
Setelah niat membunuh Hao Chen terpancar kesegala arah didalam menara tersebut, sosok pria tua yang menggunakan jubah hijau pucat muncul dihadapannya, ekspresi pria tua itu sangat buruk, marah dan takut bercampur aduk dipikirkannya.
"Sekarang apa?" pria tua itu bertanya dengan marah.
Tapi Hao Chen menatapnya dengan dingin dan berkata, "Jangan bersikap arogan didepanku bajing*n!!"
"K-Kau..." pria tua itu itu segera gemetaran ketika aura dewa Ashura melonjak naik dari tubuhnya.
Hao Chen segera berkata, "Sekarang katakan siapa kau, lalu dimana Zhou Yuan dan lainnya, aku beri waktu tiga detik untuk menjawab, jika kau tidak segera menjawabnya maka aku akan melenyapkanmu!"
Pria tua itu tidak bisa menyembunyikan rasa takutnya ketika melihat sosok Hao Chen yang seperti seorang malaikat pencabut nyawa, bahkan jika dia mengerahkan seluruh tenaga untuk melawan, hal tersebut hanya akan menjadi sesuatu yang sia-sia.
Dengan pasrah pria tua itu segera menjawab pertanyaan Hao Chen, "Namaku adalah Ao Wu yang merupakan seorang penjaga menara penyucian, dan telah menjaga tempat ini selama puluhan juta tahun lamanya..."
"...Lalu untuk kondisi teman-temanmu, mereka baik-baik saja saat ini. Bisa dikatakan mereka sedang mengalami pencerahan, dan ada juga yang sedang mencari sebuah Seni Rahasia atau teknik yang cocok untuk mereka masing-masing."
Mendengar perkataan Ao Wu, mereka bertiga bisa bernafas lega.
Setelah itu Hao Chen segera melihat sekitarnya dengan baik, dan segera bertanya kembali, "Dari mana asal buku-buku ini, dan kenapa Seni Rahasia dan teknik yang diciptakan oleh mahluk tertinggi bisa berada satu tempat didalam menara ini?"
Awalnya Ao Wu tidak ingin menceritakan, tapi ketika kesadaran ilahi Hao Chen yang sangat mengerikan, dia segera menjawab dengan gugup, "Buku-buku ini diciptakan oleh banyak mahluk kuat diseluruh alam semesta yang mencatat berbagai macam jenis informasi dan sejarah, dan untuk teknik yang ada disini perlu waktu lumayan lama untuk menceritakannya."
"Tidak masalah, aku akan mendengarkannya. Lalu untuk Wu Yi kau bisa berkeliling tempat ini, dan mencari teknik yang kau inginkan, juga tolong periksa kondisi teman-teman lainnya." Hao Chen mengangguk dan melirik kearah Wu Yi yang sudah baikkan.
Wu Yi memahami jika informasi yang akan dikatakan oleh Ao Wu tidak bisa dia dengarkan sekarang, jadi dia segera pergi dan berkeliling di menara ini, tapi Su Yao masih menatapnya dengan bingung.
__ADS_1
"Bagaimana dengan dia? apakah dia benar-benar kau izinkan mendengar informasi ini?" Ao Wu bertanya dengan penasaran.
"Aku memperbolehkannya, lagi pula dia telah mencapai tingkat kekuatan yang cukup untuk mendengar informasi ini." Hao Chen segera menariknya kedekatannya, dan memegang tangannya dengan erat.
"Baiklah kita mulai dari perang awal melawan para iblis..." awalnya Ao Wu marah pada Hao Chen, tapi dia menyadari jika Hao Chen telah mengetahui informasi tersebut.
Ao Wu mulai menjelaskan tentang kondisi perang tersebut yang merupakan sejarah terburuk dialam semesta ini, tapi fakta yang mengejutkan adalah perang tersebut telah direncanakan oleh sebuah pihak, dan pihak tersebut dikenal sebagai orang-orang Suci dari domain Saint.
Hal ini membuat Hao Chen terkejut, tapi yang membuat dia lebih terkejut ialah rancangan dari orang-orang tersebut dirusak oleh satu sosok saja, dan perang yang awalnya sangat parah menjadi lebih menakutkan.
Shen Jiu yang dikenal sebagai Dewa iblis terkuat dialam semesta, hanya dengan seorang diri dia sanggup memporak-porandakan alam semesta ini dalam satu sapuan ekornya, dan amarahnya merusak banyak penciptaan.
Sosok itu mengamuk ketika dia sadar telah dimanfaatkan sebagai pion oleh orang-orang Suci dan alam semesta, hukum alam semesta yang merupakan keberadan yang netral juga ikut campur secara terbuka dalam perang tersebut, seluruh mahluk dialam semesta bersatu hanya untuk menghancurkan sosok Shen Jiu.
