The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 376. Nasib Tianlong


__ADS_3

Setelah Hao Chen memasuki ruang makam primordial, dia sangat terkejut ketika energi yang sangat berlimpah langsung menyambutnya, walaupun sangat luar biasa dia sendiri masih belum mengerti jenis energi apa yang berada ditempat ini.


"Ini adalah Esensi Primordial..." Ucap Tianlong yang mengetahui rasa penasaran Hao Chen.


"Hm? aku tidak pernah mendengar tentang Esensi jenis tersebut, apakah ini merupakan sesuatu yang sudah lama punah?" tanya Hao Chen.


"Secara alami tidak, Esensi Primordial sebenarnya masih ada bahkan setelah bencana Kehampaan yang menghancurkan era penciptaan, tapi semenjak Shen Jiu mengamuk dan menghancurkan hal-hal penting dialam semesta ini, Esensi Primordial lenyap dan menyebar ketempat yang tidak diketahui, dan ini juga merupakan alasan mengapa para kultivator Dewa dialam semesta ini hanya sanggup mencapai ranah Saint." Tianlong menjelaskan dengan nafas berat.


"Jadi Esensi Primordial diperlukan untuk melampaui ranah Saint dan melepaskan belenggu alam semesta, aku mengerti sekarang. Tapi dilihat bagaimana kau menerangkannya, kau sudah pernah mengalaminya?" Hao Chen sedikit memahami kondisi Tianlong.


"Ya...aku saat itu sudah setengah langkah untuk melampaui ranah Saint, tapi..." secara tiba-tiba Tianlong menjadi murung dan keengganan dihatinya muncul.


"Hah...kau tidak perlu menjelaskannya lebih jauh, kalau kau tidak ingin mengatakannya lebih lanjut aku tidak mempermasalahkannya." Hao Chen tidak ingin mengangkat topik sensitif disaat seperti ini.


Setelah itu Tianlong menjadi diam dan tidak terlalu bicara lagi, Hao Chen pun terus berjalan menelusuri tempat yang tidak terlihat seperti makam, memang tempat yang Hao Chen masuki adalah ruang harta paling berharga dimakam primordial, jadi jelas tata letaknya benar-benar sangat berkelas.


Selain itu dengan adanya Esensi Primordial yang terus menerus merawat tubuh dan menstabilkan fondasinya, bisa dikatakan penelurusan tempat ini benar-benar tidak ada yang sia-sia.


"Ah! akhirnya satu dari sepuluh ruangan ditempat ini muncul juga." Dengan senyum yang lebar Hao Chen tanpa ragu segera mendekati pintu perak tersebut.


Tapi Hao Chen harus tetap waspada dengan jebakan yang akan muncul, jadi dia sudah menyiapkan Mata Pemusnahan Surga agar tidak terjadi sesuatu yang buruk.


"Sekarang ayo kita mulai!" Hao Chen segera mendorong pintu perak tersebut tanpa adanya keraguan.


"Eh? tidak terjadi apa-apa?" Hao Chen terkejut ketika pintu perak tersebut dapat didorong tanpa adanya halangan, bahkan Mata Pemusnahan Surga miliknya tidak mendeteksi susunan roh berbahaya ataupun kesadaran jiwa sama sekali.


"Apakah ini merupakan tempat paling penting milik orang-orang diera penciptaan? yah... mereka mungkin tidak ingin harta berharga mereka dirusak oleh kesadaran jiwa dan susunan roh berbahaya, jika tanpa bantuan Greed aku tidak akan bisa menemukan tempat ini walaupun berusaha sekeras yang aku bisa. Hao Chen bergumam dengan senyum tanpa daya.


Tapi matanya segera berbinar-binar melihat sesuatu yang berada dibalik pintu perak tersebut, bahkan berbagai macam jenis energi dan esensi yang luar biasa sampai-sampai keluar dari balik pintu.


"Wah...banyak sekali bahan mentah untuk membuat Artefak disini, bahkan Mata Pemusnahan Surga sulit menilai seberapa hebat bahan-bahan tersebut, terlebih lagi jumlahnya sangat besar!" Mata Hao Chen segera berbinar-binar melihat tumpukan harta didepan matanya.

__ADS_1


"Ayo kita bekerja!" dengan segera Hao Chen segera memulai kegiatan favoritnya.


Disisi lain Tianlong duduk dengan kondisi termenung sembari menatap langit yang biru, hatinya terasa sangat sakit saat dia memikirkan kondisi kehidupannya dulu sebelum menjadi Spirit Roh Hao Chen.


"Apakah keputusan ku untuk memulihkan tubuh asliku adalah pilihan yang tepat?" Tianlong bergumam dengan perasaan enggan.


Tapi setelah itu dia segera mengelengkan kepalanya dan memperingatkan keyakinan yang kuat, "Tidak! aku tidak boleh pesimis, aku harus bertanggung jawab atas kesalahan yang pernah aku lakukan dimasa lalu, dan yang terpenting para mereka."


Namun disaat keyakinan muncul dihati Tianlong secara tiba-tiba muncul sesuatu yang jatuh dari langit, dan itu tepat mengenai kepalanya.


"Apa yang terjadi? sepertinya Hao Chen mendapatkan sesuatu, tunggu ini..." Tianlong terdiam dengan ekspresi tercengang, sebab yang baru saja mengenai kepalanya adalah sebuah logam.


Tapi logam itu tampak bukan seperti logam biasa, teksturnya terlihat sangat jernih seperti sebuah cairan dan sangat padat seperti logam langka lainnya, selain itu logam tersebut memancarkan unsur air yang sangat murni.


