
Untuk sementara waktu suasana disekitar kawah tersebut tenang dan tidak terjadi keributan, mereka semua segera memanfaatkan esensi api yang bertebaran untuk meningkatkan pemahaman dan kekuatan artibut api masing-masing, sementara sisanya juga tidak mau ketinggalan kesempatan untuk dapat memahami hukum api, walaupun mereka tidak memiliki atribut api.
Bahkan Hao Chen mendapatkan pemahaman yang baik tentang hukum api, terutama ketika dia mencoba memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengendalikan energi bintang.
Diantara semua energi yang bertebaran diseluruh alam semesta, energi bintang sangat cocok untuk menghadapi kekuatan iblis serta seluruh jenis kekuatan jahat lainnya.
Karena sebentar lagi Hao Chen akan mulai menjelajahi alam semesta yang luas, ada kemungkinan besar dia akan berhadapan dengan spesies jahat yang sangat menganggu, jadi walaupun sangat tipis, memahami cara mengendalikan energi bintang adalah hal yang bagus.
"Aku dapat merasakan sedikit energi bintang mulai dalam kendaliku, tapi energi bintang ini sangat sulit untuk dikontrol." Hao Chen bergumam sambil memperhatikan lautan energinya.
"Woah! apakah ini benar-benar lautan energimu?!" Tianlong secara tiba-tiba muncul di sampingnya.
"Eh? kau belum pernah kedalam lautan energiku selama ini?" Hao Chen bertanya dengan bingung.
Tianlong mengangguk dengan wajah yang dipenuhi oleh keringat dingin, "Aku sebenarnya ini memeriksa kondisi tubuhmu untuk mencegah terjadinya sesuatu yang buruk, tapi ketika aku mendekati lautan energimu ada sebuah kekuatan aneh yang menghalangi dan lagi hal tersebut entah mengapa dapat terus menyerap energi yang berbeda."
Hao Chen segera tersenyum tipis, sudah sangat lama dia tidak memperhatikan jika metode energi surga yang merupakan Seni Rahasia terbaiknya telah berkembang sejauh ini.
Karena jarang memeriksa lautan energi didalam Dantiannya, Hao Chen sangat terkejut jika lautan energinya telah menciptakan sebuah galaksi yang cukup luas.
"Lautan energi warna-warni, lima bunga dewa, inti dewa dan inti naga. Benar-benar Dantian yang sangat luas! Tapi dua puluh inti itu apa sebenarnya?" Tanya Tianlong dengan penasaran.
Hao Chen segera menjawab dengan santai, "Itu adalah energi dari dua puluh inti Kristal roh yang masih belum bisa aku serap sepenuhnya, tidak hanya itu didalam inti tersebut ada sumber esensi mereka. Aku setidaknya bisa menyerap sepenuhnya ketika berada diranah Kaisar Dewa."
Tianlong segera terdiam, walaupun dua puluh inti kristal roh tersebut berasal dari divine beast yang memiliki kekuatan Lord Of God, tapi yang menjadi pusat perhatiannya adalah sumber esensi darah mereka yang sangat luar biasa.
"Luar biasa...jika para divine beast ini masih hidup, mereka setidaknya bisa mencapai ranah diatas Saint!" Tianlong bergumam dalam hatinya.
__ADS_1
Dalam pikiran Tianlong, Hao Chen memang cocok dianggap sebagai penakluk! dia tidak memiliki takdir dan bakat yang luar biasa, tapi pencapaian yang diperoleh dari kerja kerasnya sangat luar biasa, bahkan alam semesta sampai takut dengan kehadirannya.
"Sepertinya aku tidak akan menyesali memilihnya sebagai tuan sekarang." Tianlong segera tersenyum dan kembali kedalam laut kesadaran Hao Chen.
Disaat Hao Chen tengelam dalam pendalamannya, sebuah keributan segera terjadi disekitar kawah tersebut.
"Siap yang mengizinkan kalian membuat susunan roh?!" seorang dari sekte jiwa petir berteriak keras ketika mendapati salah satu kelompok sedang memasang susun roh.
"Gawat! padahal aku sudah berhati-hati!" orang yang memasang susunan roh itu segera berkeringat dingin.
