The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 230. Masalah yang merepotkan


__ADS_3

Disaat pagi menyambut hujan masih mengguyur kota yang ditempati oleh Hao Chen saat ini, sehingga Hao Chen memilih untuk tetap tinggal di penginapan.


Walaupun begitu dengan akses yang mudah menuju ke dunia kecilnya Hao Chen dapat berlatih dengan nyaman, bahkan setelah tiga hari berlalu dia hampir berada diambang terobosan.


Awalnya dia ingin cepat-cepat menerobos, namun berkat saran Tianlong, Hao Chen lebih memilih untuk mempelajari tulisan Ilahi kuno, dengan tujuan untuk membaca catatan ilahi.


Karena berkat catatan Ilahi Hao Chen berhasil mengembangkan dunia kecilnya miliknya agar lebih baik, Hao Chen berencana untuk membuat dunia kecilnya sebaik mungkin sebelum masuk ketingkat God King.


"Ugh! ternyata mempelajari tulisan Ilahi kuno jauh benar-benar sangat sulit, tapi kenapa setiap kali aku mempelajarinya tulisan Ilahi kuno selalu menjadi pusing?" tanya Hao Chen dengan bingung.


Kemudian seekor naga besar segera berkata disampingnya, "Itu karena tulisan Ilahi kuno mengandung kekuatan hukum terlarang Galaxy kuno."


"Hukum terlarang Galaxy kuno? apa itu?" tanya Hao Chen dengan penasaran.


"Sebuah hukum misterius yang memiliki kekuatan untuk mengontrol benda yang ada diseluruh alam semesta dengan luas yang mengerikan, bahkan kau bisa menciptakan Galaxy milikmu sendiri jika memahami hukum ini, Hukum terlarang Galaxy kuno juga disebut sebagai hukum yang muncul ketika jagat raya masih sebuah kehampaan dan kegelapan." Jawab Tianlong yang sepertinya tidak terlalu mengetahui lebih jauh.


"Sepertinya aku harus belajar mengendalikan hukum ini, tapi semakin aku memikirkannya aku merasa jika asal usul penciptaan benar-benar sangat merepotkan, namun karena tujuanku menjelajahi alam semesta aku harus mengetahui hal seperti ini." Ucap Hao Chen dengan penuh semangat.


Karena dikehidupan sebelumnya Hao Chen sangat suka dengan hal-hal yang berhubungan dengan luar angkasa, bahkan dia telah banyak belajar hukum antariksa.


Dengan kekuatan yang dimiliki Hao Chen dia ingin mempelajari lebih banyak tentang seluruh alam semesta, karena menurutnya sangat menyenangkan mempelajari hal-hal tentang alam semesta.


Lalu Hao Chen segera melanjutkan mempelajari tulisan Ilahi kuno untuk tujuannya, karena dia tidak ini terlibat dalam urusan politik ataupun kerajaan.


Kemudian sekitar tiga hari berlalu hujan segera mereda, dimana banyak orang-orang segera beraktivitas dengan senang, walaupun sebenarnya ketika hujan kegiatan ekonomi tetap berlanjut.


"Aku baru mempelajari tiga puluh persen tentang tulisan Ilahi, hah...benar-benar sesuatu yang sulit untuk dipahami." Ucap Hao Chen sambil meregangkan tubuhnya.


"Ngomong-ngomong kenapa aku merasa ada sebuah kekuatan ruang waktu yang mulai bergejolak?" tanya Hao Chen dengan bingung.

__ADS_1


Dia segera berkemas untuk segera pergi dari penginapan ini dan melanjutkan perjalanan, tapi sebelum itu dia ingin melihat-lihat warisan dari kaisar alam dewa itu.


Disaat yang bersamaan banyak orang-orang yang berkumpul diluar kota hujan, dimana mereka dengan perasaan gugup sedang menatap sebuah celah ruang yang ada didepan mereka.


Celah ruang tersebut memiliki kekuatan ilahi dan hukum dimensi yang cukup kuat, bahkan orang yang berada diranah dewa awal bisa terluka ketika memasuki celah ruang tersebut.


Tapi secara alam kekuatan yang menghalangi didalam celah ruang tersebut mulai menghilang, sekitar satu hari penuh kekuatan hukum dimensi akan segera hilang.