"Tidak mungkin! Logam Air Ilahi?! tidak! tidak tidak! ini merupakan logam langka yang sudah melampaui tingkat Celestial Tertinggi, dan diera yang sekarang hanya ada tiga saja." Tianlong tercengang dengan mulut ternganga lebar.


Namun dia segera dikejutkan oleh benda-benda yang mulai berjatuhan dari atas langit dengan jumlah yang tidak wajar, dan masing-masing dari itu adalah Bijih Mineral, Logam Langka, dan semua yang berhubungan dengan pembuatan Artefak, selain itu ada ratusan tungku pemurnian Artefak yang juga ikut berjatuhan.


"Apa-apaan ini?! semua yang dibawa kesini adalah harta yang melampaui tingkat Celestial Tertinggi, bahkan sebagiannya merupakan bahan tingkat Agung dan Primordial. Aku harus melihat apa yang dilakukan oleh Hao Chen." Segera Tianlong melepaskan kesadaran spiritualnya untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh Hao Chen.


"Eh? Tianlong kau sudah baikkan?" tanya Hao Chen dengan senyum yang sangat cerah.


"Bukan saatnya untuk bertanya tentang hal seperti itu?!" Tianlong tiba-tiba menjadi marah dengan apa yang dilakukan oleh Hao Chen.


"Ada apa denganmu kawan? kau lihat ditempat ini ada banyak sekali bahan langka untuk membuat artefak, selain itu aku menemukan ribuan Catatan Ilahi yang berisikan pengetahuan pembuatan Artefak diera penciptaan, jadi ketika ada kesempatan aku akan menyalinnya kedalam lautan ilahiku." Ucap Hao Chen dengan perasaan gembira.


"Tidak! tunggu dulu, Hao Chen apakah kau benar-benar serius akan merampas semua yang berada disini?" tanya Hao Chen dengan keringat dingin diwajahnya.


"Tentu saja, dan ini baru satu dari sepuluh ruangan yang ada disini. Hah...aku benar-benar akan tidur nyenyak setelah ini selesai." Hao Chen menjawabnya dengan bangga.


"Kalau begitu siapa yang akan merapikan semua ini, aku tau jika dunia kecilmu sudah sangat luas dan sangat sempurna, tapi jika kau membiarkannya berantakan maka akan mempengaruhi kualitas hartanya." Ucap Tianlong dengan perasaan enggan saat memikirkan bagaimana harta terbaik seperti ini kehilangan kualitasnya.

__ADS_1


"Tenang saja, bukannya aku masih kau." Hao Chen mengedipkan matanya.


"Apa?! kau gila ya? satu tempat ini saja sudah dua kali lebih besar dari dunia luar Makam Primordial, dan kau saja bahkan belum mengambil lima persen harta yang ada disini." Tianlong berkata dengan perasaan syok.


"Tenang saja, aku bisa mencapai sekitar ribuan klon untuk mempercepat pekerjaanku, dan kau juga harus merapikannya nanti oke?" Jawab Hao Chen dengan senyum cerah.


"Tidak! tidak tidak! jika untuk urusan merapikan itu merupakan hal yang sulit, dan lagi jumlah harta berharga yang ada disatu tempat saja sudah seluas ini." Tianlong segera berusaha untuk menolaknya, walaupun dia sendiri tau jika ini tidak akan berhasil.


"Kau tidak diizinkan untuk tidak bisa melakukannya, ingatlah kau ada Spirit Roh ku jadi kau harus mendengar perintahku." Ucap Hao Chen dengan mata dingin.


"Tidak, ini tidak adil kau melakukan penindasan terhadap Spirit Roh!" Tianlong segera tidak berdaya.


"Tentang saja, aku pasti akan membantu walaupun aku hanya akan memberi bantuan kecil karena harus menjarah lebih banyak lagi." Ucap Hao Chen dengan senyum jahat.


"Tidak! ini pelanggaran hak asasi para Naga!!!" Tianlong berseru dengan kepasrahan.


***


Ditempat yang lain, sosok cantik yang sedang duduk dengan posisi lotus segera membuka matanya, dia adalah Su Yao yang secara tiba-tiba mengalami perubahan total pada dirinya, penampilan, aura, dan tubuhnya benar-benar mengalami peningkatan yang ekstrim.


Selain itu sosok Yaksha terus mengawasinya dengan ekspresi serius, dan ada sedikit perasaan khawatir dimatanya yang sedingin es.


"Su Yao, kali ini aku akan bertanya sekali lagi, apakah kau benar-benar yakin untuk melepaskan segel terakhir Kaisar Naga Emas?" tanya Yaksha dengan perasaan enggan.


Su Yao cukup terkejut, tapi dia segera menatap ke langit-langit, matanya yang indah segera menutup, dia segera berkata dengan suara yang lembut.


"Guru, kau telah memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman didunia ini, bahkan aku sudah menganggapmu sebagai sosok ibu kedua dihatiku. Tapi jika aku tidak berhasil menaklukkan kesadaran Kaisar Naga Emas, maka aku akan tetap dalam belenggu yang menganggu kehidupanku."


"Selain itu, setelah aku mengetahui jika selama ini aku merupakan sosok pemicu untuk ayah kandungku dan ibuku, perasaanku benar-benar tidak karuan."


"Tapi berkat itu juga aku mengetahui seberapa menderitanya dia selama ini, dia mengalami banyak rasa sakit dan kehidupan yang membuatnya terus menderita, karena itu aku juga harus mengambil langkah tegas untuk masa depanku, dan untuk tetap berada disisinya aku tidak boleh menjadi lemah, jadi keputusanku sudah bulat."

__ADS_1


Yaksha hanya bisa menghela nafas panjang, dan segera tersenyum lembut, "Baiklah kalau begitu, ayo kita mulai!"


"Aku mengerti!" Su Yao segera dalam kondisi siap.


__ADS_2