
Melihat orang yang didepannya Zhou yuan, Ling feng dan Xie yu menjadi merinding ketakutan karena Aura membunuh mengerikan terpancar dari sosok merah tersebut.
Berniat untuk membela diri namun aura membunuh sosok merah tersebut sangat menekan dan membuat sesak, lalu sosok merah itu perlahan mulai mendekati kelompok Zhou yuan.
Namun karena takut Zhou yuan segera tersungkur jatuh akibat luka-lukanya, sementara itu Ling feng dan Xie yu segera menjadi benteng.
Tapi tiba-tiba sosok merah tersebut tersenyum kecut dan berkata dengan nada memuji "Tidak buruk!"
Lalu cahaya merah ditubuh orang itu segera menghilang yang segera digantikan dengan sosok tampan dengan rambut putih keperakan, mata biru cerah, postur tubuh sempurna untuk seorang pria dan pandang dingin namun terlihat ramah.
"Tunggu kau...Kak chen!" ucap Zhou yuan dengan kaget.
"Wah...kak chen kau datang!" sambung Ling feng.
Namun Hao chen segera meminta mereka untuk diam dengan mengisyaratkan tangannya, lalu Hao chen berkata dengan suara pelan "Kita menjauh dari sini terlebih dahulu..."
Kemudian elemen air segera mengelilingi mereka dan segera menghilang dengan hanya menyisakan beberapa tetes air, dengan meninggalkan orang-orang yang menderita terkana teknik Neraka asura.
Lalu sekelompok orang datang dengan jumlah yang sangat besar, dimana kelompok itu dipimpin oleh seorang pria tampan dengan rambut emas dan mata emas cerah serta aura cahaya tebal.
"Apa-Apaan ini?" ucap pria rambut emas tersebut.
"Mereka sepertinya terkena oleh suatu teknik kutukan darah yang mulia!" jawab seorang pria tua.
"Apakah bisa dihentikan?" tanya pria rambut emas itu.
"Tidak bisa bahkan sangat mustahil, karena ini dilakukan oleh seorang ahli!" jawab pria tua itu.
Kemudian kelompok mereka segera pergi dan pria rambut emas itu memasang ekpresi ketakutan, lalu berkata dalam hatinya "Siapa yang menolong mereka?"
Sementara itu Hao chen dan yang lainnya sekarang sedang berada didalam gua yang indah dengan adanya danau kecil serta batu-batu indah yang bercahaya.
"Baiklah sebelum itu jelaskan padaku dari awal sampai sekarang!" Hao chen dengan tegas meminta penejelasan.
__ADS_1
"Baiklah pertama dimulai dengan...." ucap Zhou yuan.
Kemudian Zhou yuan menceritakan awal permasalahan mereka, dimulai dari saat mereka bertiga berhasil mendapatkan Teknik tubuh tingkat tinggi dan juga Zhou yuan mendapatkan warisan Dewa Phoenix serta Ling feng mendapatkan ilmu tombak dari salah satu Dewa zaman kuno.
Mereka berdua saat itu sangat senang, namun ketika mereka keluar dari makam kuno ada banyak orang yang mencegah dan memeriksa apa yang mereka dapatkan.
Saat itu mereka segera ketahuan dan berusaha untuk kabur sayangnya banyak orang-orang tua tingkat batas fana yang menghalangi jalan mereka kabur, lalu saat itu Xie yu serta kelompoknya menolong Zhou yuan dan Ling feng.
Awalnya mereka curiga namun karena mereka memiliki masalah yang sama akhirnya Zhou yuan dan Ling feng sedikit percaya.
Hingga kejadian dimana salah satu kelompok Xie yu berkhianat yaitu Yu wan dengan memberitahu lokasi kelompok Zhou yuan, tapi syukurnya Hao yu menolong mereka untuk bisa kabut.
Namun itu hanya sementara setelah itu mereka melanjutkan pengejaran, mereka saat itu takut dengan Hao yu dan mengalahkan 10 orang tingkat Quasi God sendirian jadi karena itulah dia diacuhkan.
Lalu ketika sebuah serangan yang menyebabkan Zhou yuan, Ling feng, dan Xie yu harus berpisah dengan Qi zijing. Awalnya kami mencarinya namun karena ada sebuah pesan spirtual yang menyatakan bahwa Qi zijing baik-baik saja, kami memutuskan untuk terus bersembunyi dan lari dari kejaran kelompok mereka.
