The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 343. Orang-orang Ras Saint Race muncul


__ADS_3

Cahaya sembilan warna disekitar Su Yao menjadi semakin terang, energi misterius disekitarnya segera mewujudkan sosok wanita yang cantik, dan entah mengapa bayangan wanita itu mengeluarkan kekuatan Asal yang sangat kuat.


"Ini...apa yang sebenarnya terjadi?" Su Yao sendiri bingung dengan apa yang terjadi, hanya saja dia merasa ada kekuatan yang luar biasa bergejolak ditubuhnya.


Masing-masing cahaya memiliki elemen yang berbeda, {Es, Api, Angin, Bumi, Cahaya, Kegelapan, Ruang, Kehidupan, dan Kehancuran}, Su Yao mungkin bukan seorang master elemen, tapi dia sering memperhatikan Hao Chen saat melakukan serangan elemen.


Namun dia bingung sekarang, tubuhnya terasa bertindak tidak sesuai dengan keinginannya, semenjak bayang wanita misterius dibelakangnya muncul, Kehendak misterius pada Nyala Api Sembilan Surga juga tertekan oleh sosok wanita misterius dibelakangnya.


"Aku hanya menggunakan teknik tubuh Permaisuri Zhu, tapi bukannya sangat aneh kalau tiba-tiba aku bisa mengontrol sembilan elemen?" Su Yao hanya bisa kebingungan, beban yang harus ditanggung perlahan mulai berkurang.


Sementara itu Kaisar api dan teman-temannya Su Yao tercengang melihat perlawanan baliknya, terutama pada sosok wanita misterius dibelakangnya yang mengubah segalanya.


"Apa yang sebenarnya terjadi? bukannya sister Su Yao tidak bisa mengontrol elemen sebanyak itu?" Meng Zhu tertegu melihat sosok Su Yao bagaikan melihat seorang Dewi.


Qi Zijing yang memiliki kedekatan dengan Su Yao juga bingung, "Sembilan elemen ini...bukannya mirip dengan kemampuan sembilan elemen milik kakak Hao Chen bukan?" dia segera berspekulasi.


Semua orang termasuk kaisar api segera mengalihkan pandangannya pada Hao Chen, tapi mereka tidak bisa bertanya apapun, sebab Hao Chen sendiri terlihat kebingungan dengan mulut ternganga lebar.


"Tidak...Tidak salah lagi! Sembilan elemen yang berada disekitar Su Yao adalah kekuatan unsur yang sama denganku dan ibu, tapi apa yang terjadi sebenarnya? bahkan saat itu aku tidak menyadari adanya kekuatan elemen ini? argh... membingungkan!" Hao Chen segera kebingungan melihat sosok Su Yao.


Sembilan elemen yang muncul pada Su Yao memiliki kesamaan dengan yang dimiliki oleh Hao Chen, kemampuan Sembilan elemen tersebut masing-masing merupakan unsur mutlak yang hanya dimiliki oleh Qian Zhu sang Dewi Elemen, dan sebagai anaknya Hao menerima warisan elemen tersebut dari ibu angkatnya, bahkan dia telah melampaui kemampuan ibunya dalam mengendalikan elemen.


Namun tempat didepan matanya, kekasihnya Su Yao juga memiliki sembilan elemen yang sama dengan ibu angkatnya, bahkan elemen yang dikendalikan oleh Su Yao sesempurna milik ibunya.


"Tidak! pasti ada penjelasan tentang kejadian ini, aku akan bertanya pada Su Yao nanti!" Hao Chen semakin penasaran dengan kondisi Su Yao sekarang, namun dia masih dalam proses penaklukan Nyala Api Sembilan Surga.


Tapi disaat yang sama, langit tiba-tiba disinari oleh cahaya keemasan yang sangat terang dan diikuti oleh aura suci yang begitu kuat.


"Gawat! mereka orang-orang dari Domain Saint!" Kaisar api segera berteriak.


Hao Chen dan teman-temannya segera terkejut, terutama Hao Chen yang mengetahui permasalahan kaisar api dengan orang-orang Domain Saint.


Setelah itu suara yang terdengar sangat keras dan mengandung tekanan yang kuat bergemuruh dilangit.


"Akhirnya! pecahan dari dunia surga telah ditemukan, kaisar api kau berani-beraninya memberikan pecahan dunia surga kepada manusia rendahan!"


Kaisar api yang mendengar ejekan tersebut marah, "Kalian orang-orang bodoh! kau pikir bisa menciptakan kembali dunia surga yang bahkan Hukum Alam Semesta sendiri tidak bisa lakukan? selain itu cepat atau lambat rencana aneh yang telah kalian sembunyikan pasti akan ketahuan!"


"Hahahaha! kau pikir semut sepertimu bisa mengalahkan kami? kaisar api...kau saat ini hanyalah sebuah jiwa yang masih bisa bertahan, tubuhmu telah lama mati dan kau berfikir bisa menghentikan tindakanku?" suara itu bertanya dengan suara arogan.

__ADS_1


"Kau tidak akan pernah bisa menghentikan tindakanku! kemari kau!"


Sebuah tangan raksasa muncul dari atas langit, tangan itu sedang menuju kearah Su Yao yang masih dalam proses penyatuan.


"Tidak akan aku biarkan!" kaisar api segera bertindak.


Api emas berkilau milik kaisar api segera menyembur kearah tangan raksasa tersebut, aura suci dan api emas saling bertubrukan yang menciptakan gelombang yang sangat besar.


