The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 378. Penyatuan


__ADS_3

Jangan Terlalu Didalami ya 😉😉😉


...---------------------------------------------------------------------------...


Saat ini berbagai macam kepedihan dan rasa sakit yang tak terbayangkan menyelimuti seluruh tubuh Su Yao, emosinya menjadi tidak karuan tapi dia mampu mempertahankan kesadarannya dengan baik.


Walaupun Su Yao merupakan satu-satunya penggunaan Energi Kekacauan Primordial, tapi dengan jumlah yang sebesar ini terus keluar dari tubuhnya, dia masih dapat merasakan pedih ketika energi yang tidak terkendali terus mengikis tubuhnya.


Selain itu ada semacam kemarahan disertai oleh kebencian Kaisar Naga Emas yang berusaha mempengaruhi pikirannya, dan itu juga mempengaruhi ingatan pahitnya saat masih kecil dulu, keinginan untuk membunuh dan menghancurkan segala yang berhubungan dengan Kaisar Mo benar-benar terus berusaha diangkat dari hatinya.


"A....Aku harus tetap bertahan, tidak peduli seberapa sulitnya itu aku harus bisa bertahan." Ucapnya dengan suara yang kelelahan.


Tidak semua orang yang mampu melakukan hal yang sama dengan Su Yao lakukan atau bisa dikatakan jika tidak ada yang mampu, dan terlebih lagi dia merupakan seorang wanita.


Tapi disaat dia menahan kepedihan tersebut, Energi Kekacauan Primordial disekitarnya secara tiba-tiba berkurang drastis karena diserap oleh sesuatu, karena pengelihatannya yang sedikit buram Su Yao tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.


Namun dia segera menyadari ada yang sedang memeluknya dengan erat, Su Yao tidak tau siapa orang yang baru saja ketempat ini, tapi yang jelas suara yang sangat akrab ditelinganya memangil namanya.


"Su Yao! kau tidak apa-apa? Su Yao!"


Dengan perjuangan yang cukup keras, Su Yao segera berkonsentrasi untuk melihat siapa yang datang. Dia sangat terkejut melihat sosok pria yang dikenal olehnya, rambut putih keperakan pendek dengan mata biru seperti kristal, sosoknya yang sangat tampan dengan ekspresi yang lembut.


"Hao Chen? apa yang kau..." Su Yao tidak tau harus berkata seperti apa, dia saat ini tidak tau harus berbuat apa ketika pria yang dicintainya berada disampingnya.


Su Yao tentunya sangat senang dengan kehadirannya, tapi kondisinya sekarang membuat dia menolak kehadirannya, sebab dia tidak ingin membahayakan kondisi Hao Chen.


"Hao Chen, aku mohon menjauh dariku untuk sementara saja, jika kau tetap berada disampingku aku takut kau akan terluka..." Su Yao berusaha lepas dari pelukan kekasihnya.


Tapi Hao Chen tetap bersikeras, Su Yao sekarang hampir kesulitan untuk mengelola kekuatannya sehingga Hao Chen tidak perlu lagi menggunakan kekuatannya, dan dia malah semakin erat memeluknya.


"Tidak...aku tidak akan pergi dari sisimu, sama sepertimu yang melakukan apapun untukku, aku juga akan melakukan apapun untukmu." Hao Chen segera tersenyum lembut.


Hao Chen segera mendekati bibirnya dan menciumnya dengan spontan, dia sedikit terkejut saat Su Yao membalas ciuman tersebut dengan panas, ketika ciuman itu berakhir Su Yao tiba-tiba berteriak dengan tubuh yang memerah.


"Panas! sangat panas!"


Melihat respon aneh tersebut, Hao Chen sangat terkejut ada perubahan besar pada emosinya, bahkan itu seperti sedang menghadapi hidup dan matinya.


Namun ketika Hao Chen melihat hal tersebut, naluri utamanya adalah rasa malu dan ketidak stabil hatinya, hanya dalam beberapa bulan tidak bertemu, Su Yao benar-benar bertambah cantik dan semakin menawan.


"K-Kau, kau tidak apa-apa?" tanya Hao Chen dengan khawatir, sebab perubahan emosinya terlalu aneh.

__ADS_1


"Hao Chen...aku mohon jangan mendekatiku untuk sekarang, Energi Kekacauan Primordial akan terus merusak tubuh dan jiwamu..." Su Yao berkata dengan nada sedih.


"Tidak...percayalah padaku kali ini, sama seperti kau selalu mempercayaiku." Hao Chen tidak mengindahkan peringatan Su Yao, dan justru menerkamnya sampai terjatuh kebawah.


Setelah itu kekuatan Ruang yang aneh memindahkan kedua pasangan tersebut dari tempat itu, dan Su Yao juga kaget ketika menyadari jika tubuhnya menyentuh sesuatu yang empuk dan lembut.


