The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 139. Barang-barang yang sangat menarik


__ADS_3

Awalnya Hao Chen sempat bingung kenapa banyak sekali orang-orang yang berteriak, tapi setelah seseorang yang menjadi pembawa acara pelelangan muncul Hao Chen segera paham.


Bagaimana mungkin tidak? Karena pembawa acara pelelangan adalah seorang wanita cantik dengan pakaian yang seksi, disertai tatapan menggoda yang dapat membuat para pria segera berpikiran liar.


"Baiklah untuk tamu terhormat, saya Ye Fei mengucapkan selamat datang di acara pelelangan kami!" ucapan wanita itu dengan suara menggoda.


Kemudian keributan besar terjadi dengan kata-kata aneh segera muncul, bahkan ada yang berteriak untuk melamarnya.


"Wow....sepertinya wanita itu populer!" puji Hao Chen dengan kagum.


"Kau menyukainya?" tanya Su Yao dengan ekspresi aneh.


"Tentu saja aku suka! aku kan seorang laki-laki, wajar jika aku tertarik dengan lawan jenis ditambah seperti wanita itu walaupun jauh lebih tua dariku, namun dia tetap saja cantik." jawab Hao Chen dengan datar.


Setelah mendengar jawaban Hao Chen, Su Yao segera cemberut dengan pipinya menggembung kecil.


"Tapi aku tidak tertarik! sama sekali dengannya karena aku masih memiliki tujuan untuk menjadi kuat, serta melindungi mereka yang penting bagiku!" sambung Hao Chen tanpa menyadari ekspresi wajah Su Yao yang terlihat lucu.


Ditengah pembicaraan Hao Chen dan Su Yao, Ye Fei segera angkat bicara "Baiklah tanpa banyak bicara lagi aku akan memulai pelelangannya!"


"Untuk barang pertama, aku akan memperkenalkan yaitu sebuah tanaman yang memiliki kekuatan api yang sangat murni dan sangat menguntungkan bagi Soul master yang memiliki kekuatan api!" ucap Ye Fei dengan suara merdu.


Namun tidak seperti kegaduhan waktu itu, para peserta pelelangan sekarang lebih fokus pada barang yang akan dilelang.


"Nama tanaman ini adalah Akar api merah yang tubuh dibawah naungan inti api merah, yang merupakan salah satu dari 20 inti api suci. Baiklah harga awalnya adalah 100.000 dolar federasi!" ucap Ye Fei dengan suara keras.


"150.000 dolar federasi!"


"200.000 dolar federasi!"


"300.000 dolar federasi!"


"450.000 dolar federasi!"


"500.000 dolar federasi!"


Jumlah tawaran harga yang sangat tinggi untuk sebuah tanaman, dimana hal ini menunjukkan eksistensi tempat pelelangan ini sangat lah tinggi.


"Hanya sebuah Akar api merah saja sudah semahal ini?" tanya Hao Chen dengan bingung.

__ADS_1


"Tentu saja! selain karena kualitas barang yang dilelang sangat bagus, popularitas tempat pelelangan ini sangat terkenal diseluruh Tanah surga." Jawab Su Yao.


"Akar api merah...aku punya banyak sekali didalam cermin dimensional ku, bahkan kualitasnya jauh lebih hebat dari pada ini!" gumam Hao Chen dalam hatinya.


Kemudian pelelangan terus berlanjut, tapi Hao Chen dan Su Yao belum melakukan penawaran sama sekali, sampai sebuah barang yang segera membuat Su Yao tertarik.


"Baiklah barang berikutnya adalah Bambu emas yang merupakan tanaman langka dari sebuah puncak gunung misterius, dimana tanaman ini akan sangat berguna bagi Soul master dengan atribut fisik serta bumi. Lalu disini ada 4 jenis bambu emas yang telah disediakan, baiklah untuk harga awalnya dimulai dengan 450.000 dolar federasi!" ucap Ye Fei dengan senyuman.


"550.000 dolar federasi!" ucap Su Yao segera.


"650.000 dolar federasi!" secara tiba-tiba seorang pria segera memberikan penawaran.


Karena Su Yao sangat memerlukan tanaman itu, dia segera menawarkan lagi "750.000 dolar federasi!"


"850.000 dolar federasi!" ucap pria itu lagi


"950.000 dolar federasi!"


"1.050.000 dolar federasi!" ucap Su Yao yang mulai kewalahan.


