The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 345. Surat yang menjengkelkan


__ADS_3

Setelah Su Yao berhasil menaklukkan Nyala Api Sembilan Surga dan menyelaraskan kekuatan antara inti api yang diberikan oleh kaisar api, mereka memilih untuk segera pergi.


Tentu saja kaisar api meminta bantuan Su Yao agar membuatnya terlahir kembali dengan membentuk tubuhnya kembali, dan hal ini membuat Hao Chen sedikit terkejut setelah mengetahui jika kesempatan antara kedua wanita ini berbeda dari yang dipikirkannya.


Tapi Hao Chen tidak mencegah kesepakatan ini, bahkan Su Yao mungkin akan mendapatkan keuntungan besar jika mendapatkan bimbingan dari Yan Xuan Zu. Namun ada beberapa hal yang jangal antara Yan Xuan Zu dan Tianlong, entah mengapa Hao Chen berfikir ada suatu hubungan misterius antara kedua sosok ini.


Selain itu, Zhou Yuan dan teman-temannya memutuskan akan segera menerobos keranah Dewa dalam beberapa Minggu lagi, dan ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mereka agar berkembang lebih jauh.


Namun semakin hari, Hao Chen mulai sedikit kesulitan memahami apa yang berada pada tubuh teman-temannya, terutama Zhou Yuan yang memiliki sesuatu yang aneh.


Tapi dia tidak terlalu peduli dengan hal tersebut, sebab mereka memiliki jalan masing-masing, entah apa yang terjadi dengan pilihan mereka nantinya, itu akan menjadi tanggung jawab masing-masing.


"Sudah hampir tiga belas tahun lebih aku tidak bertemu kedua orangtuaku, dan sekarang aku telah berusia sembilan belas tahun lebih. Tapi apakah mereka benar-benar dalam keadaan baik?" Hao Chen bergumam sendiri sembari menatap pohon hijau dari balik jendela.


Setelah melalui banyak penderitaan dan rasa sakit, Hao Chen sekarang telah berhasil mencapai tingkat yang membuatnya bisa bersaing dengan kultivator lain dialam semesta yang luas ini, tapi entah mengapa perasaannya menjadi bingung dengan tindakannya sekarang.


Sebab Hao Chen merasa jika dirinya telah dianggap sebagai sesuatu yang sangat berbahaya oleh suatu pihak, dulu sekali Hao Chen selalu melewati berbagai macam rintangan dengan mudah. Namun sekarang, entah mengapa sesuatu yang dulunya terjadi secara tiba-tiba mulai berubah, ada suatu keberadaan misterius yang menentukan jalannya, dan sekarang berusaha melenyapkannya karena berbahaya.


Hao Chen dulunya adalah sosok yang bisa dikatakan cacat dengan dua Martial Soul yang tidak berguna, berkat pengetahuan dan pengalamannya di kehidupan sebelumnya, secara perlahan dia mulai berubah menjadi sosok yang sangat kuat, bahkan di planet tanah surgawi dia mungkin adalah yang terkuat.


Namun banyak kejadian aneh semenjak dia mulai menebus ranah dewa, dan berbagai macam bahaya dan halangan yang dilakukan dengan sengaja, terutama ketika Hao Chen mempraktekkan Seni Rahasia 'Kekacauan dan penciptaan tertinggi', Hukum Alam Semesta bertindak seperti ingin membunuhnya dan melenyapkan keberadaannya.


Jadi Hao Chen sempat berfikir, jika ada sesuatu pihak yang dapat mengatur takdir dan kehidupan seseorang, apakah kehadiran Hao Chen sekarang telah diatur oleh suatu pihak?


"Jika memang benar adanya, aku harus mencari tau siapa yang melakukannya dan rencana macam apa yang akan mereka lakukan padaku, ini lebih penting dari pada terus menjadi kuat, sebab...siapa yang mau dijadikan sebagai bidak orang-orang yang tidak dia ketahui indentitasnya?" Batin Hao Chen dengan suasana mencekam disekitarnya.

__ADS_1


Ekspresi Hao Chen sekarang sangat mengerikan, itu merupakan ekspresi wajah yang tidak pernah dia perlihatkan pada semua orang termasuk kekasihnya, ekspresi itu merupakan bentuk kebencian dan dendam yang sangat dalam dihatinya.


Tempat disaat yang sama, alat komunikasi miliknya tiba-tiba berdering, dan Hao Chen segera menjawabnya dengan senyum yang terlihat santai.


"Ada apa? bukannya kau sedang berlatih?" tanya Hao Chen dengan nada acuh.


