The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 236. Mendapatkan masalah


__ADS_3

Sementara itu Hao Chen masih mencari-cari sesuatu diruang rahasia tersebut, walaupun sebenarnya tidak ada lagi yang dapat diambil lagi didalam ruangan tersebut karena ludes terambil olehnya.


"Sebaiknya aku keluar saja, lagi pula aku tidak memiliki alasan kuat untuk berlama-lama disini." Gumam Hao Chen yang segera keluar dari ruang tersebut.


Tapi ketika Hao Chen keluar dari ruang tersebut, dia segera disambut oleh beberapa orang yang memiliki kekuatan yang luar biasa, namun ada beberapa orang yang memiliki kultivasi yang hancur.


"Siapa kau?" tanya Zou Qing yang memimpin orang-orang tersebut.


Hao Chen segera menyipitkan matanya mendengar pertanyaan tersebut, karena dia tau jika orang yang ada didepannya adalah pewaris tahta Kekaisaran Zou, tapi dia dibuat cacat oleh wanita misterius itu.


"Menarik...dia membawa banyak orang untuk mendapatkan warisan tersebut, tapi dimana empat pewaris lainnya?" batin Hao Chen dengan ekspresi penuh tanya.


"Hey! apakah kau dari dalam sana?" tanya Zou Qing dengan tatapan aneh.


"Memangnya kenapa?" Hao Chen segera balas bertanya.


"Hahahaha! bagus sekali aku tidak perlu capek-capek kesana, baiklah aku tidak perlu lagi basa-basi lagi...cepat serahkan apa yang kau dapatkan dari dalam sana!" perintah Zou Qing dengan ekspresi menjengkelkan.


"Bodoh sekali, padahal kau sudah menjadi cacat dan masih berani-beraninya kau memerintahku." Ucap Hao Chen dengan tatapan dingin.


"Sudah cukup jika tidak kau..." disaat dia ingin mengucapkan kata-kata terakhirnya, secara tiba-tiba sebuah pedang berwarna ungu keemasan lewat.


"Slaas!"


Segera tangan Zou Qing terpotong keduanya dan menyebabkan darah bersimbah, wajahnya segera panik dan pucat.


"AAAAAAAA!! Tanganku!" Zou Qing segera menjerit kesakitan melihat kedua tangannya jatuh ketanah.


"Berani-beraninya kau menyakitkannya!" Ucap seorang pria tua yang segera mengeluarkan aura dewa.


"Heh! siapa kau yang berani-beraninya berbicara seperti itu dihadapanku?" tanya Hao Chen dengan hawa membunuh yang mengerikan.

__ADS_1


Hawa membunuh yang begitu pekat segera membuat seluruh orang yang ada disekitar menjadi lemas ketakutan, bahkan pria tua itu sendiri tidak berani banyak bergerak.


"Kau yang telah memaksa ku untuk melakukannya!" ucap pria tua itu yang segera memecahkan sebuah mutiara.


Kemudian sebuah simbol yang bertuliskan Zou muncul diatas mereka dan beberapa orang segera muncul, dimana mereka mereka memiliki kekuatan sekitar dewa awal dan ada juga yang berhasil mencapai tingkat dewa kelas tiga.


"Pria tua! kuharap kau memanggil kami dengan alasan yang cukup bagus!" ucap seorang yang baru saja datang.


Ada sekitar dua puluh orang yang memiliki kekuatan disekitar dewa awal, mereka mengenakan armor perak berwarna biru dengan kombinasi putih.


Kemudian pria itu segera itu segera melirik kearah Zou Qing yang saat ini kehilangan kedua lengannya, ditambah lagi dia menyadari jika kultivasinya telah dihancurkan.


"Apa yang terjadi pada pewaris tahta kita?" tanya pria itu dengan marah.


"Tuan Zou Shen, orang yang ada disitulah yang menyebabkannya." Ucapnya yang menunjuk kearah Hao Chen.


