
Setelah lama menunggu pada akhirnya makam kuno segera terbuka dan para monster tua yang bersembunyi segera maju terlebih dahulu untuk masuk kedalam makam diikuti oleh yang lainnya.
Namun tidak semuanya pergi bahkan empat fraksi besar sebagian orangnya termasuk Ye mo belum masuk kedalam makam kuno, karena masih melihat betapa senangnya Hao yu memeluk adiknya yang tidak lain adalah Hao chen.
Karena kegembiran Hao yu sikap seorang putir es dan salju yang dingin dan acuh menjadi hancur total, bahkan Hao yu mulai mirip seperti seorang penyayang adik.
Namun Hao chen saat benar-benar ingin lepas dari pelukan Hao yu, karena dia saat ini sangat ingin masuk kedalam kuno namun Hao yu benar-benar tidak mau melepaskan Hao chen sama sekali.
Bukan hanya Hao chen saja kondisi Zhou yuan dan Ling feng juga sama buruknya dimana mereka berdua masih membeku dan hanya menyisakan kepala mereka saja yang aman dan melihat momen tersebut.
"Um...bisakah melepasku sekarang?"tanya Hao chen.
"Apa...!?, maafkan aku!"kata Hao yu yang langsung melepaskan pelukannya.
Setelah lepas dapat dilihat bahwa wajah Hao chen sekarang memerah semerah apel dan ditambah dengan nafas yang terengah-engah akibat kesulitan bernafas.
Hao yu pun ingin tertawa melihat Hao chen yang sedang malu-malu dan berusaha untuk tidak menatapnya, lalu dia bergumam dalam hatinya"Malu-malu kucingkah...lucunya."
Setelah merasa bahwa Hao yu menatap Hao chen dengan aneh dia pun langsung merinding disekujur tubuhnya.
Tanpa memikirkan Zhou yuan dan Ling feng dengan kaku dia pelan-pelan ingin kabur, namun saya sekali tangan Hao chen masih dipegang oleh Hao yu.
"Hem...Kau mau kemana?"tanya Hao yu dengan lembut dan mempererat pegangannya.
"Aku...aku...aku ingin masuk kedalam makam kuno."jawab Hao chen yang mulai merasa akan ada yang tidak beres.
"Tidak boleh itu berbahaya!"kata Hao yu dengan keras.
"Tapi aku juga memerlukan sesuatu didalam makam kuno dan juga aku adalah peserta ujian akademi."kata Hao chen dengan gugup.
__ADS_1
"Oh...begitu, tapi sebelum itu aku ingin menanyakan beberapa hal terutama tentang ayah dan ibumu."kata Hao yu.
Namun Hao chen tidak menjawabnya sama sekali dan mulai berkeringat dingin disertai perasaan gugup yang kuat ditambah dengan jantung yang berdetak dengan kencang.
Entah mengapa karena Hao chen tidak menjawab sekali, Hao yu pun mulai cemberut lalu dia berkata dengan keras"Jika kamu tidak menjawab aku benar-benar akan mencium kamu loh."
Sontak perkataan Hao yu membuat sebagian orang menjadi membeku bahkan Yu mo yang awalnya ingin pergi hampir terjatuh akibat mendengarkan perkatan Hao yu yang benar-benar tanpa ragu akan mencium Hao chen.
"TIDAK BOLEH!!!"teriak Lin yuhan yang semakin cemburu.
Sementara itu Zhou yuan dan Ling feng menjadi panik karena sebagai pria yang memiliki trauma saat berhadapan dengan kelompok rubah ekor enam, mereka jelas memahami bahwa apa yang sedang dihadapi oleh Hao chen pasti akan mengakibatkan trauma berat.
"A...A...Apa!!!, kakak tidak seriuskan?"tanya Hao chen dengan panik.
"Hehehehe...coba saja kau lakukan dan kau akan segera melihat hasilnya nanti."jawab Hao yu dengan senyum manis yang justru membuat Hao chen semakin takut.
Sementara itu Zhou yuan dan Ling feng melihat hal tersebut pun hanya bisa menghela nafas dan berkata secara bersamaan"Kak chen sepertinya akan mengalami trauma yang lebih berat dari kita!"
"Hem...satu menit lagi jika kau tidak segera menjawabnya aku benar-benar akan mencium kamu loh."kata Hao yu sambil mengedipkan matanya yang menandakan bahwa dia serius.