"Huh! matilah kau!" orang dari sekte jiwa petir itu segera meraih tombak yang mengandung petir putih yang mengerikan, dan dia segera melemparkannya kearah orang tersebut.
"Cih!" tapi orang yang memasang susunan roh itu tidak menyerah begitu saja, dia melakukan serangan balasan dan berhasil memblok serangan tersebut.
Tapi dia segera dikejutkan ketika sebuah tangan petir raksasa segera menangkapnya, dan orang tersebut segera hangus oleh petirnya.
Sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian orang sekte perisa api, Lou Qian tersenyum sinis dan memandang rendah, "Kau pikir aku peduli? orang sekte kalian diam-diam membuat sebuah susun roh, bukan hanya aku yang tidak menerima tindak tersebut, orang lain juga tidak menyetujuinya."
Orang sekte perisai api tertegu dan segera mengeluarkan keringat dingin diwajahnya, mereka dapat merasakan dengan jelas niat membunuh yang diarahkan pada mereka.
"Kau tidak diterima disisi! pergilah atau kau akan kehilangan nyawa kapan saja!" Ucap Lou Qian dengan suara sombong.
"Cih! kau jangan terlalu yakin untuk mendapatkan harta tersebut! kami akan melihat dari jauh saat-saat kau di injak-injak seperti sampah!!!" orang-orang dari sekte perisai api segera mengutuki Lou Qian dan segera pergi.
"Huh! kalian bisa pergi untuk sementara, tapi karena kalian berani menghina tuan muda ini, aku akan menghancurkan sekte kalian saat aku keluar dari tempat ini." Lou Qian menatap orang-orang tersebut dengan dingin.
"Lihat! mereka ada yang melakukan sesuatu secara diam-diam!"
__ADS_1
"Tuan muda Lou! mereka telah menaruh sesuatu disini."
Satu persatu mereka melaporkan tindakan diam-diam yang dilakukan oleh masing-masing kelompok, dengan memanfaatkan kebrutalan Lou Qian dan orang-orang yang memiliki status yang kuat.
Secara perlahan orang-orang yang berada disekitar kawah tersebut berkurang secara drastis, bahkan Lou Qian tidak peduli terhadap tatapan perselisihan dari orang-orang disekitarnya.
Mungkin jika menilai dari betapa berharganya Buah bintang merah, sampai-sampai orang-orang seperti mereka menggunakan segala cara untuk menyingkirkan saingan.
"Apakah dengan menggunakan cara seperti ini mereka benar-benar yakin bisa mendapatkan buah bintang merah?"
Berbeda dengan tindakan orang-orang sekte besar dan yang memiliki pengaruh tinggi lainnya, Chang Feng justru mencari cara lain untuk mendapatkan bagian.
Chang Feng berusaha untuk berbicara dengan dua orang yang merupakan sosok Hao Chen dan Su Yao yang dalam kondisi menyamar berkali-kali, namun aura mereka berdua sudah membuatnya gemetaran, bahkan dia merasa jika nyawanya akan melayang kapan saja hanya dengan tatapan matanya.
"Jika benar-benar tidak berhasil mendapatkannya, lebih baik aku mundur dari pada mati. Lebih baik aku tetap bekerja keras untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, tapi jika memang bisa aku berharap kedua senior itu mau membagi satu potong buah bintang merah nanti." Chang Feng bergumam dalam hatinya.
Ditengah keributan tersebut, dikawah raksasa itu segera muncul gelombang panas berwarna keemasan terang.
Hukum nebula bara api segera terhisap kedalam pohon tersebut, dan esensi api yang dikumpulkan segera terserap oleh pohon tersebut.
Semua energi yang ada diseluruh area ketiga dihisap dengan ganas, tapi setelah itu mereka merasakan jika ada sesuatu yang salah telah terjadi, sebab setelah begitu banyak menyerap energi, tidak ada sesuatu yang terjadi.
"Gawat!! lindungi diri kalian!!" Dai Yuo Nan segera memasang pelindung.
Melihat tindakan tiba-tiba Dai Yuo Nan, mereka semua sadar jika ada sesuatu yang sangat berbahaya akan muncul.
"BOOOMMM!!!!!" Sebuah ledakan yang begitu menakutkan segera muncul disekitar pohon tersebut.
__ADS_1