
Seluruh medan pertempuran menjadi sunyi setelah kedatangan sosok wanita yang secara tiba-tiba muncul. Tidak hanya itu wanita itu sangat cantik, dan memiliki kekuatan yang masih belum bisa diukur.
Tapi Meng Zhu, Qian Ziwei, dan Qi Zijing. Berteriak histeris melihat sosok wanita tersebut, walaupun terjadi perubahan besar padanya dari berbagai segi, namun sosoknya tetap mereka kenali.
"Big sis!!" Qi Zijing berseru dengan penuh semangat.
"Kak Su Yao...dia benar-benar kak Su Yao!" Qian Ziwei juga tidak kalah senangnya.
Sementara itu kehadirannya membuat para wanita yang ada ditempat tersebut merasa tertekan, karena kecantikannya yang sangat ekstrim. Para wanita yang hadir dalam festival Phoenix merupakan wanita yang memiliki bakat yang luar biasa, dan penampilan yang dapat mengguncang kerajaan.
Tapi dihadapan Su Yao, mereka bukalah Apa-apa. Bahkan mereka sendiri merasa tidak dapat bersanding dengan Su Yao.
"Siapa kau?!!" tanya pria tua itu dengan nada kesal.
"Siapa aku? kau tidak memiliki hak untuk bertanya seperti itu dihadapanku." Jawab Su Yao dengan ekspresi dingin.
"Kubunuh kau!!" dengan marah pria tua itu segera mengeluarkan aura iblis yang menakutkan, demi menyerang Su Yao.
"Awas!" Mereka semua segera berseru keras untuk memperingati Su Yao.
"Semut!" Su Yao dengan santai mengayunkan jarinya yang diselimuti aura biru gelap.
"Slaas!!"
Seketika serangan pria tua itu terbelah menjadi dua, dimana hal tersebut membuat banyak orang terkejut, termasuk orang-orang dari sekte iblis.
Tapi serangan Su Yao tidak berhenti sampai disitu, dia dengan lembut mengerakan jarinya, dan memberikan satu serangan yang sama.
"Slaas!!"
Seketika pria tua itu terbelah menjadi dua, dengan darah hitam yang berceceran dimana-mana. Kejadian tersebut terjadi terlalu cepat, bahkan orang-orang yang menyaksikannya tidak sempat merespon.
"Kau pikir tangan kotormu itu dapat menyentuh ku?" tanya Su Yao dengan nada acuh tak acuh.
Setelah beberapa saat mereka baru menyadari, jika seorang dewa kelas satu baru saja terbunuh oleh seorang wanita, terlebih lagi wanita itu hanya mengerakan jarinya saja.
"Siapa wanita itu?!!" Mo Shian berteriak ketakutan, sementara itu Wei Gong segera mundur kebelakang dan berkumpul dengan Hao Yu.
__ADS_1
"Hanya seekor semut saja sudah sombong, sebenarnya aku tidak ingin terlibat. Tapi karena kehadiran tak diundang, aku terpaksa turun tangan." Ucap Su Yao dengan nada acuh.
Suasana segera membeku, kata-kata Su Yao terdengar sangat arogan. Tapi dapat membunuh dewa kelas satu dengan hanya jarinya saja, sudah dapat membuktikan sekuat apa dirinya.
"Aku tidak akan buang-buang waktu, karena itu kalian semua akan mati disini!" ucap Su Yao yang segera melambaikan tangannya.
Energi ilahi yang sangat menakutkan segera menyebar keberbagai tempat, Aray tingkat Saint segera menunjukkan tanda-tanda retakan. Aura tirani dari naga emas segera muncul, dan diikuti oleh aura membunuh berwarna biru gelap yang mengikutinya.
"T-Tidak mungkin...! itu aura dewa Yaksha?!"
Semua orang terkejut melihat aura dewa Yaksha dari tubuh Su Yao, niat membunuh yang menakutkan membuat semua orang gemetaran, dan berkeinginan untuk lari.
Tapi entah mengapa mereka secara tiba-tiba tidak dapat bergerak sama sekali, bahkan mereka dapat merasakan jika kematian Benar-benar sangat dekat.
"Aku akan melakukannya secara efesien...jadi matilah..." Ucap Su Yao dengan dingin.
"Wossss!!!"
Langit segera diselimuti oleh api emas pekat, bercampur dengan aura dewa Yaksha yang sangat menakutan. Lalu ribuan tombak yang terbuat dari giok hijau keemasan bermunculan diatas langit, bahkan masing-masing dari tombak tersebut, terdapat aura tombak Su Yao yang telah dia asah ketika berlatih dibawah bimbingan dewa Yaksha.
"Swoss...Swoss!!!"
