The Heaven Land

The Heaven Land
Memilih jalan sendiri


__ADS_3

Sudah lebih dari dua minggu setelah terbukannya makam kuno dan menyebabkan keributan besar bahkan membuat hampir seisi manusia yang ada dijalan surgawi pergi kemakam kuno untuk mencoba peruntungan mereka ditengah bahaya yang selalu mengintai orang-orang nekat untuk masuk kedalam makam kuno.


Sementara itu didalam makam kuno lebih tepatnya disebuah labirin besar terdapat kelompoknya Hao chen yang sedang beristirahat.


"Hah...dua minggu sudah setelah kita masuk kedalam makam kuno, namun kita masih belum menemukan satu pun harta berharga."kaya Ling feng sambil mengerutu kesal.


"Ini sudah wajar...siapa juga yang mau mempermudah seorang penjarah mengambil harta yang sangat berharganha pada orang lain dengan mudah."kata Hao chen yang juga mulai sumpek.


"Benar juga...tapi bukan ini berlebihan sampai tantangannya sesulit ini!?"tanya Zhou yuan dengan kesal.


"Sudahlah bagaimana kita hitung poin spiritual kita dulu."kata Hao chen.


"Tidak perlu!"jawab mereka berdua dengan kesal.


"Hah..."sambil menghela nafas berat Hao chen segera bersandar kedinding.


Sambil menutup matanya Hao chen segera melepaskan kesadaran spiritualnya dan memeriksa keadaan sekitar.


Mereka bertiga selama dua minggu didalam makam kuno benar-benar menderita, bukan karena sulitnya labirin ini namun karena luasnya labirin ini dan juga rasa bosan yang melanda mereka bertiga.


Bukannya ketegangan dan tantangan extrim yang mereka dapatkan, namun rasa bosan akibat hanya menjelajah labirin ini walaupun saat itu mereka telah bertarung dengan hewan jiwa yang berusia lebih dari 100.000 tahun, namun secara perlahan entah mengapa ketegangan yang dirasakan perlahan menjadi rasa bosan tak berujung.


Seperti biasa ketika mereka bertiga beristirahat Hao chen akan melepaskan kekuatan spiritualnya untuk mengecek keadaan sekitar.


Lalu setelah lama beristirahat mereka pun segera melajutkan perjalanan menjelajahi labirin dari makam kuno dengan berat hati.


"Kak chen selama dua minggu ini entah mengapa aku merasa kita hanya berputar-putar saja."kata Ling feng.


"Benar bahkan tanda yang aku berikan terus bermunculan."sambung Zhou yuan sambil menujukan tanda goresan yang tekah dia buat.


"Hem...aneh sekali, aku bahkan telah merasakan hal yang sama ketika melepaskan kekuatan spiritual aku..."kata Hao chen.


Setelah lama berpikir tiba-tiba Hao chen berkata dengan keras"Tunggu...jangan-jangan labirin ini bergerak dan berpindah!"

__ADS_1


"Apa bergerak dan berpindah?"tanya Zhou yuan.


"Benar dengan kekuatan ruang bukan hal mustahil melakukan hal tersebut."jawab Hao chen.


"Jadi saat kita hampir sampai ujung labirin, kita malah masuk kedalam labirin yang sama lagi."kata Ling feng.


"Tepat seperti itu gerakanya, jadi kita selama ini secara terus menerus mengulangi penjelajahan labirin ini karena ketika ketika masuk kedalam tempat tertentu kita malah akan dikirimkan ketempat awal kita masuk."kata Hao chen dengan jelas.


"Aku mengerti kenapa banyaknya mayat-mayat bergeletakan, mereka bukan mati karena melawan sesuatu yang kuat tapi mereka mati kelelahan atau umur mereka habis."kata Zhou yuan.


"Tepat, karena dijalan surgawi kita tidak dapat berkultivasi maka secara alami umur mereka akan berkurang karena kehabisan energi ditubuh mereka."kata Hao chen


"Jadi bagaimana caranya agar kita bisa keluar dari tempat ini?"tanya Ling feng.