"1.150.000 dolar federasi!" sambung pria itu dengan tatapan sombong.


"Baiklah tidak ada yang menawari lagi? oke untuk satu bambu emas sekarang dimiliki oleh orang yang menawarkan 1.150.000 dolar federasi!" ucap Ye Fei dengan senang, karena barang yang seharusnya dilelang tidak terlalu mahal, malah dibeli dengan harga tinggi.


"Kenapa kau menghentikanku? aku sangat perlu tanaman obat itu!" Tanya Su Yao dengan marah.


"Kau tunggu saja dulu, karena bambu emas yang dibeli oleh pria itu sangat lemah dan esensinya juga sedikit, jadi tidak terlalu efektif untukmu yang memiliki kekuatan Naga emas dan Jade stone." Jawab Hao Chen yang segera memegang tangan lembut Su Yao.


"Jadi bagaimana sekarang? apakah semua bambu emas itu tidak berguna semua untukku?" tanya Su Yao dengan bingung.


"Tentu saja tidak, karena diantara bambu emas tersebut ada yang memiliki esensi yang paling kuat! bahkan bisa disebut bambu emas suci." Jawab Hao Chen dengan senyum diwajahnya.


"Benarkah!" ucap Su Yao dengan senang.


Sambil memegang tangan Su Yao, Hao Chen segera berkata "Hehehehe...sebaiknya kau diam saja dulu dan lihatlah rencanaku!"


"Baiklah untuk Bambu emas berikutnya, kita akan segera mulai!" ucap Ye Fei dengan suara menggoda.


"1.500.000 dolar federasi!" ucap Hao Chen dengan wajah datar.

__ADS_1


Sontak tawaran dari Hao Chen menimbulkan keributan, karena tawaran sebesar itu langsung saja dimulai.


"2.000.000 dolar federasi!" ucap pria tadi yang bertarung dengan Su Yao tadi.


"3.000.000 dolar federasi!"


"4.000.000 dolar federasi!"


"5.000.000 dolar federasi!"


"6.000.000 dolar federasi!"


"7.000.000 dolar federasi!"


"8.000.000 dolar federasi!" ucap pria itu dengan keras.


"Hah...sepertinya aku kalah!" ucap Hao Chen dengan sedikit kecewa.


"Tidak ada ada yang menawari lagi? baiklah bambu emas ini dimenangkan oleh orang yang sama!" ucap Ye Fei dengan senang.


Kemudian pria itu segera melihat kearah Hao Chen yang memegang tangan Su Yao, bahkan Hao Chen juga mengelus-elus tangan Su Yao.


Karena melihat hal itu pria itu segera marah besar pada Hao Chen "Berani-beraninya dia menganggu wanita yang aku targetkan!"


Sementara itu Hao Chen hanya tersenyum tipis, karena amarah pria itu dan Hao Chen segera berkata "Bagus dia memakan umpannya!"


Namun kondisi Su Yao jelas berbeda, dengan wajah memerah Su Yao tidak berdaya dengan tangan Hao Chen menggenggam tangannya dengan erat.


Tapi Su Yao tidak melawan sama sekali, bahkan dia sendiri sangat nyaman dengan genggaman Hao Chen bahkan dia juga senang ketika Hao Chen mengelus-elus tangannya.


*Note: Nah guys saya bakal membuat time skip pada novel ini, karena saya merasa aneh ketika MC dinovel ini engga pernah bertarung dengan kekuatan penuh dan berkesan kaya lembek, lalu saya juga merasa bahwa ceritanya agak cringe atau garing setelah MC masuk kedalam akademi.


Karena inikan novel kultivasi, jadi saat saya baca ulang ketika siMC masuk akademi, Jujur saja saya malah berpendapat kaya baca novel drama Indosiar aja.


Maka dari itu sekitar chapter 143 atau 144 akan ada time skip, karena saya juga kehabisan ide buat lanjutin masa MC masih tidak bisa melakukan apapun, saya bakal melakukan Time skip sampai siMC berada ditahun ke-4 akademi dimana siMC dapat menjalankan misi atau melakukan tugas, bahkan kaya mendatangi suatu tempat yang memiliki sesuatu yang berharga.


Karena jujur aja kalau kaya ada misi serta tugas, saya merasa ide dikepala saya banyak untuk karya ini, nggak seperti bacotan dan ngomong-ngomong kelamaan.


Tapi saya bakal lihat bagaimana respon kalian yang membaca novel saya.

__ADS_1


__ADS_2