Tapi yang menjadi fokus utamanya adalah ciuman panas yang diberikan oleh Hao Chen.


Su Yao terus mencoba melawannya, tapi Hao Chen menjadi semakin liar dan dipenuhi oleh aura maskulin yang menyengat, dan itu memicu sesuatu dihatinya yang terdalam.


Setelah itu Su Yao menyadari jika tubuhnya terasa dingin, dia sangat terkejut setelah akhir sesi berciuman, Hao Chen secara langsung melepaskan pakaiannya dengan cepat. Su Yao hanya terbaring dengan tatapan bingung dan pikiran kosong, dia dapat merasakan tangan panas Hao Chen terus mencari-cari disekujur tubuhnya, dan itu memberikan rangsangan untuk membuatnya menjadi liar.


Su Yao menyadari ini sangat berbeda dengan apa yang dijalaninya saat beradaptasi dengan kekuatan Kaisar Naga Emas, emosinya sekarang menjadi liar dan dipenuhi oleh kekacauan.


Selain itu Energi Kekacauan Primordial yang terus menerus keluar dari tubuhnya akan terserap sepenuhnya kedalam Hao Chen, dan itu tidak meninggalkan sedikitpun energi yang menghilang sia-sia.


"Su Yao...aku tau kau melakukan hal yang berbahaya seperti ini untukku dan juga untukmu, tapi aku sudah lama mengetahui tentang kondisimu dan aku telah mencari berbagai macam cara untuk mengatasinya. Kali ini Su Yao...aku mohon agar kau percaya denganku." Ucap Hao Chen dengan tatapan yang mendalam, keinginan yang luar biasa terpancar jelas Dimata birunya.


"Tapi jika terjadi sesuatu padamu...aku..aku.." Su Yao segera gemetaran dengan tubuh yang sudah telanjang total.


Tapi Hao Chen dengan tenang meletakkan tangan kekasihnya yang halus di wajahnya, senyum lembut dan penuh kehangatan segera ditunjukkan untuk wanita tercintanya.


"Aku sama sepertimu, dan aku melakukan ini karena aku sangat yakin pasti akan baik-baik saja." Ucap Hao Chen dengan senyum penuh keyakinan.


Batu Penggilingan Primordial didalam tubuh Hao Chen dengan emosi bersemangat terus menyerap Energi Kekacauan Primordial yang diserap dari Su Yao, dan itu membuatnya semakin kuat dan semakin kokoh. Jika bukan karena perintah Hao Chen, sosok kolosal tersebut mungkin akan menyerap semua Energi Kekacauan Primordial dari tubuh Su Yao.


Menyadari ekspresi kekasihnya, Hao Chen tersenyum dan mendekati wajahnya, "Kau percaya padaku sekarang?"


Su Yao menghela nafas lembut, kedua tangannya segera merangkul leher pria tersebut, tubuhnya sedikit gemetaran diikuti oleh hasrat yang mendalam dari matanya.


"Kekasihku..." Su Yao berkata dengan lembut.


Hao Chen segera bergerak dengan melakukan beberapa tindakan ringan, hasrat yang dia tutupi selama ini lepas saat ia dengan penuh gairah meraih dua gunung milik Su Yao, dan tanpa sadar segera menghisapnya dengan penuh semangat.


"Mmm..." Su Yao mengerang dengan lembut, dan sensasi aneh dapat jelas semakin kuat dibawahnya.


Naluri Hao Chen sebagai pria meledak dengan kuat. Tubuh yang indah dan menggoda di pelukannya membuat Hao Chen menyingkirkan semua alasan dan beban dipikirkannya, dan dia melakukan tugasnya dengan penuh semangat disertai keharusannya sebagai pria.


"Mm~ Ahhh~~~" Su Yao mengerang nikmat dan melepaskan beberapa cairan dari bunga merah muda miliknya, dan itu juga diikuti oleh Energi Kekacauan Primordial yang terus bocor dari tubuhnya sering dengan rangsang dari Hao Chen.


Walaupun begitu, Su Yao benar-benar cepat beradaptasi dengan sensasi yang menyenangkan pada tubuhnya, dan dia bisa menikmati perasaan ini dengan stabil.

__ADS_1


Semua bagian tubuhnya benar-benar telah disentuh oleh keliaran Hao Chen, terutama dua gunung kembarnya yang merupakan bagian favorit Hao Chen, besar dan sempurna sehingga dia benar-benar ketagihan.


Setelah melalui sesi pemanasan yang sangat intens, Hao Chen segera melepaskan seluruh pakaiannya sendiri.