Tapi mereka hanya bisa menyegelnya kedalam kehampaan yang dalam, namun resiko yang harus ditanggung hanya untuk menyegelnya sangatlah besar, hukum alam semesta menjadi kacau, dan sosok-sosok yang memiliki takdir diseluruh alam semesta tewas, bahkan alam semesta telah hancur berantakan.
Penyebab utama hal tersebut dapat terjadi adalah Shen Jiu, yang menghancurkan beberapa tempat dan domain yang memiliki banyak esensi sebagai bentuk kebenciannya.
Tidak ada yang tau kenapa Shen Jiu bisa hadir di alam semesta ini, dan kebencian darinya juga masih menjadi misteri.
Lalu buku-buku serta teknik dan Seni Rahasia yang berada ditempat ini berasal dari banyak sosok kuat yang tewas dalam perang tersebut, mereka meninggalkan banyak sekali warisan diseluruh alam semesta agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, sebab mereka tidak yakin jika segel yang tersebut dapat menahan Shen Jiu selamanya.
Hao Chen cukup tercengang dengan hal tersebut, tapi dia merasa ada sesuatu yang aneh pada cerita tersebut.
"Kenapa alasan dari marahnya Shen Jiu ditutupi? jika dulunya ras iblis tidak pernah membuat kekacauan seperti sekarang, kenapa ras iblis dizaman ini berambisi menguasai alam semesta? dan siapa sebenarnya sosok mahluk Suci yang berasal dari domain Saint tersebut? yang paling anehnya lagi kenapa hukum alam semesta bisa ikut campur? padahal hukum alam semesta adalah keberadaan yang tidak memiliki akal dan hanyalah sebuah materi pikiran dunia." Hao Chen berfikir secara mendalam.
__ADS_1
"Hao Chen..." Su Yao memangilnya dengan suara lembut, ketika dia melihat ekspresi bingung dan khawatir Hao Chen.
Hao Chen segera terbangun dari lamunannya, dia sangat kaget sampai tidak menyadari sosok cantik yang dicintai sedang memeluknya.
"T-Tidak apa-apa, aku hanya sedang banyak pikiran." Hao Chen membelai kepalanya dengan lembut.
"Hanya itu yang bisa aku katakan, bahkan aku sendiri tidak tau apakah informasi ini sudah lengkap atau mungkin..." ketika dia ingin melanjutkan perkataannya Ao Wu segera mengelengkan kepalanya.
"Begitu ya...jadi aku harus menuju makam para kaisar untuk mendapatkan informasi lebih banyak." Hao Chen segera menyipitkan matanya.
"Makam para kaisar? tempat macam apa itu?" Su Yao bingung dengan nama tersebut, tapi entah mengapa dia merasa familiar dengan tempat tersebut.
Hao Chen tersenyum dan menjawab, "Kau masih mengingat Jalan Surgawi bukan? sebuah dunia misterius tempat ujian besar bagi orang-orang yang ingin memasuki akademi dan sekte besar benua Holy Peak."
"Ah! tempat itu ya, jadi tempat itu merupakan makam orang-orang yang mati dalam perang tersebut bukan?" Su Yao bertanya dengan penasaran.
"Itu benar, setelah aku menyelesaikan urusan disini. Tempat itu akan menjadi destinasi terakhirku sebelum mencari orangtuaku." Ucap Hao Chen dengan mata yang berkaca-kaca.
"Sepertinya kau mengalami kejadian yang buruk rupanya, terserahlah aku juga tidak memperdulikannya. Jika mau kau bisa mencari teknik atau Seni Rahasia yang kalian inginkan dari tempat ini."
Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Ao Wu segera menghilang meninggalkan Hao Chen dan Su Yao sendiri.
"Baiklah kalau begitu, ayo kita berkeliling sebentar disini, siapa tau ada informasi yang penting disini." Ucap Hao Chen yang segera menggenggam tangan Su Yao.
Tapi apa yang tidak dilihat oleh Su Yao adalah, ekspresi menakutkan dan mata yang diisi oleh hawa membunuh yang mengerikan.
__ADS_1
"Aku tidak peduli siapa itu orang Suci dan hukum alam semesta yang mengendalikan segalanya, jika mereka membuat masalah denganku atau menyakiti orang yang aku sayangi dan menyayangiku. Aku pasti akan membuat mereka memahami arti dari memohon untuk mati! bahkan jika aku harus menjadi seperti Shen Jiu yang menjadi musuh seluruh alam semesta!" ucap Hao Chen ekspresi dingin.