
Ditengah perjalanan Hao Chen menuju Aray raksasa misterius itu, tanpa disadari sekelompok orang sedang mengikuti langkahnya, mungkin Hao Chen menanggap mereka bukan halangan jadi dia mengizinkannya untuk ikut.
"Nona muda, apakah kita harus benar-benar mengikutinya?" salah satu dari mereka bertanya.
"Kau mungkin berfikir tidak ada gunanya untuk mengikuti seorang Demi God biasa, tapi aku merasa jika ia memiliki suatu takdir atau keberuntungan yang menentang surga! jika tidak mana mungkin dia berhasil memasuki area kedua dengan tingkat kultivasi rendah." Jawab wanita itu yang merupakan orang yang ditemui oleh Hao Chen sebelum masuk ke area kedua.
"Jadi jika kita mengikutinya maka kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasakan?!"
"Benar sekali!"
Orang-orang itu segera menggunakan kemampuan penuh mereka untuk mengejar Hao Chen, tapi mereka beruntung karena saat ini Hao Chen masih terfokus pada Aray raksasa tersebut, jika tidak ia mungkin akan langsung membunuh mereka tanpa pandang bulu.
"Aray itu bukanlah Aray bisa, setidaknya Aray itu berada ditingkat Dewa tingkat tinggi. Jadi ada kemungkinan jika Aray itu bertujuan untuk mengumpulkan segala macam energi untuk memperkuat sesuatu, semoga saja itu merupakan hal yang bagus!" Hao Chen tersenyum tipis memikirkan harta macam apa yang sampai-sampai memerlukan Aray dewa tingkat tinggi.
Setelah beberapa jam, Hao Chen telah sampai dipusat Aray raksasa tersebut, seperti dugaan awalnya berbagai macam energi berkumpul pada satu titik, seperti sedang menutrisi sesuatu.
"Jadi energi-energi ini diarahkan kebawah rupanya, jadi lubang itu adalah akses masuknya. Baiklah kalau begitu ayo kita masuk!" Hao Chen ingin segera melompat masuk, tapi setelah mendengar suara langkah kaki ia menghentikan tindakannya, dan segera menutup lubang yang merupakan akses menuju kebawah.
"Senior Zu! dia ada disini!" seseorang segera berteriak keras.
Lalu sekitar tujuh orang segera berkumpul dan kelompok itu dipimpin oleh seorang wanita yang sempat Hao Chen kenal.
"Siapa kalian? kenapa kalian mengikuti ku?" Hao Chen bertanya dengan dingin.
"Tidak perlu seserius itu, perkenalkan namaku Zu Yue murid inti sekte bulan perak." Jawab wanita itu dengan suara lembut.
Tapi Hao Chen tidak meresponnya sama sekali justru dia memberikan tatapan dingin pada mereka, sebab tidak ada satupun dari mereka yang memiliki tujuan yang baik, justru dia merasakan keserakah yang kuat dari mereka.
__ADS_1
"Hey! kenapa kau tidak merespon perkataan senior Zu!" salah satu dari mereka berteriak dengan keras.
"Harusnya akulah yang bertanya apa tujuan kalian mengikuti?!" Hao Chen segera baik vital dan melepaskan aura membunuh yang sangat menakutkan.
Mereka semua segera merinding ketika hawa membunuh yang menakutkan melintasi mereka, tubuh mereka gemetaran dan berkeinginan untuk lari melonjak dari hati mereka.
"Aku akan memberikan sebuah kesempatan, pergi dari sini atau mati!" Hao Chen menatap mereka dengan mata merah yang menakutkan.
"K-Kau...jangan remehkan kami!" seseorang tiba-tiba menyerang.
"Jangan kau lakukan!"
Tapi sudah terlambat, Hao Chen telah menarik pedangnya dan mengayunkan dengan ringan.
"Arghhhhh!!" orang yang menyerang Hao Chen tadi segera terpotong-potong seperti sebuah tahu.
Mereka semua sangat pintar sehingga mereka telah menjauh lebih dulu setelah salah satu rekan mereka mati ditangan Hao Chen, dari auranya saja sudah membuat dapat membuat jiwa gemetaran, apalagi jika sosok yang sangat menakutkan seperti dirinya benar-benar menyerang.
