The Heaven Land

The Heaven Land
Berbicara secara pribadi


__ADS_3

Sambil menunggu hasil pengumuman dari akademi langit cerah, Zhou yuan dan Ling feng lebih memilih untuk berjalan-jalan sebentar, Sementara itu Xie yu dan Qi zijing lebih memilih untuk kencan.


Memang semua yang dilakukan mereka berempat bisa tergolong menyenangkan, tapi semua itu bertolak belakang dengan kondisi Hao chen. Yang saat ini sedang dengan gugup duduk disebelah kakaknya.


Mereka belum memulai percakapan sama sekali, rasa gugup menjadi semakin menjadi-jadi ketika mereka berdua menjadi pusat perhatian.


"Laki-Laki yang berusia 13 tahun itu adalah adiknya Hao yu?"


"Wanita yang dijuluki sebagai putri es dan salju ternyata memiliki adik?"


"Memang dari segi wajah dan warna rambut, mereka berdua bisa dikatakan mirip."


"Mengejutkan sekali! bukankah dengan ini para pria yang mengincar Hao yu, akan memiliki akses bagus untuk berhubungan dengannya."


Pertanyaan dan gosip terus menyebar dengan cepat, karena hal itu Hao yu segera berdiri dan berkata "Ayo kita cari tempat yang agak sepi dan sedikit jauh dari kerumunan."


"B-Baiklah! aku mengerti." Ucap Hao chen yang segera beranjak dan mengikuti langkah Hao yu.


Setelah itu mereka segera pergi kesebuah kedai makanan yang didirikan oleh salah satu orang kuat tingkat batas fana, dengan tujuan untuk mengumpulkan poit spiritual.


"Baiklah apa yang anda ingin pesan nona muda?" tanya salah satu pelayan.


"Em...kami memesan tempat yang paling sunyi dan aku memesan makan terbaik ditempat ini, dengan dua porsi." Jawab Hao yu dengan bisa.


"Baiklah nona muda, silahkan pergi kelantai dua untuk tempat yang lebih sepi." Ucap pelayan itu yang segera menuntun mereka keruang makan khusus.


Lalu ketika Hao chen dan Hao yu sampai diruang makan yang diminta oleh Hao yu, segera terlihat sebuah ruangan yang agak luas dan hanya terlihat sebuah meja yang agak luas, namun pendek dan tanpa adanya tempat duduk.


"Silahkan...mohon ditunggu pesan anda." ucap pelayan itu dengan nada sopan.


Kemudian Hao chen dan Hao yu, segera masuk keruangan tersebut dan segera duduk


"Em...apa yang kakak ingin bicarakan?" tanya Hao chen yang akhirnya membuka mulutnya


"Tidak ada." Jawab Hao yu dengan senyuman manis.


"L-Lalu kenapa kakak membawaku kesini?" tanya Hao chen lagi.


"Coba kupikir dulu..., apa tujuanmu setelah masuk keakademi nanti?" tanya Hao yu.

__ADS_1


"Tentu saja berlatih dan menjadi kuat." Jawab Hao chen dengan spontan.


"Sederhana sekali, apakah kau tidak berpikir untuk punya pacar?" ucap Hao yu dengan nada mengejek.


"Kenapa harus pacaran sementara itu akan mengangu konstrasi dalam latihan, lagi pula aku masih berumur 13 tahun." Hao chen sergera cemberut atas pertanyaan Hao yu.


"Benarkah...apakah kau tidak ingin masuk kedalam akdemi kakak?" tanya Hao yu.


"K-Kakak pikir aku ini perempuan? kenapa juga aku harus masuk akademi yang semua penghuninnya adalah wanita!" jawab Hao chen dengan kesal.


"Eh...dengan koneksiku saat ini, bukannya tidak mungkin untuk memasuki akademi Phoenix bahkan jika itu adalah seorang pria." Ucap Hao yu dengan senyum aneh.


"T I D A K...! aku tidak mau titik!" Hao chen segera marah dengan wajah memerah.


"Benarkah? bukannya kamu akan memiliki banyak wanita disampingmu?" Hao yu segera menatap Hao chen dengan sinis.


"Aku...tidak akan pernah mau menjadi harem atau apa pun yang berhubungan dengan itu." Jawab Hao chen dengan wajah kesal.


