The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 167. Hadiah Kecil


__ADS_3

Setelah mendengar jika Bai Long dan Long Heisen akan memberikan sesuatu, Hao Chen dan juga Su Yao menjadi bersemangat.


"Memangnya apa yang kau berikan?" tanya Hao Chen yang berusaha menutupi keinginannya.


"Apakah kau melihat kedua jasad naga tersebut." Bai Long segera menunjuk ke arah jasad naga putih dan naga hitam yang berukuran sekitar 5.000 meter.


"Apakah itu naga asli atau tubuh Kalian?" tanya Hao Chen lagi.


"Secara alami itu merupakan jasad kami berdua, namun ada beberapa berbeda yang sedikit unik. Dimana ada semua kekuatan kami yang tersegel didalam jasad tersebut, bahkan ada satu kristal roh yang terbentuk dari kekuatan kami berdua." Jawab Long Heisen segera menarik sesuatu dari kedua jasad naga tersebut.


"Ada kristal roh? apakah kalian bukan manusia?" Su Yao pun tidak bisa untuk menahan pertanyaan tersebut.


"Tentu saja kami manusia! karena kami terpisah dengan tubuh kami ketika kami menggunakan kemampuan 'True Body' jiwa kami ditarik oleh pilar tadi." Jawab Bai Long yang sedang mengamati Hao Chen dan Su Yao.


"Jadi hadiah yang ingin kalian berikan pada kami adalah kekuatan penuh kalian berdua? tapi tingkat kultivasi kami tidak mencapai level Dewa, bagaimana kami dapat menerimanya?" tanya Su Yao lagi.


"Tetang saja, kami akan menaruh semua kekuatan kami kedalam kristal roh tersebut dan menyegelnya, lalu kau dapat menyerapnya secara perlahan ketika kau melakukan terobosan." Jawab Long Heisen.


Kemudian kedua jasad naga hitam dan naga putih tersebut segera menjadi seberkas cahaya terang dan segera terhisap kesebuah kristal roh yang ada ditengah-tengah kedua jasad tersebut, secara perlahan ada tekanan yang keluar dari kedua kekuatan tersebut segera menghilang.


Walaupun prosesnya sederhana, tapi jika dilihat dari wajah Bai Long dan Long Heisen yang seperti sedang kelelahan dapat dipastikan jika tindakan mereka bisa dikatakan sangat sulit.


Anehnya terdapat dua kerangka tulang naga dengan potong sempurna muncul ketika cahaya tersebut menghilang.


"Jadi itu adalah tulang naga putih dan naga hitam, menarik sekali." Batin Hao Chen sambil mengangguk pelan.

__ADS_1


"Nah jadi siapa diantara kalian yang akan memilikinya?" tanya Bai Long.


"Ah! tentu saja Hao...." ketika Su Yao ingin menyelesaikan kata-katanya Hao Chen segera berbicara.


"Aku serahkan pada Su Yao saja!" ucap Hao Chen segera.


"Eh! kenapa kau memberikan pada ku?" tanya Su Yao dengan kaget.


"Ya jelaskan? aku tidak membutuhkannya, lagi pula jika dibandingkan dengan persiapanku kristal roh itu jauh sangat-sangat lemah." Jawab Hao Chen dengan wajah datar.


"Tidak! kau jangan berbohong, kau pasti mengarangnya!" ucap Su Yao yang terlihat kesal.


Lalu Hao Chen segera berkata,"Kenapa juga aku harus mengarangnya? kau pikir aku memiliki kekuatan seperti ini tanpa adanya alasan? kau pikirkan baik-baik."


"Sudah! sudah! sana cepat serap, lagi pula kau belum memiliki kristal roh ke-enam untuk Martial Soul Naga Emasmu kan?" tanya Hao Chen yang segera mendorong Su Yao.


Merasa tidak berdaya Su Yao hanya bisa berkata-kata tidak jelas, "Iya aku tau! tapi apa kau yakin memberikannya?"


"Cepat serap! atau aku akan melakukan sesuatu yang aneh padamu!" ucap Hao Chen dengan nada mengancam.


Sontak wajah Su Yao segera memerah dan seperti seorang anak yang patuh dia segera duduk dihadapan kristal roh tersebut, lalu dia segera berkata, "Kau jangan menyesalinya, lalu jangan melakukan hal yang aneh-aneh padaku, mengerti!"


"Ya! aku mengerti." ucap Hao Chen dengan wajah datar.


"Baiklah semuanya telah diputuskan, kau bisa menyerapnya dan kami berdua akan membimbing mu melalu kesadaran spiritual." Ucap Bai Long dengan senyum aneh.

__ADS_1


Setelah itu Su Yao segera menutup matanya dan mulai menenangkan pikirannya, diikuti oleh bayangan naga emas raksasa muncul dibelakangnya.


"Wow jadi ini kekuatan naga emas?" Long Heisen segera menunjuk ketertarikan pada Su Yao.


"Benar jika dia berada dibawah bimbingan yang baik maka potensi sesungguhnya akan segera terungkap, tapi kekuatan garis darah Naga emasnya benar-benar sangat kuat bahkan sudah setara dengan Dewa Naga emas." Sambung Bai Long yang memberikan tatapan aneh.


"Hey kau anak aneh! apakah kau tidak tertarik untuk merebutnya dari gadis itu?" tanya Long Heisen.


"Kenapa juga aku harus merebutnya? lagi pula aku telah mendapatkan jalan yang telah aku susun, ditambah lagi aku lebih menghargai yang namanya kerja keras dari pada memperoleh segalanya dengan mudah, sebab kau tidak akan pernah memahami apa yang kau peroleh dengan cara mudah."Jawab Hao Chen yang masih mengawasi Su Yao.


"Hah! pantas saja kau memiliki kekuatan yang sudah setahap dengan Quasi God dan akan segera menerobos ketingkat Dewa, padahal kau masih berada ditingkat Soul Emperor." Ucap Long Heisen yang menatap Hao Chen dengan aneh.


"Tapi kau pasti memiliki alasan kenapa kau ingin menjadi sekuat ini, sebaiknya kau menceritakannya pada kami semuanya lagi pula kami akan segera mati setelah gadis itu selesai." Ucap Bai Long.


"Apakah harus?" tanya Hao Chen yang terlihat enggan.


"Tentu saja, lagi pula kami merasakan jika era sekarang adalah era kemungkinan bangkitnya kembali ras iblis." Jawab Long Heisen.


"Jadi kalian hidup di era perang melawan Dewa iblis terkuat dialam semesta?" tanya Hao Chen dengan kaget.


Lalu Long Heisen segera menjawab, "Tentu saja! kau pikir bagaimana kami bisa memiliki banyak pengetahuan, ditambah lagi kami bisa memberikan semua informasi yang kami miliki dan pengetahuan kami berdua."


"Benarkah? kalau begitu aku setuju!" ucap Hao Chen dengan penuh semangat.


Kemudian Hao Chen segera menceritakan semua yang iya ketahui tentang apa yang terjadi mulai dari adanya 72 istana iblis, mencoba untuk memulihkan kekuatan Kaisar Dewa iblis, dan membangkitkan sang Dewa iblis terkuat diseluruh Jagat raya.

__ADS_1


__ADS_2