
Rasa penasaran segera merembes kepikiran Hao chen, karena berdasarkan perkataan Lu zun yang telah tiwas oleh Hao chen yang ada didepannya ini adalah Artefak yang sangat kuat dan sanggup menghancurkan Alam semesta. Jelas hal tersebut membuat Hao chen ingin memilikinya, namun Aura kekuatan dari Gurunya tidak dapat mengatasinya dengan baik bahkan kalah dengan aura Artefak didepannya.
Sambil terus mengotak-atik peti kayu tersebut dan mencari suatu cara untuk membuka peti tersebut, Hao chen benar-benar harus memutar otaknya. Karena sudah sumpek dia dengan kasar berkata "***! harus pakai cara kasarkah!?"
Tapi apa daya walaupun dengan cara kasar itu semua malah tidak berhasil bahkan memperkuat pelindunginya, dengan perasaan ingin menagis dia hanya meratapi peti kayu yang ada didepannya "Aku tahu cara kasar salah, tapi kenapa lubang kunci didalam peti ini tidak ada!?"
"Eh?" kejadian aneh segera dirasakan oleh Hao chen, dimana Inti emas ditububnya segera bersinar terang yang secara spontan membuka peti kayu yang sangat Overpower.
"Wah! sudah bisa terbuka akhirnya...Hiks!" sambil meneteskan air mata kebahagian Hao chen hanya bisa senang karena peti kayu yang sulit dibuka bahkan dengan cara kasar pun tidak berhasil, pada akhirnya terbuka.
Kemudian dia dengan rasa senangnya segera melihat isi peti kayu tersebut, namun aura membunuh tebal segera keluar dari tubuh Hao chen Karena apa yang dilihat olehnya adalah sebuah kertas dengan segel aneh dan terlihat tidak berfungsi.
"Anjeng, bangs*t, ***, B*bi, K*nt*l, beg*!" dengan kata-kata mutiaranya Hao chen terus mengomel dengan marah.
Tapi lagi-lagi Inti emas yang ada didalam tubuhnya segera mengeluarkan reaksi aneh lagi, dimana kertas kuno itu perlahan bersinar dengan terang seakan mengenali pemilikinya.
Kemudian kertas kuno itu menjadi seberkas cahaya emas dan langsung menabrak kepala Hao chen "Aduh!"
Lalu gambaran aneh segera muncul dipikirannya dimana Rantai perak dengan ujung emas tajam dengan mudahnya menghancurkan satu alam semesta.
Bahkan Rantai itu dengan mudahnya mengikat Shen jiu yang merupakan Dewa iblis terkuat dialam semesta dan menyegelnya.
Dari warna dan bentuknya sudah dapat dipastikan bahwa itu adalah Rantai Surgawi, dengan Hanya melihatnya saja ada rasa sesak didada Hao chen karena tekanan yang menakutkan dari Artefak tersebut.
"Mengerikan benar-benar Mengerikan, Rantai surgawi dengan mudahnya menghancurkan Alam semesta dan menyegel Shen jiu seperti itu!" dengan keringat dingin Hao chen hanya bisa memuji kekuatan Rantai surgawi.
__ADS_1
"Tapi kenapa Rantai surgawi tidak digunakan untuk menyegel Shen jiu ketika perang kuno?" dengan penuh pertanyaan dihatinya, Hao chen hanya bisa bingung menatap Rantai surgawi yang sangat kuat tersebut.
Tiba-Tiba ada sebuah suara yang menjawab pertanyaan Hao chen "Itu karena aku tidak bisa melakukannya!"
"Oh...tunggu siapa itu!?" dengan posisi siap bertarung Hao chen hanya bisa waspada.
"Tidak perlu khawatir aku hanya jiwa mendiami dari Rantai surgawi." sebuah cahaya perak emas segera muncul dan gambaran Rantai surgawi segera menghilang dan menjadi sebuah bola cahaya seukuran bola ping pong.
"Kau adalah jiwa yang mendiami Rantai surgawi?" tanya Hao chen dengan jiwa keponya.
"Benar...aku diwujudkan untuk menjaga Rantai surgawi dari tangan orang-orang yang ingin mengunakan kekuatan Rantai surgawi dengan tujuan jahat!" jawab cahaya tersebut.
"Lalu apa maksud anda tentang anda tidak dapat melakukan hal yang sama pada Shen jiu ketika masa perang kuno?" tanya Hao chen lagi
"Itu karena keserakahan dari orang-orang yang ingin mengunakan kekuatan Rantai surgawi untuk dirinya sendiri." jawab cahaya itu dengan suara kecewa.