"Hem...kau tipe yang setia rupannya, baguslah." Hao yu segera menghela nafas lega.


Melihat respon Hao yu entah mengapa Hao chen menjadi kesal, tapi tiba-tiba ada senyum penjahat diwajahnya.


"Apa...! kakak ingin aku mencarikan seorang pria?!" tanya Hao chen dengan suara yang keras.


Sontak hal tersebut membuat seluruh tempat menjadi ribut, karena Yu mo dan para pengagum Hao yu. Saat ini sedang menguping pembicaraan Hao yu dan Hao chen.


"T-Tunggu dulu...! apa yang sedang kau bicarakan Hao chen?!" ucap Hao yu dengan wajah memerah.


"Oh...! aku mengerti, tapi apakah kau bisa menjelaskan spesifikasi pria idamanmu itu padaku kakak Hao yu...!!!!" ucap Hao chen dengan keras.


Hal tersebut membuat semua orang yang ada didalam kedai makanan menjadi ribut, dan segera menempelkan telinga mereka dinding termasuk juga Yu mo.


"K-Kau Hao chen berhenti sekarang juga...!" Hao yu segera memerah dan mulai berdiri.


"Oh...yang pertama harus tampan dan memiliki aura maskulin yang kuat...!" ucap Hao chen dengan keras.


Sontak banyak orang yang segera mencatat pernyataan Hao chen.


"Baiklah kakak apa syarat yang kedua?" tanya Hao chen dengan keras.

__ADS_1


"Berhenti berbicara atau aku akan menciummu!" ucap Hao yu dengan wajah semakin memerah.


"Oh...yang kedua, dia harus memiliki bibir yang seksi dan tubuh bagus." ucap Hao chen dengan keras.


"Hentikan sekarang!" ucap Hao yu yang segera menerkam Hao chen dan menindihnya.


"Jika kau tidak diam, maka aku akan menciummu!!" ucap Hao yu yang segera memegangi wajah Hao chen.


Namun bukannya takut Hao chen malah tersenyum semakin jahat.


"TOLONG...! TOLONG...! TOLONG AKU...!" ucap Hao chen dengan keras.


"Kak Yu jangan melecehkan aku, aku masih berusia 13 tahun. Tolong jangan melakukan hal yang aneh-aneh padaku!" sambung Hao chen dengan nada keras.


Sontak hal tersebut membuat keributan besar terjadi, lalu langkah kaki yang keras dan cepat segera mendekat ketempat Hao chen dan Hao yu.


Kemudian Lin yuhan segera mendobrak pintu dan segera menutupnya lagi, lalu dia berkata dengan keras "Tidak Bis sis Yu, jangan lakukan dia itu adikmu!"


Sontak hal tersebut membuat Hao yu semakin memerah akibat perbuatan Hao chen.


"Kau salah paham...! Lin yuhan, adikku hanya menjahiliku saja!" Hao yu dengan rasa malu hanya menyinkir dari Hao chen dan segera berterika keras.


Kemudian Lin yuhan segera melihat Hao chen yang sedang mengembungkan pipinya, agar dia tidak tertawa.


Namun Hao chen segera mengedipkan matanya pada Lin yuhan dengan maksud tertentu.


Seakan mengerti pesan dari kedipan Hao chen, dengan niat jahat dia segera berkata dengan keras "Astaga big sis, kenapa kau sampai merobek-robek pakaian adikmu?!"


Hao yu langsung mengeluarkan asap dari kepalanya, karena tindakan Lin yuhan.


"Kumohon tenang dulu Hao yu, dia itu adikmu!" sambung Lin yuhan dengan keras.


Sontak perkataan Lin yuhan membuat seluruh tempat menjadi ribut dan resah.


Namun Hao yu hanya diam dengan wajah semakin memerah dengan asap semakin tebal keluar dari kepalanya.


Kemudian ketika dia ingin berbicara, Hao yu langsung ambruk dan pingsan seperti rohnya keluar dari tubuh Hao yu.


"Eh...! kakak!!! aku berlebihan ya?!" ucap Hao chen yang segera mendatangi Hao yu.

__ADS_1


"Big sis ini hanya candaan...candaan!" ucap Lin yuhan yang segera mendatangi Hao yu.


__ADS_2