
Tahun ini merupakan sebuah kesempatan bagi para kultivator Soul Master diseluruh benua Holy Peak yang ingin masuk kesalah satu lima akademi besar, seperti proses seleksinya yang akan dijalani oleh setiap peserta yang akan dikirimkan ke jalan surgawi.
Namun ada sedikit perbedaan dengan kondisi akademi langit cerah, jumlah peserta yang ingin masuk ke akademi ini sangat banyak dari tahun-tahun sebelumnya, bahkan hampir empat puluh lima persen orang yang mengikuti seleksi mendaftarkan dirinya dia akademi langit cerah.
Tentu saja semua ini terjadi berkat kepopuleran Zhou Yuan dan kelompoknya yang banyak memenangkan turnamen dan memiliki catatan yang luar biasa sebagai generasi muda, bahkan akademi langit cerah sedikit kewalahan dengan banyaknya jumlah peserta yang mendaftar pada tahun ini.
Tepat didepan gerbang akademi langit cerah, semua mata tertuju pada seorang gadis muda yang berusia sekitar sembilan tahun.
Gadis itu sangat cantik dengan wajah cerah yang sehat, memiliki rambut pirang panjang yang seperti cahaya matahari keemasan, memiliki mata yang sedikit besar dengan warna biru laut yang sangat cerah, dan yang paling mengagumkan darinya adalah perkembangan yang jauh lebih cepat dari wanita seusianya.
Banyak orang yang tidak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis itu, tidak hanya para laki-laki yang terlena saat menatapnya, gadis-gadis juga sangat tertarik melihatnya, terutama para wanita dewasa yang terlihat seperti ingin memakannya karena penampilannya.
"Wah...cantik sekali, siapa dia?"
"Mungkin seorang yang sangat penting, melihat dari tindakannya dia mungkin murid yang mendapatkan rekomendasi."
"Benar-benar membuat iri, aku sangat ingin memiliki penampilan seperti gadis itu."
"Sangat imut! aku benar-benar ingin memeluknya!"
Seketika tempat pendaftaran akademi langit cerah segera geger karena kedatangan gadis itu.
Sampai seorang senior wanita yang mengawasi proses pendaftaran mendatanginya.
"Gadis kecil, apa yang ingin kau lakukan disini?" senior itu bertanya dengan suara lembut.
"Itu...aku sedang mencari seseorang diakademi ini." Gadis itu menjawab dengan gugup yang membuat penampilan membuat senior wanita itu terpana.
"Benar-benar sangat imut! jika bukan karena didepan para peserta, aku pasti akan memeluknya." Batin senior itu dengan ekspresi aneh.
"S-Senior?" gadis itu segera ketakutan melihat ekspresi wanita itu yang sontak membuatnya mundur beberapa langkah.
"Ah! tidak! kau salah paham!" wanita itu segera panik saat gadis itu mengeluarkan sesuatu.
__ADS_1
Gadis itu segera mengeluarkan sebuah token yang terbuat dari kristal yang memancarkan aura yang kuat, dan terdapat sebuah segel yang bertuliskan akademi langit cerah.
"Eh? tunggu sebentar bukannya itu..." wanita itu segera menyipitkan matanya, sampai dia menyadari jika token itu tidaklah bisa.
"Astaga! itu token milik Dewa Surgawi Xu Li bukan?!" wanita itu segera berteriak keras yang membuat suaranya terdengar keseluruhan tempat.
"APA?!!"
"Dewa Surgawi Xu Li?! wanita nomor satu diakademi langit cerah, bahkan dia dikatakan sebagai salah satu mahluk terkuat didomain Galaxy Star God!"
"Jadi dia benar-benar memiliki hubungan dengan seorang Dewa Surgawi!"
Semua kembali ribut dengan kepanikan, bahkan para senior beserta murid-murid akademi langit cerah yang mengawasi proses pendaftaran juga terkejut.
"A-Apa yang sebenarnya terjadi? kenapa sikap kalian menjadi seperti ini?" gadis itu segera menjadi panik saat tatapan tajam mengarah padanya.
"ini membuatku takut! apa sebenarnya identitas nenek Xu sebenarnya?" batin wanita itu dengan ekspresi kebingungan.
"Jadi kau adalah tamu yang dikatakan oleh nenekku?"
Setelah itu, sosok wanita yang mengenakan gaun biru kehijauan muncul tepat didepan gadis itu, penampilannya membuat semua orang terpana dengan diikuti oleh rasa kekaguman, walaupun wanita itu mengenakan cadar untuk menutupi wajahnya, dapat dinilai jika dia sangat cantik.