"Hahahaha! kaisar api, tanpa tubuhmu kau tidak akan pernah bisa melukaiku, jadi sebaiknya kau pasrah dan tunggulah kematian menjemputmu!" suara itu berkata dengan arogan.


"Hentikan!!" kaisar api berteriak.


"Ctarrr!!! BOOOM!!"


Disaat itu juga, petir kehancuran yang sangat kuat segera menghentikan pergerakan tangan tersebut.


"Siap yang berani mengangguku?" suara itu bertanya dengan marah.


"Kau pikir bisa bertindak semaunya? hey! bajing*n! sebaiknya kau pergi dari sini atau kau akan menyesalinya!" Hao Chen segera berbicara dengan kemarahan yang dikeluarkan olehnya.


"Siapa kau?! berani-beraninya kau yang hanya seorang Dewa Sejati mengancamnya aku?" tanya suara itu dengan marah.


Segera tubuh Hao Chen diselimuti oleh aura merah darah yang mengandung niat membunuh dewa Ashura, mata birunya menjadi merah cerah dan sebuah pedang yang memiliki warna merah seperti darah murni muncul digenggaman tangannya.


"Niat membunuh macam apa ini?!" suara tersebut segera tercengang setelah merasakan aura dewa Ashura Hao Chen.


"Cih! tidak peduli siapa kau! tidak ada yang bisa menghentikankuku!" tangan raksasa itu segera berubah menjadi tangan emas yang memiliki aura suci.


"Majulah!" Hao Chen melesat kearah tangan emas raksasa tersebut tanpa takut.


Lalu Hao Chen segera menarik pedangnya dengan gerakan vertikal yang segera menciptakan sebuah tebasan.


"BOOM!!"


Hao Chen yang dalam mode Ashura bertarung melawan tangan emas raksasa yang ingin menganggu proses penyatuan Nyala Api Sembilan Surga pada Su Yao, tangan emas itu segera kewalahan saat serangan.


"Tidak mungkin...manusia ini hanya seorang Dewa Sejati, bagaimana dia bisa membuatku tertekan seperti ini, bahkan serangnya mampu memberikan rasa sakit." Batin suara orang suci itu.


"Manusia rendahan! berani-beraninya kau melawan Ras Saint Race!" suara orang suci itu mengancam.

__ADS_1


"Aku tidak peduli dengan indentitas kalian! jika kalian berani menyinggungku maka matilah kalian!" Hao Chen segera memberikan tebasan yang sangat kuat pada tangan emas tersebut.


"Arghhhhh!!! bagaimana mungkin aku bisa merasakan sakit seperti ini?!" teriakan penuh kebingungan keluar dari suara orang suci.


Tapi Hao Chen tidak berhenti, dia segera menunjuk kearah tangan emas tersebut dengan tatapan merendahkan, jari telunjuknya segera disinari oleh cahaya sembilan warna yang indah.


"Badai Unsur!!"


Sembilan elemen yang sangat kuat segera membentuk sebuah badai yang sangat besar, setiap elemen beresonansi dengan elemen ruang sebagai pusatnya.


Badai Unsur Hao Chen segera mengobrak-abrik tangan emas raksasa itu, dan segera membuat luka terus bermunculan ditangan emas tersebut.


"Agrhhhh!!! bagaimana mungkin setiap elemennya memiliki kekuatan hukum surgawi?!" orang suci tersebut segera berteriak kesakitan.


Serang Hao Chen tidak hanya melukai tubuh aslinya, tapi juga merusak jiwa orang Ras Saint Race itu, dan hal ini yang membuat orang suci tersebut kesakitan.


"Kau tunggu saja pembalasanku!" tangan emas tersebut berusaha untuk pergi dari Hao Chen.


Tapi sayangnya Hao Chen tidak akan membiarkan orang yang akan bahaya orang-orang diplanet ini hidup, sebuah bola api yang mengandung kekuatan api kesedihan muncul ditangannya.


"Sudah aku bilang! kalau kau akan mati, maka kau tetap akan mati bagaimana pun caranya!" Hao Chen segera melepaskan api hitam tersebut pada tangan emas itu.


"Hahahaha!!!" sebelum tangan emas tersebut menghilang, dia sempat menertawakan Hao Chen seperti orang bodoh.


Namun Hao Chen segera menyeringai dan segera mendengus dingin, sebab dia pasti akan mati tidak peduli seperti apa dia berusaha menyelamatkan diri.


***


Disebuah ruangan yang sangat berkelas sosok yang agung dengan aura suci disekitarnya sedang dalam kondisi kesakitan, tubuhnya terdapat api hitam yang sedang membakar tubuhnya.


Aura orang itu sama dengan orang suci yang menyerang Hao Chen beberapa saat lalu.


"AGRHHHH!!!! apa-apaan api hitam ini?!!" orang suci yang menyerang Hao Chen tadi segera berteriak keras, saat api hitam membakar tubuhnya.


"Tuan! ada apa denganmu?!" tanya seorang prajurit yang dikejutkan oleh suara teriak.


"Ada apa denganmu?! kau pikir kondisiku baik-baik saja?! cepat panggil bantuan?! AGRHHHH!!!" Perintah orang suci itu dengan jeritan keras.


Api kesedihan Hao Chen tidak hanya akan membakar targetnya sampai hangus, tapi memberikan rasa sakit yang sangat menakutkan, sebab selain membakar tubuh target, api kesedihan juga ikut membakar jiwa orang tersebut.

__ADS_1


"ARGHHHHH!!!!"


__ADS_2