The Heaven Land

The Heaven Land
Janji persaudaraan disore hari


__ADS_3

Setelah pertempuran dengan Gagak emas agung dan Raja burung petir ungu,Hao chen,Zhou yuan dan Ling feng pun kembali kekapal untuk beristirahat,namun mereka memutuskan untuk bertemu ketika sudah selesai beristirahat.


"apa yang akan dibicarakan nanti ya?"kata Hao chen yang sedang berbaring dikasur.


"setelah selesai nanti aku harus segera menyerap kristal roh dari kedua mahluk ini dan segera membantu Zhou yuan untuk memburu Gagak emas"kata Hao chen.


Lalu "Tok...Tok...Tok" suara ketukan terdengar.


"Siapa!?"kata Hao chen.


"ini aku Ling feng!"jawab Ling feng.


"oh...tunggu sebentar"kata Hao chen yang kemudian segera bangkit dari kasur.


"baiklah apa yang ingin dibicarakan?"tanya Hao chen yang telah keluar dari kamarnya.


"benar,aku benar-benar penasaraan"kata Zhou yuan.


"bagaimana kalau kita melakukan janji persaudaraan"kata Ling feng dengan semangat.


"janji persaudaraan?"kata Zhou yuan dengan bingung.


"benar,selain menjadi teman kita bisa menjadi saudara bersumpah"jawab Ling feng.


"hem...apakah tidak apa-apa"tanya Zhou yuan.


"tentu saja,kita telah melewati bahaya berkali-kali dan saling menolong bahkan melalui kejadian hidup dan mati"jawab Ling feng.


"benar juga...ini pasti akan luar biasa ayo kita lakukan"kata Zhou yuan dengan semangat.


"oh ya...bagaimana menurutmu Hao chen?"tanya Ling feng.


Namun Hao chen saat ini sedang memikirkan sesuatu,lalu dia segera tersenyum.


"Hao chen,apa kau tidak mau?,jika kamu tidak mau kami tidak masalah"kata Ling feng yang mulai sedih.


"ah...kalian cepat tunggu dibagian luar kapal ini dan cari tempat tertinggi dikapal ini oke...,kalian tunggu sebentar"kata Hao chen yang kemudian segera lari menuju kedapur.


"eh...!? Hao chen tunggu!!!"kata Ling feng.


Namun Hao chen telah pergi jauh dan tidak mendengarkan perkataan Ling feng.


"apakah dia setuju untuk ikatan persaudaraan ini?"tanya Zhou yuan.


"aku tidak tau,aku berharap Hao chen setuju"kata Ling feng.


"kau benar,sebaiknya kita mencari tempat tertinggi dikapal ini,kalau tidak salah berada ada diatas ruang kendali kapal ini bukan?"kata Zhou yuan.


"kau benar ayo kita pergi"Kata Ling feng.


Sementara itu Hao chen sedang berlari menuju kedapur,namun dia dikejutkan bahwa dia melihat seseorang yang tidak lain adalah kapten kapal ini,lalu "bruk!!"mereka saling bertabrakan.


"aduh!,apa-apa ini...eh? kau kan anak yang waktu itu..,kenapa terburu-buru?"tanya sang kapten kapal.


"adududuhh...maafkan aku,aku sebenarnya akan ingin kedapur kapal"jawab Hao chen.

__ADS_1


"kedapur kapal memangnya kau ingin melakukan apa?"tanya kapten kapal itu lagi.


"aku ingin mengambil beberapa angur dan tiga gelas"jawab Hao chen.


"hem...gelas dan angur..? untuk apa memangnya?"kata kapten kapal itu seperti dia merasa hal yang familiar.


"sebenarnya saat kami berhasil mengalahkan Gagak emas,kami saat itu benar-benar sekarat ketika pertempuran,jadi kami bertiga saat itu benar-benar bertaruh nyawa walaupun saat itu kami berhasil menang,yah...pertempuran itu walaupun benar-benar berbahaya kami benar-benar menikmatinya,jadi ketika kami kembali,kami akan melakukan janji persaudaraan"jawab Hao chen dengan ekspresi senang.


