
Misi tingkat tinggi, sesuai dengan namanya misi ini merupakan misi yang sangat sulit bahkan misinya ini hanya dapat dijalani oleh murid-murid tahun ke-enam ataupun murid perantara dalam.
Karena tingkat kesulitannya misi ini sangat dilarang untuk murid yang berada disekitar tahun keempat dan kebawah nya, tapi entah mengapa untuk saat ini Hao Chen serta tujuh temannya malah diizinkan untuk melaksanakan tugas ini yang dimana merupakan misi tingkat tinggi.
Walaupun mereka sebenarnya terlihat seperti didiskriminasi oleh para senior dari akademi mereka sendiri, dimana mereka saat ini sedang berada didalam tenda yang agak besar.
"Hey! apakah kalian menyadarinya jika kita terlihat seperti dibuang?" tanya Ling Feng yang mulai menyadari keadaan.
"Benar sekali, kita malah ditempat yang terbuang dan seperti tidak dipedulikan." Xie Yu pun segera menyambung perkataan Ling Feng.
"Hah....apakah kalian baru menyadarinya?" tanya Su Yao.
Mendengar hal itu Qi Zijing segera berkata, "Kau sudah tau duluan big sis?"
"Coba kalian perhatikan dari awal, dimana ketika kita ingin masuk ketempat yang telah disediakan oleh akademi mereka bertindak seakan-akan berkuasa, dikarenakan kita hanyalah seorang junior mereka." Jawab Su Yao.
"Itu merupakan hal yang wajar karena mereka merasa jika sudah kuat dan layak untuk mendapatkan segala, tapi mereka itu tidak sadar diri!" ucap Hao Chen dengan kesal.
"Benar juga! dapat dilihat dari bagaimana perlakuan mereka pada kita, sementara mereka menikmati fasilitas yang bagus. Kita malah ditempat ditempat yang rusak!" ucap Qian Ziwei dengan geram.
"Yah...jika mereka sampai bertindak berlebihan mau tak mau aku akan membunuh mereka!" ucap Hao Chen dengan niat membunuh yang terpancar dari matanya.
"Gulp*" mereka segera menelan ludah ketika merasakan niat membunuh dari mata Hao Chen.
"Ngomong-ngomong...kapan misi ini akan dimulai?" tanya Su Yao yang berusaha mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
Mendengar hal itu Zhou Yuan segera menjawab, "Sebentar lagi, kita tunggu sampai pemimpin dari misi ini berbicara."
Lalu setelah sedikit lama menunggu ada sebuah pesan yang segera muncul di gelang masing-masing.
"Baiklah! sebelum kita memulai ekspedisi untuk menuju kekuil ilahi, aku akan memberikan arahan penting terlebih dahulu. Dimana kami para senior dari perantara luar dan dalam akan pergi terlebih dahulu untuk mengamankan jalannya, lalu kalian segera menyusul."
"Kemudian jika kalian bertemu orang yang berasal dari akademi ataupun sekte lain, aku sarankan agar kalian segera menghindarinya untuk keamanan kalian masing-masing, baiklah sekian dariku Zhen Luo pemimpin misi ini!"
Kemudian ketika pesan tersebut berakhir entah mengapa banyak murid yang berada dikelas empat mendadak diam, karena mereka justru seperti dibuang oleh para senior atau mungkin dimanfaatkan.
"Bagaimana mana ini ketua tim?" tanya Ling Feng pada Zhou Yuan.
Zhou Yuan pun menjawab, walaupun dalam keadaan bingung, "Aku juga tidak tau, tapi ini bisa dikatakan kita tidak dapat membantah mereka yang memimpin tugas ini."
Mereka pun segera bingung dengan apa yang akan terjadi, tapi mereka juga harus mengikuti instruksi dari para senior.
"Aku juga setuju! karena misi ini jauh lebih sulit dari pada yang kita ketahui, ditambah pemimpin misi ini ceroboh!" sambung Su Yao yang segera menatap kearah badai salju.
"Kenapa bisa begitu?" tanya Meng Zhu segera.
Su Yao pun segera menjawab, "Karena wilayah ini merupakan tempat paling berbahaya karena kondisi alamnya, tapi yang menjadikan wilayah ini mencekam adalah hewan jiwa yang berada di wilayah ini sangat berbahaya dan juga kuat."
"Jadi bukan ini akan sangat berbahaya?" tanya Qian Ziwei yang ada disampingnya.
"Tidak justru kitalah yang akan aman ketika menuju kereruntuhan kuil ilahi tersebut, karena semakin kuat dan banyak jumlah suatu kelompok maka akan meningkatkan potensi untuk diburu oleh hewan jiwa." jawab Hao Chen yang sedang melepaskan kesadaran mentalnya.
__ADS_1
"Begitukah....jadi ayo kita pergi saja!" ucap Zhou Yuan yang segera memimpin.
"Tunggu aku akan memberikan kalian satu hal yang penting!" ucap Hao Chen secara tiba-tiba.
"Apa itu?" tanya mereka bertujuh.
"Pertama, dalam hal ini aku akan meminta kalian agar memikirkan diri kalian masing-masing. Kedua, jangan pernah peduli pada orang yang ada disekitar dan tetap lindungi tim kita. Ketiga, jika kita mendapati seorang yang berniat buruk pada kita maka segera bunuh!" ucap Hao Chen dengan tatapan serius.
Mereka bertujuh segera mengangguk dan memahami maksud dari perkataan Hao Chen.
"Oh ya! apakah kita telah mendapatkan cara untuk melewati badai ini?" tanya Hao Chen sebelum bergerak.
"Ada! rencanaku adalah meminta agar orang yang memiliki kemampuan api untuk berada disekitar orang yang tidak memiliki kemampuan api, tujuannya adalah agar tetap menghangatkan tubuh kita." Jawab Zhou Yuan.
"Berarti yang memiliki kemampuan tersebut adalah Hao Chen, Zhou Yuan, Qian Ziwei dan Qi Zijing yang memiliki kemampuan api, walaupun sedikit." Ucap Ling Feng.
"Benar! jadi aku meminta agar kak Chen untuk berada dibelakang, karena diantara kita hanya kak Chen saja yang memiliki kesadaran spiritual dan mental terkuat." Pinta Zhou Yuan.
"Hem! baiklah aku lakukan, jadi aku akan melakukannya sendiri?" tanya Hao Chen yang setuju'dengan permintaan Zhou Yuan.
"Harusnya ada dua orang yang menjaga bagian belakang, tapi selain kak Chen siapa lagi yang memiliki dua syarat yang aku sebutkan?" tanya Zhou Yuan yang segera bingung.
"Ah! big sis kau bisa karena kekuatan spiritual dan mentalmu juga kuat, karena kau memiliki dua Martial Soul dan juga satunya memiliki kemampuan deteksi mental, jadi kau bisa diandalkan dalam hal ini ditambah kalian berdua akan sesuai dalam hal ini karena kau juga tidak memiliki kemampuan api!" ucap Qi Zijing dengan keras.
Mendengar hal itu Su Yao hanya bisa tersenyum dan berkata, "Baiklah aku mengerti!"
__ADS_1
Tapi aneh Hao Chen malah memerah karena malu-malu akibat perkataan dari Qi Zijing tadi.