Sementara itu Hao Chen hanya diam dan menatap mereka dengan rendah, bahkan dia sepertinya sangat malas untuk terlibat.


"Hahahaha!! menarik kuharap kali ini kalian tidak mengecewakan ku." Hao Chen segera mengeluarkan aura dewa miliknya yang sangat menindas.


"Gawat! kekuatannya mengerikan, semuanya segera bersiap-siap untuk bertarung dengan kekuatan penuh kalian!" perintah Zou Shen dengan keras.


"BOOOM!!"


Petir ungu segera menyambar ke arah mereka sebelum mereka telah bersiap-siap, hal ini membuktikan jika Hao Chen tidak terlalu banyak basa-basi.


"Uhuk! Uhuk! Uhuk! siapa dia jendral?" tanya salah satu dari mereka.


"Aku tidak tau, tapi kita harus menggunakan kekuatan penuh kita!" jawab Zou Shen yang segera menggunakan kekuatan penuh.


"Menarik dua puluh orang yang memiliki kekuatan dewa awal dan dipimpin oleh seorang yang memiliki kekuatan sekitar dewa kelas tiga, yah sepertinya setelah lama tidak bertarung, mungkin ini adalah hal yang terbaik." Ucap Hao Chen yang saat ini dikelilingi oleh dua bilah pedang berwarna ungu dan perak.

__ADS_1


"Sebaiknya kau pikirkan baik-baik sebelum bertindak, jika kau ingin menyerah aku akan menjamin mu agar dihukum ringan." Ucap Zou Shen yang segera memberikan sebuah tawaran.


Hao Chen hanya segera tersenyum dan berkata, "Payah! sebaiknya kalian juga jangan membuatku membantai seluruh kekaisaran di alam dewa ini."


Perkataan dari Hao Chen membuat mereka menjadi kesal dan jengkel, mereka segera mengeluarkan aura dewa mereka.


"Aku akan menderita!" Zou Shen segera meraung marah dan memerintahkan kepada semua orang untuk menyerang Hao Chen.


"Swoss!"


Rentetan serangan yang dilancarkan memiliki tingkat kekuatan yang berada disekitar dewa awal, jika seseorang terkena serangan seperti itu maka mereka akan mati dengan mudah tapi yang mereka lawan saat ini adalah orang yang berbeda.


"Kalian pikir serang seperti ini akan menghentikan ku? bahkan aku tidak perlu menggunakan Seni Suci melawannya." Ucap Hao Chen dengan senyum tipis diwajahnya.


Hao Chen segera menggunakan tangan kanannya untuk menahan serangan tersebut, dimana ada sebuah perisai berwarna perak muncul.


"BOOM! BOOM! BOOM! BOOM!"


Dentuman yang begitu mengerikan segera terdengar hingga ribuan mil dan hampir terdengar diseluruh alam ini.


"Apakah berhasil?"


"Tentu saja pasti akan berhasil, serangan tersebut sangat kuat, bahkan dewa kelas dua saja bisa mati."


"Hahahaha! dia hanya berada diranah dewa awal dan berani-beraninya sombong."


Mereka segera bersorak-sorai gembira, sementara itu Zou Shen merasakan firasat yang buruk.


"Menarik sekali, tapi kalian sendiri benar-benar sangat payah, bahkan kalian tidak bisa mengontrol kekuatan kalian masing-masing." Ucap Hao Chen yang keluar dari dari debu yang tebal.


Mereka semua segera kaget melihat sosok Hao Chen yang saat ini sedang diselimuti oleh aura perak dan hitam layaknya Yin dan Yang, tapi yang membuat mereka merinding adalah apa yang saat ini sedang dipegang oleh Hao Chen.

__ADS_1


"Tidak mungkin! dia benar-benar mengambil serang kami?!" wajah Zou Shen segera memucat melihat hal tersebut.


__ADS_2