The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 197. Lawan yang mengejutkan


__ADS_3

Kemudian setelah Hao Chen memberi tahu metode cara membuat Seni Suci, dimana ada keunikan yang sama pada Hao Chen.


Su Yao semakin rajin untuk berlatih bahkan jarang berinteraksi atau pun beristirahat, dikarenakan Zhou Yuan dan lainnya juga berlatih untuk persiapan turnamen pemuda berbakat yang akan segera diadakan.


Tapi Hao Chen juga tidak mau kalah bahkan latihannya terus didorong dengan keras, sampai dia tak sanggup lagi menjalani nya.


Terutama ketika ia berlatih dialam petir, Hao Chen sekarang sudah sanggup bertahan diwilayah Pusat walaupun Han dapat bertahan selama beberapa jam saja.


Dikarenakan banyaknya hal baru yang didapat ketika terobosan, Hao Chen harus memahami semuanya dari dasar kemudian melanjutkan ketingkat berikutnya.


Namun Hao Chen menemukan satu masalah yang cukup menganggu, dimana ia tidak bisa menggunakan Seni Suci lagi dikarenakan Seni Suci miliknya telah mengandung kekuatan Ilahi, jadi jika Hao Chen menggunakan Seni Suci maka teknik menipu langit akan kendor dan akan segera memunculkan pembabtisan petir bencana.


Tapi Hao Chen harus berani menanggung resiko dari menggunakan teknik ini, selain tingkat pembabtisan petir bencananya akan jauh lebih kuat.


Selain itu ada sisi positifnya, dimana Hao Chen sekarang telah membangun Seni Suci baru untuk kedua Martial Soulnya, dimana jika Hao Chen bertarung dia hanya bisa menggunakan dua Seni Suci tersebut tanpa bisa menggunakan Seni Suci lainnya.


Namun jangan anggap remeh dua Seni Suci yang telah Hao Chen ciptakan, dikarenakan dua Seni Suci ini berasal dari Kun Peng dan Dewa naga cahaya.


Terutama Seni Suci yang berasal dari Kun Peng, dimana Hao Chen sekarang bisa menggunakan kemampuan melahap, menciptakan kehampaan, membuat lubang hitam, dan masih banyak kemampuan misteri dari Kun Peng ini.


Bahkan Lao Zu juga tercengang melihat sosok agung dari Kun Peng dan Dewa naga cahaya yang sangat mendominasi, dimana Lao Zu hanya bisa mewajarkan segalanya.


Kemudian disaat mereka melakukan latihan intensif dan keras, tanpa disadari waktu demi waktu terus berlalu dengan cepat.


Sampai dimana hari ujian untuk kenaikan kekelas lima dimulai bagi para murid kelas empat, termasuk juga Hao Chen dan Su Yao.

__ADS_1


"Sepertinya aku merasa jika ini akan menjadi hal yang menarik." Ucap Hao Chen yang segera bangun dari meditasinya.


Lalu dengan kegiatan pagi yang selalu dia lakukan, Hao Chen segera pergi kekelas dengan santai.


Namun ia segera dikejutkan oleh kedatangannya yang saat ini telah didahului oleh murid-murid lainnya, bahkan hampir semua murid telah datang.


Ketika Hao Chen menginjak kakinya kedalam kelas, ia segera menjadi pusat perhatian dengan tatapan aneh.


Ketika Hao Chen mencapai tempat duduknya, dia juga melihat Su Yao yang terlihat tidak nyaman dengan kondisi ini.


Bagaimana tidak. Ruangan kelas yang biasanya terdengar suara canda dan tawa, sekarang diisi oleh hawa permusuhan satu sama lain.


"Merasa tidak nyaman?" tanya Hao Chen melalui kesadaran spiritualnya.


"Ya...aku benar-benar tidak nyaman dengan tatapan mereka, aku mungkin dapat mewajarkan hal ini." Jawab Su Yao sambil memegangi dahinya.


"Baiklah aku ucapkan selamat karena menjadi murid yang masih dapat bertahan sampai ditahan ini, namun sayangnya ujian kali ini akan sangat sulit dikarenakan kalian akan berhadapan satu sama lain, dimana jika salah satu dari kalian kalah maka kalian akan langsung dikeluarkan!" Ucap Yiyi dengan senyum menakutkan.


