
Setelah mempersiapkan beberapa hal, kelompok Hao Chen segera pergi ke pelelangan yang diadakan oleh paviliun harta membara, walaupun sebenarnya Hao Chen tidak memerlukan banyak Artefak ataupun Pill tingkat tinggi.
Namun karena kekasihnya ingin melelang sebuah Pill tingkat Origin, Hao Chen harus berada disampingnya untuk memastikan keselamatannya, walaupun dia sendiri yakin jika Su Yao pasti akan baik-baik saja dengan kekuatan yang dimiliki olehnya.
Tentu saja mereka harus menyamar ketika ikut berpartisipasi dalam pelelangan ini, terutama untuk Zhou Yuan, Meng Zhu, dan Qian Ziwei yang identitasnya telah diketahui. Terlebih lagi mereka akan duduk secara terpisah agar dapat menghindari tatapan curiga.
"Apakah ada yang ingin kau lelang diacara itu nantinya?" Su Yao bertanya.
Walaupun telah menyamarkan wujud aslinya, entah kenapa Hao Chen tetap merasa ia sangat cantik dan nampak seperti wanita yang bebas.
"Aku tidak tertarik untuk melakukannya, sebaiknya aku menjual beberapa hartaku ketika aku telah keluar dari planet ini." Hao Chen tersenyum tipis melihat suasana yang menyenangkan diantara mereka.
"Hem...ngomong-ngomong, walaupun kau telah menyamar entah mengapa kau tetap tampan. Kenapa kau tidak menyamar sebagai wanita saja?" Su Yao melirik Hao Chen dari atas sampai bawah.
"Hem...menyamar jadi wanita ya, mungkin aku benar-benar akan dianggap sebagai kembaran ibuku." Ucapnya sambil memikirkan sosok cantik Li Qingchan.
"Sepertinya memang begitu, sebab rata-rata teman ibu maupun ayahmu menganggap kau sangat mirip dengan ibumu, aku jadi penasaran seperti apa penampilan ibumu itu sampai-sampai kau bisa sangat tampan." Pujinya sambil tersenyum manis.
Disaat obrolan mereka sepanjang jalan, tempat dihadapan mereka sebuah gedung besar dengan atribut yang cukup elegan.
Bisa disimpulkan paviliun harta membara ini cukup terkenal diplanet surgawi. Mau bagaimana lagi, sebagai tiga dari aliansi dagang terkenal diplanet ini, paviliun harta membara memiliki banyak cabang diwilayah alam dewa maupun kekaisaran manusia.
"Ayo kita pesan dulu tempatnya, setelah itu aku mengirimkan Pill yang telah aku buat kemarin malam." Su Yao segera tersenyum dan pergi ketempat pemeriksaan.
Hao Chen dapat merasakan banyak tatapan merendah ditujukan padanya, mungkin karena penampilan Hao Chen dan Su Yao yang biasa-biasa saja, bahkan pakaian yang dikenakan juga sederhana tanpa hiasan.
"Cih! jika aku mau, memusnahkan seluruh kerajaan bunga api adalah hal yang gampang!" batin Hao Chen yang menahan niat membunuh dan aura dewanya.
Suasana hati Hao Chen segera mencair ketika Su Yao telah memesan sebuah ruangan khusus yang dimana ini merupakan perlakuan istimewa bagi para pemilik barang yang akan dilelangkan, mungkin saja orang-orang paviliun harta membara tau nilai barang yang Su Yao berikan.
Ketika mereka ingin masuk kedalam tempat pelelangan, Hao Chen segera menemukan ada sebuah suasana aneh digerbang masuk.
"Apa yang terjadi ini?" Su Yao segera melirik kearah dua pemuda yang saling berhadapan.
__ADS_1
Hao Chen tidak terlalu terkejut dengan indentitas mereka berdua, sebab Qian Ziwei menjelaskan ada tiga pemuda terkenal dibenua Imperial Sky yang akan datang kemari, dan mereka merupakan murid terkenal dari tiga sekte besar dibenua Imperial Sky.
Dimana rumornya tiga sekte besar benua Imperial Sky, telah menyamai kekuatan dari lima akademi besar benua Holy Peak.
Pemuda yang mengenakan pakaian putih dengan hiasan naga merah keemasan itu bernama Chang Feng, dia berada diranah Dewa awal dengan Martial Soul Naga api putih yang memiliki garis keturunan dewa naga api yang murni, ia mendapat banyak perhatian dari sekte prajurit surgawi dan merupakan satu-satunya murid dari tetua sekte mereka.
Lalu yang ada dihadapannya itu adalah Lou Qian dari sekte Jiwa petir yang telah mencapai ranah dewa awal dengan Martial Soul Burung Petir yang terkenal dengan kekuatan destruktif nya, dia memiliki citra yang sangat luar biasa dan memiliki penampilan tampan, bisa dilihat dari reaksi para wanita disekitarnya.
"Lama tidak bertemu Chang Feng, aku pikir kau akan terus berada didalam sekte mu sembari terus bermeditasi." Lou Qian segera menyapa dengan kata-kata yang sedikit pedas.
