The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 204. Menghadapi Pembabtisan petir Bencana


__ADS_3

Setelah beberapa hari semenjak Lao Zu menjelaskan tentang jalan Pembantaian, Hao Chen segera bersiap-siap untuk segera berangkat.


Namun sebelum Hao Chen pergi, dia sudah memutuskan untuk menghadapi pembabtisan petir bencana sebelum pergi.


Maka dari itu Hao Chen benar-benar telah menghabiskan banyak poinnya untuk membeli beberapa persediaan, karena kemungkinan besar Hao Chen perlu waktu dua tahun atau bahkan lebih menjalani cobaan Ashura.


Walaupun sulit Hao Chen tidak peduli akan hal tersebut, karena dia sudah bertekad untuk berhasil, itu pun jika ia gagal setidaknya ada pelajaran bagus yang didapat dari cobaan tersebut.


Hao Chen juga memprediksi dalam dua tahun ini setidaknya ia sudah mencapai diperingkat 99 Quasi God yang sebenarnya, atau bisa dibilang tingkat dewa kelas satu.


Awalnya Hao Chen sempat bingung dengan pemahaman akan kekuatannya berkurang seiring dengan terobosannya, namun Lao Zu mengatakan jika ia tidak perlu khawatir karena jalan Ashura akan menyesuaikan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang.


Maka dari itu Hao Chen tidak perlu terlalu khawatir karena dia akan bertambah kuat ketika menjalani jalan Ashura, tapi karena ada beberapa kondisi khusus wilayah pencerahan bisa dikatakan cukup berbeda dengan apa yang sering dia lihat.


Hal ini menyebabkan Hao Chen ingin segera melakukan pembabtisan petir bencana.


***


Disisi lain Hao Chen yang saat ini sudah berada di dalam dunia kecilnya sedang bermeditasi dengan tenang, segala jenis energi mulai masuk kedalam tubuhnya dengan jumlah yang sangat besar.


Hao Chen benar-benar terus menarik Kekuatan Ilahi dengan sangat brutal, karena dia berencana untuk terus mengisi tubuhnya dengan energi ilahi sebanyak-banyaknya demi menghadapi Pembabtisan petir bencana.


Awalnya Hao Chen sudah lama melewati batas energi yang diserap, tapi dia terus memaksakan dirinya dan terus menyerap energi.


Sampai ketika ia sudah tidak sanggup lagi, awan hitam yang membawa tekanan surgawi muncul diatas langit dunia kecilnya.


Berbeda dengan petir surgawi saat penyempurnaan Seni Suci, petir bencana bisa dikatakan sebagai proses untuk menentang langit, karena tidak semua orang bisa mencapai ranah dewa dengan mudah.


Namun semakin tinggi akumulasi yang dikumpulkan maka ada kemungkinan besar bisa lolos dari Pembabtisan petir bencana, tapi tidak sepenuhnya petir bencana itu buruk.


Karena petir bencana juga dapat digunakan sebagai media penempaan tubuh, kesadaran spiritual dan mental serta kekuatan Ilahi.


Tapi karena Hao Chen sempat menggunakan teknik menipu langit, petir bencana yang akan dihadapi olehnya akan jauh lebih berbahaya.

__ADS_1


Apalagi empat belas Seni Suci yang berasal dari dua Martial Soul miliknya, dimana Pembabtisan petir yang akan dihadapi olehnya benar-benar sangat berbahaya.


Disisi lain Hao Chen segera mengambil nafas dalam-dalam sambil menatap awan hitam diatas langit, dia juga segera merasakan tekanan yang sangat besar dari awan tersebut.


Gemuruh petir yang siap menembak kapan saja segera terdengar, tapi kali ini petir tersebut berbentuk seperti seekor naga yang sangat besar.


"Astaga apa ini benar-benar Pembabtisan petir bencana? atau langit benar-benar ingin membunuhku?" tanya Hao Chen sambil menatap langit tersebut dengan wajah penuh keringat dingin.


"CTARRR!!!"


"ROARRRR!!"


Petir yang berbentuk naga segera dijatuhkan dan diikuti oleh raungan naga ganas, Kekuatan petir yang begitu mengerikan menyambar tubuh Hao Chen dengan mengerikan.


"Mengerikan sekali!" batin Hao Chen yang hampir terjatuh oleh hantam petir tersebut.