Su Yao melihatnya pun menjadi tersentak, apa yang ada dihadapannya adalah tubuh pria sejati, sempurna dan tanpa cacat sekalipun, sangat terlatih dan bisa membuat semua wanita akan bergairah.


Tapi yang menjadi fokus utamanya adalah pedang panjang yang dimilikinya, sangat kokoh dan keras. Su Yao benar-benar tidak bisa mengalihkan pandangannya dari pedang tersebut, besar dan panjang, serta memancarkan aura yang kuat dan mengintimidasi.


"A-Aku belum cukup berpengalaman dalam hal ini, tapi aku akan berusaha sebaik mungkin agar kau menikmatinya." Ucap Hao Chen dengan wajah yang berantakan dan sedikit rasa malu.


"Um..." Su Yao mengangguk dengan sedikit rasa gugup.


Sehingga Hao Chen bertindak dengan lembut, dan mendorong pedangnya masuk kedalam bunga merah muda kekasihnya.


"Nnn!!" Spontan Su Yao segera mengigit bibir saat rasa sakit luar biasa muncul. Darah merembes keluar dari celah kecil pada bunga-nya, kali ini kesuciannya telah hilang oleh pria yang dicintainya.


Hao Chen tau ini akan sedikit menyakitkan untuk pertama kalinya, jadi dia melakukan dengan sedikit pelan sampai semua pedangnya benar-benar masuk semua kedalam bunga Su Yao.


Itu adalah perasaan duniawi yang tak terbantahkan untuk mereka berdua, dan sekaligus pengalaman pertama kedua pasangan tersebut.


"Bagaimana rasanya kehilangan kesucianmu? bukankah ini adalah keinginan yang kau harapkan selama ini?" Hao Chen bertanya dengan suara menggoda.


Su Yao segera memerah, dia benar-benar merasakan sensasi aneh ketika pedang besar milik kekasihnya berada didalam tubuhnya, dan ada perasaan terpuaskan diikuti sensasi kekenyangan.


"Bagaimana apakah kita akan lanjut?" Hao Chen memberikan aba-aba, walaupun sensasi yang dirasakan sudah tidak bisa ditahan.


Su Yao tidak terlalu banyak bicara, dia hanya mengangguk dan disertai oleh keinginan yang mendalam, dan disaat itulah Hao Chen benar-benar bergerak.


"Ahhh~! Ahhh~! Ahhh~!"


Butuh beberapa menit bagi Su Yao untuk beradaptasi dengan kesenangan yang dia rasakan, pikirannya dengan cepat menjadi kosong dan tak lama kemudian, satu-satunya hal yang ada dipikirannya adalah sosok Hao Chen dan sensasi terbakar pada bagian dalam bunganya, disertai oleh kenikmatan dan kesenangan yang mendalam.


Satu-satunya yang terdengar ditempat tersebut adalah erangan Su Yao yang menawan, disertai oleh suara nafas yang berat dan tamparan pada paha yang basah.


Selain itu sumber kekuatan Su Yao seperti Kaisar Naga Emas, Giok Surgawi, dan semua yang telah dia latih diberikan pada Hao Chen ketika terhubung. Tapi Hao Chen juga tidak ingin mengambil keuntungan seperti ini yang akan membuat kultivasinya jatuh, dan memberikan sumber kekuatannya yang sama besarnya dengan Su Yao berikan.


Sebelum Hao Chen berhubungan intim dengan Su Yao, sempat terpikirkan olehnya untuk menggunakan teknik yang bernama 'Penyatuan Kegembiraan Yin Yang', dan ini merupakan teknik yang didapatkan didalam makam yang baru saja dia jarah.


Tidak peduli seberapa besarnya sumber kekuatan Su Yao yang Hao Chen petik, maka secara alami dia juga akan memberikannya dengan jumlah yang sama besarnya, selain itu semakin kuat hubungan pasangan maka efesiensi teknik ini akan meningkatkan drastis, jadi secara alami teknik ini hanya bisa bekerja ketika dua pasangan wanita dan pria saling berhubungan intim untuk mendapatkan manfaatnya.


Walaupun cukup memalukan bagi Hao Chen untuk mempelajarinya, dia sudah mengetahui cara ini merupakan pilihan yang terbaik, dan ini akan semakin memperdalam hubungan mereka.

__ADS_1


Baik itu Hao Chen dan Su Yao mereka tidak mengatakan apapun, hanya perasaan yang benar-benar terhubung dengan erat.


Tidak ada kata berhenti saat mereka menikmati sensasi terhubung, entah berapa banyak cairan surgawi yang Hao Chen lepaskan pada Su Yao atau seberapa banyak jus cinta yang mengalir dari Su Yao, mereka tidak memikirkan kata berhenti sampai benar-benar kelelahan.


__ADS_2