"Menakutkan! orang itu benar-benar sangat menakutkan! untungnya kita tidak ceroboh tadi." Zu Yue masih berkeringat dingin dan terus lari seperti dikejar-kejar hantu.
"Sepertinya kita tidak bisa mengikutinya kali ini, kita hanya perlu menunggu dia keluar dari area kedua."
"Benar! walaupun hanya sisa-sisanya saja, paling tidak tempat yang dikunjungi pasti akan menyimpan sesuatu yang berharga." Zu Yue segera mengangguk.
***
Setelah Hao Chen merasa keberadaan mereka sudah sangat jauh, Hao Chen segera memasuki lubang tersebut yang membawanya ke sebuah gua.
__ADS_1
"Hem...tunggu dulu! apakah ini benar-benar sebuah gua? tapi kenapa ada banyak tanaman disini?" walaupun ekspresi wajahnya dipenuhi oleh banyak pertanyaan, bisa dilihat dengan jelas jika Hao Chen sedang senang.
"Luar biasa! semua yang berada disini berada di tingkat Origin...bahkan ada juga tingkat Surgawi!" Hao Chen melirik setiap tanaman langka tersebut dengan mata berbinar-binar.
"Tidak hanya itu, selain tanaman langka dan herbal roh, terdapat juga beberapa kristal dewa dan segelintir batu Celestial! sepertinya semua ini terbentuk karena Aray raksasa tersebut, jika dilihat dengan baik...usia tempat ini mencapai satu atau puluh triliunan tahun!" Hao Chen dengan penuh semangat segera merampas tempat itu dengan penuh semangat, tentu saja dia tidak akan pernah mau memberi sisa sama sekali.
Akhirnya Hao Chen mengerti sekarang, sebenarnya area kedua ini dulunya merupakan tempat yang dipenuhi oleh energi dan aura, dan seseorang segera membentuk sebuah Aray raksasa ini untuk membuat tempat berkultivasi, namun karena terjadi suatu kesalahan orang itu mati dan Aray ini sudah aktif yang kemudian terus mengumpulkan energi dan aura.
Waktu demi waktu terus berlalu, Aray yang terus aktif dengan manfaat energi dunia yang kemudian membentuk sebuah gua yang berisi banyak sekali harta berharga.
"Kalau begitu jangan malu-malu, ayo kita rampas semuanya." Ucap Hao Chen dengan senyum licik.
-
-
Hao Chen terus berada didalam gua tersebut selama dua bulan lebih lamanya, dia butuh waktu yang lama untuk menguras harta didalam gua tersebut, dan Hao Chen benar-benar berhasil mengurasnya tanpa bersisa.
Berbagai macam harta telah ia kumpulkan, mineral, biji langka, tanaman langka, herbal roh, dan yang paling penting adalah kristal dewa dan batu Celestial yang sangat langka.
Tapi Hao Chen masih sangat penasaran dengan kondisi gua ini, semakin dia kebawah maka semakin tinggi pula energi yang berada disekitarnya, dan Hao Chen menebak jika didasar gua ini terdapat suatu harta yang luar biasa.
"Sepertinya aku telah berada dibatas gua ini."
Hao Chen pada awalnya hanya menebak-nebak saja, tapi dia tidak menyangka jika tebakannya justru benar. Selama dia menjarah harta ditempat ini, Hao Chen menyadari jika semakin dia kebawah maka energi yang dikumpulkan oleh Aray tersebut semakin terfokus pada satu titik.
Jadi Hao Chen mengambil kesimpulan jika Aray raksasa itu sepertinya ditunjukkan untuk menumbuhkan sesuatu yang sangat berharga, dan gua lain diatasnya yang terdapat banyak harta berharga terbentuk karena energi yang dikumpulkan melewatinya.
__ADS_1
"Tapi objek macam apa yang sampai-sampai memerlukan banyak sekali energi dan aura? bahkan hanya karena dilewati oleh energi-energi tersebut sebuah tempat yang dipenuhi oleh harta bermunculan, sebaiknya aku segera pergi ke sumbernya saja." Hao Chen segera melangkah tanpa ragu