"Hey! Nona...kau harus tau jika ada dua puluh dewa kelas satu disini, dan kau dengan penuh percaya diri dapat mengalahkan kami?" tanya seorang dewa kelas satu.
"Itu jika kau bisa menahan tombak-tombak ku." Jawab Su Yao dengan acuh.
"Cih! kita lihat sehebat apa tekniknya ini." Ucap mereka dengan sombong.
Tapi mereka terlalu meremehkan kekuatan Su Yao, perisai yang mereka bentuk langsung hancur oleh hujan tombak tersebut. Walaupun Su Yao hanya berhasil membunuh dua orang saja, tapi itu dapat membuktikan betapa kuatnya serangan Su Yao.
"Ti-Tidak mungkin!!" bagaimana bisa?!" orang-orang yang sebelumnya sangat sombong, segera memucat melihat dua orang yang memiliki basis kultivasi sekitar dewa kelas satu tewas seketika.
"Aiya...sepertinya aku harus menggunakan sedikit Kekuatan, kalian rupanya lumayan juga. Tidak buruk, kalau begitu akan aku gunakan lima belas persen kekuatanku." Ucap Su Yao dengan santai.
"Semuanya! serang dia secara bersamaan!" ucap salah satu dari mereka.
Semua orang yang masih selamat segera menggunakan kekuatan penuh mereka untuk menyerang Su Yao, sekitar dua ratus dari mereka yang memiliki kekuatan setingkat dewa segera maju.
__ADS_1
"Wah...sepertinya ini akan sedikit merepotkan, tapi silahkan kalian menikmatinya!" ucap Su Yao yang segera melempar sebuah energi berwarna emas kebiruan.
"BOOOM!!"
Seketika energi yang dilemparkan oleh Su Yao meledak dengan hebat, dimana hal tersebut menyebabkan sekitar setengah dari mereka yang menyerangnya mati.
"Tidak mungkin! serangan macam apa itu?!" tanya mereka dengan ketakutan.
"Kenapa kalian sampai sepanik itu? aku hanya menggunakan petasan saja." Jawab Su Yao dengan dingin.
Seketika mereka memucat melihat puluhan bola energi kecil yang baru saja Su Yao lemparkan. Satu serangan sudah sangat merepotkan, sekarang ada lebih dari sepuluh.
"Silahkan dinikmati..." Su Yao tanpa banyak basa-basi segera menyerang lagi.
"BOOM...BOOM...BOOM...BOOM!!!"
Ledakan yang sangat menakutkan segera terdengar berkali-kali, langit segera dihiasi oleh cahaya emas kebiruan.
"Astaga! apakah kak Yao sudah sekuat ini..." Qi Zijing bergumam, dengan mulut ternganga.
"Ledakan ini mengingatkanku pada kak Chen deh..." Ucap Ling Feng dengan ekspresi memucat.
Sementara itu Hao Yu hanya terdiam, dan memasang ekspresi terkejut, "Hanya dua tahun tidak bertemu, dia sudah jauh lebih kuat. Lalu bagaimana dengan Hao Chen?" tanyanya dengan ekspresi pucat.
Setelah ledakan mengerikan tersebut, semua orang yang ingin menyerang Su Yao mati tak bersisa. Bahkan tidak ada jasadnya sama sekali, seperti mereka telah menjadi abu dalam sekejap.
"Setelah aku mencapai puncak dewa awal, aku mendapatkan kemampuan api kaisar naga emas. Api ini sangat panas, dan memiliki aura tirani yang menakutkan." Batin Su Yao sambil tersenyum tipis.
Disisi lain Hao Chen cukup kagum melihat kekuatan Su Yao, walaupun dia tau Su Yao hanya menggunakan sekitar lima belas persen kekuatannya.
"Sepertinya jalan dewa Yaksha sudah membuatnya bertambah kuat, tapi kenapa dia tidak menebus ranah dewa sejati?" Hao Chen segera dipenuhi oleh pertanyaan.
Tapi salah satu dari orang-orang sekte iblis telah menyadari kehadiran Hao Chen, dan mereka segera berasumsi tanpa banyak pikir.
"Semua! pria itu mungkin adalah kekasihnya! cepat tangkap dia untuk dijadikan sandera." Ucap seorang dewa kelas satu.
Tanpa banyak bicara mereka segera mendekati Hao Chen dengan niat membunuh yang menakutkan, beserta aura iblis yang mengerikan.
__ADS_1
"Sebaiknya kau menyerah dan bunuh dirimu sendiri, atau kekasihmu itu akan mati!!" ancaman segera diarahkan pada Su Yao.
"Ugh...seharusnya kau tidak menyinggungnya, karena cara dia membunuh jauh lebih menakutkan." Ucap Su Yao tanpa daya, melihat orang-orang tersebut berusaha menyerang kekasihnya.