"Oh? kau memiliki pemahaman akan keduniawian yang bagus!" puji cahaya itu.
"Ah! maaf aku malah membicarakan hal yang aneh-aneh." dengan kaget Hao chen hanya bisa meminta maaf karena memotong pembicaraan cahaya tersebut.
"Aku lanjutkan, disaat itu aku sebagai jiwa yang mendiami Rantai surgawi hanya bisa memisahkan diri mejadi dua bagian yaitu Inti dan Rantainya, lalu apa yang kau lihat saat ini adalah Inti dari Rantai surgawi." cahaya tersebut berkata dengan suara sedih.
"Jadi begitu...lalu orang tadi pasti mati karena berusaha mengambil Inti Rantai surgawi bukan?" tanya Hao chen.
"Benar sebenarnya bukan hanya dia banyak orang berusaha mengambilnya, namun aku berhasil mengurung dan menyiksa orang-orang yang berpikiran jahat dan tujuan tidak baik." jawab cahaya tersebut.
__ADS_1
"Hah...ternyata begitukah." Hao chen hanya bisa menghela nafas berat setelah mendengarkan penjelasan dari jiwa Rantai surgawi.
"Apakah kau kesini untuk mengambil Inti Rantai surgawi?" tanya cahaya tersebut.
"Itu hanya awalnya saja, tapi setelah aku mengetahui kekuatan dari Rantai surgawi aku langsung mengurungkan niatku." jawab Hao chen.
"Kenapa bisa begitu bukankah kau akan menjadi sangat kuat jika kau memiliknya?" tanya cahaya itu lagi.
"Karena jika kau memiliknya maka akan ada tanggung jawab yang harus dipikul terutama masa sekarang dimana ras Iblis mulai kembali menyerang bahkan ingin membangkitkan Shen jiu dan Kaisar Dewa naga iblis." jawab Hao chen dengan perasaan berat.
"Jadi kau akan mencari kekuasaan terlebih dahulu, baru mengambil Rantai surgawi?" tanya cahaya itu lagi.
"Tidak aku tidak ingin yang namanya kekuasaan. Tapi aku tidak akan membiarkan banyak orang sengsara, namun sebelum aku memikirkan orang lain aku harus memikirkan orang tua, keluarga, dan orang-orang yang kucinati terlebih dahulu."
"Jika aku tidak dapat membuat mereka aman dan bahagia aku tidak memiliki hak untuk ikut campur masalah orang lain, aku mungkin kejam tapi demi melindungi orang-orang yang aku cintai dan sayangi bahkan jika harus melawan seluruh alam semesta maka aku akan melakukannya."
"Demi kebahagian mereka aku rela menghilangkan masa mudaku dengan terus berlatih bahkan, jika itu harus membuatku merasakan kesengsaraan yang menakutkan aku akan melewatinya asalkan tidak membunuhku, aku mungkin adalah salah satu dari banyak orang yang telah melalui kesengsaraan."
"Maaf malah membicarakan hal yang tidak-tidak." jawab Hao chen dengan ekspresi lega.
"Tidak apa aku hanya mendengarkan isi pemikiranmu saja dan juga kau berhasil lulus!" cahaya itu dengan semangat memberikan selamat pada Hao chen.
"Apa!? aku lulus dari apa?" tanya Hao chen dengan bingung.
"Tentu kau berhak mendapatkan Rantai surgawi, dikarena pemikiranmu yang tidak naif dan juga tidak terlalu memikirkan diri sendiri. Jadi kau lulus dan berhak mendapatkan Rantai surgawi walaupun ini hanya intinya, jadi kau harus menyerap intinya agar bisa menetap ditubuhmu dan kusarankan agar diletakan diMartial soul utamamu!" jawab Cahaya itu.
__ADS_1
Kemudian Inti emas perak tersebut segera pergi kearah Hao chen, lalu cahaya tersebut berkata dengan santai "Segera mulai menyerap dan masalah lokasi Rantainya aku akan memberi tahumu setelah kau selesai menyerap Inti Rantai surgawi, serta aku akan memberikan hal menarik padamu."
Tanpa pikir panjang Hao chen hanya bisa duduk bersilang dan menyerap Inti Rantai surgawi, walaupun masih ada banyak pertanyaan dikepalanya.