Sementara itu orang-orang dari sekte terkenal sedang mengambil wilayah mereka, demi mencegah orang lain menerobos masuk lebih dulu.


"Hah...sepertinya kita hanya bisa mengambil sisa-sisa dari kelompok sekte besar."


"Benar! mereka sangat sombong, kuharap mereka akan celaka."


"Tapi kudengar-dengar, pewaris tahta dari seluruh kekaisaran alam dewa juga akan kemari loh."


Orang-orang yang ingin mencari keberuntungan hanya bisa pasrah dengan tindakan dari murid-murid sekte besar, karena mereka juga tidak memiliki kekuatan untuk melawan.


"Semoga saja ada catatan Ilahi lagi didalam celah ruang tersebut, karena semuanya tidak penting dihadapan ku." Gumam Hao Chen sambil tersenyum.


Tapi orang-orang yang mengenal Hao Chen segera membeku dan menatapnya dengan penuh ketakutan, karena mereka tau jika tingkat kultivasinya berada ditingkat dewa.


"Sebaiknya kalian tetap diam atau kalian akan menyesalinya!"


Orang-orang yang ingin menyebarkan informasi tentang Hao Chen segera terdiam ketika pesan spiritual masuk kedalam kepala mereka, belum lagi terdapat sebuah ancaman yang menakutkan.


Dimana hal tersebut membuat mereka terdiam dan hening, karena siap juga yang mau berurusan dengan seorang dewa?


Sementara itu Lou Yunli segera menyipitkan matanya seakan-akan menyadari sesuatu, bahkan ketika ia melepaskan kesadaran spiritualnya, tidak ada satu pun yang berhasil ia temukan.

__ADS_1


"Aku tidak salah lagi, seharusnya itu adalah kesadaran ilahi." Gumam Lou Yunli dengan khawatir.


"Ara~ kenapa dengan si perawan ini?" tanya Yun Qianzhu dengan nada menggoda.


Awalnya Lou Yunli ingin marah dan memukul wajah wanita jala*g itu, tapi ketika ia merasakan kesadaran ilahi itu lagi Lou Yunli segera waspada.


"Hey! Hey! apakah kau ingin bertarung?" Sepertinya biasa Yun Qianzhu selalu merespon dengan cara yang tidak benar.


Tapi kali ini Lou Yunli segera melepaskan kesadaran spiritualnya untuk mencari sumber dari kesadaran ilahi tersebut, karena ada perasaan tidak enak dari sumber kekuatan tersebut.


"Kak senior?" murid-murid dari sekte Teratai putih segera khawatir melihat ekspresi serius Lou Yunli.


"Kenapa ada seseorang yang mencapai ranah dewa disini?" batin Lou Yunli sambil menyipitkan matanya.


Setelah lama menunggu ia sama sekali tidak merasakan kesadaran ilahi tersebut, mungkin orang yang melepaskan kesadaran Ilahi tadi hanya seorang ahli tingkat dewa yang sekedar lewat.


"Dibandingkan dengan ayah kekuatan dari kesadaran ilahi tadi benar-benar sangat mengerikan, karena aku selalu melihat ahli tingkat dewa, aku familiar dengan kesadaran ilahi." Gumam Lou Yunli dengan khawatir.


"Hey Adik Yunli, kenapa kau mengacuhkan aku?" tanya Yun Qianzhu dengan senyum manis dan menggoda.


"Tidak ada komentar, sebaiknya kau mengkhawatirkan dirimu sendiri dasar jablay sialan!" jawab Lou Yunli yang segera balik badan.


"Apa katamu gadis perawan!" Yun Qianzhu segera mengerutkan keningnya dan menatap kearah Lou Yunli dengan.


"Kau tidak perlu mengatai orang dengan cara seperti itu, jika kau sendiri masih seorang perawan!"


Secara tiba-tiba sebuah suara dari langit muncul entah dari mana, bahkan terdapat aura yang terhormat muncul ketika suara itu terdengar.


Sementara itu orang-orang dari berbagai Sekte segera mengerutkan keningnya setelah mendengar suara tersebut, sementara itu orang lain segera menghela nafas lega ketika suara tersebut terdengar.

__ADS_1


"Akhirnya sesuai dengan harapan, lima pewaris tahta Kekaisaran diseluruh alam dewa datang."


"Benar! ketidakadilan dari sekte-sekte besar akan menghilang!"


__ADS_2