Suasana dikelas segera kembali mencekam dan diisi oleh niat menakutkan dari setiap murid untuk menang dalam pertarungan nanti.


"Baiklah aku juga akan memberi tahu kalian, ketika kalian berhasil lolos dan baik kekelas lima nanti, tidak ada lagi pelajaran lagi dan kalian akan menjalani waktu bebas selama kalian menjadi murid akademi langit cerah, namun kalian semua harus tau jika penilaian untuk naik kekelas berikutnya adalah menjalani sebuah misi khusus atau misi yang sangat sulit. Tapi kalian akan tetap mendapatkan bimbingan dari para guru, jika kalian memiliki masalah." Ucap Yiyi secara tiba-tiba untuk membuat suasana agar sedikit tenang.


Namun sayangnya hal tersebut membuat masalah menjadi semakin bertambah, bahkan Hao Chen sempat merasakan adanya niat membunuh yang kuat dari beberapa murid.


Lalu Yiyi Kembali berkata, "Karena kalian diam saja, aku akan menyebutkan siapa yang akan menjadi lawan kalian nantinya, oh ya selain menang dalam pertandingan ada beberapa persyaratan yang akan dinilai ketika kalian bertarung nantinya, jadi misalkan kalian ada yang kalah, jika kalian membuat sesuatu yang berkesan sangat kuat pada guru pengawas, maka ada kemungkinan jika kalian tetap diluluskan."

__ADS_1


Disaat yang sama kelompok Zhou Yuan sedang beristirahat setelah melakukan latihan yang keras dari pelatih, apalagi mereka nampak sangat kelelahan.


Ling Feng segera mengeluh, "Hah...semakin hari aku merasa latihannya akan semakin keras saja."


"Kita tidak dapat melawannya, karena turnamen juga akan segera dimulai." Ucap Zhou Yuan sebagai seorang pemimpin tim.


"Namun kenapa rekan ketujuh kita itu lebih memilih untuk sendiri?" tanya Qian Ziwei yang menatap seorang pria dengan rambut hitam dan mata merah menyala.


"Aku juga tidak mengerti, karena dia juga sangat kuat dan mungkin sikap menyendiri nya itu pasti disebabkan oleh sesuatu." Ucap Meng Zhu.


"Semoga saja dia mampu terbiasa dengan kerjasama kita ketika pertarungan tim nantinya, tapi aku justru merasa dia memiliki sesuatu yang aneh saja." Ucap Xie Yu.


"Dari pada itu, apakah kalian tidak berfikir jika hari ini adalah hari ujian untuk kenaikan kelas?" tanya Qi Zijing.


"Ah! aku baru ingat, tapi untuk apa kita mengkhawatirkan masalah itu, kita kan tidak perlu mengikuti hal tersebut dan kita akan langsung bisa melanjutkan ketahap berikutnya tanpa mengikuti ujian." Ucap Ling Feng dengan perasaan lega.


Lalu Meng Zhu segera berkata, "Dari yang aku dengar ujian kali ini adalah pertarungan sama murid dalam kelas."


"Sepertinya ujian tersebut benar-benar akan sulit, tapi bagaimana menurut kalian tentang kak Chen dan Su Yao?" tanya Zhou Yuan tiba-tiba.


"Yah...mereka pasti dapat menjalankan ujian ini dengan mudah." Jawab Ling Feng dengan santai.


"Tapi apakah kalian tidak pernah berfikir bagaimana jadinya jika mereka berdua malah saling berhadapan?" tanya Qian Ziwei tiba-tiba.


"Ini..." mereka semua segera terdiam dan membeku oleh pertanyaan tersebut.

__ADS_1


Namun perkataan dari mereka malah menjadi sebuah kenyataan yang harus dihadapi oleh Hao Chen dan Su Yao.


"Baiklah untuk pertarungan yang terakhir adalah Hao Chen melawan Su Yao!" ucap Yiyi yang memandang kearah Hao Chen.


__ADS_2