"hahahah...tidak kusangka janji persaudaran benar-benar masih ada"kata kapten itu dengan tawa keras dan senang.


"hem..?memang ada apa kepala masinis?"tanya Hao chen dengan bingung.


"tidak apa-apa,kemarilah dan ikut aku akan aku berikan sesuatu yang bagus"kata kapten kapal itu yang kemudian berjalan menuju kekamarnya.


"ha..?,lebih baik aku ikuti saja"kata Hao chen yang mengikutinya.


Setelah beberapa saat mereka segera masuk kedalam kamar kapten kapal itu.


Lalu Hao chen dikejutkan oleh isi kamar kapten kapal ini,dia melihat koleksi klasik dan terlihat berharga yang banyak terletak disetiap sudut kamar.


"hebat sekali,koleksi yang hebat sekali...hem?"kata Hao chen yang terkejut.


Dia melihat sebuah foto yang terdiri dari lima orang pria dengan ekspresi senang dan foto tersebut ada dalam bingkai emas dan berlian berharga yang terpampang didinding,lalu dibawah foto tersebut terdapat gelas perak indah yang mirip seperti didalam foto.


"itulah adalah foto teman-teman aku"kata kapten kapal itu yang sedang memegang sebuah kota dan sebuah botol anggur yang terlihat sangat mahal.


"hem...begitu ya..."kata Hao chen.


"ini aku berikan"kata kapten kapal itu yang memberikan kota itu dan botol anggur.


"eh...!? untuk aku,seriusan"tanya Hao chen.


Lalu Hao chen segera menerima kotak tersebut dan membuka dia pun segera dikejutkan oleh isinya karena berisi tiga set gelas emas berhiaskan permata yang indah.


"apa anda serius ingin memberikan ini padaku,ini sepertinya benda mahal dan langka!"kata Hao chen.


"tidak apa-apa,lagi pula aku memiliki gelas yang jauh lebih berharga dari pada gelas yang ada ditanganmu itu"jawab kapten kapal itu.


Lalu Hao chen segera melihat gelas perak yang ada dibawah foto tersebut,lalu berkata"apa kau serius dari yang aku lihat gelas ini jauh lebih berharga dari gelas perakmu itu"


"tidak,kau tidak bisa menilai barang dari luar saja,namun apa yang ada dibarang tersebut,kau tau sama sepertimu aku juga melakukan janji persaudaraan dengan kelima temanku dengan gelas perak itu,lalu kami sepakat untuk menyimpannya,jika suatu hari kami bertemu kami akan mengunakan gelas ini untung minum"jawab kapten kapal itu.


"oh...begitu jadi anda serius memberikan ini?,jika serius maka ini akan aku ambil"kata Hao chen.


"boleh tapi ada persyaratannya"kata Kapten kapal itu.


"syarat...?,lalu apa persyaratannya?"tanya Hao chen.


"mudah,kenapa kau harus melakukannya sekarang?"tanya kapten kapal itu dengan penasaran.


Lalu ketika mendengarkan pertanyaan kapten kapal itu dia tersenyum,lalu menjawab"karena sore hari adalah waktu yang pas,sebab ketika kami telah melakukan janji persaudaraan maka akan ditutup oleh matahari yang akan terbenam dan akan menjalankan hari baru yaitu besoknya sebagai saudara untuk pertama kalinya"


"begitu ya benar-benar penuh makna"kata kapten kapal itu.


"baiklah aku pergi dulu,terima kasih atas segalnya kapten"kata Hao chen yang segera keluar dari kamarnya dan berlari keluar dan menuju keatas ruang kendali kapal.

__ADS_1


"hahaha anak muda memang enerjik,tidak kusangka budaya janji persaudaraan masih ada...,kapanya kita akan berkumpul lagi kawan lama"kata kapten itu yang segera melihat foto tersebut.


