
Suasana ujian kenaikan kelas menjadi momok menakutkan bagi para murid akademi langit cerah, terutama untuk murid tahun keempat yang ingin naik ketingkat lima.
Persahabatan, pertemanan, dan kepercayaan telah hilang dari masing-masing murid, dikarenakan ujian yang membuat mereka berkemungkinan besar untuk berhadapan satu sama lain.
Suara tangisan akibat kegagalan, pertikaian antara teman, dan mulai munculnya rasa benci menghiasi suasana ujian, bahkan jika ada yang menang dalam pertarungan dan lulus, mereka tidak sepenuhnya bahagia dikarenakan ujian ini sengaja membuat dua orang yang berteman baik bertarung sama lain, demi tetap bertahan sebagai murid akademi langit cerah.
Namun salah satu ujian yang paling banyak menarik perhatian adalah dimana kedua peserta ini menggunakan area khusus untuk melakukan pertarungan, ditambah lagi para murid dari kelas yang sama juga ikut melihatnya, baik itu yang sudah gagal atau lulus sekali pun.
Kemudian mereka dengan keringat bercucuran menatap dua sosok yang saling berhadapan, dimana mereka tidak lain adalah Hao Chen dan Su Yao yang akan segera bertanding.
Bukan hanya ada Yiyi yang mengawasi ujian tapi, Xu Li dan Lao Zu juga ikut mengawasi jalannya pertandingan, bahkan beberapa murid dari tahu yang sama juga ikut melihat.
Suasana didalam area juga tidak kalah mengerikan dari pada orang yang menyaksikan, tapi tidak ada rasa takut muncul dari Hao Chen dan Su Yao.
"Apakah akan baik-baik saja membiarkan mereka bertarung satu sama lain?" tanya Xu Li yang terlihat khawatir.
"Aku juga tidak tau, tapi kenapa kita tidak coba." Jawab Lao Zu sambil mengangkat pundaknya.
Kemudian suara dari Yiyi segera bergema dengan keras, "Baiklah biar aku beritahu peraturannya, pertama kalian dilarang untuk menggunakan alat roh, kedua jika kalian merasa tidak sanggup segera menyerah, dan terakhir usahakan agar tidak sampai terbunuh."
Hao Chen hanya mengangguk paham dan segera menatap Su Yao dengan serius, hal yang sama juga berlaku pada Su Yao yang terlihat sangat serius.
"Bersiap...mulai!!!" teriak Yiyi dengan lantang.
"Swoss...!"
Setelah aba-aba mulai Su Yao segera lebih dulu mengambil langkah untuk menyerang Hao Chen, dimana cahaya emas terang diikuti oleh raungan naga emas mengerikan juga ikut muncul.
Su Yao yang telah mengumpulkan tenaga penuh pada tangan kanannya segera memberikan sebuah pukulan yang mengerikan.
__ADS_1
"BOOOM!!!"
Dentuman yang begitu mengerikan segera terjadi, sehingga membuat orang-orang yang menyaksikan tersebut hanya bisa menelan ludah kering.
Tapi mereka segera terkejut melihat pukul Su Yao ditahan oleh kaki kiri Hao Chen, dimana ada senyum tipis muncul diwajahnya.
Kemudian kaki Hao Chen segera mengarahkan tangan kanan Su Yao kebawah dan ia segera bergerak sangat cepat untuk memberikan sebuah serangan.
"Bam...Bam...Bam...Bam...Bam...Bam!!!"
Ketika Hao Chen melewati Su Yao secara tiba-tiba dia seperti terkena serangan beruntun, tapi hal tersebut tidaklah cukup membuat Su Yao jatuh.
Hao Chen segera menyerang kembali dengan tangan kanannya sekarang dialiri arus listrik berwarna ungu, sementara itu Su Yao segera diliputi oleh cahaya emas berkilau.
"BOOOM!!!"
Cahaya ungu dan emas saling bertubrukan, dimana kedua cahaya tersebut nampak seimbang, disaat yang sama Hao Chen dan Su Yao terpental mudur.