Selama berbulan-bulan mereka tidak bisa tenang dan terus berlari. Lalu mereka juga mengalami pertarungan terus menerus ketika mereka hampir tertangkap, bisa dibilang mereka saat itu sangat menderita.
"Begitu rupanya...orang-orang brengs*k!" sekilas ada niat membunuh tajam dari matanya.
Tapi Xie yu berteriak dengan keras "Qi zijing! kau baik-baik saja?!"
Kemudian Hao chen, Zhou yuan dan Ling feng segera mendatangi Xie yu dengan wajah paniknya.
"Kau tenang dulu!" ucap Hao chen dengan tegas.
Kemudian Xie yu segera tenang karena orang yang mengatakan hal tersebut adalah Hao chen.
Lalu Hao chen segera mendekati Qi zijing yang yang mengenaskan dengan pakaian robek, namun Hao chen segera berhenti dan berbalik.
"Kau...Kau cepat bersihkan tubuhnya dan pakaikan pakaian yang layak...cepat!" Hao chen segera memerintah Xie yu.
"T-Tapi inikan...aku tidak bisa..." jawab Xie yu dengan wajah memerah.
__ADS_1
"Jika kau ingin dia cepat sembuh segera lakukan dan juga nanti kalian pasti akan saling melihat tubuh masing-masing" dengan suara tegas dan nada agak mengejek.
"Demi penyembuhannya aku akan melakukan!" Xie yu dengan tegas serta wajah memerah yang kemudian dia segera mengendong Qi zijing kedekat danau.
"Kalian berbalik!" ucap Hao chen dengan keras.
Tanpa menunggu lama Zhou yuan dan Ling feng segera berbalik, lalu tiba-tiba Zhou yuan bertanya "Apakah gadis itu baik-baik saja kak chen?"
"Ya...dia dalam kondisi baik dan masih aman, namun kondisi pikirannya buruk." jawab Hao chen.
Mereka segera menganguk paham dan tidak bertanya lagi, karena mereka berdua tau jika Hao chen saat ini sedang kesal.
Lalu setelah membersihkan tubuh Qi zijing sampai bersih dan memakaikan pakaian yang bagus, Xie yu segera membawa Qi zijing berbaring dikasur tipis yang diambil dari cincin penyimpanan Xie yu.
"Baiklah kalian bertiga berdiri dibelakangku!" ucap Hao chen yang segera memegang kepala Qi zijing.
Setelah lama memeriksa Hap chen segera berkata" Dia dalam keadaan baik dan masih bersih, kau bisa tenang karena kau masih memiliki kesempatan untuk menghilangkannya nanti."
Kemudian Xie yu segera memerah mendengarkan ucapan Hao chen.
"Namun mentalnya sedang rusak dan kekuatan spiritualnya kacau balau, tapi kau tidak perlu khawatir aku telah melepaskan kekuatan spiritual aku untuk memperbaikinya. Jadi dia hanya perlu menunggu proses pemulihan saja." sambung Hao chen sambil tersenyum ramaj kearah Xie yu.
"Terima kasih bantuannya saudara chen!" ucap Xie yu sambil menundukan kepalanya.
"Tidak apa, namun aku sarankan kau harus tetap memeluknya sampai dia sadar. Karena hal tersebut akan membuat dia nyaman, jika bukan karena keteguhan hatinya dia mungkin akan koma berat!" Hao chen segera berjalan keluar gua.
"Hem...aku mengerti saudara chen!" Xie yu segera kearah Qi zijing dan segera memeluknya dengan erat, sehingga ada senyum tipis diwajah cantik Qi zijing.
Lalu tiba-tiba Ling feng segera bertanya "Kak chen kau mau kemana?"
"Aku akan mengurus beberapa cecunguk yang berani menyakiti saudarku!" Hao chen segera diselimuti cahaya merah darah dengan niat membunuh tebal disertai rambut berubah menjadi abu-abu dan mata menjadi berwarna merah darah menakutkan.
"Swoss!" Hao chen segera melangkah dengan ekspresi kesalnya.
__ADS_1