Kemudian mereka bertiga menjadi sunyi lalu setelah lama berfikir Hao chen pun mendapatkan sebuah ide gila dikepalanya, lalu dia berkata dengan keras"Ada satu cara yang dapat berhasil!"


"Apa itu kak chen!"tanya mereka berdua.


"Apa!!!, tunggu dulu!""teriak mereka berdua.


"Tidak ada pilihan lain lagi!"kata Hao chen yang tanpa main bacit langsung mengeluarkan gulungan yang berisi rune kuno berbemtuk burung yang telah dia buat.


"Kalian berdua tetap berada dibelakangku!"kata Hao chen dengan nyaring.


Tampa pikir panjang Zhou yuan dan Ling feng segera mendekati Hao chen karena mendengarkan perintah tegasnya, setelah merasa semuannya aman Hao chen segera mengaktifkan rune miliknya dengan membentuk segel tangan yang menyebabkan rune yang ada digulungan Hao chen segera bersinar.


Kemudian sosok Phoenix api dan Phoenix es segera muncul dari gulungan Hao chen, dengan lambaian tangan Hao chen segera mengontrol Kedua Phoenix tersebut dan mengarahkan kedua hewan yang berbeda elemen tersebut dengan lancar, lalu.


"Es dan Api bersatu!"terika Hao chen, kemudian kedua Phoenix es dan api itu terbang keatas lalu menyatu dan


"KABOOM!!!!"ledakan besar dan menghancurkan semua yang berada disekitar bahkan tembok-tembok labirin juga hancur total.


Setelah ledakan tersebut Hao chen segera mengibaskan tangannya dan menyebabkan angin besar muncul lalu menyapu debu yang menghalangi pandangan mereka.

__ADS_1


"Lihat kedepan kalian berdua!"kata Hao chen sambil menujukan tangannya.


Kemudian Zhou yuan dan Ling feng segera melirik tempat yang Hao chen tunjuk, lalu betapa terkejutnya mereka bahwa tepat didepan mereka ada sebuah aula besar yang dimana ada sembilan pintu yang telah terbuka dimana pintu-pintu tersebut mirip semua.


"Ayo kita kesana terlebih dahulu."kata Hao chen yang langsung berjalan kearah aula besar tersebut tanpa ragu dan segera diikuti oleh Zhou yuan dan Ling feng.


Setelah mereka berada diaula besar tersebut, tiba-tiba Zhou yuan bertanya"Kak chen kenapa kita harus segera pergi keaula ini."


"Kalian lihat dan tunggu."jawab Hao chen sambil melirik labirin yang telah dihancurkan olehnya.


Kemudian ada seberkas cahaya perak bersinar dilabirin tersebut dan segera muncul dinding yang menutupi aula besar tersebut.


"A-Apa yang terjadi kemana labirin yang telah kak chen hancurkan tadi?"tanya Zhou yuan.


"Tentu saja diganti dengan labirin lain dengan bantuan kekuatan ruang."jawab Hao chen.


"Hem...apa kau tidak khawatir dengan kakakmu jika dia terjebak didalam labirin nanti?"tanya Ling feng.


"Tidak karena diam-diam aku telah memberikan tiga kertas teleportasi dan meningalkan pesan spiritual tentang cara menggunakannya."jawab Hao chen.


"Begitukah...rupannya kau bisa mengkhawatirkan kakakmu."kata Zhou yuan.


"Ehem...tentu saja karena dia adalah keluargaku jelas saja aku harus menolongnya."kata Hao chen yang sedikit memerah karena mengingat kejadian waktu itu.


"Sudahlah sebaiknya kalian memilih pintu mana yang akan kalian masuki, entah itu baik atau buruk kita akan menanggunya sendiri!"kata Hao chen dengan tegas.


"Baiklah!"jawab mereka berdua.


Setelah lama berpikir Hao chen pun maju duluan dan berkata dengan ringan"Aku memilih pintu ketujuh dari kiri."


"Kalau begitu aku memilih nomor empat dari kan kiri."kata Ling feng yang langsung maju menyusul Hao chen yang telah masuk duluan.


"Hah...kalau begitu aku pintu pertama dari kanan."kata Zhou yuan yang maju paling akhir dan memasuki pintu.

__ADS_1


__ADS_2