"Apakah kau mengalami masalah? sampai-sampai aku merasakan jika Kekuatanmu melemah atau kau sengaja menahannya." Ucap Su Yao yang segera membangunkan Hao Chen dari lamunannya.
Hao Chen segera berkata sambil tersenyum, "Memangnya kenapa aku hanya bisa menggunakan kekuatan sampai sekuat Soul Lord? setidaknya tubuhku sudah mencapai tingkat dewa."
"Sebelum itu aku ingin meminta maaf jika tehnik menipu langit sampai membuatmu seperti ini." Ucap Su Yao dengan suara pelan.
"Tidak masalah sama sekali." Balas Hao Chen sambil tersenyum.
Kemudian secara tiba-tiba cahaya perak berkedip dari Hao Chen, membuatnya segera bertelepotasi kebelakang Su Yao.
Tapi ketika Hao Chen ingin memberikan sebuah serangan dia baru menyadari jika Su Yao sudah tidak ada ditempat, Hao Chen segera terkejut melihat Su Yao yang telah berada ditempatnya sebelumnya.
__ADS_1
"Kau pikir aku tidak bisa menggunakan kemampuan ruang? kau harus tau selain menggunakan elemen kayu sebagai katalis inti naga emas ku, aku juga memiliki dasar kemampuan ruang dan waktu." Ucap Su Yao dengan senyum mengejek.
Namun Su Yao segera kaget melihat sosok Hao Chen kembali menghilang dan kini telah melancarkan tendangan keras kepadanya, untungnya Su Yao segera menggunakan tangannya menahan serangan tersebut.
Tapi karena hal tersebut Su Yao segera terdorong kesamping dan diikuti oleh luka lebam ditangannya.
Disaat itu juga Hao Chen segera maju terlebih tanpa membiarkan Su Yao bernafas sedikit pun, tapi matanya segera melebar ketika melihat gerakan aneh yang dilakukan oleh Su Yao.
"Gelombang Naga Emas." ucap Su Yao yang segera memukul udara dengan keras.
Sebuah udara berwarna emas yang berbentuk seperti naga emas yang ingin menerkam mangsanya segera menuju kearah Hao Chen, karena kaget Hao Chen segera terkena serang tersebut dan terpental dengan keras.
Disaat Hao Chen baru bangkit secara tiba-tiba Su Yao sudah berada didepannya dan memberikan sebuah pukulan, tapi refleks dari Hao Chen yang cepat ia berhasil menahan serang yang berbahaya tersebut.
Hao Chen segera memegangi tangan kanan Su Yao sementara itu dia segera mengayunkan tubuhnya yang membuat Su Yao memutar diudara, segera Hao Chen memberikan sebuah tendangan yang sangat kuat pada Su Yao.
"Swoss...BOOOM!!!"
Su Yao segera terlempar jauh dan menabrak tanah dengan sangat keras, sementara itu Hao Chen tidak langsung menyerang dan terlihat seperti sedang mengambil nafas.
"Untuk pertama kalinya, ada orang yang seumuran denganku yang berhasil membuat luka pada tubuhku yang telah menggunakan teknik tubuh dewa tak terbatas." Gumam Hao Chen sambil melirik lengannya yang terlihat luka kecil muncul.
Sementara itu orang-orang yang melihat pertarungan antara Su Yao dan Hao Chen hanya bisa bisu tak berkata-kata dengan wajah pucat, terlebih lagi untuk para murid.
"Dia tidak ragu untuk menyerang seorang wanita yang sangat-sangat cantik itu?"
"Apakah mereka sudah menggunakan kemampuan penuh mereka?"
"Mereka berdua benar-benar monster yang mengerikan!"
__ADS_1
Banyak sekali orang bergumam sambil melihat pertarungan begitu mengerikan diantara Hao Chen dan Su Yao, terlebih lagi mereka nampak seperti benar-benar tak akan ragu untuk mengerahkan seluruh tenaga untuk bertarung.