"Bisakah kau tunjukkan padaku token yang ada di tanganmu itu!" wanita itu bertanya dengan suara dingin.
Walaupun wanita itu tidak mengeluarkan secuil energi, ada perasaan mendominasi dari suaranya yang dingin.
Lalu dengan perasaan yang semakin gugup, gadis itu segera menyerahkan token itu dengan tergesa-gesa.
"Ini benar-benar token milik nenek, aku pikir tamu yang dikatakan oleh nenek adalah seorang monster tua atau perwakilan dari akademi atau keluarga, tapi seorang gadis kecil? namun jika aku melihatnya baik-baik, kenapa aku sangat dekat dengannya." Wanita itu berfikir dengan perasaan bingung.
"Apa tujuanmu disini?" wanita itu segera bertanya lagi.
"Itu aku..." saat ditanya soal tujuannya, gadis itu segera ragu untuk menjawab.
__ADS_1
"Hah...baiklah aku mengerti, kau bisa menjelaskan padaku saat kita berada ditempat yang aman, ayo ikut aku." Wanita itu segera memegang tangan gadis itu dan membawanya pergi meninggalkan orang-orang yang masih tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
***
Sesaat kemudian kedua wanita itu segera muncul disebuah taman yang sangat indah, bunga yang memancarkan aura yang sangat nyaman, susunan tanaman yang sangat indah disetiap tempat, dan energi kehidupan yang sangat berlimpah bertebaran dimana-mana.
"Astaga! benar-benar sangat luar biasa, ini adalah pertama kalinya aku merasakan energi kehidupan setebal ini, bahkan energi yang berada disekitar bisa membuat kecepatan kultivasiku meningkat tiga kali lipat!" gadis itu tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya saat merasakan jika energi yang sangat kuat mengaliri tubuhnya.
Tapi wanita yang menggunakan cadar itu kebingungan saat menatap gadis tersebut, walaupun dia bersikap acuh dan dingin padanya, entah mengapa saat menatap gadis berambut pirang itu ada perasaan keakraban yang sangat dalam dihatinya.
"Sekarang kau boleh menjawab pertanyaanku tadi, apa tujuan datang kemari? dan kenapa nenekku sampai memberikan token khususnya?" tanya wanita itu dengan suara yang dingin.
Walaupun sempat terkejut dengan fakta jika nenek Xu yang dikatakannya adalah nenek wanita yang ada disampingnya, gadis itu segera menjawab, "Itu...aku sedang mencari seseorang, nenek Xu mengatakan jika orang yang aku cari berada diakademi langit cerah, dan saat ini dia masih berada ditempat ini."
Wanita itu sedikit terkejut dengan jawaban dari gadis itu, tapi dia secara perlahan mulai mendapatkan sesuatu dipikirkannya, dan secara perlahan sikap dinginnya pada gadis disampingnya berkurang.
"Hah...apakah orang yang kau cari adalah Hao Chen?" tanya wanita sembari menghela nafas.
Gadis itu segera terkejut bukan main, dia seakan-akan baru mengalami serang jantung saat wanita dingin di sampingnya menyebut nama seseorang, ekspresinya dapat membuktikan betapa kagetnya dia.
"Sepertinya benar, kalau begitu aku harus memperlakukannya lebih baik..."
Setelah itu, wanita yang mengenakan cadar tersebut segera menghela nafas dengan lembut, dan secara perlahan mulai membuka cadarnya secara perlahan untuk memperlihatkan wajahnya.
"Sepertinya aku tau sekarang, kalau begitu perkenalkan namaku adalah Su Yao, kau bisa memanggilku dengan sebutan sesukamu." Ucapnya dengan senyum yang sangat lembut.
"C-Cantiknya..." gumam gadis itu dengan perasaan kagum.
"Ada apa? aku telah memperkenalkan namaku, sekarang giliranmu memperkenalkan gadis manis." Su Yao segera bertanya dengan senyum lembut.
Segera rasa kagumnya menghilang ketika suara lembut melewati telinganya, dan dengan gugup dia menjawab, "A-A-Aku...namaku adalah Hao Yue! salam kenal Senior Su!"
"Nama yang indah, kau tidak perlu seperti itu dihadapanku, kau bisa memanggilku kak Yao kalau mau." Su Yao segera mengelus kepala gadis yang bernama Hao Yue tersebut.
__ADS_1
"B-Baiklah kak Yao..." Hao Yue segera merasakan kehangatan yang aneh ketika tangan lembut dan hangat menyentuh kepalanya.
"Kau ingin bertemu Hao Chen bukan? ayo ikut aku." Su Yao segera menuntunnya untuk mengikutinya.