"Ah...ternyata Lou Qian, lama sekali kita tidak bertemu. Aku pikir kau akan berada diruang remang-remang atau sedang menghancurkan sebuah tempat." Balas Chang Feng dengan kata-kata yang lebih tajam.
"Hoo..." Lou Qian menyipitkan matanya dengan dingin, petir kebiruan muncul disekitarnya, da aura dewa yang sangat kuat juga menyertainya.
Tidak mau kalah, Chang Feng juga segera mengeluarkan niat bertarungnya dimana api-api putih bertebaran disekitar.
"Seperti biasa kau benar-benar orang barbar." Chang Feng membalas santai.
Seluruh orang yang berada disekitar segera terpental, dan ada juga yang sulit bergerak karena tekanan.
Suara yang terdengar cukup merdu, tapi terdapat tekanan yang luar biasa darinya.
"Ah! Saudari Sun!"
Entah mengapa suasana diantara kedua pemuda tersebut secara tiba-tiba mencair, seakan-akan wanita itu bisa menenangkan kedua pemuda berdarah panas tersebut.
"Wow! bukannya dia adalah Sun Jian Yi dari sekte Api matahari?"
"Tidak aku sangka jika seseorang yang dijuluki Dewi matahari akan datang ke acara lelang."
Sun Jian Yi yang merupakan anak dari tetua sekte matahari yang sebelumnya Zhou Yuan hadapi, dan merupakan satu-satunya gadis yang dikenal sebagai kecantikan nomor satu dibenua Imperial Sky, ia memiliki Martial Soul Burung api matahari yang merupakan ras yang disebut sebagai dewa matahari.
Sementara itu Hao Chen cukup jengkel dengan tingkah laku ketiga orang tersebut, walaupun mereka berbicara santai orang-orang disekitarnya masih terpengaruh oleh tekanan yang dilepaskan oleh mereka.
__ADS_1
"Bajing*n ini!" Hao Chen sedikit menyeriyit dengan tingkah laku mereka, dan segera masuk terlebih dahulu.
Disisi lain tindakan mereka mendapatkan perhatian banyak orang, walaupun sebagian dipenuhi oleh tatapan menghina. Sun Jian Yi, Chang Feng, dan Lou Qing segera kaget.
"Mereka berdua tidak terpengaruh oleh tekanan kami?" Itulah yang dipikirkan oleh mereka yang melihat Hao Chen dan Su Yao yang masih dapat dengan santainya masuk kedalam tempat pelelangan.
"Baiklah kalau begitu aku masuk dulu." Sun Jian Yi segera melambaikan tangan dengan anggun, dan masuk kedalam tempat pelelangan.
"Kalau Senior Sun maunya begitu, maka aku juga akan masuk." Lou Qing segera mengikutinya dari belakang.
Sementara itu Chang Feng sedikit menyeriyit mengingat Hao Chen dan Su Yao yang tidak terpengaruh oleh tekanan dari mereka bertiga.
"Sudahlah, mungkin mereka berada didekat para penjaga sampai tekanan kami tidak berpengaruh." Chang Feng segera mengelengkan kepalanya, dan segera masuk juga.
-
-
"Tuan Yang! lihat ini adalah Pill embun es tingkat Origin peringkat menengah, dan lagi...terdapat awan Pill disekitarnya!!" ucap seorang pria tua yang merupakan master Alkimia.
"Apa?! benarkah?! jika sampai kau berteriak seperti itu, ini pasti akan sangat berharga!" ucap orang yang dipanggil tuan Yang.
"Luar biasa sekali, siapa yang memberikan Pill ini untuk dilelang?" tanya master Alkimia tua tersebut.
"Dia adalah seorang wanita yang memiliki basis kultivasi sekitar Demi God, terlebih lagi dia tidak memiliki latar belakang yang spesial." Jawab tuan Yang.
"Tidak mungkin! aku tidak mempercayainya sama sekali, jika aku jadi dia, Pill embun es ini akan aku gunakan sendiri untuk membantu saat memasuki dunia pasir api." Master Alkimia tua itu berseru keras.
"J-Jadi dia sebenarnya menyembunyikan latar belakangnya yang sangat kuat?! menurutmu dari mana asalnya?" tanya tuan Yang dengan penasaran.
"Hanya satu kepastian yang dapat aku tebak, wanita itu kemungkinan berasal dari pusat domain Galaxy Star God! jika tidak mustahil baginya melelang Pill ini dengan santai." Jawab master Alkimia tua tersebut dengan keringat dingin mengucur diwajahnya.
"Apa?! tapi kenapa seseorang seperti dia datang kemari?!" tanya tuan Yang dengan rasa tidak percaya.
__ADS_1
"Kau bodoh! planet tanah surgawi kita ini memiliki banyak sekali warisan terkenal, dan taman kaisar api adalah salah satunya. Tuan Yang, kita tidak memiliki sedikit pun kesempatan untuk mendekatinya, tapi aku sarankan agar kita tidak menyinggungnya." Master Alkimia tua itu memperingati dengan serius.
"Baiklah aku mengerti, terimakasih atas peringatannya." Tuan Yang segera mengangguk.