Tidak hanya sampai disitu petir dengan bentuk naga raksasa mulai bermunculan, setiap naga petir mengandung kekuatan hukum Jagat raya yang menakutkan.


Puluhan naga petir tersebut segera meraung marah dan menyambar tubuh Hao Chen, seakan-akan ingin membunuhnya.


Hao Chen merasa jika Kekuatannya diperlemah dan seperti ini hancur, tapi entah mengapa setiap sambaran dari petir bencana semua jenis kekuatannya meningkatkan secara drastis.


Dihancurkan lalu diperbaiki, begitulah proses yang dialami oleh Hao Chen saat melalui Pembabtisan petir bencana.


Namun yang membuat Hao Chen bingung adalah durasi waktu Pembabtisan petir ini benar-benar tidak normal, bahkan Hao Chen sempat terbiasa dengan hal ini.


Lalu ketika Hao Chen melirik kearah langit, ia segera dikejutkan melihat sosok naga dengan petir berwarna emas terang muncul diatas langit, tidak hanya itu ukuran dari petir tersebut benar-benar sangat besar dan mengerikan.


"Bangs*t!!!" Gerutu Hao Chen dengan wajah aneh.


"ROARRRR....!!!!"


Naga petir emas tersebut meraung marah dan mengumpulkan petir secara terus-menerus, walaupun sosok naga petir emas itu terbentuk melalui hukum Jagat raya tapi, Hao Chen merasakan jika naga itu benar-benar ingin membunuhnya.

__ADS_1


Kemudian Hao Chen segera mengerahkan semua Seni Suci dari kedua Martial Soulnya, empat belas kristal roh yang saat ini telah muncul disekitar Hao Chen.


Aura dari hewan ilahi yang sangat dahsyat segera muncul, diikuti oleh empat belas bayangan hewan jiwa yang berasal dari inti kristal roh milik Hao Chen.


Namun karena hal tersebut jumlah petir yang dikumpulkan oleh naga petir emas tersebut segera bertambah, tekanan hukum yang mengerikan segera berlawanan dengan aura milik Hao Chen.


"Langit bareng*k maju kau!!!"


Hao Chen segera tersenyum sinis dan menantang petir tersebut.


"CTARRR...!!!"


Petir emas yang berbentuk seperti seekor naga segera mengarah pada Hao Chen, kekuatan yang menekankan segera membuat dunia kecil Hao Chen bergetar hebat.


Untungnya inti energi ilahi segera memperkuat tanah dan pondasi dunia kecil Hao Chen, demi menghadapi petir tersebut.


"ROARRRR!!!"


"BOOOMMMM.....!!!"


Petir tersebut menyambar Hao Chen dengan keras, rasa sakit yang mengerikan muncul dan pikiran Hao Chen dalam sekejap hancur.


Dunia kecil Hao Chen segera berguncang hebat, durasi petir emas tersebut menyambar benar-benar sangat lama, tempat Hao Chen berpijak mulai menunjukkan kerusakan, dimana tempat tersebut adalah alat penempa tubuh miliknya.


Saking mengerikannya Kekuatan petir yang diterima membuat Hao Chen hampir ambruk, syukurnya instingnya sang kuat yang membuatnya terus berdiri.


Butuh beberapa saat sampai petir emas tersebut berhenti menyambar, diikuti oleh hilangnya awan hitam tersebut.


Lambang naga dengan pedang dua belas warna kembali muncul dikening Hao Chen, tubuhnya segera disinari oleh cahaya dua belas warna indah.


Luka-luka pada tubuhnya perlahan dipulihkan dengan cepat, lautan energinya sekarang berubah menjadi lautan emas dan terpampang empat belas inti kristal roh yang saat ini mulai mengambil bentuk hewan yang merupakan asal usul inti kristal rohnya.


Kesadaran Ilahi, spiritual, dan mentalnya sekarang bukan lagi sebuah samudra, tapi sekarang berbentuk seperti sebuah alam semesta yang tak terbatas.

__ADS_1


Dengan pakaian yang telah hancur lebur, senyum puas segera muncul diwajahnya yang telah mengalami banyak perubahan.


"Akhirnya aku telah resmi mencapai tahap dewa dengan tingkat masih 70 Soul Sage." Ucap Hao Chen dengan bangga.


__ADS_2