Sebagian orang yang menyaksikan hal tersebut malah semakin mendidih karena cemburu dan Yu mo hanya bisa linglung mendengarkan perkataan Hao yu, bahkan Lin yuhan menjadi semerah udang rebus karen kecemburuannya.
Setelah kurang dari satu menit dan Hao yu berkata"Tiga...dua...sat---"
Kemudian Hao chen segera memegang tangan Hao yu dan melepaskan gengamannya lalu Hao chen pelan-pelan mendekati telinga Hao yu, namun bukannya mengatakan hal yang diinginkan olehnya tapi Hao chen justru menciun pipi Hao yu.
Tindakan Hao chen justru membuat semua orang yang ada diluar makam kuno hampir pingsan termasuk juga Yu mo bukan hanya itu Lin yuhan benar-benar telah pingsan sekarang.
Setelah beberapa saat Hao chen segera berhenti mencium pipi Hao yu dan tubuh Hao chen segera menjadi seberkas cahaya biru dan menjadi air untuk menghindari Hao yu.
__ADS_1
"Heheheh...kakak masih tidak akan membuat aku mengatakannya."kata Hao chen yang telah agak jauh dari Hao yu.
Sementara Hao yu menjadi linglung dengan tindakan Hao chen, awalnya dia hanya menebak bahwa Hao chen pasti akan malu-malu dan akan segera mengatakannya namun sayang tindakannya berada jauh dari prediksinya.
"Hahaha...aku adalah kucing pencuri dan pencurian aku berhasil, dadada...kak yu kita akan bertemu lagi dan disaat itu akan menjelaskannya secara jelas, oh..ya untuk pertemuan kita saat ini tolong dira...ha...sia...kan."kata Hao chen sambil mengedipkan matamya lalu dia segera melesat kearah gerbang makam kuno.
Setelah beberapa saat Zhou yuan dan Ling feng yang berhasil lolos pun langsung pergi menyusul Hao chen dengan cepat.
Sebelum itu Zhou yuan sempat berkata"Tenang saja semuannya baik-baik saja, tidak ada hal buruk sama sekali jika ingin lebih jelas tunggu Hao chen sendiri yang menjelaskannya."
Lalu setelah linglung sesaat Hao yu pun langsung tersenyum dan berkata dengan pelan"Yah...kucing pencurinya lolos, tidak apa lah dia pasti akan menjelaskannya nanti."
"Apaaaaaaaaaaa....!!!, putri es dan salju tidak marah sama sekali."kata orang-orang yang masih ada disekitar dengan keras.
Lalu Lin yuhan segera terbang mendekati Hao yu dan dia pun langsung berkata dengan terburu-buru"Big sis yu...kau tidak marah sama sekali?"
"Hem...buat apa aku marah?"tanya Hao yu.
"APA...!, tapi diakan telah...."kata Lin yuhan dengan terbelit-belit.
"Ada apa sih denganmu?, dan juga jangan panggil dia itu 'kau' karena dia adalah adikku, juga aku tidak masalah dengan tindakannya tadi karena yang dia lakukan hanya mencium pipiku bukannya mengambil ciuman pertama aku dan juga wajar saja bahkan ayah dan ibu serta bibiku juga pernah mencium pipiku, lalu untuk apa aku harus marah keadik aku yang hanya mencium pipiku?"kata Hao yu dengan tegas dan senang.
"Lagi pula kau jangan sampai salah paham, aku ini tidak menyukai adiku sama sekali...lagi pula dari sifatnya tadi dia pasti akan kesulitan dapat jodoh, ya siapa tau aku akan membantu adiku untuk mendapatkan jodoh...lagi pula diakademi Phoenixkan banyak wanita cantik, siapa tau adiku akan mendapatkannya disana."sambung Hao yu dengan wajah tersenyum puas.
"Wa....kenapa tuhan begitu tidak adil!!!, kak yu izin aku mencium kamu juga."kata Lin yuhan yang mendekati Hao yu dan mencondongkan bibirnya.
"Sudahlah...ayo masuk kemakam kuno!"kata Hao yu yang kembali bersifat dingin dan acuh.
"Hiks...Kenapa baru sekarang sikap dinginmu kembali?"kata Lin yuhan dengan sedih.
__ADS_1