran kesedihan dari api kesedihan milik Hao chen.
"kau akan menerima hukuman ini selamanya"dengan tatapan mengerikan Hao chen segera memasukan pria itu kedalam lubang hitam yang berisi teriakan dan jeritan.
Kemudian Hao chen segera keluar dari dalam kuil dan terbang diatasnya lalu cahaya ungu disetai petir yang menakutkan segera muncul dalam jumlah besar.
Segera Hao chen memegang pedangnya dan berteriak dengan keras"PEDANG PENGHANCUR!"
"BOOM!!!"
__ADS_1
Dengan tebasan keras dia segera menghancurkan kuil tersebut dan Hancur perkeping-keping.