Sementara itu Zhou yuan dan Ling feng sedang menunggu,lalu Hao chen pun segera datang.


"Hao chen dari mana saja kau? kami lama sekali menunggu"kata Zhou yuan.


"hahaha...maaf..maaf deh aku ada urusan sebentar"jawabnya


"oh ya...tentang perkataan aku tadi bagaimana menurutmu?"tanya Ling feng dengan penasaran.


"hehehe...tunggu sebentar"jawab Hao chen.


Kemudian Hao segera mengeluarkan sebuah botol anggur dan meletakannya ditengah-tengah mereka serta meletak tiga gelas emas pemberian kapten kapal tadi.


"oke kita duduk dulu"kata Hao chen yang telah duduk duluan.


Lalu dengan bingung mereka berdua segera duduk dan Hao chen segera menuangkan anggur kemasing-masing gelas dan memberikannya pada mereka berdua.


"Hao chen ada apa ini kenapa kau memberikan anggur"tanya Zhou yuan.


"benar ada apa ini?"tanya Ling feng juga.


"tentu saja kita akan melakukan perjanjian persaudaraan bukan?"kata Hao chen.


"jadi kau setuju...hahaha hebat sekali"kata Ling feng.


"jadi kita akan mengunakan anggur ya..."kata Zhou yuan.


"ada apa..?takut atau tidak bisa"kata Hao chen.


"siapa bilang ayo kita lakukan"jawab Zhou yuan dengan semangat.


"baiklah karena ini semua ide Ling feng,kau yang membuat janjinya"kata Hao chen.


"eh?...aku tidak bisa"jawab Ling feng dengan malu-malu.


"apa...!? sepertinya aku yang harus melakukannya"kata Hao chen dengan tidak berdaya.


"setuju!!!"jawab mereka berdua.


"ehem...persahabatan,pertemanan dan ikatan persaudaraan bukanlah tentang siapa yang telah lama kita kenal,tapi tentang bagaimana kita saling menghampiri dalam hidup dan tidak akan pernah meninggalkan satu sama lain dalam situasi dan kondisi seburuk atau sesulit apapun,kawanku dengarkan ini baik-baik,aku juga adalah seorang manusia,namun kalian dengan tulusnya mengorbankan diri padaku dan kalian juga sama dengan diriku yang juga membutuhkan pertolongan"


Ketika mendengar kata-kata dari Hao chen yang masih berlanjut,Zhou yuan dan Ling feng segera menetaskan air mata dengan wajah bahagia.


"mulai sekarang janganlah berjalan dibelakang aku,karena aku mungkin tidak dapan memimpin kalian.Dan jangan lah kalian berjalan didepanku,karena aku mungkin tidak dapat mengikuti kalian,mulai sekarang mari kita berjalan bersama dan menghadapi sulitnya hidup ini bersama.percayalah padaku,bukalah pengkhianatan yang akan mengakhiri kita namun persaudaraan abadi yang akan menemani sampai akhir hayat.ditempat ini dan disore ini dengan sebuah gelas berisikan anggur,maka aku mengatakan dengan jelas janji kita akan dimulai"kata Hao chen dengan semangat.


Lalu"chresss"mereka saling membenturkan gelas masing-masing dan berkata.


"sahabat,teman,dan saudara untuk selamanya!!!"kemudian mereka segera meminum anggurnya


"uhuk...uhuk aku benar-benar belum terbiasa meminum anggur"kata Zhou yuan.


"aku sih mulai terbiasa,tapi masih saja sulit"sambung Ling feng.


"saudaraku,kalian benar-benar payah!,hahahah"kata Hao chen.

__ADS_1


kemudian mereka berdua hanya pasrah dan terus menghabiskan anggur tersebut dengan senang


lalu mereka segera meneguk anggur dengan senang disetai tawa keras.


__ADS_2