"Eh? kenapa cara bicaramu terdengar acuh?" suara tersebut terdengar sangat lembut dan merdu, tapi bercampur dengan perasaan cemberut atas respon.


Sosok yang dapat menghilangkan perasaan dingin dan ekspresi menakutkan Hao Chen, dia tidak lain adalah Su Yao.


"Siapa yang tau? ngomong-ngomong kenapa kau menghubungiku?" Hao Chen segera bertanya untuk menghindari pertanyaan Su Yao.


"Hump! terdengar sangat acuh! aku tidak suka itu!" Su Yao segera merespon dengan cemberut.


"Hah...cepatlah bicara, aku saat ini benar-benar sangat sibuk." Hao Chen berkata dengan datar.


"Baiklah aku mengerti..." Hao Chen tidak langsung menjawab, segera cahaya perak berkedip ditubuhnya dan dia langsung muncul disamping Su Yao.


"Yo! aku sudah sampai, apa yang ingin kalian bicarakan denganku?" tanya Hao Chen secara langsung.


Sontak semua orang yang berada ditempat tersebut menjadi terkejut melihat kedatangan Hao Chen yang tiba-tiba, bahkan Su Yao sempat mundur beberapa langkah saat menyadari jika Hao Chen sudah ada disampingnya.


"Hey! apakah kau bisa memberi tahu dulu jika ingin muncul?" Su Yao bertanya dengan marah.


"Bukannya kalian saja yang kurang kuat dalam kekuatan hukum ruang? jika kau bisa mencapai tingkat yang sama denganku, kau juga bisa melakukan hal yang sama juga." Hao Chen menjawabnya dengan datar.

__ADS_1


Xu Li dan Yiyi hanya bisa tertegu melihat pertengkaran kecil kedua pasangan tersebut, sehingga mereka segera berdehem untuk membuat mereka sadar jika ada seseorang disini.


"Ehem! jika kalian ingin mesra-mesraan, aku harap kalian bisa melakukannya ditempat lain, sebab aku akan memberi tahumu tentang kondisi orangtuamu." Yiyi segera angkat bicara sembari memegang sebuah surat.


Hao Chen yang mendengar hal tersebut segera terkejut, setelah pesan terakhir dari orangtuanya, dia tidak pernah lagi mengetahui kondisi ayah dan ibunya.


Jadi bagaimana dia tidak senang setelah mendengar jika ada kabar dari kedua orangtuanya, tapi ada juga perasaan takut dan gelisah dihatinya.


"Aku sama sekali belum membacanya sama sekali, sebab surat ini ditulis langsung oleh ibumu, jadi kau memiliki hak khusus untuk membacanya pertama kali." Yiyi segera memberikan surat tersebut pada Hao Chen


Saat Hao Chen ingin membacanya, tubuhnya segera menunjukkan tanda-tanda gemetaran.


"Tidak apa, tetaplah yakin jika mereka baik-baik saja oke." Su Yao segera menggenggam tangannya yang terlihat sedikit gemetaran.


"Hah...terimakasih." Hao Chen segera tersenyum dan memberanikan diri untuk membaca surat yang diberikan oleh Yiyi.


Hao Chen sendiri tidak bisa menahan air matanya saat membaca isi surat yang ditulis oleh ibunya, walaupun ibunya membuatnya seakan-akan tidak terjadi apa-apa, tapi melihat bekas air mata pada kertas surat dapat membuktikan betapa menderitanya mereka sekarang.


Kemarahan, kebencian, dan kesedihan berkecamuk dihatinya, tapi dia bisa sedikit bernafas lega karena orangtuanya bisa dikatakan masih baik-baik saja, namun penjelasan dari ibunya masih kurang dijelaskan dengan detail.


Tapi diakhiri surat tersebut ada sebuah kata-kata yang membuatnya syok.


'Ah! aku juga tidak terlalu tau apakah bibimu Yiyi telah menceritakan jika sekarang kau telah memiliki seorang adik kandung, dan dia adalah seorang perempuan yang sangat manis bernama Hao Yue, karena kondisi yang sangat berbahaya ibu mengirimkannya ke akademi langit cerah, dan juga! Hao Yue adikmu itu benar-benar ingin melihatmu....


sekian dari ibumu.'

__ADS_1


Hao Chen sedikit terkejut dengan bercampur perasaan kesal tapi tidak ada kebencian.


"AGRHHHH!!! aku sempat terharu dengan isi suratmu! bagaimana bisa-bisa secara tiba-tiba aku memiliki adik perempuan sekarang?!! apa yang kalian lakukan selama aku tidak ada, ayah!!! ibu!!!" Hao Chen segera kesal dengan sikap cemberut.


__ADS_2