The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 217. Istana alam Ilahi


__ADS_3

Hao Chen yang mengamati proses peleburan hanya bingung dengan lama waktu yang diperlukan, karena selama Hao Chen menggunakan divine grinding dia tidak pernah menunggu selama ini.


"Apakah terlalu kuat? tidak mungkin unsur kekacauan merupakan salah satu unsur terbaik jika berurusan dengan penghancuran, pasti ada sesuatu yang membuat proses peleburan menjadi lama." Ucap Hao Chen sambil menyipitkan matanya.


Tidak lama setelah itu sebuah tetesan energi segera jatuh kedalam inti kristal roh yang Hao Chen miliki saat ini, tapi warna tetesan energi sembilan warna itu masih memiliki aura keagungan dari hewan jiwa.


Lalu ketika Hao Chen kembali kedalam kesadaran aslinya, ia segera memejamkan matanya lebih keras, ketika kekuatan yang mengerikan memaksa masuk kedalam inti kristal roh miliknya.


"Terlalu besar! jika aku tidak mengendalikannya, inti kristal roh milikku akan musnah!" batin Hao Chen.


Saking besarnya energi yang dilepaskan membuat seisi hutan alam ilahi menjadi bergetar kecil, yang segera membuat mahluk hidup yang berada disekitar menjadi panik.


Walaupun harus melewati proses yang melelahkan Hao Chen pada akhirnya bisa mengatasi hal tersebut, ditambah lagi ada banyak hal bagus yang iya dapatkan.


"Astaga tidak aku sangka melebur inti kristal roh dari hewan alam Ilahi benar-benar sangat bagus!" ucap Hao Chen dengan penuh kegembiraan.


Sebenarnya inti kristal roh dibagi menjadi 10 tingkat kekuatan, dimana semakin tinggi tingkat Kekuatannya maka akan semakin hebat juga Seni Suci yang dimiliki.


Seperti Hao Chen yang saat ini memiliki inti kristal roh yang berasal dari hewan-hewan legendaris zaman dulu, ditambah Kekuatan yang mereka berikan tidak bisa dianggap remeh.


Tapi hal tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat inti kristal roh, disebabkan kekuatan dan energi yang berasal dari inti kristal roh berbeda jauh.


Bahkan Hao Chen sendiri tidak terlalu paham garis besarnya, dimana ia sendiri harus tetap meningkatkan kekuatan dari inti kristal roh agar dapat menampung energi yang jauh lebih besar lagi.

__ADS_1


Walaupun Hao Chen tidak menyegel kekuatan dari inti kristal roh miliknya paling-paling hanya bisa mencapai bintang 7 saja, karena inti kristal roh yang sebelum diserap hanya berisikan energi, kemampuan, dan kekuatan yang berasal dari hewan tersebut.


Ketika seorang kultivator jalan Soul Master menyerap inti kristal roh, maka kekuatannya akan menurun untuk menyesuaikan dengan kondisi orang yang menyerapnya.


Maka dari itu karena Hao Chen merasa jika kehilangan energi dari inti kristal roh adalah sia-sia, ia lebih baik menyegelnya dan menyerap energi tersebut pelan-pelan sesuai dengan kekuatan dari kristal roh miliknya.


"Kalau begini setidaknya aku bisa mencapai kekuatan inti kristal roh bintang 7 dalam tiga bulan." Ucap Hao Chen dengan senang.


Karena rasa senangnya tanpa ia sadari mahluk yang berasal dari alam ilahi telah mengepungnya dari segala penjuru, ditambah lagi mereka seperti berniat memangsa Hao Chen yang memiliki banyak kekuatan misterius.


"Hahahaha! kedatangan kalian tepat sekali, setidaknya jumlahnya kurang lebih satu juta, lumayan bagus." Ucap Hao Chen dengan senyum menakutkan.


Lalu petir berwarna ungu terang dan api emas ungu segera muncul disisi Hao Chen, mereka yang melihat hal itu segera gemetaran dan ingin lari.


"SWOSSS...BOOOMMM!!!"


Dalam sekejap saja Hao Chen berhasil melenyapkan segalanya yang berada dalam jangkauannya, tidak ada satupun kehidupan yang berhasil lolos dari serangan tersebut.


Dimana hanya setumpuk inti kristal roh saja yang melayang-layang di udara dan Hao Chen tanpa ragu mengambil itu semua, bahkan dia berencana untuk melenyapkan segalanya dialam ilahi ini.


"Sepertinya tiga dewa pembantaian memiliki alasan untuk membiarkan alam ilahi ini tetap ada, mungkin saja alam Ilahi ini masih memiliki manfaat." Gumam Hao Chen yang segera membatalkan niatnya untuk memusnahkan seluruh kehidupan yang ada dialam ilahi ini.


Kemudian Hao Chen segera melanjutkan perjalanan menuju ketempat yang ditunjukkan oleh peta misterius tersebut, tapi ada sebuah senyum misterius diwajahnya Hao Chen.

__ADS_1


Dalam sekejap mata Hao Chen mulai menyapu bersih hewan jiwa yang ia lihat, tapi dengan spesifikasi hewannya adalah yang memiliki kekuatan yang luar biasa untuk dibunuh.


Karena Hao Chen baru sadar untuk tetap membiarkan ekosistem tetap bekerja, mungkin saja tempat ini akan memiliki banyak manfaat bagi orang lain.


Setelah beberapa jam Hao Chen terbang dengan cepat, ia segera melihat sebuah istana besar dengan keagungan yang luar biasa.


Dindingnya terbuat dari giok putih dan dihiasi oleh emas serta permata yang indah, belum lagi ukiran luar biasa disetiap tempatnya.


"Memang benar-benar sangat kaya, sepertinya dewa alam ilahi bisa serakah dan membuat hal semegah ini." Puji Hao Chen dengan sedikit menyeriyit melihat hal tersebut.


Tapi Hao Chen mulai tertarik untuk membangun sesuatu didalam dunia kecilnya, karena ada kala dia harus tinggal ditempat tersebut.


"Hem...sepertinya membangun sebuah rumah atau tempat lainnya akan sangat bagus, jika aku telah selesai menyelidiki tempat ini, aku akan mengambil semua bahannya dari tempat ini." Ucap Hao Chen dengan aura seorang tiran.


Lalu ketika Hao Chen menginjak kakinya di istana nan megah tersebut, ia segera terpana melihat lantainya tiba-tiba bersinar seakan-akan menyambutnya dengan tulus.


Kemudian Hao Chen segera mengikuti arah dari sebuah cahaya yang berada dilantai, walaupun merasa aneh ia tetap mengikuti jejak cahaya itu.


Sementara itu Hao Chen juga melihat-lihat kondisi sekitar dan menemukan banyak ruangan yang aneh, ditambah lagi ia berhasil menemukan sebuah ruangan yang membuat dia menyeringai kesal.


"Kamar bersenang-senang? sepertinya para dewa alam Ilahi ini memang layak dibunuh dan disiksa, jadi mereka meminta pria dan wanita dari dunia fana hanya untuk dijadikan sebagai bahan bersenang-senang." Batin Hao Chen dengan tatap membunuh yang mengerikan.


Lalu Hao Chen telah sampai kesebuah aula yang sangat megah dan terlihat sangat istimewa, dimana terdapat sebuah singgasana yang luar biasa indahnya, dimana terdapat sebuah tulisan kuno yang berarti Kaisar alam ilahi.

__ADS_1


Tapi senyum aneh segera muncul diwajahnya Hao Chen, seperti ia telah mendapatkan sesuatu dari maksud peta tersebut menuntunnya kedalam aula ini.


__ADS_2